My Papa My Boss

My Papa My Boss
Persiapan pernikahan



Nandira memoles wajahnya,menebalkan makeup nya agar bisa menutupi luka lebam yang ada di pipinya, ia tak ingin anak-anaknya merasa khawatir melihat luka lebam itu.


Mereka pun pulang dan langsung ke rumah Rafiz, anak-anak yang melihat mereka datang langsung berlari menyambut Papa dan Mama mereka.


"Mama dari mana saja?, kok mama pergi dengan Papa nggak ngajak Kita sih?" ucap Syahidah masih memeluk Mamanya.


"Mama minta maaf ya Sayang, lain kali ya kita jalan bareng," ucap Nandira mengecup pipi anak gadisnya itu.


Rafiz melakukan tos pada Zidan dan Syahidah yang masih tak mau melepas pelukannya pada Mamanya.


"Papa kita beri makan hewan-hewan yuk, mereka belum di berikan makan," ajak Zidan pada papanya.


"Tentu saja," jawab Rafiz dan mereka pun menghampiri kandang hewan-hewan buas yang ada di rumah itu dan mulai memberi makan mereka satu-persatu. Sedangkan Syahidah dan Nandira memilih untuk masuk dan langsung bergabung dengan Mommy dan Daddy yang sedang sarapan.


Mommy yang melihat Nandira datang langsung menghampiri calon menantunya itu dan memberikan kecupan di kedua pipi Nandira.


Mommy mempersilahkan Nandira duduk.


"Sebaiknya kita sarapan dulu," ucap Mommy mengambilkan sarapan untuk Nandira dan Syahidah.


"Makasih nek," ucap Syahidah saat neneknya menyimpan makanan di depannya,


"Sama-sama Sayang," ucap nenek mencubit gemes pipi Syahidah.


"Makasih Mom," ucap Nandira tersenyum.


"Makanlah,," ucap Mommy membalas senyuman Nandira.


"Rafiz dan Zidan ke mana?" tanya Daddy,


Mereka lagi memberi makan binatang buas kek" jawab Syahidah.


"Mereka sama saja, sangat senang dengan hewan berbahaya," ucap Daddy menggeleng anak dan cucunya memiliki hobi yang aneh.


Mereka pun sarapan bersama tak lama kemudian Rafiz dan juga Zidan masuk dan ikut bergabung sarapan bersama mereka.


Nandira sebaiknya untuk beberapa hari ini kamu tidak usah kerja ya, aku akan menyuruh seseorang untuk mengejar pekerjaanmu di kantor dan urusan di toko kue kau bisa meminta karyawan mu untuk mengurusnya" ucap Rafiz.


"Iya, aku takkan ke kantor dulu," jawab Nandira yang juga merasa belum siap dan masih trauma untuk keluar dari rumah.


"Aku akan ke kantor, Mommy tolong titip Nandira dan anak-anak ya," pinta Rafiz,


"Tentu saja, pergi lah mereka biar Mommy dan Daddy yang mengurus. Mereka akan baik-baik saja di sini," ucap Mommy,


Rafiz pun pergi ke kantor dan mulai memeriksa kejadian malam itu.


"Bagaimana dengan Riko?!" tanya Rafiz melihat ke arah Miran yang berdiri di depan nya.


"Aku sudah menyelesaikannya, begitu juga dengan Shireen dan Jazlyn, akan ku pastikan mereka takkan berani lagi mengganggu Anda dan tunangan anda." jawab Miran.


"Aku percaya padamu, aku tak ingin kau mengecewakanku lagi. Kerjakan dengan baik tugasmu,"


"Baik pak,"


"Bagaimana dengan peluncurannya," tanya nya,


"Semuanya baik Pak, bahkan lebih baik dari yang kita perkirakan. Bukan hanya pengunduhan Aplikasi SP L 3 yang melejit namun SP L 1 dan 2 juga kembali melejit." jawab Miran memperlihatkan grafik pengunduhan game online mereka.


"Sepertinya pencipta game ini mengkhususkan Agar penggunanya harus mengunduh aplikasi game online Secret Partner Sebelumnya.ini agar level 1 dan 2 nya kembali naik."ucap Rafiz.


"Benar pak, dengan memberikan tingkat level yang didapat dari Sp L 1 dan Sp L 2 mau tak mau mereka harus mengunduh Secret Partner yang lainnya juga. Itu jika mereka ingin melanjutkan ke level 3 dengan kekuatan dari karakter level pemain mereka." ucap Miran mengagumi ide dari pencipta Game Secret Partner.


" Aku tak menyangka dia secerdas itu, Menciptakan keterkaitan antara yang lainnya sehingga dapat meningkatkan kembali minat pemain dengan SP lainnya." ucap Rafiz semakin bangga pada anaknya.


