IF LOVE

IF LOVE
Special Part of Keanu 4



"Jangan menyentuh apapun yang tidak seharusnya kau sentuh." Titah Viandra tegas saat ia melihat tangan Keanu hendak memegang sebuah foto pria yang terpajang indah di atas meja ruang utama apartemen nya.


Viandra memutuskan untuk menerima Keanu di apartemen nya setelah Keanu membujuknya mati matian.


"Apa dia kekasih mu? Atau mantan kekasih mu?" Tanya Keanu menggoda Viandra.


"Bukan urusan mu. Perlu kau ingat satu hal, kau disini adalah tamu. Jadi tolong jaga etika mu sebagai tamu disini." Ucap Viandra mengacungkan telunjuk nya pada Keanu.


Ia memutuskan untuk masuk kedalam kamar nya meninggalkan Keanu sendirian di luar.


Keanu mengangguk mengerti.


"Baiklah sayang baik." Ucap Keanu pasrah lalu menghempaskan tubuhnya di sofa Viandra.


"Membosankan. Apa yang harus aku lakukan? Biasanya ada saja pekerjaan dari Tuan Derex." Gumam Keanu memijat pangkal hidung nya.


"Sudahlah Keanu. Kau harus lepaskan cinta mu yang sudah tidak ada artinya itu." Gumam nya lagi sambil memukul pelan kepala nya.


"Lapar sekali." Gumam nya lagi sambil mengelus perutnya.


Keanu akhirnya memutuskan untuk memesan makanan secara online.


Menunggu kurang lebih empat puluh menit hingga makanan pesanan nya tiba.


Ting tong


Bel apartemen Viandra berbunyi, tanda si pengantar makanan telah sampai.


Dengan segera ia melangkah mendekati pintu dan membuka lalu mengambil pesanan nya.


"Tuan Keanu?" Tanya si pengantar makanan.


"Iya aku." Jawab Keanu santai.


"Bukankah ini unit milik Nona Viandra? Kenapa bisa ada pria?" Gumam si pengantar makanan yang memang juga langganan Viandra.


"Oh, aku suaminya. Kami baru menikah beberapa hari ini." Jawab Keanu yang masih mendengar perkataan pengantar makanan itu.


"Oh..pantas saja beberapa hari ini Nona Viandra tidak memesan makanan." Ucap si pengantar makanan tersenyum sambil menyerahkan makanan untuk Keanu.


"Ini untuk mu dan ini untuk mu. Bekerja lah lebih semangat lagi." Ucap Keanu memberikan sejumlah uang cash sebagai tip tambahan untuk si pengantar makanan juga sekotak makanan yang memang ia pesan lebih untuk si pengantar makanan.


Ia pun segera masuk kedalam apartemen Viandra kembali.


"Sayang, ayolah keluar makan dulu." Teriak Keanu pada Viandra.


Keanu segera menyiapkan makanan nya dan menata semuanya diatas piring lalu memindahkannya ke atas meja diruang utama apartemen Viandra.


"Hah, kenapa kau berisik sekali?" Gerutu Viandra saat keluar dari kamar nya.


Glek


Keanu menelan kasar saliva nya saat melihat penampilan Viandra.


Rambut panjangnya dikuncir asal menampakkan leher jenjang nya, ia juga tengah mengenakan lingerie sexy dengan beberapa percikan noda cat air menempel di lengan mulus nya dan diwajah nya.


Keanu sulit mengalihkan pandangan nya.


"Enyahkan tatapan mata mesum mu itu." Titah Viandra ketus.


Keanu gelagapan membuang pandangan nya.


"Ini tempat ku. Jadi hak ku untuk memakai pakaian apa saja." Ucap Viandra dan langsung menyantap makanan yang sudah terhidang di atas meja.


Keanu yang tadi masih di dapur pun segera bergabung dengan nya.


Ia duduk di samping Viandra, sepertinya sengaja untuk menguji iman nya.


"Apa itu makanan kesukaan mu?" Keanu bertanya bingung saat melihat Viandra hanya menyantap satu jenis makanan yang ia pesan tadi.


