High School Love Story

High School Love Story
HSLS 49



Berapa lama lagi lo akan hukum gw Al.Batin Dea sambil mengeluarkan air matanya.


Beberapa saat kemudian Dea sampai di rumahnya dan langsung bersih-bersih setelah itu istirahat karena nanti malam akan diadakan pesta topeng di kampus Dea.


***


Malam harinya,Dea tengah bersiap di kamarnya menggunakan gaun pesta brukat berwarna putih yang sangat elegan,tidak lupa juga menggunakan topeng.


Sementara di lain tempat,Gavin dengan tuxedo hitamnya yang sangat tampan dan berkharisma membuat siapapun akan tergoda dengan penampilan Gavin maupun Dea.


Pesta topeng ini adalah salah satu ide dari Gavin,karena dia ingin Dea sendiri yang mengenali dirinya.


Jam sudah menunjukkan pukul 19.00,banyak mahasiswa ataupun mahasiswi yang sudah berkumpul dengan pasangannya masing-masing.


Tak lama kemudian,mobil Dea masuk ke parkiran dan Dea turun dengan sangat anggun dari mobilnya membuat semua orang tertarik untuk melihat Dea.


Sepanjang Dea berjalan menuju lapangan tempat pesta itu,banyak yang memandangi Dea dari ujung kepala sampai ujung kaki.Memang Dea belum memakai topengnya karena acaranya masih belum mulai makanya banyak yang mengenali Dea.


*Sumpah Adelia lo ratunya malam ini.


Bidadari hatiku


Sisakanlah satu seperti Adelia*


Masih banyak lagi yang memuji kecantikan Dea,begitu juga dengan Gavin yang memang menunggu kedatangan Dea.Gavin sangat terpesona dengan penampilan Dea yang memang seperti ratu malam ini.


"Mau pakai apapun itu kamu tetap cantik Adel." Ucap Gavin pelan,tanpa Gavin ketahui Brianna mendengar ucapan Gavin dan itu membuat Brianna sakit hati.


Back to Dea.


Dea duduk di pinggir kolam yang ada di taman itu,sambil meminum minuman.Tiba-tiba Farel dan Juan menghampiri Dea.


"Adelia lo mau kan jadi pasangan dansa gw." Ajak Juan.


"Sama gw aja De,sekalian gw mau ngomong sesuatu sama lo." Sambung Farel.


Ternyata mereka berdua sudah melihat Dea sedari tadi setelah Dea turun dari mobil dan mereka berdua juga sangat terpesona dengan penampilan Dea,membuat Zanna iri dengan Dea.


"Maaf gw gak mau dansa,gw cuma mau ngehargai acara perayaan ini." Tolak Dea.Membuat Farel dan Juan kecewa dengan jawaban Dea.


Tiba-tiba Zanna datang dengan emosi.


"Farel,lo apa-apaan ngajak Dea dansa,lo anggep gw apa." Bentak Zanna.


"Diem Zanna,lo bisa dansa sama Juan." Ucap Farel.


"Gak,gw maunya dansa sama lo,dan lo gak boleh dansa sama cewek kegatelan kayak dia." Teriak Zanna membuat semua perhatian tertuju dengan Zanna sementara Dea tetap menikmati minuman yang dia pegang di tangannya.


Sungguh luar biasa,tetap tenang sebelum meledak.Bantin Gavin sambil tersenyum.


"Mendingan lo bawa ini nenek lampir pergi,lo gak sadar semua orang ngeliatin dia." Ucap Juan tersenyum.


"Oh ya Zanna,gw tau lo iri sama gw.Dan lo tau artinya apa? artinya lo itu gak mampu bersaing dengan gw." Ucap Dea dengan kata-kata yang pedas.


"Gw bilang juga apa,meledak kan." Ucap Gavin tertawa di samping Brianna membuat Brianna semakin panas.


Sementara Juan kekeh ingin menemani Dea.


"Kalo lo gak mau dansa,gw temenin lo di sini." Ucap Juan.


"Terserah." Ucap Dea.


Setelah itu acara sudah mau di mulai,semua orang memasang topeng masing-masing tanpa terkecuali Dea dan Gavin.


Awalnya Dea hanya melihat teman-teman dan seniornya berdansa bersama pasangannya masing-masing.Tiba-tiba ada yang menarik tangan Dea.


"Ehhh apaan ini." Berontak Dea,tapi Pria itu tetap memegang erat tangan Dea,entah kenapa Dea seperti terhipnotis untuk mengikutinya. Sementara Brianna terpaksa mengajak Juan untuk berdansa dengannya supaya tidak mengganggu Gavin dan Dea.


Pria itu adalah Gavin,Gavin sengaja tidak menjawab setiap Dea berbicara karena dia ingin Dea mengetahuinya sendiri.


Lama kelamaan Dea merasa janggal dengan pria asing yang berdansa didepannya itu,Dea mengenali sesuatu.


Aroma ini sepertinya aku sangat kenal,dan kenapa jantung gw tiba-tiba gak karuan gini.Batin Dea mulai bingung sendiri.


Lama-kelamaan Dea semakin bingung dengan detak jantungnya dan juga ingatan tentang aroma seseorang.


"Alden.." Pekik Dea tiba-tiba.


"Sory gw permisi." Ucap Dea dan berlalu pergi.


Dea pergi karena dia teringat dengan Gavin,tidak mungkin dia jatuh hati dengan orang lain selain Gavin.Dea masih tidak menyadari..


.


.


.


.


:)))