My Papa My Boss

My Papa My Boss
Persiapan Peluncuran SP L 3.



Semua bersiap-siap akan menghadiri acara peluncuran Secret Partner level 3 yang akan dilaksanakan oleh perusahaan Rafiz.


Mommy dan Daddy sangat senang malam ini, bukan hanya dengan peluncuran game nomor 1 di dunia itu yang akan diluncurkan oleh perusahaan milik anak mereka, Namun malam Ini juga Rafiz akan melamar Nandira.


Mereka Sudah tak sabar menunggu hari dimana mereka akan tinggal bersama dengan cucu-cucu mereka.


Menantikan hari dimana anak mereka satu-satunya akan memulai kehidupan yang baru dengan wanita yang dicintainya bersama anak-anaknya.


"Apa kamu sudah mempersiapkan semuanya?" tanya Mommy,


"Sudah mom, Miran juga sangat membantu dalam proses peluncuran game online ini," jawab Rafiz.


"Bukan itu maksud mommy, maksud mommy persiapan mu untuk melamar Nandira?"


"Iya mom, itu juga sudah Siap,"


"Kamu sudah membeli cincinnya?!"


"Tentu saja, aku sudah menyiapkannya. Syahidah sendiri yang memilihnya ," ucap Rafiz mengeluarkan kotak cincin dari sakunya.


Mommy mendekat dan melihat isi dari kotak cincin itu,


"Wah...ini bagus sekali, semoga saja Nandira menyukainya dan mau menerima lamaran mu,"


Daddy ikut mendekat dan melihat kotak tersebut.


Rafiz mendapat telepon,


"Sebentar ya mom aku angkat telepon dulu," ucap Rafiz kemudian berjalan keluar.


Itu adalah telepon dari Miran, ia mengabarkan jika sudah banyak tamu yang berdatangan ke tempat akan dilaksanakan acara tersebut dan mencari dirinya.


"Sebentar lagi aku akan berangkat, tolong kau urus semua di sana," ucap Rafiz mematikan panggilannya dan bergegas mengambil mobilnya di garasi.


Rafiz membunyikan klakson,


"Ayo kita berangkat," ucap mommy mendengar suara klakson Rafiz.


Mereka pun berangkat menuju ke kediaman Nandira.


Di kediaman Nandira.


Zidan dan Syahidah sedang menunggu mamanya yang masih bersiap-siap di kamar, Sedangkan mereka berdua sejak tadi sudah siap dengan penampilan terbaik mereka.


"Kak apa Mama akan menerima lamaran Papa?" tanya Syahidah.


"Tentu saja kau, Mama pasti akan menerima lamaran Papa. Mama tidak akan mempermalukan Papa di depan banyak orang, acara ini ditonton jutaan orang. Asal kamu tahu saja, acara peluncuran ini nanti akan ditonton hingga ke luar negeri." jelas Zidan,


"Apa sebegitu diminatinya game online yang kakak ciptakan itu?" tanya Syahidah tak percaya,


"Iya, kakak sudah memeriksanya sendiri, Secret Partner level 1 dan 2 juga banyak dinikmati di luar negeri bahkan mungkin lebih banyak daripada di negara kita, Kakak sendiri tidak menyangka jika game ini akan sesukses ini," ucap Zidan.


"Apa Papa sengaja melamar Mama di depan banyak orang agar diterima ya?"


"Mungkin saja, tapi untuk apa juga mama menolak lamaran Papa, aku yakin Mama pasti mau menerimanya."


Mereka menghentikan percakapan masalah lamaran itu saat melihat mamanya datang,


"Bagaimana penampilan Mama ?" tanya Nandira memperlihatkan penampilannya pada anak kembarnya.


"Mama terlihat sangat cantik malam ini," jawab keduanya.


"Anak Mama juga cantik dan tampan," ucap Nandira mencubit pipi keduanya.


"Kok Papa belum datang ya," ucap Zidan yang juga sudah terlihat sangat tampan dengan balutan jasnya serta tatanan rambut yang dibuat sedemikian rupa.


"Mama telepon papa aja, jangan sampai Papa lupa lagi sama janjinya untuk menjemput kita" ucap Syahidah mengingat kejadian waktu itu.


Nandira baru akan mengambil ponselnya,


"Itu Papa," ucap Nandira yang mendengar suara mobil masuk ke pekarangan rumahnya.


Zidan dan Syahidah langsung berlari ke luar melihat mobil yang baru datang itu.


Nandira mengambil tasnya dan ikut berjalan keluar,


Dan benar itu adalah mobil Rafiz bersama dengan kedua orang tuanya.


Anak-anak langsung naik ke mobil.


"Bi aku pergi dulu ya, titip rumah ya Bi," ucap Nandira sebelum menutup pintu nya.


