
[ Mampir di karya ku yang berjudul
"Truth Or Dare? (Terjebak Cinta Pembunuh Psikopat) "
Tinggalkan jejak komentar dan like kalo udah mampir ya. Makasih.]
...~ Happy Reading ~...
.
.
.
.
.
Satu Bulan Kemudian
"Ar, ayo kita harus segera mandi." Titah Zevina membujuk putranya.
Entah kenapa pagi ini putranya sangat susah untuk diajak mandi, padahal biasanya paling suka bermain air.
"No no Mom." Ujar Arzevin lalu terus berlarian di dalam kamar nya.
"Ar, jika kau tidak mau mandi, Mommy tidak akan menyayangi mu lagi." Ucap Zevina mengancam putranya.
"No no Mom. Mau Daddy." Ucap Arzevin polos.
Zevina tahu Daddy yang Arzevin maksud bukanlah Derex yang biasa ia panggil Daddy.
"Setelah kita mandi kita akan naik pesawat untuk menemui Daddy." Ujar Zevina membujuk putranya.
Mereka memang berencana sore ini akan berangkat ke London untuk merayakan ulang tahun Raina minggu depan.
Arzevin tidak mau mendengar, ia malah berlari keluar kamar namun malah menabrak Keanu hingga ia terjungkal.
Arzevin tidak menangis.
"Hei boy. Ada apa?" Tanya Keanu menggendong Arzevin.
Arzevin tidak menjawab, ia malah menjambak bulu halus pada rahang Keanu.
"Ada apa sayang?" Tanya Keanu berjalan mendekati Zevina dan mengecup sekilas puncak kepala Zevina.
"Ar tidak mau mandi. Dari tadi aku sudah membujuk nya, tapi ia tidak mau dengar." Ujar Zevina mengeluh.
Keanu tersenyum.
"Boy, sebaiknya kita mandi. Apa mau Daddy yang memandikan mu?" Tanya Keanu lembut.
Arzevin malah mengangguk.
"Baiklah, Daddy akan memandikan mu." Ucap Keanu.
Ia lalu meletakkan Arzevin di atas ranjang, kemudian ia membuka kemeja nya.
Setelah itu ia kembali menggendong Arzevin menuju ke kamar mandi.
"Oh, sekarang kau lebih berpihak pada uncle Ke dibanding Mommy mu ya." Zevina pura pura mengomel.
"Ar tetap sayang Mommy." Ucap Arzevin khas anak kecil.
Zevina bersandar di pintu kamar mandi menunggu Keanu memandikan putranya.
Zevina memperhatikan bagaimana Keanu dengan penuh kasih sayang memperlakukan putranya.
Zevina merasa terharu, hati nya terasa hangat.
Otak nya kembali mengingat lamaran Keanu satu bulan lalu.
Flashback On
"Zev." Panggil Keanu pada Zevina.
Zevina menatap kearah Keanu.
Reflek Keanu meraih tengkuk leher Zevina dan mencium lembut bibir Zevina.
"Menikah lah dengan ku." Pinta Keanu setelah melepas tautan bibir mereka dan menempelkan kening nya pada kening Zevina.
"Tapi Ke, bukankah kau sudah berjanji akan menunggu ku?" Ucap Zevina mendorong tubuh Keanu pelan agar sedikit menjauh dari nya.
"Tidak bisa lagi sayang. Jika aku terus menunggu mu, maka kau akan terus berusaha menolak ku. Aku mohon, terima lah aku walau kau tidak mencintai ku." Pinta Keanu penuh harap.
Zevina diam.
Keanu menatap nya dalam.
Hah
Zevina menghela nafas kasar.
"Aku tidak bisa menerima mu begitu saja Ke, aku percaya kau mencintaiku. Tapi aku tidak bisa menerima mu hanya karena itu. Itu tidak adil untuk mu." Ucap Zevina menolak halus.
Keanu diam.
"Kita coba jalani saja Ke. Tapi jika untuk menikah, aku sungguh belum bisa menerima mu saat ini." Ucap Zevina.
"Baiklah. Tapi itu artinya kau kekasih ku sekarang?" Tanya Keanu berharap.
Zevina mengangguk pelan dan tersenyum.
"Terima kasih sayang." Ucap Keanu memeluk erat Zevina.
Flashback Off
"Sudah. Ar good boy." Ucap Keanu membungkus tubuh Arzevin dengan handuk yang diberikan Zevina.
Ia kemudian menggendong Arzevin keluar dari kamar mandi.
Zevina hanya mengikuti.
Keanu mengeringkan tubuh Arzevin dengan berhati hati.
"Sayang, mana pakaian Ar?" Tanya Keanu melihat Zevina yang sedang melamun.
"Um iya." Zevina berjalan ke arah lemari dan meraih pakaian Arzevin untuk Keanu.
Keanu memakaikan dengan berhati hati.
Setelah selesai, Keanu menyisir rambut Arzevin hingga rapi.
"Sudah. Ar good boy." Ucap Keanu mengecup pipi Arzevin.
"Sudah, Ar mau main." Ucap Arzevin lalu berlari keluar dari kamar Zevina.
"Hah, semakin nakal saja." Gumam Zevina sambil merapikan pakaian kotor Arzevin beserta semua kelengkapan mandi Arzevin.
"Sayang." Keanu memeluk Zevina dari belakang.
"Tidak. Aku hanya ingin memeluk mu. Aku rasa lelah." Ucap Keanu pelan.
Zevina berbalik menghadap Keanu.
Ia kemudian memeluk Keanu lembut.
