ONE LAST TIME

ONE LAST TIME
Titik Terang



pagi hari di apartement Xiauwen


" uggghhhh,,, kepalaku sakit sekali" seri Liu memegangi kepalanya. Ia melihat kanan kiri ia tak tahu dimana, sampai dia melihat Xiauwen tidur di sampingnya tak mengenakan apapun selain selimut, diapun terkejut melihat dirinya yang juga telanjang bulat.


" Aggggghhh kenapa aku di sini? kenapa ada dia? apa aku dan dia semalam??? aghhhhhh siall" seru Liu mulai ingat apa yang terjadi semalam. Liu langsung beranjak dari tempat tidurnya dan mulai mengenakan bajunya, baru akan melangkah pergi Xiauwen berdiri mendekapnya dari belakang


"selamat pagi sayang, semalam kau mabuk, aku membawamu kesini" seru xiauwen


" apa kita melakukannya?" jawab liu ketus


" jangan ketus gitu dong,, semalam adalam malam yang indah bukan? kamu menikmatinya kan?" jawab Xiauwen sambil tersenyum


" menikmatinya? aku bahkan tidak ingat melakukannya atau tidak denganmu, kalaupun aku melakukannya itu pasti jebakanmu" seru liu sambil membalikan badan


" jebakan apa?? kamu yang memaksaku semalam, yakan?" seru Annchi sambil menyentuh pipi liu menggoda


" hentikan wen, aku pergi" seru liu sambil menepis tangan Xiauwen dan beranjak pergi


"jangan pergi duluuuu,,, paling tidak temani aku sarapan liu, ku mohon" pinta Xiauwen


" maaf wen, aku harus menyelidiki sesuatu, kau sarapanlah sendiri" seru Liu dingin


-----di Kantor Yongji-----


"bagaimana kak perkembangan kasusnya?" seru liu


" aku mencurigai seseorang dalang dari semua ini, di samping perusahaan Fang, dari dalam tubuh Ri.corp sndiri memang ada penyusup, terutama di bagian produksi. coba kau bicaralah dengan paman yizhen, coba tanyakan yang aku khawatirkan, bawa serta data-data ini padanya" seru Yongji sambil menyerahkan bukti-bukti yang dia dapatkan.


tanpa berbicara apapun, liu mulai meneliti kejanggalan yang Yongji dapatkan, satu persatu berkas itu di telitinya, memang ada yang aneh di sana. Yongji dan Liu mencuriga adanya kerjasama presdir richard (presdir perusahaan fang) dan manager produksi Ri.corp. Banyak transaksi mencurigakan di rekening manager lie (manager produksi perusahaan ri). Yongji menduga mereka bersekongkol membuat rugi perusahaan Ri dengan memanipulasi data dari supplier utama disana. Mereka membuat seakan-akan bahan utama kain yang sering di pesan Perusahaan Ri langka, sehingga barang yang di hasilkan berkualitas rendah dan stoknya menipis, pada kenyataanya perusahaan penyuplai kain tersebut tidak ada masalah, malah perusahaan kain tersebut heran perusahaan ri memesan kain dengan kualitas rendah jauh di bawah standae operasional perusahaan Ri. Setelah di telusuri ternyata yang memesan kain tersebut adalah manager lie. Motif dari kasus ini adalah untuk meruntuhkab perusahaan ri agar perusahaan fang bisa menguasai pasar china.


Manager Lie sengaja di bayar mahal untuk melakukan ini, hal ini bisa di buktikan dengan transaksi rekening manager Lie yang dalam beberapa bulan ini mendapatkan transfer uang dengan nilai yang fantastis, setelah di telusuri si pentransfer itu adalah dari rekening orang yang tidak ada hubungan dengan perusahaan / keluarga fang. Tentu saja presdir Richard tidak akan menggunakan rekening pribadinya untuk masalah seperti ini. setelah di teliti lebih lanjut, pada akhirnya semuanya mengerucut ke Presdir richard.


Melihat laporan kasus tersebut, emosi Liu rasanya tak terbendung , ia langsung menghubungi paman Yizhen untuk membicarakan hal ini.


---kantor yizhen Ri.corp----


"Selamat siang tuan muda Liu, anda telah di tunggu oleh Tuan yizhen di ruangannya" seru paman Wang


" baik paman, saya akan menemuinya di ruangannya" sahut Liu


Sesampainya di ruangan Yizhen, Yizhen langsung mempersilahkan Liu duduk, betapa terkejutnyan Liu saat tiba-tiba seorang gadis yang ia kenal memasuki ruangan Yizhen. Annchi. Liu lama menatap Annchi dengan pandangan heran.


" kau tak perlu menatap ku seperti itu, aku juga perlu tau siapa yang mencelakaiku tuan liu" seru Annchi ketus


"tidak masalah nona Ann, kau hanya perlu mendengarkan apa yang akan aku sampaikan" seru Liu " paman, apakah aku boleh memintamu memanggil manager Lie kemari?" seru Liu


" baiklah" jawab Yizhen, kemudian Yizhen meminta Paman wang untuk memanggil Manager lie, tidak perlu menunggu lama , manager Lie segera datang. Kemudian, Liu memulai membahas apa yang menjadi penemuannya. Mata Lie tersirat kekhawatiran dan cemas, selama Liu memjelaskan wajah Yizhen merah padam, sambil sesekali menganggukan kepalanya ia terus memandang Liu.


" Anak ini sungguh luar biasa, dalam waktu beberapa bulan saja bisa mendapatkan banyak informasi" batin Yizhen.


"ternyata dia benar-benar menyelidiki kasus ini, luar biasa" bantin Annchi


" sekarang apa yang akan kau jelaskan pada ku manager lie? semua bukti semuanya sudah jelas" seru Yizhen


"tu..tuan liu, jangan sembarangan memfitnah saya!! anda bisa saya tuntut" seru Manager lie


"hah,, aku akan dengan senang hati jika kau berani menuntutku, dengan bukti-bukti yang aku kumpulkan bukan aku yang akan membusuk di sana, tpi kau!!" seru Liu dengan tatapan tajam


"kau tidak memiliki andil apapun di perusaaaan tuan Liu, mohon jangan ikut campur"


" bagaimana mungkin aku bisa sabar membiarkan orang yang menyakiti Annchi hingga ilang ingatan??????" seru Liu mulai tak dapat menahan emosinya sambil memegangi kerah kemeja paman Lie


"kau yang telah menyewa orang-orang itu untuk menculik Annchi sebagai umpanmu!!!!! kau harus bertanggung jawab karena mu, Annchi kehilangan ingatannya!!! dasar kau brengseeeekkkk!!!! Buuuuuukkkkkkkk" pukulan keras mengenai pipi manager lie, seketika manager Lie tersungkur,, baru akan memukulnya tiba-tiba Annchi mendekapnya , maksudnya untuk menahan Liu agar tidak memukul Manager Lie.


" lepaskan aku Ann,, akan ku bunuh pria ini karena menyakitimu!!!!" seru Liu berusaha melepaskan dekapan Annchi


Ko


" SUDAH LIU SUDAAAHH" seru Annchi mulai meneteskan air mata


" KALAU BUKAN KARENA GADIS INI, KAU TIDAK AKAN SELAMAT KELUAR DARI RUANGAN INI!!" seru liu sangat emosi


" Manager Lie mulai hari ini kau di pecat dan aku pastikan kau akan membusuk di penjara!" seru Yizhen sambil mengisyaratkan Manager Wang untuk membawanya keluar


" bagaimana aku harus berterima kasih padamu Liu? karenamu kasus annchi mendapatkan titik terang, selanjutnya masalah ini akan menjadi tanggung jawab pihak kepolisian" seru Yizhen sambil menepuk pundak Liu dengan tersenyum


" tidak perlu berterima kasih om, ini memang menjadi tugasku melindungi Annchi, sebagai tanda terimakasih apakah kau setuju jika aku menikahi Annchi om?" seru Liu sambil melirik ke arah Annchi, mendengar itu Annchi langsung kaget dan memandang Liu tajam


" tidak ayah, aku tidak setuju menikahi pria arogan ini, sungguh tidak sudi, cih" seru Annchi ketus sambil menatap Liu yang sedari tadi menahan tawanya


"wah wah, ternyata kau menaruh hati dengan Annchi ya Liu? aku tidak keberatan jika kau menikahinya, Genji pun akan senang sepertinya, ha.ha.ha" seru Yizhen sambil tertawa melihat Liu


"ayaaaaaahhhh ah.. aku tidak mauuuu!!" seru Annchi


" bukankah ini bisa menjadi sarana bisnis yang menguntungkan om yizhen? jika Perusahaan ku dan perusahaanmu menjadi satu, ini akan menjadi bisnis mutialisme, kau tentu membutuhkan bantuan teknis seperti ini dariku, dan aku mendapatkan chanel link kerjasama dari perusahaanmu, itu bukankah menguntungkan? hahaha" seru liu meloby yizhen


" ya itu benar, tapi pernikahan bukan hanya umtuk bisnis Liu, kau pun harus memenangkan hati Annchi, apa gunanya memiliki harta banyak jika tidak bahagia" seru Yizhen sambil mengelus-elus kepala Annchi sambil tersenyum


"baiklah om, jika hanya memenangkan hati Annchi bukan persoalan sulit, lihat saja nanti" seru Liu menatap annchi dengan senyuman


"hah,, tak perlu berlagak bodoh, kita berdua tau apa yang telah terjadi, persoalan apa yang kita hadapi, kau takan memenangkan hati ku hanya karena mendapat dukungan ayahku! aku tak semudah itu!" seru Annchi sambil meninggalkan ruangan , di susul Liu. Melihat Liu mengikutinya keluar Annchi semakin cepat berjalan dan berhenti saat ada di loby


"aku kira perkataanku tempo hari sudah cukup jelas Liu, meskipun kau membantuku memecahkan masalah ini, bukan berarti aku melunak padamu, apalagi bermimpi memenangkan hatiku,sebaiknya kau mundur. sudah ku katakan berhenti menggambar badai di saat semua orang menggambar pelangi untuk ku" seru Annchi dengan tatapan tajam ke arah Liu


" tapi nona Annchi kau lupa sesuatu, pelangi tidak akan muncul tampa hujan badai sebelumnya, pada akhirnya kau harus sabar menunggu badai agar kau bs melihat pelangi" , " beri aku waktu 1 bulan ann untuk mendekatimu, jika dalam waktu 1 bulan aku tak bisa memenangkan hatimu, tanpa.kau suruhpun aku akan perg, dengan syarat dalam proses ini, kau tidak boleh berhubunga dengan Shin, apa bisa?"


" untuk apa memberimu waktu 1 bulan, bahkan saat ini aku bisa langsung memutuskan" seru Annchi


" ayolah Ann beri aku 1 bulan untuk mempengaruhi keputusanmu, ku mohon" seru Liu memohon


" baiklah aku berikau kesempatan, jika kau kalah, pergi menjauh dariku!" seru Ann sambil menyodorkan jari kelingkingnya