
"DARVIN" Zevina berteriak histeris dan badan nya luruh jatuh terduduk lemas di lantai saat mendengar suara ledakan yang memekakkan telinga.
"No no. Ini tidak mungkin. Darvin aku mohon cepatlah pulang. Aku dan baby menunggu mu." Ucap Zevina menangis meraung.
Jack memeluk nya erat beserta Raina, mereka berusaha untuk memberikan kekuatan pada Zevina.
Jack segera bangkit dari duduk nya dan meraih ponselnya untuk menghubungi pihak kepolisian, agar setidak nya mereka bisa mendapatkan kebenaran dan laporan dari kecelakaan itu.
"Mommy, tenanglah. Uncle Darvin will be fine." Raina mencoba menenangkan Zevina. Disaat seperti ini Raina seperti orang dewasa yang sudah mengerti segala hal.
"Darv, kau sedang bercanda kan? Kau sedang membuat ku khawatir agar kau bisa memberi ku kejutan kan?" Zevina berkata sambil memeluk tangan Raina yang sedang merangkul pundak nya.
"Kau berjanji tidak akan pernah meninggalkan ku. Pulang Darv pulang." Zevina menangis meraung.
"Tenanglah Zev. Aku sudah menghubungi pihak kepolisian. Jika ada penemuan apapun itu mereka akan menghubungi kita." Ucap Jack yang baru selesai melakukan panggilan dan mendekati Zevina lalu memeluk nya.
Dia dan Raina berusaha untuk tidak bersedih karena tahu saat ini Zevina membutuhkan kekuatan untuk melewati ini lebih dari siapapun.
"Jack, Darv tidak apa apa kan? Darv akan kembali pada ku dan baby kan? Benarkan Jack?" Zevina bertanya tapi hatinya sangat menderita.
Baru saja bersatu kembali dengan pria yang teramat ia cintai, lalu mendapat kebahagiaan karena dia hamil dan sekarang dunia nya serasa diterbalikkan dengan hal buruk seperti ini.
"Ssttt tenanglah Zev. Kau tidak boleh terlalu bersedih seperti ini. Pikiran janin mu. Kita tunggu saja keterangan dari pihak kepolisian." Ucap Jack mengelus lembut rambut Zevina.
"Hikss Darv, Jack, Darv hikss." Ucap Zevina terus menyebutkan nama Darvin.
"Aku mohon Darv, jangan main main seperti ini. Aku takut. Cepatlah kembali." Zevina terus saja mengoceh berbicara sendiri sambil terisak.
Jack menyerah membujuk nya, ia biarkan Zevina meluapkan semua sakit dan kesedihan nya. Berharap nanti jika memang hanya hal buruk yang mereka dapatkan, Zevina bisa lebih tenang menerima nya. Jack juga mewanti wanti keadaan Zevina takut kesedihan nya membawa efek buruk pada janin nya yang masih sangat rentan itu.
#####
"Bos, sudah aku bereskan bos." Ucap anak buah si pria misterius itu melalui panggilan telepon.
"Kau sudah pastikan dia benar benar tiada?" Tanya si pria misterius dari seberang sana.
"Sudah bos. Mobilnya jatuh ke jurang dan meledak dengan sangat hebat bos." Ucap si anak buah dengan percaya diri sesuai apa yang ia saksikan.
"Bagus. Kau segera pergi dan tinggalkan tempat itu. Hapus semua bukti dan jejak mu. Sisa bayaran mu akan ku transfer satu jam lagi." Ucap si pria misterius.
Panggilan pun diakhiri sepihak oleh pria misterius dari seberang sana.
#####
New York, Amerika Serikat
"Darvin Anthony, sayang sekali kau harus berakhir seperti ini. Hahaha." Ucap si pria misterius itu.
"Andai saja kau tidak menghancurkan hidup ku, aku tidak akan mengganggu apalagi mencabut nyawa mu seperti ini. Kau pikir kau selalu yang terbaik. Kau salah. Hahaha." Timpal nya lagi dan terus tertawa menggelegar.
"Sebentar lagi aku akan mendapatkan apa yang aku inginkan. Wanita mu, wanita mu yang selalu membuatku merasa panas dan ingin menikmati nya. Kau tidak akan bisa menghentikan ku saat ini." Ucap nya lagi.
Ceklek
Bunyi pintu ruangan nya dibuka dari luar.
"Roy sayang." Seorang wanita berpakaian sangat sexy menghampiri nya dan memeluk nya sensual dari belakang.
"Rexa." Ia menyebut nama Rexa, wanita yang sedang memeluk nya itu.
Roy adalah Roy Giant yang saat itu ia hendak mencoba menyentuh Zevina dan berakhir dengan perusahaan nya di porak poranda kan oleh orang orang suruhan Darvin, dan Rexa adalah sekretaris nya yang selalu mendampingi nya dan sebenarnya mencintai nya, walaupun selalu Roy memperlakukan nya tidak manusiawi.
"Kau seperti nya sedang berbahagia. Ada apa?" Tanya Rexa masih setia memeluk nya.
"Aku sebentar lagi akan mendapatkan makanan empuk. Kau tahu, akhirnya aku berhasil menyingkirkan Darvin Anthony." Ucap Roy sambil mengelus tangan halus Rexa yang melingkar sempurna diperut nya.
