My Papa My Boss

My Papa My Boss
Kebahagiaan Nandira.{TAMAT}



Kabar kehamilan Nandira membuat semua keluarga bahagia. Bukan hanya keluar, para karyawan di kantor Rafiz dan Nandira juga bahagia. Bagaimana tidak, Rafiz membagikan bonus 2 kali gaji untuk karyawan nya dan karyawan di kantor Nandira Selama 9 bulan kedepan.


Rafiz melarang Nandira untuk bekerja dan hanya tinggal dirumah. Saat dirumah, mommy juga melayani Nandira bak ratu. Semua menjaga kandungan Nandira  dengan posesif.


Nandira sendiri merasa sangat senang di kehamilannya kali ini, ia merasakan sesuatu yang sangat berbeda dari kehamilan sebelumnya.


Dimana kehamilan nya kali ini Ia mendapat perhatian dan kasih sayang dari semuanya. Khususnya dari papa bayinya.


Mommy juga mau masak apa saja yang diinginkan Nandira, airmata Nandira mengalir saat mengingat kembali masa-masa saat Ia mengandung Zidan dan Syahidah, di mana saat itu jika ia  sangat menginginkan makan tertentu di masa ngidamnya, ia hanya bisa melihat dari kejauhan. Ia tak memiliki uang walau hanya untuk membeli makanan yang ia inginkan.


Rafiz juga selalu menuruti apa yang Nandira inginkan, menghujaninya dengan kasih sayang, sangat berbeda saat ia mengandung si kembar ia berjalan ke kiri dan ke kanan mencari pekerjaan walau perutnya sakit tetap terus berjalan menapaki aspal mencoba melewati penderitaan demi tetap bertahan hidup, sangat jauh berbeda dengan kondisinya saat ini.


Nandira melihat Zidan dan Syahidah yang begitu senang saat mengetahui jika di dalam rahimnya ada adiknya. 


Nandira mengusap lembut kepala kedua anaknya, ia sangat bersyukur walau saat itu ia berada dalam kondisi sangat terpuruk, ia bisa melewati semua karena kehadiran mereka.


Mereka berdua hadir di dalam rahimnya, saat ia mendapat banyak masalah. Namun ia bisa melewati semuanya dan melahirkan mereka dengan kejeniusan  yang mereka bawa. Menjadi penyemangat  awal baru untuk seorang Nandira.


Hari berganti hari, bulan berganti bulan hingga tiba persalinan Nandira.


Persalinan yang sangat ditunggu-tunggu, Rafiz menyewa rumah sakit, menyewa dokter terbaik, menyediakan kamar persalinan serta perlengkapan bayi dari merek terkenal. Sangat berbeda saat melahirkan Zidan dan Syahidah, melahirkan di ruangan yang sempit tanpa dokter, tanpa perlengkapan bayi hanya dibantu oleh teman-temannya dan memakai kain sarung seadanya.


Semua kenangan di masa lalu Nandira tentang bagaimana kehidupannya, Bagaimana masa lalu kelamnya tak pernah hilang dari ingatannya. Namun Nandira merasa bersyukur bisa bertemu dengan sosok Rafiz, sosok pria yang telah memberinya duka. Namun kini menghapus duka itu dengan sejuta kebahagiaan yang ia bawa untuk Nandira.


Nandira melahirkan bayi perempuan yang sangat cantik membuat Syahidah sangat senang, sekarang Ia memiliki seorang teman di rumah. Mommy juga sangat senang dengan kehadiran cucu perempuannya.


Mommy dan Daddy mengurus bayi kecil Nandira dengan sangat senang, membuat Nandira merasa lebih santai di persalinannya kali ini.


Sangat berbeda saat persalinannya sewaktu melahirkan kan Zidan dan Syahidah. Ia harus bekerja sambil mengurus bayi kembarnya. Tak jarang ia menitipkannya ke sembarang orang, jika ia tak bisa membawanya untuk bekerja tak jarang Nandira juga membawanya ikut bersama dengannya.


