IF LOVE

IF LOVE
Special Part of Keanu 1



Setelah Keanu menyerahkan Zevina pada Darvin, ia pun melangkahkan kakinya meninggalkan altar pernikahan yang seharusnya adalah miliknya dan Zevina.


Ia tidak benar benar pergi, ia hanya menjauh dari mereka dan berdiri di tempat tersembunyi untuk menyaksikan wanita yang ia cintai bersanding dan kembali pada suaminya yang sah.


Sakit? Pasti bahkan sangat sakit. Keanu jatuh cinta untuk pertama kalinya, tapi juga harus langsung kehilangan cinta pertama nya.


Rela? Sangat sulit. Namun ia mencoba merelakan bahkan mengikhlaskan jika itu adalah kebahagiaan Zevina.


Air mata nya menetes saat melihat Zevina telah resmi kembali ke dalam pelukan Darvin.


"Selesai. Tugas ku sudah selesai dengan mengembalikan mu pada kebahagiaan mu." Batin Keanu menghapus air mata nya.


Ia kemudian memilih pergi meninggalkan tempat itu, melajukan mobilnya tanpa tujuan jelas.


Hati nya hancur, namun ia tidak bisa egois.


Ia ingin wanita yang ia cintai bahagia mesti tidak bersama nya.


"Aku mencintai mu Zev. Sungguh." Ucap Keanu terisak.


Ia bahkan memukuli beberapa kali setir mobil nya dan menghantukkan kepala belakang nya pada kursi mobil nya.


"Kenapa Tuhan? Kenapa Kau tidak mengijinkan aku menjadi kebahagiaan nya?" Ucap Keanu merasa sangat hancur.


Ia kemudian menghentikan mobilnya didepan sebuah gerbang besar tak bergedung.


Entah tempat apa itu, ia sendiri tidak tahu.


Ia memilih untuk berjalan kaki dan masuk kedalam gerbang itu.


Hanya ada hutan dengan pepohonan yang menjulang tinggi.


Ia terus melangkah dan melangkah hingga akhirnya sampai di depan sebuah danau yang cukup indah.


Keanu berjalan hingga berhenti di tepi danau itu.


Ia dapat melihat pantulan bayangan nya dari air danau yang berwarna sedikit kebiruan itu.


Sangat kacau, penampilan nya sungguh kacau.


Rambut acak acakan, kemeja yang sudah tidak terkancing sempurna.


Keanu tersenyum miris pada pantulan bayangan nya sendiri.


"Kau terlalu sial Keanu, hingga cinta saja tidak berpihak pada mu." Ucapnya pada dirinya sendiri.


Ia kemudian melepaskan sepatunya dan kemeja nya.


Ia melangkah perlahan mendekati mulut danau itu, mungkin dengan niat ingin menenggelamkan diri.


DORR DORR


Suara tembakan terdengar menggema memenuhi sekitaran danau itu.


"Tuan, jika ingin bunuh diri jangan disini. Kau merusak tempat latihan pribadi ku." Teriak seorang perempuan.


Keanu mencoba mencari sosok perempuan itu, namun sangat sulit untuk ia temukan.


Keanu akhirnya mengurungkan niatnya untuk menenggelamkan diri nya dan memutuskan untuk mencari keberadaan perempuan yang berteriak kepadanya.


Keanu naik dari danau dan mulai berjalan mencari keberadaan perempuan itu.


Namun sangat sulit menemukan nya.


"Astaga, apa aku sedang didatangi oleh hantu?" Batin Keanu merasa sedikit merinding.


Ia terus melangkah hingga akhirnya dapat melihat seorang perempuan yang sedang mengisi pistol nya dengan peluru.


Perempuan itu mengenakan celana pendek ketat diatas paha, juga tank top. Tak lupa ia juga mengenakan kaca mata hitam serta beberapa perlengkapan lain yang biasa digunakan untuk latihan menembak.


Beberapa bagian tubuh dari perempuan itu juga terdapat tato berbentuk unik dengan ukuran berbeda.


Keanu seketika terpesona.


"Apa kau yang berteriak pada ku Nona?" Tanya Keanu mendekati perempuan itu.


Perempuan itu menatap Keanu sejenak lalu kembali sibuk dengan kegiatannya.


DORR DORR


Ia kembali menembakkan pistol nya ke arah yang berbeda.


Sepertinya ia sudah ahli dalam hal menembak.


