
Dua Bulan Kemudian
Keanu dan Viandra memutuskan untuk menetap sejenak di London sambil mengurus segala surat menyurat kepindahan Viandra ke Italia.
Awalnya Viandra menolak untuk tinggal di Italia, namun Aninston dan Eleana mencoba menasehati putrinya bahwa ia sudah berkeluarga dan sudah seharusnya ikut kemanapun suaminya membawanya.
Akhirnya Viandra menurut.
Pagi ini Viandra dan Keanu masih terlelap setelah tadi malam melewati pertarungan panas dan panjang. Apalagi jika bukan untuk mengundang Keanu junior agar segera datang.
"Eng.." Viandra melenguh pelan merasa tidak nyaman dengan tubuhnya terutama di bagian perut.
"Em.." Viandra menutup mulutnya dan segera menepis tangan Keanu yang memeluk nya lalu turun dari ranjangnya dan berlari ke dalam kamar mandi.
Huekk Huekk
Viandra memuntahkan segala sesuatu yang sudah masuk ke dalam perutnya tadi malam.
Keanu yang mendengar suara gaduh istrinya dikamar mandi pun segera turun dari ranjang dan menghampiri istrinya.
Huekk..
Viandra masih saja terus memuntahkan segala isi perutnya.
"Are you okay babe?" Tanya Keanu khawatir sambil memijit tengkuk istrinya sesekali menepuk pelan punggung istrinya.
Viandra menggeleng.
"I'm not okay. I think i'm pregnant now." Ucap Viandra membuat Keanu tersentak.
"Are you sure about that?" Keanu menuntut kepastian sedangkan hati nya sudah berbunga-bunga.
"I don't know, tapi aku rasa seperti itu. Aku belum pernah mengalami hal ini sebelumnya." Ungkap Viandra.
"Oh Thanks God." Keanu mengucap syukur.
"Kita harus segera memeriksa kerumah sakit sayang." Ucap Keanu dan diangguki oleh Viandra.
"Ayo, kita harus bersiap." Keanu membantu istrinya untuk berdiri dan kemudian mereka mandi bersama.
Setelah selesai, Keanu membantu Viandra mengenakan pakaian lalu dirinya juga.
Selesai Viandra merias wajahnya, mereka pun turun ke bawah.
"Sayang, apa tidak sebaiknya kita sarapan dulu?" Usul Keanu.
Viandra menggeleng.
"Aku sedang tidak bernafsu untuk makan. Nanti saja ketika kita pulang dari rumah sakit." Jawab Viandra.
"Baiklah." Ucap Keanu.
Mereka pun melanjutkan langkah mereka hingga masuk kedalam mobil.
Segera Keanu menjalankan mobilnya menuju ke rumah sakit.
"Sayang, kau ingin anak laki-laki atau perempuan?" Tanya Keanu antusias.
"Aku terserah saja. Asalkan mereka sehat, aku tidak masalah." Ucap Viandra.
"Aku lebih berharap anak kita nanti perempuan. Agar dia cantik seperti mu. Tapi jika Tuhan memberikan kita anak laki-laki pun aku tidak masalah." Ucap Keanu semangat.
"Bukankah perkataannya sama saja artinya dengan jawaban ku?" Gumam Viandra membuat Keanu tersenyum.
Tak lama mereka pun sampai dirumah sakit.
Keanu turun terlebih dulu lalu membantu istrinya turun. Keanu seketika menjadi sangat posesif untuk menjaga istrinya. Apalagi ia tahu kalau istrinya adalah wanita yang aktif.
"Pelankan langkah mu sayang." Titah Keanu menahan langkah cepat istrinya.
"Kau terlalu berlebihan. Aku baru hamil dan itu belum tentu benar. Bagaimana jika nanti aku sudah melahirkan? Apa kau akan melarang ku turun dari ranjang atau sekedar bangun dari tidur ku?" Protes Viandra.
"Jika itu diperlukan, maka aku akan lakukan." Ucap Keanu tersenyum jahil.
Viandra hanya memutar malas matanya.