Mereka pun bersama-sama menuju ke tempat diadakannya acara tersebut.


Mommy sangat senang melihat penampilan Nandira yang begitu sangat cantik dan anggun, jauh berbeda dengan penampilan menantunya yang pertama.


Gedung tempat dilaksanakannya acara peluncuran tersebut sudah dipenuhi para tamu undangan, mereka sangat antusias menyambut acara peluncuran ini.


Banyak kolega dan para tamu undangan yang datang baik di dalam negeri maupun di luar negeri, bahkan ada yang tak di undang juga berdatangan.


Miran memastikan tamu yang masuk tak akan menggangu jalannya acara.


Riko dan Shireen juga ada di antara para tamu.


Riko yang merasa sudah tidak ada harapan dengan Nandira memutuskan untuk menerima Shireen yang selama ini selalu mengejar-ngejar nya.


Jazlyn juga ada disana, Walau Rafiz sudah melarangnya untuk berada di sekitarnya namun Ia tetap nekat ingin menyaksikan cara besar itu, dia mendengar kabar jika Rafiz akan datang bersama Nandira dan juga anak-anaknya ke acara itu.


Begitu mobil Rafiz datang semua mata tertuju kepada mereka, tamu undangan langsung memusatkan perhatiannya pada mobil yang baru datang itu.


Rafiz turun begitu juga dengan Daddy, mereka membuka pintu untuk wanita yang mereka cintai.


Nandira dan mommy turun dan langsung memasang senyum kepada semua yang melihatnya.


Rafiz memberikan tangannya agar digandeng oleh Nandira begitu juga dengan Daddy, mommy langsung menautkan tangannya di lengan suaminya. Sedangkan Nandira masih malu untuk melakukannya.


Rafiz menarik tangan Nandira agar menggandeng tangannya.


Zidan dan Syahidah juga keluar dan ikut berjalan bersama mereka.


Rafiz dan Nandira berjalan memasuki gedung dimana acara itu berlangsung dengan bergandengan tangan, di belakang mereka berjalan mommy dan Daddy yang menggandeng kedua cucu mereka, mommy memegang Zidan dan Daddy memegang tangan Syahidah.


Mereka terus tersenyum menyapa para tamu undangan yang dibalas senyuman oleh mereka semua.


Tapi tidak dengan ke 3 orang yang ada di gedung itu,,,mereka menatap pasang yang baru masuk itu dengan penuh rasa iri dendam dan dengki.


Miran langsung menghampiri mereka dan mempersilahkan mereka semua ke tempat yang telah Ia siapkan khusus untuk Rafiz dan keluarganya.


"Apa semuanya sudah siap ," tanya Rafiz pada Miran.


"Semuanya sudah siap pak," jawab Miran,


"Acara ini sangat penting, aku tak ingin ada masalah sedikitpun,"


"Baik Pak, saya mengerti. Apa bisa kita mulai acaranya? tanya Miran.


"Apa semua para tamu sudah datang,"


"Sudah Pak, ada beberapa yang tidak diundang juga datang tapi kami sudah memeriksa dan memastikan bahwa semuanya akan baik-baik saja."jawab Miran.


"Tingkatkan keamanan, Aku tak ingin kejadian tempo hari terulang lagi,"


"Baik Pak, bapak Tenang saja aku sudah menyiapkan beberapa keamanan yang akan mengawasi semuanya,"


Rafiz hanya mengangguk,


"Acara akan saya mulai," ucap Miran berlalu dari sana.


"Mommy acaranya besar sekali ," bisik Nandira pada mommy yang duduk di dekatnya.


"Tentu saja, ini adalah acara penting bagi Rafiz. Secret Partner ini adalah game online nomor 1 di dunia, ia pasti sudah mempersiapkan semuanya dengan sangat baik." ucap mommy meresa bangga atas kesuksesan putranya.


"Aku tak menyangka ternyata Zidan secerdas ini dan mampu menciptakan game sehebat ini," batin Nandira melihat Zidan yang terlihat bahagia melihat meriahnya acara malam ini.


Di kediaman Rafiz,


Asisten rumah tangga yang Sedang membereskan rumah menghentikan kegiatannya saat melihat sebuah kotak di atas meja.


"Ini kotak apa," gumamnya dan membuka kotak tersebut. Ia melihat cincin yang sangat cantik ada di dalam kotak itu.


"Kenapa cincin nyonya ada disini," batinnya kemudian ia menyimpan cincin tersebut ke kamar mommy Rafiz.


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Terima kasih sudah membacaπŸ™


Terima kasih atas dukungannyaπŸ™


jangan lupa ya terus memberi LIKE VOTE KOMENNYA πŸ™πŸ’—πŸ™


bisa mampir ke karya pertama aku"Pilihan Ku".


Salam dariku πŸ€—


Author m anha ❀️


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–