High School Love Story

High School Love Story
HSLS 47



Hari ini adalah hari yang lumayan sibuk di kampus Dea,karena besok adalah hari ulang tahun kampusnya dan satu bulan setelah itu hari wisuda bagi teman seangkatannya.


Dea bersantai di taman sambil melihat panitia yang tengah sibuk di lapangan.Tanpa Dea sadari ada seorang pria yang memperhatikannya sedari tadi.


"Hy peri kecil,gw kembali." Ucap pria tersebut sambil tersenyum.Ya pria itu adalah Gavin.Gavin kembali ke indonesia dan berada di kampus itu karena Gavin adalah pemegam saham terbesar di sana.


Sedari tadi Gavin mencari keberadaan Dea,sampai akhirnya melihat Dea di taman.Gavin tidak mau langsung menemui Dea karena dia masih menunggu waktu yang tepat.


"Mohon maaf pak Ray.Apa anda sudah selesai." Tanya Brianna sekretaris pribadi Gavin.


"Lima menit,kamu tunggu di mobil." Ucap Gavin.


"Baik pak." Ucap Brianna dan berlalu pergi,sebelum itu dia melihat seseorang yang selalu di lihat Gavin sedari tadi.


Itu pasti Adelia yang selalu di ceritakan pak Ray,karena wajahnya sama dengan foto yang ada di hp pak Ray.Batin Brianna.


Sebenarnya Brianna suka sama Gavin tapi dia malu untuk menyatakannya karena Gavin selalu bercerita tentang Dea.


Setelah itu Brianna pergi ke parkiran dengan perasaan yang campur aduk.Sementara Gavin masih dengan santainya melihat Dea dari jauh setelah itu Gavin pergi menuju parkiran dengan senyuman yang sangat manis sampai-sampai mahasiswi di sana kagum akan sosok Gavin.


Tapi Gavin tidak memperdulikan hal itu,karena sudah tidak ada lagi yang bisa menggantikan Dea di hatinya.


***


Lama-lama Dea menjadi bosan,akhirnya Dea pulang.


Beberapa saat kemudian Dea sudah sampai di rumah dan di sambut oleh Dena.


"Tumben pulang jam segini kak." Ucap Dena,hari ini Dena tidak masuk kuliah karena tidak ada kelas.


"Perayaan ulang tahun kampus." Ucap Dea.


Setelah makan,Dea mencuci piring dan berniat untuk tidur siang tapi tiba-tiba ada yang memencet bel rumah Dea,dengan malas Dea membuka pintu tapi dia tidak menemukan siapapun melainkan ada sebuah kotak.


Karena penasaran Dea membuka kotak itu ternyata ada buku novel di dalamnya yang berjudul.


-Terimakasih atas penantiannya-


Membuat Dea mengernyit heran karena tidak ada nama pengirim di sana.Karena suka membaca novel,Dea membawa buku novel itu ke dalam kamarnya dan langsung membacanya.


Dea membaca buku novel itu sampai selesai padahal tadinya dia mau tidur.


Kayak cerita hidup gw sama Al.Batin Dea.


"Ah paling cuma kebetulan aja." Ucap Dea,setelah itu Dea bersih-bersih karena hari sudah sore.


Keesokan harinya,Dea berangkat ke kampus seperti biasa.Hari ini adalah hari perayaan ulang tahun kampus.Gavin sudah membuat kejutan untuk Dea,dia akan membuat Dea kaget akan kedatangannya.Sebelumnya Gavin sudah meminta bantuan kepada Brianna untuk membuat Dea menetap disana setelah Dea selesai bernyanyi.


Gavin mengetahui kalau Dea akan bernyanyi di acara itu,dan Gavin juga akan menyatakan sesuatu di malam pesta dansa topeng nanti malam saat berdansa dengan Dea.


Tapi di lain sisi ada Brianna yang tidak senang dengan rencana Gavin,karena ia menyukai Gavin.


Sekarang Dea sedang berada di aula,dia sedang mempersiapkan suaranya karena setengah jam lagi giliran Dea tampil.


.


.


.


Terimakasih sudah mengikuti sejauh ini guys:)