My Papa My Boss

My Papa My Boss
Melanjutkan Misi Awal.



Zidan menyuruh Syahidah untuk mengunggah semua bukti yang selama ini mereka kumpulkan, bukti kecurangan yang dilakukan oleh perusahaan Paman Guntur.


Mereka bisa melihat dengan jelas dalam rekaman CCTV di kantor tersebut, Om Guntur sangat frustasi dan kantor mereka menjadi kacau.


Harga sahamnya anjlok membuat Pak Guntur harus menjual beberapa saham untuk mempertahankan perusahaannya,,


Iya semakin pusing saat Shireen dan ibunya mendapat masalah karena unggahan kekerasan yang mereka lakukan terhadap pekerja di rumahnya.


Semua ini memang sudah di rencanakan Zidan sejak awal,,Ia mengeluarkan semua kemampuannya dalam menciptakan game online Secret Partner, agar bisa mengumpulkan pundi-pundi rupiah, dan lebih dekat dengan Rafiz.


Semua rencananya sukses, selangkah lagi ia akan berhasil merebut semua apa yang menjadi milik mereka.


Zidan meminta Rafiz untuk membeli semua saham yang mereka jual, Zidan juga meminta Rafiz untuk menjadi investor di perusahaan itu, tentu saja dengan uang yang Zidan miliki.


"Sebenarnya apa rencana kalian?" tanya Rafiz pada Zidan saat meminta bantuannya.


"Paman tidak usah tau, yang jelasnya kami hanya ingin membeli saham dan menjadi investor di sana.," ungkap Zidan.


"Apa Mama kalian tahu apa yang kalian lakukan ini ?" tanya Rafiz.


"Tentu saja, itulah penyebabnya kami dikejar-kejar satpam tempo hari," jawab Zidan.


"Baiklah, tidak masalah aku akan melakukannya," putusan Rafiz.


Keesokan harinya sesuai perjanjian Rafiz, Zidan dan Syahidah mendatangi perusahaan tersebut.


"Selamat siang tuan Rafiz, senang bisa bertemu dengan Anda," ucap Paman Guntur menyapa Rafiz dan melihat dua anak kecil di belakangnya.


Zidan dan Syahidah melakukan penyamaran, takut jika Paman guntur mengenali mereka. Kacamata lebar yang hampir memenuhi seluruh wajah mereka memakai topi dan setelan jas melekat di tubuh mereka.


Jangankan Paman Guntur, Rafiz saja tak mengenali mereka di awal pertemuan mereka.


Rafiz memperkenalkan mereka sebagai anaknya, dan mengatakan ingin membiasakan mereka dalam dunia bisnisnya. Membuat Paman Guntur tak curiga dan langsung mempersilahkan mereka masuk keruangan nya.


Rafiz dan Zidan melakukan negosiasi, sedangkan Syahidah sibuk meretas data yang selama ini mereka incar.


"Berhasil," gumam Syahidah melihat Zidan dan mengangguk. Ia kemudian kembali menyimpan gadgetnya di dalam tasnya dan berpura-pura ikut dalam pembahasan tersebut.


Zidan berhasil membeli setengah saham di perusahaan itu walaupun dengan harga yang lumayan menguras tabungannya, namun memang itulah tujuannya. Merebut kembali perusahaan yang seharusnya memang dimiliki oleh mamanya.


Saat di dalam mobil.


"Bagaimana apakah berhasil ?!" tanya Zidan pada Syahidah adiknya.


"Iya kak, aku berhasil. Kakak mau melihatnya?" tanya Syahidah.


"Nanti saja bersama dengan Mama," jawab Zidan.


"Apa kalian akan langsung pulang?" tanya Rafiz.


"Tentu saja , kami harus memperhatikan rekaman ini kepada Mama," jawab Syahidah.


"Emangnya rekaman Apa itu," tanya Rafiz penasaran.


"Rahasia ," ucap Syahidah penuh penekanan.


Rafiz hanya berdecak mendengar ucapan gadis kecil di sampingnya. Rafiz baru menyadari ternyata Syahidah ahli dalam meretas, Rafiz melihat apa yang di lakukan Syahidah tadi di kantor dan itu membuatnya tak konsentrasi dengan rapatnya tadi, untung Zidan mampu melakukannya dengan baik.


"Paman aku sudah menyelesaikan program Secret partner level 3," ucap Zidan.


Rafis langsung menoleh ke arah Zidan.


"Benarkah ?" Rafiz tersenyum membayangkan seperti apa kesuksesan Secret Partner level 3, apakah akan melejit seperti Secret partner level 1 dan 2.


"Hmmmm anggap saja ini ucapan terima kasih karena Paman sudah membantu kami," Ucap Zidan.


"Benarkah sebagai ucapan terima kasih mu, tapi sepertinya itu juga akan menghasilkan pundi-pundi rupiah untukmu," sindir Rafiz.


"Tepat," jawab Zidan.


"Sudah kuduga, Secret Partner bukanlah Syahidah melainkan dirimu," ucap Rafiz,


Zidan hanya tersenyum mendengar ucapan Papanya itu.


Mereka sampai di rumah dan disambut oleh Nandira yang sejak tadi khawatir menunggu mereka.


"Bagaimana ?" tanya Nandira.


"Berhasil Mah," jawab Syahidah langsung mengeluarkan gadget dari tasnya dan mulai memutar apa yang baru saja diretasnya.


Rafiz ikut menyaksikan apa yang sebenarnya mereka incar.


