High School Love Story

High School Love Story
HSLS 62



"Nitip abang gw ya De. Gw sayang banget sama dia." Ucap Bella dengan mata yang berkaca-kaca.


"Percaya sama gw Bell,gw akan bahagiain Alden gw lo bisa pegang kata-kata gw." Jawab Dea sambil memegang tangan Dea.


Mereka berdua pergi dengan di ikuti beberapa anak buah Gavin,karena Gavin tidak mau terjadi hal yang tidak di inginkan.


***


Tepat jam tujuh malam semua karyawan sudah tiba di kantor GAV'STAR CORPORATION untuk perayaan kemenangan Gavin dan juga pertunangannya.


Gavin tengah bersiap di ruangannya setelah itu dia menuju rofftop dimana acara itu di adakan. Sementara Dea sudah berada di jalan bersama keluarganya,lain halnya Dena yang tidak bisa hadir karena sedang berada di luar kota bersama Fano. Tapi Dena berjanji pada saat pernikahan Dea mereka akan datang.


Beberapa menit kemudian Dea sudah sampai di kantor Gavin. Dea di rias se natural mungkin karena tanpa make up Dea sudah cantik natural.


"Sayang jangan gugup ya." Ucap bunda Anggi.


"Iya bun." Jawab Dea.


" Nak,apa kamu sudah yakin dengan pilihan kamu." Tanya ayah Steve.


" Dea sangat yakin yah,karena perjuangan Gavin yang begitu sangat besar kepada Dea. " Jawab Dea sangat yakin.


" Baiklah,ayah dan bunda selalu dukung keputusanmu nak." Ucap Steve.


Setelah itu mereka masuk ke dalam gedung dan menuju rofftop sambil di kawal oleh beberapa anak buah Steve dan Gavin.


Sesampainya di atas, Dea langsung menjadi pusat perhatian semua orang tak terkecuali Gavin yang memandang Dea tanpa berkedip. Gavin dan kedua orang tuanya lalu menghampiri mereka.


"Selamat malam dan selamat datang keluarga Krismantara yang terhormat." Ucap Daddy Gavin.


"Selamat malam juga keluarga Raymond,terimakasih atas sambutannya." Balss Steve sambil menjabat tangan.


"Hemm terimakasih tante." Jawab Dea sopan.


" Jangan panggil tante sayang tapi mommy dan daddy." Ucap Mommy Gavin.


"Hehe iya mommy." Jawab Dea .


"Udah sih mom,biar Al bawa Delia dulu ke sana acaranya udah mau di mulai." Ucap Gavin segera menggandeng tangan Dea.


"Tidak sia-sia dulu kita mempunyai niat untuk menjodohkan mereka berdua sedari kecil." Ucap Daddy Gavin.


"Ah iya kamu benar ,semoga mereka berdua bisa seperti kita bersama sampai tua." Jawab Steve.


Ya,Gavin dan Dea memang sebenarnya sudah di jodohkan mulai dari kecil karena kedua orang tua mereka dulunya menjadi sahabat sampai sekarang. Tapi mereka sengaja merahasiakannya dari Dea dan Gavin supaya mereka berdua bisa bersatu dengan keinginan dan hati yang sama.


Acara sudah di mulai,pertama Gavin yang memberi sambutan karena kemenangan tender dan hak kuasa di perusahaan ternama setelah itu acara pertunangannya.


Gavin berjongkok di depan Dea,sementara di antara mereka sudah ada kedua orang tua mereka masing-masing.


"Adelia Dwi Safarana Krismantara apakah kamu bersedia menikah denganku." Ucap Gavin dengan tegas dan lancar.


"Iya aku bersedia menjadi pendamping kamu Alden Gavin Raymond." Jawab Dea dengan jelas.


Setelah itu mommy Gavin memasangkan cincin berlian di jari manis Dea. Suara tepuk tangan memeriahkan acara tersebut.


"Satu minggu lagi saya dengan tunangan saya akan melangsungkan pesta pernikahan di kediaman KRISMANTARA. Sekian dan terimakasih." Ucap Gavin dengan sangat lantang dan menutup acara tersebut.


"Terimakasih Al." Ucap Dea berbisik.


"Semua untuk kamu sayang." Jawab Gavin.