
Dukung author dengan vote dan comment nya. Terima kasih.
Happy reading (◠‿◕)
Deg
"Jadi, jawaban noona apa?" Tanya Byungchan penasaran dan deg deg an.
"Gue mau jadi pacar lo. Gue akan mencoba untuk mencintaimu karena lo itu tulus dan baik." Jelas Chorong.
"Serius noona? Ini berita bagus, makasih ya sudah mau nerima gue."
"Sama sama Byung, lo beritahu Seungwoo dan Subin nanti saja kalo kita sudah liburan akhir pekan."
"Tenang noona, gue bakal berusaha buat nutupin ini dari mereka sementara." Balas Byungchan.
"Gue boleh nggak peluk lo?"
"Boleh kok noona, dengan senang hati gue mah. Apalagi kalo noona lama lama peluknya."
"Ish, dasar mesum lo Byung."
"Pacar sendiri dibilang mesum, tapi tetap sayang kan?" Canda Byungchan.
Chorong pun bersandar di Byungchan dan memeluknya dengan erat, dia sangat rindu selama ini. Tiap hari Chorong selalu memikirkan Byungchan.
Tak disangka air mata mengalir dan membasahi pipi gadis cantik itu. Byungchan tak menyadari kalo Chorong menangis karena merindukan nya. Tapi tetap saja Byungchan sadar kalo Chorong nangis.
"Ada apa noona? Kenapa tiba tiba nangis?"
"Enggak kok Byung, gue terharu aja karena kita jadian."
"Serius noona nggak papa?"
"Iya, daripada bahas ini mending kita pulang. Kelas juga sudah selesai daritadi."
"Baiklah kalo itu mau mu. Kamu chat aku kalo sudah tiba di rumah nya noona."
"Lah kok lo manggil pake' aku kamu? Baru juga beberapa menit jadian."
"Biar nggak canggung noona, nanti kalo ada hyung dan Subin aku panggil kamu pake' gue dan lo deh."
"Ok, kalau gitu aku balik ke rumah duluan. Kalo ada apa apa hubungi aku noona."
Byungchan kembali kerumah duluan karena dia ditelpon oleh orang tuanya.
"Gue harap lo bisa ingat kenangan kita yang dulu Byung."
"Gue kangen banget sama tingkah laku lo yang selalu buat gue senyum."
"Lo selalu ada buat gue, tapi apa yang membuat lo lupa sama gue?"
"Gue harus cari tau." Batin Chorong.
"Eh Beomgyu, ngapain main kesini?"
"Kan hyung punya PS3 disini, wajarlah kalo gue disini."
"Tapi jangan lama lama main PS nya nanti mata lo rusak lagi. Siapa coba yang repot."
"Bacot lo hyung, tidur gih sono di kamar lo."
"Buset dah nih bocah lama lama bikin gue naik darah. Untung gue sabar jadi kakak."
Setiba nya Byungchan di kamar. Dia melemparkan tasnya, pergi mandi dan mengganti baju tidur.
"Chat noona ah, bosan gue kalo cepat tidur."
Chorongnya Byungchan ❤️
Me: "Noona lagi apa? Udah makan belum?"
Read
"Yah, di read doang. Noona ngapain sih? Sibuk amat dah. Aku bosan nih, kirim foto noona dong."
"Kenapa sih Byung?
Spam lo dari tadi,
Gue udah makan malam sama ortu gue.
"Akhirnya noona respon aku juga.
Kirimin aku fotonya noona dong. Mau jadiin wallpaper di hp."
"Males gue foto diri sendiri.
Tapi kalo itu mau lo apa boleh buat.
Tunggu bentar nih, gue otw foto."
"Sip noona, aku tunggu loh."
Read
Beberapa saat kemudian.
"Mana sih fotonya noona? Ngantuk nih akunya nungguin udah 10 menit.
Nggak lama aku bertelur juga disini."
Chorong sent photo

"Gimana udah kan? Gue mau bobo dulu. Capek habis belajar tadi."
"Tunggu bentar noona, aku ada hadiah juga buat kamu."
Byungchan sent photo

"Save noona, jadiin wallpaper sekalian.
Makasih atas fotonya, cantik banget kamu noona.
Good night noona, besok kita ke kantin bareng bareng."
Read
"Lucu banget lo Byung, gemes gue lihat lo bersikap kek gini."
"Untung gue bisa nahan." Ucap Chorong dengan wajah yang bahagia di kamarnya.
Ditempat lain, Naeun terus memikirkan perkataan Jinyoung. Jinyoung akan berusaha melupakan Naeun dan membuka diri pada orang lain.
Tentu hati Naeun sangat sakit mendengar itu semua karena ia masih memiliki rasa untuk teman kecilnya itu.
Jinyoung Bae
"Noona lagi apa? Mikirin gue yah?
Lo nggak usah mikirin gue noona, gue akan baik baik saja nanti."
"Gue yakin bakal ada yang ngebuat lo senyum kembali kayak dulu. Byungchan hyung contohnya."
"Maksud lo? Apa gue kelihatan cinta sama Byungchan?
Gue belum bisa lakuin itu semua Young, lo yakin mau gini sama gue?"
"Keputusan gue udah bulat noona.
Pada akhirnya gue cuma bisa ngasih penderitaan sama lo."
"Lo nggak akan bahagia kalo sama gue terus.
Gue harap kita masih bisa jadi teman saja."
"Young, apa semudah itu lo ngelupain gue?
Tega banget lo sama gue young. Gue pikir lo itu yang paling ngerti sama gue."
"Dasar cowok egois!!"
Read
"Maafin gue noona, gue cowok yang pengecut. Mungkin ini yang terbaik buat kita berdua."
"Sebenarnya gue masih belum bisa move on dari lo. Tapi gue masih belum cukup kuat untuk lindungi lo." Batin Jinyoung.