High School Love Story

High School Love Story
HSLS 51



Hari ini adalah hari pertama Dea magang di perusahan besar yang baru-baru ini mendapat peringkat pertama 'Bisnis tersukses dan mendunia' yang bergerak di bidang jual beli Apartemen,resort,dan hotel.


Dea merasa tidak asing dengan nama perusahaan di depannya saat ini.


"Hmm Ray'Star Corportion,sepertinya gw tau." Gumam Dea.


"Adeliaaaa." Panggil Juan sengaja mengagetkan Dea.


"Ih gak jelas tau gak." Kesal Dea.


"Ngelamunin paan sih."


"Gapenting."


"Yaudah mendingan kita masuk."


Dea mengangguk dengan ajakan Juan dan mereka berdua masuk ke dalam gedung yang menjulang tinggi tersebut. Sementara di ruang CEO ,Gavin dengan senyuman puasnya menatap ke arah laptop dimana terdapat Dea dan Juan.Tidak menutup kemungkinan juga Gavin cemburu dengan kehadiran Juan.


Ternyata di lobi kantor sudah ada Zanna dan Farel,Zanna melihat Dea dengan pandangan tak suka sementara Dea tetap cuek seperti biasanya.


Tiba-tiba Brianna menghampiri mereka,Dea terkejut karena sepengetahuan dia,Brianna teman sekampusnya tidak dengan Farel,Zanna,dan Juan. Mereka bertiga sudah tau kalau Brianna sekretaris Gavin.


Tetapi Farel dan Zanna tidak tau jika CEO dari Ray'star Corporation adalah Gavin,karena waktu penymbutan di kampus Farel dan Zanna meninggalkan tempat terlebih dahulu.


"Saya tau kamu bingung Adelia,saya sebenarnya adalah sekretaris di sini.Waktu itu saya hanya mengikuti pimpinan perusahaan untuk pertemuan penyambutan pemegang saham." Jelas Brianna. Dea hanya mengangguk meresponn ucapan Brianna.


Semakin aneh.BatinDea.


***


Brianna mengajak mereka berempat terlebih dahulu untuk mengelilingi kantor itu,sampai di depan ruangan CEO,Dea mulai bosan karena dia ingin secepatnya pergi ke ruangannya dan melakukan tugas skripsinya.


"Mohon maaf bu,bisa langsung tunjukan ruangan saya.Saya tidak tertarik dengan hal semacam ini bu,saya ingin secepatnya mengerjakan tugas skripsi saya." Ucap Dea panjang lebar. Membuat semuanya berhenti terutama Brianna yang merasa sedikit kesal karena perkataan Dea yang tidak sopan.


Tapi dia bisa apa,kalau dia sampai berbuat aneh-aneh kepada Dea,bukan hanya karirnya yang terancam tapi juga keluarganya.


Tanpa Dea ketahui,semua percakapannya dari tadi di dengar oleh Gavin.Brianna memang memakai earphone yang langsung terhubung dengan Gavin.


"Bu kenapa tempat saya jauh dari ruangan CEO,sedangkan Adelia di depannya." Tanya Zanna,karena Zanna sudah punya feeling kalau CEO nya itu tampan.


"Kemauan perusahaan." Jawab Brianna singkat.


Di dalam ruangan CEO....


Gavin tersenyum melihat muka Dea yang di tekuk,dia tau kalau Dea tidak suka dengan hal-hal yang membuang waktunya.


Di dalam ruangannya,Gavin ditemani oleh sahabat sekaligus tangan kanan Gavin di perusahaan.


"Hebat boss,so perfect." Ucap Rico yang memiliki nama lengkap Richardo berasal dari Aussie.


"Ya,dia memang beda dengan yang lain.Kamu tau itu,disaat yang lain senang berada di sini berbeda dengan dia yang sama sekali tidak tertarik." Ucap Gavin.


"Lanjutkan rencanamu boss. Aku masih ada urusan sama ibu negara." Canda Rico.


"Jangan kau permainkan adikku Rico." Teriak Gavin setelah Rico sampai di ambang pintu.


Rico menggedikkan bahunya acuh dan berlalu pergi bertemu dengan pujaan hatinya yang tidak lain adalah adik Gavin sendiri 'Arabella' sahabat dari Dea.


"Tunggu aku sebentar lagi sayang,semuanya akan berubah." Ucap Gavin sambil memandangi laptopnya yang berisi semua tentang kegiatan Dea.


.


.


.


.


Haloooooo.


Up lagi yaaa:)


Mohon maaf lama menunggu:(