IF LOVE

IF LOVE
If Love S2 13



Satu Minggu Kemudian.


Hari Pernikahan Keanu dan Zevina.


Satu minggu telah berlalu. Tibalah hari hari yang paling dinantikan oleh Keanu.


Satu minggu ini Zevina berusaha membujuk nya dengan segala cara, namun Keanu tetap teguh dengan pendiriannya dan enggan melepaskan Zevina kembali pada Darvin.


Derex dan Alice hanya menjadi penonton yang sesekali menenangkan Zevina. Bukan tidak ingin membantu, hanya saja, sekali lagi ini adalah masalah pribadi Zevina.


Zevina akhirnya pasrah.


Darvin juga bukan tidak ingin menjemput nya, tapi ia memilih melindungi Zevina dengan tidak mengganggu nya dulu hingga waktu yang tepat.


Keanu menyewa sebuah hotel mewah di tepi pantai untuk hari bahagia nya ini.


Dua bocah kecil mereka, Derex titipkan pada Jack dan Raina atas permintaan Zevina.


Jack tidak bisa hadir karena urusan pekerjaan.


## Dikamar Zevina.


Tampak air mata Zevina sedang membasahi pipi nya.


"Darv, kenapa kau tidak datang sama sekali?" Tanya Zevina menatap bayangan nya di cermin.


Ia tampak sangat cantik namun raut wajah nya tidak mendukung.


"Aku merindukan mu Darv. Aku mohon cepatlah datang." Ucap Zevina lagi.


Ia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


"Zev." Alice memanggil nya dari ambang pintu.


Segera ia menghampiri Zevina dan memeluk nya saat ia melihat adik ipar kesayangannya menangis.


"Alice, aku tidak ingin menikah dengan nya. Aku ingin Darv ku." Pinta Zevina menangis tersedu dan memeluk erat Alice.


"Sayang, jangan bersedih okay. Kau harus kuat. Keanu juga tak kalah mencintai mu kan? Kau pasti bisa bahagia." Ucap Alice mencoba menenangkan Zevina.


"Tidak Alice. Bagaimana rasanya saat kau harus menikahi Jack, pria yang tidak kau cintai itu? Itulah perasaan ku sekarang Alice." Ucap Zevina sedikit membentak.


Alice terenyuh mendengar perkataan Zevina.


Benar, dulu saat ia tahu Jack telah menjebak nya lalu menodai nya dan kemudian ia hamil hingga terpaksa harus menikah dengan Jack, ia merasa sangat menderita.


Menangis tiada henti didalam pelukan mendiang Ibu nya dan adik nya Liz.


"Zev, aku yakin kau pasti bisa. Kau percaya keajaiban kan? Sama seperti saat kau selalu percaya bahwa Darvin masih hidup didalam hati kecil mu. Lalu semuanya jadi kenyataan. Maka kali ini biarkan kepercayaan akan keajaiban itu hidup sekali lagi." Ucap Alice membujuk Zevina.


Zevina hanya mengangguk pasrah.


"Aku percaya, jika Darvin benar benar mencintaimu, dia pasti akan datang tepat waktu untuk menjemput mu. Dia pasti sudah mengatur semuanya dengan baik." Ucap Alice lagi berusaha menguatkan Zevina


Kembali Zevina mengangguk.


"Sudah, jangan bersedih lagi. Biar aku bantu memperbaiki riasan wajah mu." Ucap Alice melepas pelukan nya.


Zevina hanya bisa menurut.


## Dikamar Keanu


"Kenapa belum datang juga?" Tanya Keanu bingung sambil melirik jam tangan yang melingkar sempurna di pergelangan tangannya.


"Seharusnya dia bisa datang lebih awal." Ucap nya lagi seolah sedang menunggu seseorang.


"Keanu." Derex memanggilnya dari belakang dengan nada datar.


"Tuan." Sapa Keanu sedikit membungkuk.


"Tidak perlu lagi memanggil ku Tuan. Kau sebentar lagi akan menjadi adik ipar ku." Ucap Derex datar sambil duduk di tepi ranjang Keanu.


"Tapi belum resmi Tuan." Keanu menjawab tanpa ekspresi.


"Apa kau puas dan bahagia sebentar lagi akan memiliki adik ku dengan paksaan?" Tanya Derex menahan geram.


Keanu terdiam.


"Aku berjanji akan memberinya kebahagiaan Tuan." Ucap Keanu singkat.


"Jika setelah menikah dengan mu adikku masih bersedih, maka kau sudah tahu akibatnya." Ucap Derex mengancam.


"Aku tahu Tuan." Keanu kembali sedikit membungkuk.


#####


"Apa semua sudah siap?" Tanya Darvin pada beberapa anak buah nya yang ia sewa dari aliansi gelap yang terhubung dengan nya.


"Sudah Tuan." Jawab puluhan pria berbadan kekar dan berwajah sangar serta tidak lupa pastinya jago bertarung dan bermain senjata.


Kemarin mendengar istrinya tetap akan dipaksa menikah dengan Keanu, ia tidak bisa lagi tinggal diam.


Ia harus merebut kembali istri nya bagaimana pun cara nya.


Sekalipun kematian menghalangi.


Ia mengendarai mobil nya sendiri, sedangkan puluhan anak buah nya mengikuti dari belakang dengan mobil mereka masing masing.


"Mati lah kau hari ini bangsat." Ucap Darvin geram mencengkeram kuat setir mobil nya.