Mereka masih harus menunggu sebentar hingga nama mereka dipanggil.
Tak lama mereka pun dipanggil.
Dengan rasa gugup yang luar biasa mereka berdua masuk ke dalam ruangan dokter tersebut.
"Hai. Apa kabar Tuan dan Nyonya?" Sapa dokter itu sopan.
"Kami baik dokter Caren." Ucap Viandra melirik sekilas name tag yang terpasang di salah satu dada dokter Caren.
"Nyonya Viandra, benar?" Tanya dokter Caren memastikan.
Viandra mengangguk.
"Apa keluhannya?" Tanya dokter Caren.
"Tidak banyak dokter, hanya tadi ketika aku bangun tidur aku tiba tiba merasa sangat mual dan langsung muntah." Jelas Viandra.
"Kapan terakhir datang bulan?" Tanya dokter Caren lagi.
Viandra tampak berpikir.
"Dua bulan yang lalu." Jawab Keanu membuat Viandra menunduk tersipu.
"Baiklah, kita periksakan kedalam. Tuan Keanu juga bisa ikut." Ucap dokter Caren menuntun Viandra dan Keanu kedalam ruangan pemeriksaan yang dibatasi dengan tirai dalam ruangan kerja nya.
Kedua orang itu pun menurut.
Setelah mengoleskan gel dingin di perut rata Viandra, dokter Caren pun mulai menggerakkan alat transducer secara memutar pada perut Viandra.
"Wow..ini hebat." Ucap dokter Caren takjub.
"Ada dua janin didalam rahim mu." Ucap dokter Caren membuat Viandra menutup mulut dengan tangannya sedangkan Keanu mematung menatap layar monitor alat USG tersebut sambil terus mengelus kepala istrinya.
"Janin kalian kembar. Sepertinya kalian sangat berjuang yah." Ucap dokter Caren menggoda mereka.
"Tentu saja dokter. Aku ingin memberikan yang terbaik untuk mertua ku." Ucap Keanu bangga.
"Ini foto janin kalian yang masih kecil. Masih belum terlalu kelihatan bentuk nya, karena selain mereka kembar usia mereja juga baru memasuki usia tujuh minggu." Ucap Dokter Caren menjelaskan.
"Apa ada yang tidak baik dari janin kami dokter?" Tanya Keanu was was.
Dokter Caren menggeleng.
"Semuanya baik dan normal.Tapi perlu diingat, hamil anak kembar akan lebih melelahkan dan kondisi dan suasana hati Ibunya juga mungkin akan lebih tidak stabil. Maka dari itu, diharapkan Tuan bisa lebih bersabar nanti untuk menghadapi istri anda ke depannya." Ucap dokter Caren.
Keanu mengangguk paham.
"Dokter, apa kami masih boleh berhubungan?" Tanya Keanu tanpa basa basi.
"Dasar maniak." Geram Viandra berbisik dan mencubit telapak tangan suaminya, namun Keanu hanya tersenyum tanpa dosa.
"Kehamilan tidak perlu menghalangi kalian untuk tetap berhubungan. Hanya saja perlu diingat, lakukan dengan lembut dan jangan terlalu memaksa bila pihak wanita sedang tidak menginginkan atau sedang tidak bergairah. Karena untuk sebagian kasus kehamilan, libido wanita cenderung menurun." Ucap dokter Caren lagi menjelaskan.
Keanu mengangguk paham.
"Ada lagi pertanyaan?" Tanya dokter Caren setelah selesai menuliskan resep vitamin untuk Viandra.
Keduanya menggeleng.
"Baik. Ini resep vitamin untuk Ibu dan bayinya. Dikonsumsi secara rutin sesuai anjuran yang sudah tertulis pada resep. Semoga kalian bisa bersabar menghadapi segala hal hingga bayi kembar kalian lahir nanti." Ucap dokter Caren tersenyum.
Keanu dan Viandra pun pamit.
Setelah menebus resep vitamin Viandra, mereka pun berlalu dari rumah sakit itu.
