
--di rumah jisoo--
suara rem mobil Yongji berhenti di pelataran rumah Jisoo, Yonji turun dengan membawa banyak sekali mainan untuk clara dan Leo,, Yongji melihat Jisoo sedang membacakan buku untuk kedua anaknya sambil tersenyum lembut. Melihat yongji datang, clara dan Leo langsung memeluk Mereka
" om yongjiiiii" seru anak-anak itu senang
" hei lihat om bawa apa? om bawa banyak mainan untuk kalian" seru Yongji sambil melihat Jisoo.
" sekarang kalian main di sini dulu ya, om pinjam ibu kalian sebentar" seru Yongji sambil mengelus kepala anak-anak itu.
" ayo ikut aku" seru yongji sambil menarik tangan jisoo ke dalam kamar. Sesampainya di kamar Youjin tidak bisa menahan hasratnya pada jisoo, langsung di ciumnya wanita itu sambil tangannya membuka jas dan dasinya. Jisoo kaget dengan perlakuan Yongji
"he..hentikan yongji, apa yang kau lakukan??? lepaaaasss " seru Jisoo sambil berusaha mendorong tubuh Yongji tapi sia-sia tubuh yongji terlalu kuat menahan tubuhnya
" ini hukuman untukmu yang lari dari ku bertahun-tahun, kau menyembunyikan anak-anak dari ayahnya sendiri" seru yongji sambil mencium leher dan dada Jisoo,,
tubuh Jisoo gemetar dan desahan-desahan lembut mulai keluar dari bibirnya
"sshh,, ehhmm,, ka..kau tau dari mana? mereka anak seoo yongji, jadi hentikan, aaah,, ehh" seru Jisoo sambil mendesah,,
" aku sekarang tau semuanya, jangan berpura-pura lagi" seru Yongji sambil membaringkan tubuh Jisoo, ciumannya semakin panas, tangan Yongji mulai membuka baju dan b*a jisoo paksa, melihat buah dada jisoo, hasrat Yongji semakin terpacu, ia mulai menciuminya dengan kasar, seperti ingin memakan tubuh jisoo, jisoo hanya pasrah membiarkan Yongji menainkan buah dadanya.
" tubuhmu masih seperti 4 tahun lalu, harumnya juga masih seperti dulu, benar-benar menggoda" seru Yongji sambil memainkan p***ng jisoo. Tangan Yongji mulai membuka CD jisoo dan memainkan mrs V nya, sudah terlalu sama sejak kejadian di pulau itu jisoo tidak merasakan kehangatan tubuh Yongji.
" jujurlah padaku, berapa kali kau berhubungan dengan seo?" seru Yongji
" ehhmmmm,,ahhh...tii..tidak pernah sekalipun,, ahhh sakiiiitt yongjiiii" seru jisoo terengah-engah, mendengar itu Yongji tersenyum dan semakin bersemangat, ternyata jisoo menjaga tubuhnya dari seo, selama ini yongjiah yang tidak setia.
" aku masukan ya" tanya Yongji, jisoo hanya mengangguk, pelan-pelan yongji memasukan mr P nya ke Liang kenikmatan Jisoo,, saat kepala mr P yongji masuk, Jisoo merasakan sakit, hampir sakit yang sama seperti pertama kali berhubungan dengan Yongji dulu.
" apa sakit?" tanya yongji
" iyaaa,, sedikit..." seru jisoo
" mungkin karena sudah terlalu lama kamu tidak tersentuh jadinya sakit lagi" seru Yongji semakin bersemangat, cengkraman mrs V jisoo sangat kuat menimbulkan rasa nikmat yang tak tertahankan,,
" jisoo aku keluarrr" seru yongji terengah-engah sambil mendekap tubuh jisoo. Baru kali ini ia merasakan nikmat setelah sekian lama ia berhubungan dengan banyak gadis. Ternyata yang dia butuhkan hanya jisoo bukan gadis-gadis lain.
setelah melakukannya, jisoo dan Yongji segera memakai pakaian mereka, belum rapih sepenuhnya tiba-tiba " braaaaaaakk" pintu kamarnya di buka paksa, jisoo dan Yongji sangat kaget setelah melihat Seo datang dengan wajah merah padam. Tanpa basa-basi Seo langsung menarik kerah kemeja Yongji
"apa yang kau lakukan dengan Istriku, Yongjiii!!!!!" seru Seo dengan nada tinggi, seketika tangan seo menghantam pipi Yongji dengan pukulan keras, pukulannya berkali-kali hingga pelipis dan bibir Yongji mengalir darah. Yongji pun membalas pukulan-pukulan Seo dengan geram. Jisoo hanya bisa berteriak agar mereka berhenti tapi tenaganya tak cukup kuat untuk melerai mereka
"aku telah meniduri wanitaku sendiri apa itu kesalahan?" seru Yongji masih berbalas pukul dengan seo
" DIA ISTRIKU! kau brengsek!!!!!" seru Seo
"bagaimanapun dia istriku, kau tak berhak menyentuhnya!!!"