#####


"Zev, ayo kita harus keluar sekarang." Ucap Alice setelah selesai memperbaiki riasan wajah Zevina.


Zevina tidak menangis lagi, namun tetap saja tidak ada pancaran kebahagiaan dari wajahnya seperti para perempuan yang bahagia karena akan menikah.


"Sudah Zev, aku yakin kau kuat menghadapi ini. Kau tahu, sang penyelamat selalu datang dengan cara yang tak terduga, begitupun musuh. Mereka bisa tumbang dengan cara yang tak terduga juga." Ucap Alice lagi.


Zevina hanya menunduk, tidak menangis namun hatinya menderita.


"Buktinya aku dan Derex. Derex datang disaat aku sedang terluka, memberiku luka baru secara fisik dan mental. Namun pada akhirnya ia juga yang menyembuhkan ku." Ucap Alice.


"Alice, apa boleh aku tahu bagaimana kau bisa bersama Derex hari ini setelah malam itu ia melukai mu begitu hebat." Pinta Zevina.


"Setelah ia memukul ku dengan sangat kuat di kepala ku, ia membawa tubuh tak berdaya ku pergi dari rumah Jack. Setelah itu ia menjadi sangat panik dan segera membawa ku kerumah sakit. Ia takut terjadi hal buruk pada ku, walaupun ia tahu kekuatan yang ia gunakan untuk memukul ku saat itu bukanlah kekuatan penuh jadi tidak akan mematikan. Aku sempat koma tiga bulan, hingga perlahan aku tersadar dari tidur panjang ku. Derex yang pertama kali aku lihat saat aku membuka mata. Aku teringat peristiwa malam itu dan menjadi begitu takut pada nya. Dengan segala kesabaran serta keras kepala nya, ia berhasil meruntuhkan ku." Ucap Alice tersenyum mengingat masa lalu nya bersama suami tercinta.


"Kau aneh. Bisa bisanya mencintai pria bodoh seperti kakak ku." Kelakar Zevina mencoba menghibur diri nya.


"Sudah, jangan bersedih lagi yah. Ayo kita keluar." Titah Alice memeluk erat Zevina lalu menuntun nya untuk keluar dari kamar itu menuju altar pernikahan yang berada di tepi pantai.


Keanu sudah menunggu di sana dengan Derex disamping nya.


Tak lama Zevina bersama Alice pun mulai tampak melangkah mendekati mereka.


"Oh, nyawaku." Gumam Derex terharu melihat adik kecilnya begitu cantik dalam balutan busana pernikahan.


Perlahan tapi pasti Alice menuntun Zevina berjalan ke arah altar pernikahan.


Keanu tersenyum bahagia, namun entah kenapa dibalik senyum nya seperti menyimpan luka.


Zevina kini telah sampai di depan nya, Alice menyerahkan tangan Zevina pada Keanu.


Zevina mencoba tersenyum, walau hatinya tak mampu.


Janji suci pernikahan mulai di ucapkan.


"Zevina Austin. Aku Keanu ... "


"Zevina." Darvin dan kelompoknya sampai sebelum ikrar suci pernikahan diucapkan oleh Keanu.


Darvin berdiri tepat di tengah jalur menuju altar pernikahan.


"Akhirnya." Batin Keanu.


Zevina menggeleng kuat pada Keanu agar tidak menyerang Darvin.


Darvin mengira prosesi pernikahan itu akan dikawal ketat, nyatanya percuma ia menyewa puluhan anak buah nya.


Bahkan tak tampak satu pun pengawal Keanu atau Derex ditempat itu.


"Ke, jangan sakiti Darv, aku mohon. Aku akan menikah dengan mu, tapi tolong jangan sakiti dia." Pinta Zevina takut, takut Keanu akan melukai suaminya.


"Masa bodoh." Ucap Keanu.


Ia melangkah dengan amarah nya sambil melepaskan dasi dan jas nya.


"Kemari kau." Ucap Keanu geram.


Dengan cepat ia mencengkeram kerah kemeja Darvin dan menarik Darvin hingga berhadapan dengan Zevina.


"Menikah lah. Nikahi istri mu secara layak. Kini ia mempunyai keluarga besarnya." Titah Keanu memasangkan jas dan dasi nya pada Darvin.


Semua tak percaya melihat apa yang Keanu lakukan, terutama Zevina.


Selesai memasang dasi dan jas nya untuk Darvin, ia kini menghadap Zevina.


"Sayang, aku memang mencintai mu. Tapi sudah cukup, aku tidak ingin cinta ku malah membawa rasa sakit dan derita untuk mu. Aku tahu kau adalah wanita yang sangat menghargai ikatan pernikahan mu. Berbahagialah." Ucap Keanu menahan segala rasa sakit dan sesak di dada nya.


Ia memeluk erat Zevina untuk terakhir kalinya dan mengecup sayang kening nya.


Setelah itu, ia melangkah pergi meninggalkan tempat itu membawa cinta dan kecewa bersamaan.


Keanu memang sudah merencanakan ini saat ia menangkap basah Zevina "Berkhianat" dibelakang nya.


Sepeninggal Keanu, Darvin dan Zevina mulai mengucapkan janji suci mereka.


Sekali lagi mereka kembali bersatu dalam ikatan pernikahan yang lebih resmi, disaksikan oleh keluarga Zevina.


...~ **To Be Continue ~...


*******


Jangan sedih Ke, aku janji akan memberi mu perempuan yang tepat untuk mu.


Udah yah, ArZevin udah bersatu yah.


Like dan komentar jangan lupa yah. Makasih**.