"Iya, Gadis kecil itu sangat cerdas," ucap Miran.


Hanya Miran yang mengetahui jika penciptanya adalah Syahidah, ia tak tau kalau Zidanlah pencipta sesungguhnya.


Rafiz menatap Miran,


"Apa Miran yang membocorkan rahasia ini ," batin Rafiz.


Miran yang merasa diperhatikan membungkuk, "Apa ada lagi yang bapak ingin katakan?" tanya Miran.


"Apakah kau memberitahu seseorang tentang siapa pencipta game Secret Partner ini ?" tanya Rafiz langsung pada pokok yang ada dipikirannya.


Rafiz mengangguk, iya percaya Miran tak akan menghianatinya,


"Lalu kalau bukan Miran siapa yang membocorkan rahasia ini," batin Rafiz.


"Miran beberapa hari lagi aku akan melaksanakan pesta pernikahanku dengan Nandira, sama dengan peluncuran ini aku ingin kau mengurus semuanya termasuk keamanannya.,"


"Baik pak akan saya lakukan," jawab Miran.


"Tolong kau lebih perketat lagi keamanannya, Aku tak ingin kejadian seperti kemarin terulang lagi di pesta pernikahan Ku," Ucap Rafiz.


"Baik Pak saya akan meningkatkan keamanan nya, saya minta maaf atas ketidak becus saya dalam mengurus keamanan saat peluncuran kemarin.," ucap Miran merasa bersalah.


"Tak apa, Itu sudah berlalu anggap itu sebagai pelajaran dan jangan pernah membuat kesalahan sekecil apapun,"


Miran hanya mengangguk,


"Kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal jika kita tidak berhati-hati." ucap Rafiz.


"Kedapannya Jangan menganggap remeh setiap urusan, bisa saja kamu menganggap itu sudah aman Namun ternyata belum aman, tetap selalu waspada."tambah Rafiz memperingati Miran.


"Iya pak"


"Kau boleh keluar, perbanyak lagi sisi TV yang ada di kantor ini, usahakan CCTV di setiap sudut ruangan. Aku tak ingin ada kejahatan yang terjadi di kantor ini utamakan kenyamanan karyawan kita.


"Baik Pak," ucap Miran kemudian berlalu meninggalkan ruangan Rafiz.


Rafiz mengambil ponselnya dan menelpon Nandira.


"Kau dan anak-anak bersiaplah, siang nanti aku akan menjemput kalian ," ucap Rafiz saat mendengar suara Nandira dari bilik telepon.


"Kita mau kemana ?" tanya Nandira.


"Aku tak ingin membuang-buang waktu lagi, kita akan memilih gaun yang akan kita pakai saat resepsi nanti," ucap Rafiz.


"Baiklah, aku akan bersiap-siap," ucap Nandira.


Rafiz kembali memanggil Miran, dan Miran langsung datang.


"Ada apa bapak memanggil saya?" tanya Miran.


"Aku ingin pesta pernikahanku dilaksanakan di bulan ini, siapkan pesta terbaik untukku Dan kita rangkaikan dengan pasta kesuksesan peluncuran game Secret partner." Pinta Rafiz.


"Baik pak akan saya lakukan, akan saya usahakan lakukan yang terbaik untuk pernikahan bapak," jawab Miran.


"Kau boleh pergi," ucap Rafiz,


Miran pun langsung pergi dari ruangan itu.


Rafiz menghadiri rapat, kemudian ia melihat jam di lengannya. Jam sudah menunjukkan jam makan siang dan seharusnya ia pergi menjemput Nandira.


"Maaf semuanya, rapat saya akhiri sampai disini jika ada pertanyaan lain silahkan diskusikan dengan Miran, saya permisi dulu ,"ucap Rafiz meninggalkan rapat yang sedang berlangsung.


Miran adalah orang kepercayaan Rafiz, yang bisa ia diandalkan. Ia bisa melakukan segala hal yang Rafiz minta termasuk menggantikannya memimpin rapat.


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–β˜ΊοΈπŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ₯°πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Terima kasih sudah membacaπŸ™


jangan lupa ya tinggalkan jejak kalian dengan memberi πŸ’–like, vote dan comment nya πŸ’–sebagai bentuk apresiasi terhadap karya ini 😍


semoga Karya ini lebih baik lagi dengan adanya dukungan kalianπŸ’–πŸ˜


Boleh mampir ke karya pertamaku judulnya ❀️❀️Pilihan ku❀️


Salam dariku author m anha πŸ€—


love you, allπŸ’•


selamat beraktifitas


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–