" lalu kau berhak memukulinya? berkencan dengan banyak wanita, memangnya aku tidak tahuuuu! aggggghh mati saja kau!!!!!!!!" kali ini Yongji memukul Seo sangat keras hingga jatuh tersungkur, Yongji langsung menarik tangan Jisoo dan membawa 2 anaknya ke dalam mobil meninggalkan Seo sendiri. Di salam mobil suasanya sangat hening sampai clara bertanya pada Yongji
"om, kenapa kau berkelahi dengan ayah?" tanya clara
" dia bukan ayahmu clara, akulah ayahmu yang sebenarnya!"
" ibu apa itu benar?" tanya clara pada jisoo, jisoo tak berkata apapun, hanya mengangguk, clara dan leopun saling menatap heran.
mobil Yongji berhenti diapartement mewah milik Yongji, Yongji membawa jisoo dan anaknya masuk ke kamarnya.
"clara, leo mulai hari ini kalian dan ibu kalian akan tinggal di sini, aku ini adalah ayah kalian yang sebenarnya, jadi panggi aku ayah bukan om oke?" seru Yongji
" kami jadi punya dua ayah?" tanya Leo
" leo hanya punya 1 ayah, hanya aku ayah kalian" seru yongji sambil mengelus kepala leo lembut
"jisoo kau mulai sekarang tinggal di sini, pakailah kartu ini untuk membeli kebutuhan mu dan anak-anak, jika kau ingin pergi kemanapun hubungi paman yo, dia supir pribadiku, oke? aku pergi dulu" seru Yongji sambil mengecup kening jisoo tapi tangan Yongji di tahan Jisoo
" yonji, mungkin kau akan menerimaku, tapi bagaimana keluargamu? bagaimana semua orang akan melihatku?" seru jisoo dengan wajah sedih
" aku akan mengurusnya untukmu, kau hanya harus menjadi istri yang baik untuk ku dan anak-anak kita" seru Yongji tersenyum sambil sekali lagi mengecup kening jisoo.
Dalam hati Yongji pun ada perasaab ketakutan melangkah sejauh ini bersama jisoo, ada ketakutan bertemu keluarganya nanti. Tapi ia tak ingin salah melangkah kedua kali di hatinya hanya ada Jisoo, siapapun tak boleh ada yang menghalangi.
" paman, dimana ayah sekarang?" tanya Yongji pada asissten choi
" tuan besar baru sampai di rumah tuan" seru Paman choi
" katakan pada ayah, aku dalam perjalanan pulang" seru Yongji sambil melangkah ke dalam mobilnya
" baik tuan muda"
kemudian yongji menginjak gasnya ke kediaman ayahnya
di samping itu Jisoo memperhatikan apartement Yongji yang besar
" apartemen ini luar biasa bagusnya, aku tak pernah bermimpi tinggal di apartemen sebagus ini, Yongji benar-benar tuan muda yang kaya, sedangkan aku hanya gadis biasa, antara aku dan pelayan di sini saja mungkin tidak ada bedanya, bagaimana aku harus bertemu dengan paman Yizen dan istrinya? mereka tidak akan menerimaku setelah usaha yang mereka lakukan untuk menyembunyikanku dan anak-anak dari Yongji, aku punya firasat buruk di sini, aku mungkin akan menjadi beban yongji setelah ini, aku harus bagaimana?" batin Jisoo sambil memandangi kedua anaknya
**
HAI READERS PLEASE BANGET UNTUK KALIAN KLIK "LIKE 👍" NOVEL INI DI SETIAP EPISODE, TINDAKAN KECIL TAPI SANGAT BERARTI LOH BUAT AKU 🙏🙏🙏 please yaaa .. oia jangan lupa KOMENTARnya yaa biar kita bisa sharing 🤗🤗