"Zevina." Rexa membatin.
Roy berbalik dan mencengkeram dagu Rexa dengan sangat kuat, hingga dalam sekejap dagu nya sudah berwarna merah.
"Kau tidak perlu membela nya. Kau juga tidak perlu ikut campur dalam urusan ku." Ucap Roy geram.
"Aku tidak ingin kau terjerumus lebih jauh Roy. Aku mencintai mu." Ucap Rexa tulus menata dalam pada mata Roy walau ia sudah berkaca kaca.
Plak
Roy melepaskan cengkeraman nya dan menampar kuat pipi mulus Rexa hingga menimbulkan bekas.
"Mencintai ku? Kau pikir kau siapa? Kau hanya wanita murahan yang rela aku tiduri secara cuma cuma. Kau tidak lebih dari seorang p****ur atau bahkan lebih rendah." Ucap Roy lagi dan kembali menampar pipi Rexa yang masih mulus.
"Aku memberikan seluruh hidupku dan tubuhku untuk mu karena aku mencintaimu Roy." Ucap Rexa lirih sambil terisak.
Benar yang dikatakan Rexa, ia mencintai Roy dengan tulus dan menyerahkan diri nya secara cuma cuma pada Roy saat itu, walaupun ia tahu Roy sudah berkeluarga. Dan disaat Roy jatuh terpuruk dan istrinya beserta anak nya pergi meninggalkan nya, ia juga yang dengan setia mendampingi Roy dan rela melakukan pekerjaan hina agar bisa mendapatkan uang banyak dan cepat untuk Roy.
Tapi sayang, Roy gelap mata karena dendam nya pada Darvin dan hasrat nya pada Zevina, hingga ia tidak bisa melihat ketulusan cinta Rexa pada nya.
"Alah, persetan dengan semua ucapan mu. Saat aku meniduri mu saja kau sudah tidak tersegel lagi." Ucap Roy kasar dan menjambak rambut Rexa hingga kepalanya mendongak keatas.
Bohong, Roy berbohong. Jelas jelas ia adalah pria pertama yang menyentuh Rexa dan memaksa Rexa yang polos untuk menjadi liar agar bisa memuaskan diri nya.
Rexa tidak ingin menjawab lagi. Rasanya sangat sakit dihina dan selalu direndahkan oleh pria yang teramat sangat ia cintai. Ia hanya menangis menahan sakit secara fisik dan mental yang selalu Roy berikan pada nya.
Roy melepaskan jambakan nya dengan kasar dan mendorong tubuh Rexa dengan sangat kuat hingga ia jatuh tersungkur.
"Pergi dari hadapan ku. Aku sedang tidak ingin bermain. Kau cari saja pria mana yang ingin memuaskan mu dan bawakan aku uang yang banyak." Ucap Roy kasar. Baginya Rexa hanya pemuas birahi nya dan ATM berjalan nya.
Rexa hanya bisa menangis dan berjalan menahan sakit pada kepala dan wajahnya sambil berjalan keluar dari ruangan Roy.
#####
Roma , Italia
"Kau yang benar saja Keanu?" Derex bertanya menahan amarah saat mendapat kabar tentang kecelakaan Darvin dari Keanu.
"Benar Tuan. Hanya saja untuk saat ini belum bisa di pastikan apakah suami Nona Zevina masih hidup atau sudah tiada. Mobilnya jatuh ke jurang dan tidak lama setelah itu meledak denga sangat hebat." Ucap Keanu menjelaskan apa yang ia tahu dari bawahannya yang ia tempatkan di London untuk mengawasi Zevina.
Derex mengepalkan tangannya kuat mendengar laporan itu.
"Dan Tuan, aku rasa kecelakaan ini bukan murni kecelakaan. Ini sepertinya sudah direncanakan jauh jauh hari Tuan." Keanu kembali menyampaikan kebenaran yang ia ketahui.
"Bangsat." Ucap Derex kasar melempar vas diatas meja nya hingga jatuh pecah berantakan diatas lantai.
Keanu hanya diam dan menunggu perintah selanjutnya dari Derex.
"Tetap awasi Zevina. Laporkan setiap pergerakan nya atau apapun yang terjadi pada nya dan disekitarnya. Pastikan kalian tidak ketinggalan apapun." Ucap Derex mengepalkan tangannya kuat. Ditangan nya menggenggam sebilah pisau silet yang entah ia dapatkan dari mana dan kapan sehingga tangan nya mulai meneteskan darah.
"Baik Tuan." Ucap Keanu lalu keluar dari ruangan Derex. Ia tidak ingin ikut campur terlalu jauh urusan Derex, Derex tidak menyukai itu dan ia pun masih sayang nyawanya.
"Zevina." Derex membatin geram.
********
Nah jadi di jahat misterius itu adalah Roy Giant yang dulu pernah coba nyentuh Zev waktu dikantor Darvin dan berakhir Zev dihukum habis habisan sama Darvin itu.
Tinggalkan jejak komentar, like selalu setelah kalian selesai membaca yah, agar aku lebih semangat up terus.
Terserah saja mau komen apapun, mau promosiin setiap karya kalian juga terserah, udah komen gk perlu dihapus aku gak masalah.
Selamat menjalankan ibadah puasa dihari kedua ini.
Semangat.