IF LOVE

IF LOVE
Special Part Of Keanu 12



...WARNING 21++...


...HARAP BIJAK DALAM MEMBACA DAN BACALAH SESUAI DENGAN USIA ANDA!...


...JIKA BELUM CUKUP UMUR, SKIP!...


...JANGAN NGEYEL!!!...


.


.


.


.


Keanu dan Viandra sedang bersiap untuk pesta resepsi mereka yang akan dilangsungkan sebentar lagi.


Sedangkan yang lain tentu saja bersiap di tenda masing masing.


Aninston menyediakan cukup banyak tenda untuk anggota keluarga dan sahabat dekat Keanu dan putrinya.


"Sayang, kau cantik sekali seperti ini." Ucap Keanu memuji penampilan istrinya yang tampak sangat anggun dalam balutan dress seksi berwarna putih tulang.


"Apa aku hanya cantik dimata mu saat berpenampilan seperti ini?" Tanya Viandra sengaja dibuat kesal.


Keanu yang dari tadi sedang berbaring pun bangun dan menghampiri istrinya dengan cara merangkak.


Ia memeluk posesif istrinya yang sedang duduk di atas kursi kecil dari belakang.


"Kau selalu cantik dimata ku sayang. Tapi kau tahu? Aku paling suka saat kau hanya memakai lingerie saja atau mungkin ... " Keanu menghentikan perkataan nya dan mulai menjelajahi leher jenjang istrinya dengan bibirnya membuat Viandra menggigit bibir bawahnya.


Keanu dapat melihag ekspresi istrinya dari pantulan cermin. Istrinya tengah memejamkan matanya dan masih menggigit bibir bawahnya.


"Kau milikku sayang. Dan akan segera menjadi milikku seutuhnya." Ucap Keanu dengan suara berat nya.


Viandra hanya menunduk malu.


"Apa kau sudah selesai berdandan? Ah, aku tidak ingin jika nanti kau menjadi pusat perhatian." Tanya Keanu disertai protes.


"Walaupun aku menjadi pusat perhatian, tapi aku hanya milik mu sayang." Ucap Viandra membalikkan badannya hingga berhadapan dengan suaminya.


Ia mengalungkan tangannya pada leher Keanu.


Dan dengan segala keberaniannya, ia mulai mencium bibir suaminya dengan lembut.


Keanu tentu saja tidak akan menolak mendapat serangan nikmat seperti itu.


Ia pun membalas perlakuan istrinya dan malah menuntun istrinya agar berbaring diatas lantai tenda tersebut.


"Eng.." Lenguhan pelan lolos dari bibir Viandra saat Keanu mulai menjelajahi leher jenjang nya.


Keanu tersenyum dan terus melanjutkan kegiatan nya hingga kini belahan aset kembar istrinya menjadi sasarannya.


"Sayang jangan sekarang." Ucap Viandra menghentikan kegilaan suaminya. Ia hanya takut Keanu akan menyerang nya sekarang didalam tenda itu yang memungkinkan untuk siapa saja masuk dengan tiba tiba dan suara mereka pasti akan terdengar kemana mana.


"Aku mengerti sayang." Ucao Keanu kembali harus menahan hasrat yang sudah bergelora.


Ia menuntun istrinya untuk bangkit dan duduk, lalu merapikan penampilan istrinya.


"Sepertinya kita harus keluar sekarang sayang." Ucap Keanu menuntun istrinya untuk bangkit dari duduknya.


Mereka keluar dari tenda tersebut dengan berjalan membungkuk.


"Wah, ternyata malam hari dekorasi nya terlihat lebih indah Ke." Ucap Viandra antusias memeluk lengan kekar Keanu.


Keanu tersenyum melihat istrinya senang seperti itu.


"Tentu saja sayang. Suami mu ini ahli dalam segala hal, terutama membuat Keanu junior." Ucap Keanu nakal dan bangga karena dekorasi tersebut adalah hasil karya tangannya bersama WO yang mereka percayakan.


"Ekhem." Aninston berdehem kasar dari belakang mereka.


"Dad." Sapa Viandra dan Keanu serentak.


Mereka sedikit menunduk malu karena ketahuan membicarakan hal mesum.


"Kau cantik sekali princess." Ucap Aninston memeluk putri tercinta nya.


"Thank you Dad." Ucap Viandra.


"Berjanjilah setelah ini kau akan dengan cepat melahirkan empat orang cucu untuk Dad." Titah Aninston membuat Viandra membulatkan matanya sedangkan Keanu tampak bersemangat.


"Aku pasti akan memberi lebih dari yang kau inginkan Dad." Ucap Keanu semangat.


Aninston terkekeh.


"Aku tidak mau. Satu saja aku belum yakin bisa mengurusnya dengan baik, apalagi empat." Protes Viandra.


Kedua pria berbeda generasi itu menertawakan protes dari Viandra.


Viandra mendengus kesal.


"Hahaha kita rundingkan itu nanti sayang. Sekarang kita harus ke depan untuk menyambut beberapa kerabat dekat Dad dulu." Ucap Aninston masih sambil tertawa


Keanu dan Viandra pun menurut, mereka pun berjalan agak ke depan dan mereka dapat melihat mulai ada beberapa mobil yang memasuki area parkir yang disediakan untuk para tamu undangan.