"Menarik." Batin Keanu tersenyum miring.


"Aku Viandra. Dan hutan ini adalah milih pribadi ku. Tempat aku latihan menembak." Ujar perempuan itu yang bernama Viandra tanpa menghentikan kegiatan nya.


"Aku Keanu." Ucap Keanu terus memperhatikan pergerakan lincah dari Viandra juga tak lupa mengagumi tubuh Viandra yang seperti gitar spanyol.


Langsing namun bagian tertentu nya terlihat montok.


"Jika kau berniat bunuh diri, jangan lakukan disini. Aku bisa kesulitan mengurus jasad mu. Lagi pula saat akhir pekan tempat ini aku peruntukkan bagi orang orang yang ingin berwisata dan piknik atau yang lainnya." Ucap Viandra menghentikan kegiatan nya dan melangkah lalu duduk di samping Keanu.


Keanu tersenyum.


"Sangat cantik." Batin Keanu terus menatap Viandra dari samping.


"Minumlah." Ucap Viandra menyerahkan satu kaleng bir pada Keanu.


Keanu menerima dengan senang hati.


"Apa masalah mu?" Tanya Viandra lembut.


Keanu terdiam menimbang untuk menjawab atau tidak.


"Aku baru saja kehilangan orang yang aku cintai." Jawab Keanu jujur.


"Dia meninggal?" Tanya Viandra ragu.


"Tidak. Hanya saja dia sudah kembali pada orang yang ia cintai." Jawab Keanu terus menatap wajah cantik Viandra.


Viandra tersenyum.


"Kau tahu Tuan, sesuatu yang bukan milik mu tidak perlu kau tahan. Semakin kau tahan, ia akan semakin cepat pergi. Begitupun sebaliknya, jika itu adalah milik mu, dia akan mendekat dengan sendirinya tanpa perlu kau kejar." Ucap Viandra memotivasi.


"Benarkah? Apa pertemuan kita termasuk?" Tanya Keanu asal.


Viandra menatap wajah Keanu.


"Well, kua akui kau tampan. Tapi pria tampan, aku tidak menyukai nya. Kebanyakan pria tampan itu buaya." Ucap Viandra bangkit dari duduk nya dan melangkah meninggalkan Keanu.


"Oh come on. Itu hanya kebanyakan. Aku tidak termasuk di dalamnya." Ucap Keanu.


Entah kenapa ia berinisiatif bangkit dan mengejar Viandra.


"Aku yakin kau ditinggalkan wanita itu pasti karena kau adalah buaya." Ucap Viandra melambaikan tangannya yang masih memegang pistol nya.


"Ya. Aku buaya. Aku buaya yang akan menerkam mu." Ujar Keanu menghentikan langkahnya.


"Coba saja jika kau bisa." Teriak Viandra menantang.


Ia pun berlari meninggalkan Keanu sendirian.


"Aku pasti akan mendapatkan mu Viandra." Batin Keanu menyeringai.


Ia memutuskan untuk memungut kembali pakaian nya dan sepatu nya lalu berjalan kembali ke mobil nya.


Ia mengganti pakaiannya menjadi lebih rapi, kemudian ia melajukan mobilnya pergi dari tempat itu.


Tujuan nya adalah club.


Hanya ingin minum beberapa gelas untuk membuang stres nya.


Setelah ia sampai, ia segera mencari tempat duduk yang nyaman untuk nya.


Mendapat tempat duduk yang diinginkan, ia pun segera melangkah dan duduk di sofa itu.


Seorang pelayan datang membawa minuman untuk nya.


Ia pun mulai menenggak minuman nya dengan santai.


"Hei, keluar dari club ku jika kalian ingin berbuat mesum." Ucap seorang perempuan tak jauh dari tempat duduk Keanu dengan suara lantang mengusir dua muda mudi yang sedang bercumbu.


Keanu menoleh untuk melihat siapa perempuan yang sedang berbicara, namun sulit karena lampu club yang tidak mendukung.


Hingga akhirnya Keanu memilih untuk tidak mencari tahu lagi.


"Kita bertemu lagi Tuan Keanu." Ucap seorang perempuan tepat di telinga Keanu dari belakang.


Keanu mendengar suara yang sama dengan suara perempuan yang mengusir muda mudi tadi.


Keanu menoleh ke belakang.


"Viandra?"


...~ To Be Continue ~...