High School Love Story

High School Love Story
Arga krisna mahendra



Di rumah keluarga mahendra


Suasana sarapan yang berbeda dari biasanya karena hari ini arga ikut sarapan setelah 5 tahun di luar negeri.


" gimana soal rencana mengajar di sekolah kita, nak apa kmu sudah fikirkan"


Ucap ayah arga memecah keheningan meja. Makan


Agra masih menyuap nasi goreng ke mulutnya menjawab


"arga gak punya pilihan lain kan pa, dari pada dihapus dari daftar keluarga, ya,,,, ikut aja"


" bagus kamu memang anak kebanggaan papa, ini hanya tes sebelum kamu benar benar terjun sepenuhnya ke perusahaan keluarga" ucap papa sembari menepuk Pundak anak kebanggaannya itu


Selesai sarapan arga kembali ke kamar kesayangannya, suasana dan tata letak yang tidak pernah di ubah walaupun arga keluar negeri, dominasi warna hitam putih dengan ranjang King size di tengah kamar mandi mewah di sudut ruangan beberapa gitar yang setia menemani arga waktu sma dan beberapa fotonya terpampang rapi di dinding.


"setelah bersiap dan mengganti pakaian arga berlari menuruni anak tangga, mencium pipi ibunya di dapur lalu berlalu menuju mobil ferari hitam keluaran terbaru miliknya, hari ini adalah hari pertama dia mengajar di smk Dharma bangsa sekolah milik keluarganya, dia tidak perlu mengurus surat ini ono karena memang semua telah diurus oleh asisten keluarganya, dia hanya tinggal masuk saja.


setalah sampai diparkiran, mobil hitamnya berhenti dan turun sosok bak malaikat sempurna dengan siluet wajah yang menggambarkan ketegasan alis hitam, dan mata yang menyejukkan mengundang pandangan siswa ada tatapan kagum dan jeritan kecil siswi yang tidak tahan dengan pesona pria ini.


"selamat datang pak arga, suatu kehormatan anda mau bergabung langsung dengan kami" sambut kepala sekolah ramah yang hanya di balas anggukan dan senyum menawan arga.


Dikelas rita yang gaduh dengan gelak tawa, karena sedang jam kosong SQuad khayal selalu saja jadi perhatian siswa siapa lagi kalau bukan rita dan geng Girls nya yulia, wanda dan devi 4 cewek favorit dengan kepribadian berbeda selalu bisa membuat siapapun terpukau sejak pertama kali melihat, cewek dari keluarga kaya tentunya, berpengaruh disekolah sebagai geng pengganggu padahal mereka hanya membalas yang semestinya di balas saja.


Suasana kelas hening sesaat saat bu guru killer masuk kelas dengan tatapan sinis diikuti sosok pria tampan dengan kemeja biru muda, siswi yang tidak bisa menahan kekaguman pada sosok pria itu membuka mulut dan memelototkan matanya tidak terkecuali geng Girls SQuad khayal,


"anjayyy,, malaikat jatoh dari mana bisa nyasar kekelas kita" oceh devi saam melitah arga dengan seksama


"anak anak perkenalkan ini adalah pak arga, guru matematika sekaligus wali kelas baru kalian menggantikan pak agung yang sudah pensisiun, ibu harap kalian bisa bekarja sama, ucap bu vika tegas dibarengi senyum manis khas arga


" siswi yang senang sontak ada yang berteriak kegirangan dan sok mengucapkan selamat datang pada arga"


"huhhh semoga tidak membosankan melihat kelakuan alayy mereka" umpat arga dalam hati


"Senang bisa mengajar kalian dan semoga kalian betah dengan saya" ucap arga ramah siswi yang mendengar langsung meleleh terpesona oleh suara serak yang meluluhkan itu


"kalau gurunya ganteng kayak bapak sih pasti betah lah, gak bakal lagi bolos pas jam matemati" rita ambil bicara sembari mengedipkan matanya genit arga hanya tersenyum sinis.


Disisi lain yuda yang melihat rita genit merasa terbakar "genit banget sih lu gak sadar apa gua aja yang ngejar lu belum pernah dikedipin gitu"


"baik pak arga anda bisa mulai mengajar hari ini, saya tinggal dulu ya pak"


"baik bu terimakasih"


Kelas langsung heboh setelah bu vika keluar arga dihujani pertanyaan dari siswi yang terkesan tidak penting mulai dari alamat rumah, hobby sampai nomor whatsapp arga hanya meladeni dengan mengatakan itu privasi kalian pasti tau tapi nanti berakhir dengan decikan kecewa para murid cewe yang memang ingin tau semua tentang arga


Kelas berjalan dengan cepat karena didominasi cerita dan pengalaman arga mengingat ini hari pertamanya arga hanya ingin mengenal satu sama lain muridnya saja.


Dari sekian murid yang ada hanya satu yang berkesan menurut arga ya rita siswi yang aktif dan genit banyak memberi gombalan garing pada arga sewaktu sesi perkenalkan tadi


Sampai dirumah arga langsung melemparkan tubuhnya di ranjang sambil mengingat Rita


"ya gadis itu entah kenapa di seolah berlari di otakku" arga sambil memejamkan mata hingga tertidur