Mereka menyambut para tamu dengan sopan.


Tak lama acara pun dimulai dan para pembawa acara mulai berceloteh panjang kali lebar untuk menyambut kedatangan para tamu undangan.


Keanu dan Viandra memilih konsep standing party untuk party pernikahan mereka, jadi terkesan lebih santai dan mereka dapat berbaur dengan bebas bersama para tamu undangan.


"Keanu. Congrats ma man." Ucap Darvin menghampiri mereka bersama Zevina dan Arzevin.


Keanu tersenyum dan memeluk singkat Darvin.


"Lihat saja, aku akan membuat seorang Keanu junior yang lebih tampan dari Ar kalian." Ucap Keanu penuh keyakinan.


"Hei hei, pernikahan dan membuat anak bukan ajang perlombaan Ke." Protes Alice yang juga baru menghampiri mereka bersama Derex dan Derice.


Keanu tersenyum kaku.


"Selamat Vi. Terima kasih karena kau meyakinkan Derex untuk tetap menunggu ku saat itu. Semoga kau berbahagia." Ucap Alice memeluk Viandra.


Alice baru tahu tentang cerita Derex dan Viandra setelah Derex pulang dari kediaman Aninston.


"Wah wah, sepertinya kami ketinggalan." Timpal Jack yang mendekat bersama Liz, Raina, dan Jacki.


"Sepertinya kau yang membawa paling banyak pasukan Jack." Goda Derex pada Jack membuat Jack sedikit tersipu malu.


Yang lain hanya tertawa kecil.


"Kau tahu Vi, kau harus berhati hati setelah ini. Keanu mungkin akan segera melahap mu setelah acara ini selesai atau bahkan sebelum. Dia itu sangat rakus untuk urusan ranjang." Ujar Derex menggoda pasangan pengantin baru itu.


"Hei sayang, darimana kau tahu Keanu rakus untuk urusan ranjang? Ah..kau pernah mencoba nya.." Ucap Alice pura pura menuduh suaminya.


"Tidak..bukan begitu sayang. Oh astaga..aku bisa menjelaskan.." Ucap Derex gelagapan mengira istrinya benar benar salah paham.


"Tidak, aku sekarang merasa jijik dengan mu." Timpal Alice memilih mendekap Zevina.


Derex terus berusaha menjelaskan sedangkan Alice terus berpura-pura untuk menggoda nya dan yang lain sudah ketawa terbahak bahak.


Mereka pun menikmati kelangsungan acara tersebut dengan penuh suka cita.


"Kau tahu, aku sedang sedih karena Tuhan belum menjawab doa ku." Ucao Keanu setia memandangi langit.


"Doa? Doa apa?" Gumam Viandra bingung.


"Aku berdoa agar hari hujan dimalam hari. Jika hari hujan, pesta ini akan cepat selesai dan kita akan segera bisa pulang ke rumah dan lalu ... " Keanu tidak melanjutkan perkataannya dan memilih memeluk istrinya dari belakang lalu mengecup nakal leher istrinya.


"Ke, malu. Banyak yang akan melihat kita nanti." Protes Viandra menhan diri untuk tidak terbuai saat ini atas perbuatan suaminya.


"Aku ingin sekarang." Pinta Keanu dengan suara berat tanpa menghentikan aksinya.


"Baiklah. Kita pulang sekarang." Ucap Viandra akhirnya menyerah dengan pertahanan nya.


Keanu tersenyum penuh kemenangan.


Mereka pun mencari kedua orang tua Viandra untuk berpamitan lalu dengan kerabat terdekat mereka juga.


Mereka semua mengijinkan kedua mempelai untuk pergi duluan tapi tentu saja mereka menggoda habis habisan kedua pengantin baru itu.


Segera setelah masuk ke dalam mobil, Keanu pun melajukan mobilnya kembali ke rumah pribadi mereka.


Keanu telah membeli sebuah rumah mewah untuk ia dan Viandra tempati, sedangkan apartemen Viandra telah Viandra jual.


Tak lama kemudian mereka pun sampai di rumah mereka.


Sigap, Keanu langsung mengangkat tubuh istrinya menuju kamar pribadi mereka.


"Ke, apa tidak sebaiknya kita mandi dulu?" Tanya Viandra tersipu malu.


"Baiklah." Ucap Keanu mengecup lembut bibir istrinya sambil menanggalkan pakaian istrinya da miliknya.


Keanu menjauh sejenak untuk memperhatikan setiap lekuk tubuh istrinya dengan jelas dan tentu itu sangat membuatnya tergoda.


Segera Keanu mengangkat Viandra menuju ke kamar mandi dan menaruh Viandra didalan bathup.


Keanu menyalakan air keran di bathup dengan aliran sangat kecil.


"Sayang, jika airnya sekecil itu kapan kita akan selesai mandi?" Protes Viandra menutupi kedua area aset pribadi nya dengan tangannya.


Keanu tersenyum licik dan melepaskan tangan Viandra dari dua area tersebut.


