Return To Being The Mad Antagonist

Return To Being The Mad Antagonist
31.Sorakan yang sepi



Yohan bangun lebih pagi dan membersihkan diri.Karena masih ada waktu yohan berkultivasi dan tidak menyianyiakan waktu.Karena tadi malam mereka sangat berisik sehingga tidak membiarkan yohan fokus berkultivasi.


Matahari sudah mulai terlihat dengan cahaya yang indah menyinari semuanya.Karena matahari sudah mulai terlihat yohan menyudahi kultivasinya dan berencana untuk sarapan ke bawah.


Ketika yohan sudah membuka pintu kamar,terlihat zhu'er sudah berdiri di depan dengan ekspresi khas miliknya.Datar.Dia mengangkat tangan kanannya bertujuan menyapa.


"Hallo!"ujarnya datar.


Seperti itulah keseharian yohan setiap pagi dengan zhu'er yang selalu menyapa tanpa lelah walaupun tidak pernah dibalas.Yohan melangkah keluar dari kamarnya tanpa mempedulikan zhu'er.Walaupun tidak diajak,zhu'er mengikuti yohan tanpa tahu kemana yohan akan pergi.


Mereka turun ke bawah dan melihat shin,jingmi dan lingmei sudah duduk memesan makanan.Lingmei melambaikan tangan melihat kedua orang yang mereka tunggu sudah datang.Seperti mengisyaratkan 'Kami disini' isnyaratnya.


***


Hari ini pun para penonton sangat bersemangat dengan final hari ini.Mereka seperti mananti nantikan hari ini tiba.Panggung hari ini juga berbeda dengan yang kemarin.Kalau kemarin ada enam arena,sekarang hanya ada satu panggung besar.


Mungkin para kultivator elemen tanah yang mengubahnya.Arena yang sekarang digunakan setara dengan lapangan bola.Pembawa acara sudah mulai memasuki arena.Sepertinya turnamen akan segera dimulai.


"Mohon perhatian semuanya!? Sekarang turnamen akan segera dimulai!?"ujar pembawa acara dengan sangat bersemangat.


"WHOOOOOO!?"Disambut dengan sorakan para penonton yang rama


"Sekarang kita sambut finalis pertama kita,Xie Qionglin dari perguruan matahari surgawi!?"sambut sang pembawa acara pada qionglin yang mulai menaiki panggung.


"WHOOOOOO!?"disambut dengan sorakan para penonton yang ramai menyambut kedatangan qionglin.


Begitu pula dengan penonton yang makin berisik dengan naiknya qionglin.Datanglah seorang wanita cantik dengan pedang dipinggang kirinya.Dia terlihat sangat dingin dan keanggunan yang mempesona. Orang orang semakin bersorak riang melihat gadis cantik yang naik.


"Dan finalis kedua yang sebagai lawan dari Xie Qionglin,Yohan!?


"………………"


Hening.


'Sialan! apa tidak ada yang mendukungku?' pikir yohan yang ingin disemangati.


"Whooooo"sorak shin.


"Semangat yohan'ge!"sorak jingmi.


"Semangat!"sorak lingmei.


"Jangan pikirkan para sampah yang tidak mendukungmu! kalahkan wanita jalang itu!?"teriak zhu'er datar dan tanpa dosa.


'Wanita gila ini?!' teriak para penonton kesal dan marah setengah mati dalam hati.


Yah,hanya mereka yang mendukung yohan sampai sekarang.Tidak ada lagi selain mereka.


Karena mereka berdua sudah memasuki arena,sang pembawa acara segera memulai pertandingan antara yohan dan qionglin."Bersiap!…mulai?!"Pertandingan sudah dimulai dan pembawa acara segera menyingkir dari arena.


Lin(qionglin) mulai menarik pedangnya begitu juga yohan.Mereka bertarung seperti yang diharapkan.Para patriak juga memperhatikan pertarungan mereka.Sepertinya beberapa dari mereka berencana merekrut yohan agar masuk ke perguruan mereka.


"Sepertinya ini akan menjadi pertarungan yang menarik.Pertarungan antara ranah petir 4 dan ranah inti emas tahap dua 1."ujar Zhen haocun patriak perguruan bulan biru sembari tersenyum misterius.


Para patriak kaget ketika haocun memperhatikan pertandingan yohan dan lin.Pasalnya,haocun tidak pernah memperhatikan pertandingan para murid.Biasanya dia tidur ketika pertandingan akan dimulai,tetapi kali ini berbeda.Itu berarti pertandingan ini akan menjadi pertandingan yang menarik.


Kembali ke yohan dan lin yang mulai sengit bertarung.Ini akan menjadi pertarungan antar pengguna pedang.Lin mengayunkan pedangnya secepat kilat dengan adanya listrik yang mengikuti.


'Pengguna elemen petir!'pikir yohan.Gerakannya begitu cepat layaknya petir yang menyambar.Tapi sepertinya si pengguna terlihat tidak senang.


"Gunakan kekuatan mu!"ujar lin dingin.Sepertinya lin ingin bertarung secara adil dengan yohan.


Lin mengatakan itu karena yohan tidak pernah mengeluarkan kekuatan elemennya ketika bertanding.Dia hanya menggunakan tenaga dalamnya untuk melawan lawannya.Mungkin lin memiliki firasat kalau orang yang tengah ia hadapi sekarang adalah orang yang menyembunyikan kekuatannya.


Sebenarnya alasan yohan tidak menggunakan kekuatannya adalah karena kebanyakan jurus yang ia pelajari dari perguruan bulan biru.Dia takut haocun dn yang lain mencurigainya.Tapi walaupun begitu jangan berpikir yohan tidak punya jurus lain.Yohan memiliki beberapa jurus ciptaannya sendiri.Salah satunya,tarian dewa api.


