
Satu Minggu Kemudian
Sudah satu minggu Keanu dan Viandra menjalani hubungan sebagai sepasang kekasih.
Keanu benar benar membuktikan keseriusannya pada Viandra dalam hal apapun.
Ia juga selalu mengutamakan Viandra di atas segalanya.
"Sayang, kau mau kemana?" Tanya Keanu memeluk Viandra dari belakang saat ia melihat Viandra tengah mengganti pakaiannya.
"Aku ingin latihan menembak lagi." Jawab Viandra singkat sambil melepaskan tangan Keanu dari perutnya.
Viandra hanya mengenakan pakaian dalam, jelas saja dia harus menghindari Keanu.
"Apa aku boleh ikut?" Tanya Keanu memelas sambil membuntuti setiap langkah Viandra.
"Kau tidak usah ikut." Jawab Viandra singkat.
Viandra memang masih terkesan dingin pada Keanu, walaupun Keanu sudah mengerahkan segala cara untuk meyakinkan nya.
"Aku ingin ikut." Pinta Keanu merengek seperti anak kecil.
Viandra mendengus kesal.
"Untuk apa kau ikut? Kau hanya akan merepotkan ku." Ucap Viandra ketus.
Keanu menahan nafas agar kekesalannya tidak meluap.
"Aku hanya ingin menjaga mu sayang. Kau memang hebat dan kuat, tapi aku adalah kekasih mu dan aku ingin menjaga mu." Pinta Keanu menyebutkan alasannya.
Viandra akhirnya mengalah.
"Baiklah baik. Kau boleh ikut." Ucap Viandra.
Keanu bersorak dalam hati namun tetap cool didepan.
"Ayo." Ajak Keanu menggenggam erat tangan Viandra membuat jantung Viandra berdetak tak karuan.
Mereka berjalan beriringan dengan Keanu setia menggenggam tangan Viandra hingga sampai di tempat parkir mobil mereka.
"Silahkan Ratu ku." Ucap Keanu mempersilahkan Viandra masuk kedalam mobil setelah ia membuka pintu mobil nya.
Viandra tersenyum dan tersentuh.
"Terima kasih." Ucap Viandra masuk kedalam mobil.
Setelah menutup pintu mobil, Keanu kemudian menyimpan perlengkapan menembak milik Viandra kedalam bagasi mobil nya, lalu ia pun masuk kedalam bagian kemudi.
Ia mulai melajukan mobilnya meninggalkan apartemen itu.
"Sayang, apa kau akan latihan menembak di hutan pribadi mu?" Tanya Keanu antusias.
Viandra hanya mengangguk.
"Aku senang." Ucap Keanu dengan nada mesum menggoda kekasihnya.
Viandra hanya menunduk, perasaannya tak karuan. Pikirannya pun berkelana entah kemana saat mendengar Keanu mengatakan ia senang.
"Sayang, apa kau tidak bisa jika berhenti untuk latihan menembak dan lain nya. Maksud ku, apa kau tidak ingin jadi perempuan yang lebih feminim?" Tanya Keanu penasaran.
"Apa dia adalah wanita yang feminim?" Tanya Viandra salah mengerti dengan pertanyaan Keanu.
"Iya. Tapi aku mencintai Viandra ku." Ucap Keanu serius.
"Ya sudah, kau begini saja. Aku bahagia. Aku yakin, kau akan sangat ganas saat berada di atas ranjang bersama ku nanti." Ucap Keanu mesum.
Viandra menunduk malu lagi.
Viandra memang belum berpengalaman dalam urusan ranjang, maka dari itu setiap kali Keanu mengungkit hal itu, ia pasti merasa malu.
Mereka berbincang sepanjang perjalanan tentang hal penting dan tidak penting.
Setiap kali Viandra bercerita, Keanu dibuat jatuh cinta berkali kali lipat pada nya.
Sungguh, Keanu tidak akan pernah bisa lepas dari pesona khas milik seorang Viandra.
Gadis cantik dengan tubuh proporsional, dan beberapa tato yang membuatnya terlihat sangat sexy, walau penampilan nya lebih boyish.
Kurang lebih hampir dua jam akhirnya mereka sampai di hutan tempat mereka pertama kali bertemu.
Keanu turun terlebih dulu, lalu ia mengitari mobilnya untuk membukakan pintu untuk Viandra.
Viandra selalu tersentuh dengan setiap hal kecil yang dilakukan oleh Keanu, namun ia tidak ingin mencintai Keanu terlalu dalam.
Mereka berjalan beriringan masuk kedalam hutan tersebut.
Setelah sampai di titik latihan Viandra, ia pun segera mempersiapkan segala senjata yang akan ia gunakan.
"Sayang." Panggil Keanu memeluk nya dari belakang menghentikan pergerakan lincah tangannya.
"Em." Jawab Viandra dengan deheman lembut.