Nandira membekap mulutnya saat melihat pamannya itu memaksa ayahnya untuk menandatangani sebuah dokumen yang ia yakini adalah pengalihan seluruh kekayaannya.


Nandira juga melihat jelas jika Ibu Shireen mendorong ibunya hingga terjatuh dan membentuk meja.


Nandira menyaksikan saat-saat kedua orang tuanya menghembuskan napas terakhir mereka, dimana ayahnya meninggal karena serangan jantung saat melihat istrinya sudah tak bernyawa lagi.


Nandira tak menyangka jika Pamannya itu rela membunuh saudara kandungnya sendiri demi harta.


Dengan bantuan Rafiz dan berbekal beberapa bukti CCTV dan data-data lainnya Om Guntur dan istrinya dimasukkan ke dalam penjara dengan tuduhan pembunuhan berencana.


Shireen tertunduk lemah melihat ayah dan ibunya di balik jeruji penjara dan menerima kenyataan jika seluruh kekayaannya lebih tepatnya kekayaan Nandira kembali kepada Nandira.


"Apa hubungan Nandira dengan Rafiz, apa semua ini campur tangan Rafiz," batin Shireen.


Shireen tak lolos begitu saja, ia juga harus menjalani beberapa pemeriksaan karena kasus kekerasan yang dilakukannya.


Hari demi hari hubungan antara Rafiz dan Nandira serta kedua anaknya semakin dekat.


Walau Rafiz belum tau jika mereka adalah anaknya.


Syahidah dengan berbagai alasan selalu memanggil Rafiz untuk ikut bergabung di rumah mereka, Walau hanya sekedar makan malam dan berjalan-jalan di akhir pekan.


Nandira mulai Kembali menjalankan perusahaan Papanya. Dengan bantuan Zidan perusahaan almarhum Papanya berhasil kembali ke titik kejayaannya.


Nandira mulai kerepotan mengurus Perusahaan dan toko kuenya yang semakin maju. Untung saja Ia memiliki dua anak yang sangat genius membuat pekerjaannya menjadi lebih mudah.


*****


Mommy Rafiz melambaikan tangan saat melihat seorang gadis cantik dan seksi menyeret kopernya di bandara.


Mereka langsung berpelukan melepas kerinduan nya.


"Bagaimana kabar kamu ?" tanya Mommy Rafiz.


"Baik mah, apa Rafiz tak datang menjemput ku?" tanyanya melihat hanya mommy yang datang menjamputnya.


"Rafiz sedang sibuk, kamu tahu sendiri kan Perusahaannya belakangan ini terus meningkat ," jawab mommy Rafiz.


"Iya mommy, aku tidak menyangka Rafiz bisa sesukses ini," jawab wanita itu.


Mereka pun langsung pergi meninggalkan bandara.


Jazlyn yang selama ini berpacaran dengan seorang pengusaha tiba-tiba diputuskan karena pengusaha tersebut memilih wanita lain untuk di jadikan istrinya, ia hanya dianggap sebagai pemuas nafsu pengusaha tersebut.


Jezlyn yang sudah kehabisan uang tak sengaja mendengar kabar jika mommy Rafiz sudah kembali rujuk dengan suaminya dan kembali bersama Rafiz.


Semasa Jezlyn dan Rafiz menikah dulu, ia sangat dekat dengan mommy Rafiz, mereka memiliki hobi dan karakter yang sama.


Jezlyn yang sudah tidak tahu harus berbuat apalagi berniat untuk kembali pada Rafiz. Ia menelepon mommy Rafiz meminta bantuan agar bisa balikan lagi dengan putranya dan keinginan Jezlyn itu disambut gembira oleh mommy Rafiz.


"Jika Rafiz bisa memaafkan mommy nya yang lebih buruk dari ku, ia pasti bisa memaafkanku juga," pikir Jezlyn.


Jezlyn mengetahui jika selama ini Rafiz tidak pernah menjalin hubungan serius dengan wanita, membuatnya punya keyakinan kalau Rafiz masih mencintainya..


Mommy membawa Jezlyn untuk tinggal bersama mereka.


"Wah mommy, rumah ini besar sekali," kagum Jezlyn.


"Mommy juga tidak menyangka jika mereka tinggal di rumah yang semewah ini, jika dari dulu mommy tau untuk apa mommy berkeliaran di luaran sana."


"Mommy pikir aku nggak tahu apa yang mommy cari di luaran sana," ledek Jezlyn.


"Dulu kau masih memiliki Rafiz yang sehat bugar mengapa kamu harus mencari pelampiasan pada pria lain,?" tanya Mommy.


"Sudahlah mom, aku tidak mau membahasnya lagi," jawab Jezlyn.


"Berjanjilah jika mommy berhasil menyatukan kalian kembali kau tidak akan menghianati Rafiz lagi." tegas mommy.


"Tentu saja, untuk apa aku mencari pria lain, Rafiz sangat kaya dan tampan. Waktu itu aku hanya iseng saja, tak ku sangka Rafiz malah mengetahuinya," ungkap Jezlyn.


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


"Hay akak,,, bagaimana dengan bab kali ini?! semoga kalian suka ya ?!"


kalau kalian suka berikan


👉Like, vote dan komennya 💗🙏


Jangan pelit ya akak😭😭😭😭


Ga susah kok,,ga pake mikir kok,,!!!


Di tunggu ya🙏🤗🤗🤗


mampir ke karya pertamaku juga ya, sambil menunggu update terbaru judulnya " Pilihan Ku"


❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


By m anha.