Keanu membawa Viandra untuk bertemu dengan orang tuanya sekaligus menyampaikan berita bahagia ini.
"Ke, kita akan kemana?" Tanya Viandra bingung karena Keanu melewati arah yang berlawanan dengan jalan menuju ke rumah mereka.
Keanu tidak menjawab dan hanya tersenyum.
Viandra memilih diam lagi dan menunggu Keanu akan membawa nya kemana.
Tak lama mereka pun sampai dikediaman Aninston.
"Untuk apa kita kerumah Dad dan Mom?" Tanya Viandra bingung.
"Apa kau tidak mau mengabarkan mereka tentang berita bahagia ini?" Tanya Keanu merangkul istrinya.
Viandra tampak terharu.
Mereka pun masuk ke dalam.
"Mom, Dad." Sapa Keanu dan Viandra bersamaan saat melihat Aninston dan Eleana sedang beradegan romantis di ruang keluarga mereka.
"Oh my Princess." Ucap Aninston tanpa rasa bersalah atau malu dan langsung menghampiri putrinya lalu memeluk erat putrinya.
Setelah itu tak lupa ia juga memeluk menantu nya.
Begitupun dengan Eleana yang baru mendekat setelah merapikan pakaiannya yang sedikit berantakan akibat ulah tangan nakal suaminya.
Ia memeluk putrinya dan menantunya secara bergantian lalu menuntun keduanya untuk duduk di sofa.
"Ingin minum apa?" Tanya Eleana perhatian.
"Terserah Mom." Ucap Viandra.
Eleana pun memesan beberapa gelas minuman untuk anak menantunya.
"Dad, Mom we have something for you." Ucap Viandra tersenyum lalu menatap suaminya.
"Apa?" Tanya Aninston bingung.
Viandra memberikan tasnya pada Keanu.
Keanu yang mengerti pun membuka tas istrinya dan mengeluarkan hasil USG tadi.
Keanu meletakkan foto hasil USG tadi diatas meja di hadapan kedua mertuanya namun dibalikkan.
"Apa itu?" Tanya Eleana bingung.
"Buka saja. Bukanya bersama Mom, Dad." Ucap Viandra lalu memeluk Keanu.
Perlahan tangan Aninston dan Eleana meraih kertas kecil itu bersama dan membalikkan nya.
Mereka seketika menutup mulut mereka secara bersamaan dan menjatuhkan foto hasil USG yang mereka pegang.
"Kalian yakin?" Tanya Aninston terharu.
Keanu mengangguk semangat.
"Oh my. Thank you princess." Ucap Aninston terharu lalu mendekati putrinya dan memeluk erat putrinya.
Ia bahkan mengangkat tubuh putrinya dan memutar-mutarkan nya.
"Dad, i'm pregnant now." Protes Viandra.
"Maaf maaf. Dad hanya terlalu bahagia." Ucap Aninston menurunkan putrinya.
"Congrats sayang." Ucap Eleana memeluk putrinya.
"Apa tidak ada yang mau menyalami ku? Padahal aku yang hampir tiap malam berpacu hingga lelah untuk menghadirkan duo Keanu junior." Gumam Keanu dan didengar oleh ketiga orang yang sedang berdiri itu.
"Congrats." Hanya itu yang keluar dari mulut Aninston dan Eleana untuk menantunya.
Keanu hanya tersenyum kecil melihat mertua nya begitu antusias dengan kehamilan istrinya.
"Dibalik kegagalan ku kemarin, aku diberikan kebahagiaan yang tiada tara. Istri yang luar biasa, mertua yang menerima apa adanya. Terima kasih Tuhan." Batin Keanu.
...~ To Be Continue ~...
#####
Okay, Special Part Of Keanu selesai sampai disini ya..
nanti aku bakal kasih beberapa Extra part mungkin yang isinya tentang si kembar Arvina dan Arzena sama mungkin sedikit tentang si kembar Keanu junior yang rencananya nanti aku bakal buat cerita tersendiri untuk mereka..barang kali ada yang masih berminat??
Like dan coment jangan lupa..makasih ❤❤😘