"Please be mine." Pinta Keanu dengan suara berat nya.
Viandra diam mematung.
Satu tangan Keanu ia lepaskan dari perut Viandra, kemudian ia menelusuri badan Viandra mulai dari leher lalu turun pada belahan dada Viandra, hingga berhenti lagi di perut Viandra.
Viandra benar benar dibuat tegang dengan pergerakan sensual Keanu.
"Ke, please. Jangan disini." Pinta Viandra berusaha meraih kembali kewarasan nya.
Keanu tersenyum.
Ia melepaskan pelukan nya dan membalikkan badan Viandra menghadap nya.
"Apa aku boleh jika di tempat lain?" Tanya Keanu tersenyum menggoda.
"Tidak sebelum menikah." Ucap Viandra, namun ia pun ragu dengan perkataan nya.
Keanu kembali hanya tersenyum.
"Pergilah dan latihan dengan baik, aku menunggu mu disini." Titah Keanu lembut lalu mengecup singkat kening Viandra.
Viandra pun menurut.
Ia segera melangkah hingga ke tanah lapang yang biasa ia gunakan sebagai tempat latihan nya. Disana juga terdapat beberapa pohon yang menjulang tinggi yang Viandra jadikan sebagai pusat untuk ia membidikkan peluru nya.
Keanu memilih berbaring di atas rerumputan sambil menunggu kekasih nya latihan.
Doorr Dorr
Bunyi tembakan mulai menggema memenuhi hutan itu.
Keanu tersenyum mendengar suara tembakan yang dihasilkan dari pistol Viandra.
"Ah, itu sangat sexy." Ucap Keanu tersenyum menatap langit namun telinganya fokus pada suara tembakan Viandra.
"Tuhan, aku sangat ingin menikmatinya saat ini." Ucap Keanu berkutat dengan pikiran mesum nya.
Sementara Keanu berkutat dengan pikiran mesum nya, maka Viandra tampak sangat serius menembaki setiap pohon yang ada di sekeliling nya.
"Apple, ingat pesan ku. Kau harus menemukan seseorang yang tulus mencintai mu. Dengan begitu, ia tidak akan pernah sekalipun berpikir untuk menyakiti mu." Ucap Vamian dengan suara lemah. Vamian adalah kakak laki laki Viandra.
"Jangan berbicara seperti itu kak, kau pasti akan sembuh." Ucap Viandra terisak menggenggam tangan kakaknya.
Vamian tersenyum.
"Apple, jangan khawatir pada ku. Aku sudah bahagia memiliki adik yang cerdas dan kuat seperti mu. Jadilah dirimu sendiri dan temukan pria yang tulus mencintai mu. Pria yang rela memperjuangkan diri mu dengan cara apapun." Ucap Vamian lagi.
DORR DORR
Viandra semakin bersemangat menembaki pepohonan disekitar nya dan meluapkan rasa rindu nya pada mendiang kakak tercinta nya.
Satu satunya yang paling dekat dengan nya, tempat ia berbagi segala cerita nya.
Viandra tidak suka bercerita pada kedua orang tua nya karena mereka pasti akan menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan masalah Viandra.
DORR DORR
Viandra mendengar suara tembakan yang bukan milik nya.
"Keanu." Batin Viandra Khawatir dan segera berlari keluar dari tempat latihan nya menghampiri Keanu.
"KEANU." Viandra berteriak histeris melihat Keanu terbaring dengan perut yang mengeluarkan banyak darah.
Ia segera berlari menghampiri Keanu dan mengalas kepala Keanu dengan paha nya.
"Sayang, aku mencintai mu. Maaf tidak bisa berjuang untuk mu lebih lama lagi." Ucap Keanu tersenyum getir.
Air mata Viandra lolos dari matanya, air mata yang ia teteskan terakhir kalinya untuk kakaknya dan setelah kakaknya meninggal, ia tidak pernah menangis lagi dan ia membentuk dirinya menjadi lebih kuat.
"Tidak Ke, kau pasti bisa bertahan. Aku mohon jangan menyerah." Ucap Viandra gelagapan.
"Katakan kau cinta pada ku sekali ini saja. Aku mohon, sebelum aku pergi." Pinta Keanu.
"Aku mencintai mu Ke, aku mencintai mu. Aku mencintai mu, tapi aku mohon jangan pergi. Kau harus bertahan." Pinta Viandra menyatakan seluruh kejujurannya.
Keanu tersenyum dan bangkit dari posisinya dengan semangat.
"Terima kasih sayang." Ucap Keanu dengan nada biasa tanpa menahan sakit.
Viandra menjadi bingung.
"Kau membohongi ku?"
...~ To Be Continue ~...
####
Belum bisa lancar Up. Maaf yah atas keterlambatan nya.
Semoga bisa dimengerti. Makasih.