Keanu membawa Viandra untuk sedikit berbaring lalu ia naik keatas Viandra.


Ia mulai menghujani wajah Viandra dengan kecupan. Mulai dari kening, hidung, kedua belah pipi hingga akhirnya bibir istrinya mulai ia ***** secara lembut.


Tangan Keanu bermain pada aset kembar milik istrinya.


Beberapa kali Viandra mencoba menahan tangan Keanu namun Keanu tidak menyerah hingga akhirnya Viandra yang menyerah.


Ciuman mulai turun ke leher istrinya membuat Viandra menggeliat.


"Sayang, apa boleh aku menginginkan nya sekarang?" Tanya Keanu meminta persetujuan.


Bagaimanapun ia tidak ingin membuat istrinya menyerahkan dirinya karena keterpaksaan.


Viandra mengangguk pelan dengan wajah sayu.


"Are you sure?" Tanya Keanu memastikan.


Viandra tetap mengangguk.


Keanu pun mulai melanjutkan aksinya dengan memainkan aset kembar istrinya menggunakan mulut nya.


"Um.." Desahan tertahan keluar dari bibir Viandra.


"Lepaskan saja sayang." Ucao Keanu disela permainan nya.


Keanu mulai semakin turun ke bawah hingga sampai ke goa surga milik istrinya.


Keanu tak ingin ketinggalan, ia juga bermain di sana menggunakan mulutnya.


"Ke, aku ingin keluar." Ucap Viandra merasakan puncak yang pertama.


"Keluarkan saja sayang." Titah Keanu lembut dan tetap melanjutkan aksinya hingga Keanu dapat merasakan milik istrinya keluar dan bercampur dengan air di bathup yang tidak seberapa itu.


"Kau siap sayang?" Tanya Keanu meminta kepastian dengan menatap wajah sayu istrinya.


Viandra lagi lagi mengangguk.


Perlahan Keanu pun mulai menerobos gua surga milik istrinya. Keanu agak kesulitan karena ini adalah pertama kali bagi Viandra.


"Ke, sakit.." Rintih Viandra mencengkram erat tepian bathup mereka.


"Tahan sebentar sayang dan sakit itu akan berubah menjadi nikmat." Ucap Keanu.


"Yes.." Ucap Keanu merasa berhasil memasuki gua nya walau belum sepenuhnya.


Perlahan ia mulai menggerakkan pinggulnya maju dan mundur hingga akhirnya ia dapat masuk dengan sempurna, begitupun Viandra yang perlahan mulai merasakan nikmat yang dikatakan Keanu tadi.


Mereka bertarung cukup lama didalan kamar mandi hingga mengulangi sampai beberapa kali.


Lalu kembali melanjutkan pertarungan panas mereka diatas ranjang.


"Aku lelah Ke." Ucap Viandra dengan suara lemah.


Entah sudah yang keberapa kalinya ia digempur oleh Keanu.


"Baiklah, akan aku selesaikan." Ucao Keanu dan segera mempercepat pergerakan nya.


Keanu pun akhirnya merebahkan tubuhnya disamping istrinya sambil menarik selimut untuk menutupi tubuh polos mereka, meskipun ia sangat menginginkan nya lagi.


"Ke, apa kau pernah melakukannya sebelum pada ku?" Tanya Viandra penasaran, apalagi menurutnya Keanu sangat lihai membuatnya yang belum berpengalaman menjadi melayang di udara dan dengan cepat dapat belajar untuk memimpin permainan.


Keanu menggelenh dan memeluk erat tubuh polos istrinya.


Viandra terkejut melihat jawaban Keanu. Bagaimana bisa seorang pria dewasa seperti Keanu belum pernah melakukan hal itu, pikirnya.


"Sungguh, kau yang pertama sayang." Ucap Keanu jujur.


Viandra terharu.


"Tapi apa selama ini kau tidak merasa menginginkan nya?" Tanya Viandra tersipu.


Setahu ia, pria jika sudah berhasrat pasti akan mencari pelampiasan.


"Aku menginginkan nya, tapu aku menahannya. Jika sudah tidak bisa, maka aku memilih untuk bermain solo saja. Aku juga ingin memberikan yang pertama untuk istri ku." Ucap Keanu serius.


"Tapi bagaimana jika tadi kau mendapati dirimu bukan yang pertama bagi ku?" Tanya Viandra lagi.


"Tidak masalah karena aku mencintaimu bukan hanya karena hal seksual saja. Aku mencintaimu karena kau, karena dirimu." Ucap Keanu serius tanpa kebohongan.


Viandra memeluk suaminya terharu.


"Terima kasih sayang." Ucap Viandra menyembunyikan wajahnya pada dada bidang suaminya.


"Tidak perlu berterima kasih sayang. Sekarang istirahat lah. Besok kita bertempur lagi agar Dad dan Mom bisa segera menggendong cucu." Ucap Keanu menggoda istrinya.


Viandra memukul pelan punggung suaminya sebagai jawaban.


Keanu mengecup sayang kening istrinya lalu perlahan mereka pun terlelap bersama.


...~ To Be Continue ~...