"Haaah,Kenapa setiap wanita yang kutemui selalu saja cerewat dan bawel?!"ujar yohan malas,'Kecuali orang gila yang sedang berdiri disana.'pikir yohan.


Yohan mulai menyerang lin dengan jurus tarian dewa api.Setiap gerakan yang dikeluarkan terlihat ganas dan seperti akan menerkam musuh yang terlihat.Tarian perang yang sempurna menciptakan hawa yang mencekam.


'Api? jadi elemennya adalah api.Tapi jurus apa yang dia gunakan?Aku tidak pernah melihatnya selama ini.' pikir lin yang mulai kewalahan melawan yohan.


Jurus yang yohan keluarkan seperti tidak ada celah sehingga lin sulit untuk melawan.Akhirnya dia terpikirkan satu jurus dengan harapan bisa melawan jurus yohan.


Lin mundur ke belakang dan bertumpu pada satu kaki lalu menancapkan pedangnya ke lantai arena.Tiba tiba awan mendung muncul diatas arena disertai hujan dan beberapa petir merah menyambar dari atas berusaha menyambar yohan.Spontan yohan langsung menghindar dari serangan petir dan menghentikan jurusnya.


Lin terlihat senang ketika jurusnya berhasil menghentikan yohan. Tapi,dalam sekejap mata yohan menghilang dari pandangannya. Dia tidak terlihat dimanapun seperti diyelan bumi.


"Kau sedang mencari siapa?"ujar yohan dibelakang lin.


Refleks lin langsung berdiri dan berbalik ke belakangnya.Terlihat yohan dan wajahnya sangat dekat hanya beberapa inci.Dengan rambut panjang yang basah dan mata merah yang menusuk membuat pipi lin tiba tiba merah.Tapi…


Yohan menusuk lin langsung dengan tangannya.Serangan yang yohan berikan tidak mengenai organ vital.Tetapi itu cukup untuk lin kehilangan banyak darah."Kau…curang?!"ujar lin tidak terima.


Yohan bingung.Kenapa itu disebut curang?Padahal salahnya sendiri yang tidak menghindar dan malah berdiri seperti patung."Aku tidak mengerti.Kenapa itu curang?Kalaupun kau terkena seranganku itu salah mu sendiri yang tidak menghindar."Ujar yohan ketus.


Apa yang yohan utarakan tidak dapat diterima oleh penonton yang melihat pertandingan.Mereka semua menyoraki yohan dengan buruk.


"Wuuu,dasar jahat!?"


"Tidak tahu malu?!"


"Dasar curang!?"


"Dasar iblis?!"


Mereka semua menyoraki yohan dengan sebutan sebutan buruk.Tapi yohan tidak perduli dengan celaan buruk mereka padanya.Lagipula itu bukan salahnya kalau lin terkena serangannya.


"Diam kalian para bajingan!?"teriak lingmei pada orang orang yang menyoraki yohan.


DUARR


"Kalau ada yang berisik lagi,kalian akan kujadikan sebagai pijakan esku!?"ujar shin sembari senyum manis diwajahnya.


Seketika semuanya diam dan tidak bersuara sedikitpun.Pasalnya mereka melihat sebuah es besar berbentuk pedang menancap ditanah hingga menyebabkan retakan besar.


'Dasar! disaat seperti ini mereka sangat berguna!' pikir yohan sembari tersenyum kecil.Yohan kembali melirik lin yang sudah kehabisan banyak darah.Tetapi sepertinya semangat untuk bertarung masih membara dihatinya.


Lin menyerang dengan sisa sisa kekuatan yang dia miliki sekarang.Tapi itu semua percuma dengan keadaannya sekarang.Karena tidak mau membuang waktu yohan melesat hingga tidak terlihat oleh lin.


BUK


Yohan memukul bagian belakang lin sehingga membuatnya pingsan dan ambruk.Karena sudah tidak bisa bertarung lagi akhirnya yohan menang dengan tidak diterima oleh penonton.


Karena yohan masih kuat untuk babak selanjutnya,ia langsung melawan Wenhua dari perguruan bulan biru.


"Sekarang kita sambut finalis ketiga,Wenhua dari perguruan bulan biru!?"


"WHOOOOOOO"


"YAAAAAAAAA"


Seperti biasa mereka menyambut dengan meriah saat seorang pria berwajah playboy menaiki arena.


"Dan finalis bre__ maksudku yang berhasil mengalahkan xie qionglin,Yohan!?"ujar si pembawa acara yang sepertinya juga kesal pada yohan.


"……………"


Seperti sihir mereka semua diam seribu bahasa dan hanya terdengar suara jangkrik yang berteriak.


"Whoooo!?"sorak shin.


"Semangat yohan'ge!?"sorak jingmi.


"Semangat!?"sorak lingmei.


"Jangan pedulikan para orang gila yang tidak menyemangati?! dan kalahkan si muka tembok itu!?"sorak zhu'er seperti biasa membuat semua orang kesal setengah mati.Bahkan wenhua sendiri ikut kesal karena dibilang muka tembok.


Benar benar hanya mereka yang bersorak meriah,tapi itu tidak berguna.Karena…


"Bersiap…mulai!?"ujar pembawa acara.


Wenhua mulai bersiap untuk menyerang.


Yohan sendiri mengangkat tangannya,dan…


"Aku menyerah!"




1273 kata



TOLONG KOMEN,LIKE DAN KRITIK SUPAYA BISA DIPERBAIKI LAGI



TERIMA KASIH,SEMOGA SUKA