"Istirahat lah." Ucap Zevina mengusap punggung Keanu.
"Bolehkah aku tidur disini dan di pangkuan mu?" Tanya Keanu menyembunyikan wajahnya pada ceruk leher Zevina.
Zevina melepaskan pelukan nya, ia kemudian menuntun Keanu untuk naik ke atas ranjang nya.
"Sebelumnya, pakai baju mu kembali." Ucap Zevina meraih kemeja yang Keanu lepaskan tadi lalu memakaikan pada Keanu.
Keanu tersenyum mendapat perlakuan manis dari Zevina.
"Berbaringlah." Ucap Zevina menepuk paha nya.
Keanu menurut.
Ia merebahkan tubuhnya diatas ranjang Zevina dengan paha Zevina sebagai bantal nya.
Zevina memperlakukan nya lembut, bagaimana pun sekarang mereka adalah kekasih kan?
Zevina hanya mencoba membuka hati nya berdasarkan kenyataan yang ia terima.
"Ini sangat nyaman sayang." Ucap Keanu menggenggam satu tangan Zevina, sedangkan satu tangan Zevina setia mengelus rambut nya.
"Istirahat lah." Ucap Zevina.
Perlahan Keanu pun terlelap.
"Semoga saja aku bisa benar benar membalas cinta mu Ke." Ucap Zevina mengecup kening Keanu.
Ia pun perlahan turun dari ranjang nya dan mengalasi kepala Keanu dengan bantal.
Ia membawa semua pakaian kotor Arzevin untuk dicuci pelayan.
"Little, apa kau sudah siap?" Tanya Derex yang berpapasan dengan Zevina di tangga.
"Sudah Derex." Ucap Zevina tersenyum.
"Baiklah, nanti sore kita akan berangkat." Ucap Derex dan Zevina mengangguk.
"Apa Keanu benar benar tidak ikut?" Tanya Derex memastikan.
"Dia bilang tidak bisa ikut, tapi ia akan menyusul nanti." Ucap Zevina.
"Ya sudah lah. Little, apa kau belum terpikir untuk menikah lagi? Bagaimana pun Ar butuh seorang Ayah. Aku memang menganggap nya putra ku, tapi tetap saja dia perlu seorang Ayah yang selalu ada untuk nya." Ucap Derex.
"Entahlah. Tapi aku akan coba semampu ku." Jawab Zevina.
"Tapi paling penting adalah, kau harus ikuti kata hati mu." Ujar Derex.
Zevina mengangguk.
"Ya sudah. Segera bersiap. Jika bisa berangkat lebih awal, kita berangkat lebih awal." Ucap Derex lalu pergi meninggalkan Zevina.
Setelah Derex berlalu, Zevina pun segera kembali ke kamar nya untuk bersiap.
Ia berusaha untuk tidak membangunkan Keanu.
Tak terasa hari mulai sore, Zevina pun sudah selesai bersiap.
"Ke, bangunlah." Zevina akhirnya membangunkan Keanu perlahan.
"Eng.." Keanu melenguh pelan.
Perlahan ia membuka matanya dan tersenyum saat menatap wajah Zevina.
"Ada apa?" Tanya Keanu pelan.
"Bangunlah. Kami akan segera berangkat." Ucap Zevina pelan.
"Ah ya. Maaf." Keanu sedikit tersentak lalu bangun dari posisinya.
Ia mengerjap menyesuaikan mata nya dengan cahaya kamar Zevina, lalu merenggangkan otot nya.
"Kalian akan berangkat?" Tanya Keanu.
"Hem. Kau tidak mau mengantar kami?" Tanya Zevina.
"Mau. Aku akan segera turun. Kau tunggu aku dibawah ya." Ucap Keanu semangat.
Segera ia pun keluar dari kamar Zevina dan kembali ke kamarnya untuk bersiap.
Zevina turun ke bawah bergabung bersama Derex dan yang lainnya.
"Little, apa sudah siap?" Tanya Derex memastikan.
"Sudah, tapi Keanu bilang dia ingin mengantar kita." Ucap Zevina dan Derex hanya mengangguk.
Setengah jam, akhirnya Keanu turun dengan terburu buru.
"Maaf menunggu lama." Ucap Keanu tidak enak hati.
"Tidak apa. Ayo." Ucap Derex.
Mereka pun keluar dari rumah dan masuk ke mobil nya satu persatu.
Keanu tentu saja yang mengemudi.
Mereka kini menuju ke bandara pribadi Derex tentunya.
Sepanjang perjalanan mereka semua saling bercerita, bahkan Keanu juga tampak seperti sudah menjadi bagian dari keluarga mereka.
Setelah sampai di bandara, Keanu dan Derex menurunkan barang barang dari mobil sedangkan para wanita dan anak anak sudah masuk kedalam jet pribadi Derex.
"Segeralah menyusul atau adik ku akan diambil orang." Ucap Derex menggoda Keanu.
"Baik Tuan." Keanu menjawab penuh keyakinan.
"Ya sudah, kami berangkat." Ucap Derex lagi.
"Berhati hatilah." Ucap Keanu.
Kemudian Keanu pun membawa mobilnya menjauh dari tempat itu dan menyaksikan jet pribadi Derex lepas landas dikendalikan oleh pilot pribadi Derex.
"Tunggu aku Zevina." Batin Keanu setelah jet pribadi Derex lepas landas diudara.
...~ **To Be Continue ~...
*******
Jadi kalian mau nya Zevina balik sama Darvin, atau nikah sama keanu aja?
Like dan komentar jangan lupa.
Maaf lama up, blm trllu fit**.