Pagi ini Nandira terbangun dan melihat bayinya di sampingnya sudah tak ada,


"Syakila," ucap Nandira mencari Syakila putri kecilnya yang baru belajar merangkak.


Nandira mencari hingga ke bawah kolong tempat tidur, takut-takut kalau anaknya itu terjatuh. Saat Syakila merangkak.


Nandira panik dan mencoba mencari Syakila, Namun tawa Syakila dari balkon kamar membuat Nandira merasa tenang. Nandira berjalan mencari sumber suara dan bernafas lega saat melihat putrinya sedang bersama dengan Papanya.


"Mas, kamu itu mengagetkan aku aja, aku pikir Syakila hilang," ucap Nandira berjalan mendekat pada mereka.


"Kamu tidurnya nyenyak sekali, jadi aku tak tega membangunkannya."


 Rafiz yang meletakkan Syakila di dadanya menikmati udara pagi yang menembus kulit mereka.


Nandira mengelus rambut putrinya dan mendapat senyuman dari gadis kecil itu.


Rafiz mengecup punggung tangan Nandira, "Terima kasih ya, kau sudah datang dan memberikan kebahagiaan pada aku," ucap Rafiz .


Tak lama kemudian Zidan dan Syahidah juga datang menghampiri mereka dan langsung menghujani adiknya dengan ciuman membuat adik kecilnya itu tertawa kegelian.


Syahidah mendengar apa yang dikatakan Zidan dan dia juga bisa melihat jika adiknya itu sudah tertawa hingga air matanya menetes dari mata indahnya.


Syahidah hanya melirik, Syakila sudah tertawa. Bayi itu terus menunggu Syahidah mengganggunya.


Rafiz dan Zidan ikut tertawa melihat Syahidah dan Syakila.


Hari-hari mereka terus dipenuhi dengan kebahagiaan Nandira sangat bersyukur memiliki keluarga yang sangat harmonis.


Pagi hari disambut dengan Kebahagiaan dari ketiga anaknya.


Nandira melihat senyuman 4 orang spesial dalam hidupnya. Rafiz, Zidan,  Syahidah dan Syakila terus tertawa sambil menikmati udara pagi di balkon kamar.


"Tuhan jangan pernah ambil kebahagiaan ini dariku, Terima kasih sudah mengirim mereka semua dalam hidupku," batin Nandira mengusap air mata yang menetes membasahi pipinya. Yang tanpa disadari menetes begitu saja.


Nandira menengadah ke langit.


Membayangkan sosok ayah dan ibunya yang tersenyum melihat kebahagiaan nya.


Nandira ikut tersenyum dan mendoakan kedua orang tuanya.


Kesabaran dan keikhlasan Nandira membawa kebahagiaan dalam hidup.


Tamat.


💖💖💖💖💖💖💖💖💖


Terima kasih ya Kakak sudah setia menemani perjalanan cinta Nandira dan Rafiz serta keseruan ke dua anak kembar nya yang genius, Zidan dan Syahidah.


Maaf ya jika ada beberapa bagian yang tidak menyenangkan, masih banyak typo bertebaran, masih banyak tanda baca yang kurang tepat dan penggunaan puebi yang kurang tepat.


Ini adalah karya keduaku kedepannya akan lebih diperhatikan lagi. Agar lebih menghibur kakak-kakak sekalian.


Terima kasih ya Kak atas like, Vote, komen, dan hadiah hadiah yang selama ini Kakak berikan dari bab awal hingga akhir, semua itu sangat berarti bagiku.


Aku hanya author yang masih amatir. Namun karena semangat dan dukungan dari kakak semua, Alhamdulillah MY PAPA MY BOSS bisa sampai di episode 125 dan bisa menyelesaikannya hingga tamat.


Semoga ada yang bisa dipetik dari karya ini 🤗


Terima kasih sekali lagi ya kakak-kakak atas dukungannya 🙏 Mari mampir ke karya yang lainnya ya ditunggu.



ditunggu ya, Kak.🙏


salam dariku Author m anha❤️


💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖🥰