
Gia sudah sadar dari pingsannya,ternyata Gia pingsan karena dia terlalu banyak beban pikiran dan terlalu merasa lelah. Gavin bersikeras merawat Gia selama satu minggu di rumah sakit,mau tidak mau Gia dan yang lainnya menuruti keinginan Gavin.
Tapi bukan Gia kalau tidak bisa melanggar peraturan Gavin,Gia meminta Gio dan Kenzo segera datang ke rumah sakit supaya Gia bisa memelas untuk istirahat dan di rawat di rumah saja. Karena Gia tau,Gio dan Kenzo pasti tidak tega melihat Gia sedih sedikitpun.
Beberapa saat kemudian,Gio dan Kenzo sampai di rumah sakit dan langsung menuju ke kamar inap Gia.
"Assalamu'alaikum." Ucap Gio dan Kenzo.
"Wa'alaikumsalam." Jawab semua orang yang ada di dalam.
Gio dan Kenzo langsung menghampiri Gia.
"Hey adik abang,mana yang sakit hm." Tanya Gio lembut sambil mengusap kepala Gia.
"Lo mau apa Gi,biar gw sama Iffy bawain." Tanya Kenzo.
"Gia cuma mau pulang." Ucap Gia dengan puppy eyesnya berharap Gio dan Kenzo menuruti keinginannya. Tetapi sepertinya nasib baik tidak berpihak kepada Gia sekarang.
Gavin menatap Gio dan Kenzo dengan tajam,Gio dan Kenzo hanya bisa menelan ludah di tatap Gavin seperti itu.
"Maaf sayang,sepertinya kali ini Gia harus nurut sama Dad dan Mom ya." Ucap Gio lembut.
"Iya Gi,nanti setiap hari gw temenin lo di sini pas pulang sekolah." Sambung Kenzo.
"Gw juga bakalan bawain apapun yang lo minta Gi." Sambung Iffy.
"Yaudah deh gw nyerah,asalkan kalian semua harus bawa es cream kalau mau ke sini gak ada penolakan." Ucap Gia. Semua hanya menggelengkan kepala dengan tingkah Gia.
Keesokan harinya.
Hari ini,Iffy berangkat bersama Kenzo.Sesampainya di parkiran Iffy di hadang oleh Devan.
"Eh Fy lo gak bareng Gia?." Tanya Devan.
"Ngapain lo nanya-nanya sodara gw."
"Yaelah Fy,cuma nanya doang ribet amat sih."
"Udah mendingan lo belajar dulu cara berbicara sama orang yang bener,dah sana minggir." Ucap Iffy sewot. Sebelumnya memang Iffy sudah tau mengenai masalah Gia yang tiba-tiba kolaps,Iffy sangat kesal dengan Devan.
"Hampir aja lo ngilangin nyawa orang yang sama sekali berbeda dengan yang lainnya." Ucap Kenzo menepuk bahu Devan dan berlalu pergi.
"Arghhhhh sial,kenapa gw jadi serba salah gini." Ucap Devan frustasi.
Jam istirahat.
Iffy,Kenzo,Aly,dan Rizky sedang istirahat di kantin,sambil menunggu pesanan mereka datang mereka berbincang .
"Kenz nanti anterin gw ke rumah sakit liat Gia." Ucap Rizky.
"Oke siap bro." Jawab Kenzo.
"Gw ikut." Sambung Aly.
Setelah itu pesanan mereka datang dan mereka menikmatinya.
Pulang sekolah sesuai dengan janji Kenzo. Kenzo membawa Rizki dan Aly ke rumah sakit tidak lupa juga dengan Iffy.
Sebelum sampai di rumah sakit Kenzo mampir ke sebuah minimarket untuk membeli es cream sesuai permintaan Gia.
"Ngapain borong es cream segini banyak Kenz." Tanya Rizki.
"Kemauan Gia."
"Bukannya dia lagi sakit,kan gak baik kalau terlalu banyak makan es." Sambung Aly.
"Gia itu spesial." Ucap Iffy
Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan ke rumah sakit,selama di jalan tidak ada satupun yang berbicara semuanya hening.
Beberapa saat kemudian mereka sampai di rumah sakit dan langsung menuju ke ruang inap Gia. Ternyata di dalam sudah ada Gio yang membacakan novel untuk Gia.
.
Maaf baru up🥺
Semoga masih ada yg baca:")