Viandra mengangguk.


Keanu tersenyum.


"Viandra, menikah lah dengan ku." Ucap Keanu tanpa sadar keadaan dan tempat.


Phuu..


Viandra menyemburkan makanan yang sedang ia kunyah dalam mulut nya.


"Ya ampun, kenapa ceroboh sekali." Ucap Keanu sambil menarik tissue dari kotak tissue diatas meja dan menghapus sisa makanan yang menempel di bibir Viandra.


Setelah itu ia membersihkan semburan makanan dari mulut Viandra yang berceceran di meja dan sedikit dilantai. Untung saja tidak masuk juga kedalam makanan nya.


Viandra segera meneguk air minum yang dibawa Keanu tadi hingga habis tak tersisa.


Ia mencoba mengatur nafasnya yang tidak beraturan dan mengembalikan kesadarannya.


"Aku tidak tertarik untuk menjalin hubungan dengan seseorang, apalagi harus menikah. Terlebih lagi pria itu baru saja patah hati." Jawab Viandra dingin.


Ia memutuskan bangkit dari duduk nya dan hendak melangkah kembali ke kamar nya.


Namun dengan cepat Keanu menghadang nya.


"Viandra, berikan aku satu kesempatan untuk mencoba. Sungguh aku tidak menjadikan mu sebagai pelarian. Aku tidak tahu apakah aku mencintai mu atau tidak. Tapi aku yakin aku ingin bersama mu. Aku ingin memiliki mu." Ucap Keanu penuh keyakinan.


Viandra bukan perempuan yang mudah percaya pada seseorang.


"Katakan saja itu pada dinding rumah ku." Ucap Viandra ketus dan memalingkan wajah Keanu dengan telapak tangannya secara kasar.


Segera ia masuk kedalam kamar nya dan mengunci pintu kamar nya.


"Aku akan pastikan kau jadi milikku Viandra. Semakin kau menolak ku, aku akan semakin gencar mengejar mu. Aku pastikan aku tidak akan kalah lagi kali ini. Aku akan menjadikan diri mu milik ku seutuhnya. Aku akan menjadikan mu milik ku apapun caranya." Teriak Keanu gemas.


Sedangkan didalam kamar, Viandra kini mondar mandir tak karuan.


"Oh astaga, kenapa aku bisa bertemu pria yang tidak punya rasa malu seperti itu. Apa dia tahu kata kata nya itu sedang melamar? Apa dia tidak bisa sedikit bersikap romantis jika ingin melamar? Oh Viandra, apa yang kau pikirkan? Kau tidak boleh sampai menaruh perasaan pada nya. Cukup dengan apa yang sudah kakak mu alami dulu. Jangan kau juga menjadi korban. Viandra, berpikir lah jernih, jangan mau terhasut dengan bujuk rayu buaya itu." Ucap Viandra panjang lebar untuk menyadarkan diri nya.


Viandra memutuskan untuk meneruskan kegiatan melukis nya yang sempat terhenti tadi.


Sedangkan Keanu di depan sedang memikirkan segala cara yang bisa ia gunakan untuk meluluhkan hati gadis kasar itu.


"Viandra Viandra. Kau adalah milik Keanu. Dan Keanu adalah milik mu. Tidak ada yang bisa memisahkan Keanu dan Viandra." Ucap Keanu seolah sedang membaca mantra.


"Arghh...aku bisa gila. Rasanya bahkan lebih frustasi daripada melihat Zev menikah dengan suami nya." Ucap Keanu mengerang frustasi.


"Tidak tidak. Keanu kali ini kau tidak boleh sampai gagal lagi. Selama ini kau tidak pernah gagal dalam hal apapun, cukup sekali saja kau gagal, tidak boleh ada boleh ada yang kedua kali apalagi sampai ketiga dan keempat. Viandra kau harus mencintai ku dan aku juga harus mencintai mu. Kita harus bersama." Ucap Keanu menyemangati diri nya sendiri dan juga menasehati diri nya sendiri.


...~ To Be Continue ~...