High School Love Story

High School Love Story
Chapter 22



Dukung author dengan vote dan comment nya. Terima kasih.


Happy reading (◠‿◕)


"Gimana kalo gue sama lo jalan jalan keliling rumah sakit ini? Kan biar lo nggak bosan juga terus disini." Saran Naeun.


"Iya noona." Jawab Byungchan.


Naeun membantu Byungchan untuk berdiri dan tempat tidur dan berjalan keluar kamar VIP. Dia memberitahu ke Seungwoo dan Chorong agar diizinkan jalan jalan bersama Byungchan.


"Eonni, Woo, gue sama Byungchan jalan bentar yah. Lumayan bisa hirup angin segar."


"Jangan lama lama Na, lo sama Byungchan masih butuh istirahat."


"Siap eonni."


"Eh jagain Byungchan yah Na." Tambah Seungwoo.


"Lo pegang gue selama jalan yah Byung." Titah Naeun dan dibalas dengan iya oleh Byungchan.


"Eum, noona sudah sampai belum? Lo ngajak gue keliling kemana?"


"Dikit lagi sampai, itu rahasia." Balas Naeun ke Byungchan.


Beberapa menit kemudian.


"Udah sampai Byung."


"Kita dimana noona? Gue kan nggak bisa lihat apa apa."


"Kita di ruang musik Byung, Lo suka sama alat musik apa?" Tanya Naeun.


"Gue suka gitar sama piano. Tapi gue nggak belajar main piano."


"Jadi lo tau main piano? Wah keren juga lo Byung." Puji Naeun.


"Haha, Noona sendiri suka alat musik apa?"


"Gue suka piano sama biola Byung. Melodinya yang indah buat gue terpesona." Balas Naeun.


"Main yuk Byung." Ajak Naeun.


"Gimana caranya?" Tanya Byungchan.


"Elah Byung, gini gini gue belajar piano juga dong. Sini tangan lo biar gue mainin."


Naeun pun mengajak Byungchan duduk di kursi piano dan di sebelahnya ada dia. Ia mulai memainkan piano dan terdengar alunan musik yang sangat keren. Tak lupa tangan Byungchan dia mainkan dan ia ajarkan.


"Keren noona, habis dari sini kemana lagi?"


"Ke kantin, gue lagi lapar. Lo nggak lapar Byung?"


"Lapar noona, tapi maunya disuapin di kamar." Manja Byungchan.


"Masih aja lo manja Byung." Ucap Naeun geleng geleng kepala.


"Habis darimana kalian berdua?" Tanya Seungwoo kepo.


"Elah hyung, kepo lo. Kenapa nggak ngajak Chorong noona jalan jalan juga?" Usul Byungchan.


"Apaan sih Byung?! Gue sama Seungwoo nggak ada apa apa."


"Nggak ada apa apanya, lo sama Seungwoo hyung kan udah kiss dua kali." Ucap Byungchan.


"Tau darimana lo Byungchan hyung?" Tanya Subin.


"Ah, keceplosan gue hyung. Maaf yah."


"Seungwoo ikut gue sekarang!!" Titah Chorong dengan nada tinggi.


"Pasrah gue mah di marahin gebetan. Awas lo Byung, tunggu pembalasan gue."


"Hahahahaha." Semua orang disana tertawa tentunya melihat Seungwoo dimarahi Chorong.


Chorong kesal dan menyuruh Seungwoo untuk berbicara empat mata dengannya.


"Sini lo Woo!! Jelasin sekarang kenapa Byungchan sampai tau kita pernah kiss."


"Ya iyalah, gue harus tau dari kapan Byungchan tau semua itu!" Bentak Chorong.


"Ok deh noona, jadi gini.."


Flashback on


Dirumah Seungwoo sedang tidak ada siapapun, jadi dia menelpon Byungchan untuk minta izin menginap di rumahnya. Setelah di iyakan sama Byungchan, ia langsung ke rumah Byungchan.


"Byung, gue didepan nih!! Buka pintu Lo sekarang!!" Teriak Seungwoo.


"Byung!!" Teriak Seungwoo lagi dan masih hening.


"Gue telpon dia deh, sapa tau diangkat."


Bip bip


"Nyambung tapi nggak diangkat sama nih bocah. Dia ngapain sih?! Jangan jangan lupa sama gue terus ketiduran?!" Pikir Seungwoo.


Keesokan harinya....


"EH HYUNG!! BANGUN WOII!! NGAPAIN TIDUR DISINI?!" teriak Byungchan di telinga Seungwoo pake' speaker yang nggak tau dia dapat darimana.


"WOII GUE NGGAK BUDEG, JANGAN TERIAK NAPA. SAKIT KUPING GUE BEGO!!" balas Seungwoo tak kalah keras.


"Lo kenapa nggak ngangkat telpon gue kemarin?!"


"Hah?! Emang lo mau kesini kemarin hyung?"


"Lo lupa atau bego banget sih Byung?! Lo kan yang udah setuju gue kesini."


"Mana gue digigit nyamuk lagi tidur disini semalaman." Protes Seungwoo.


"Eh iya maaf hyung, gue ketiduran karena tugas."


"Banyak banget alasan lo Byung. Gue maafin lo kali ini tapi kalo sampai ini terulang lagi, gue botakin pala lo!!"


"Galak lo hyung, terus hyung kenapa senyam senyum tadi waktu mimpi? Mimpi apaan sih sampai gembira gitu?!" Tanya Byungchan.


"Gimana nggak senyum terus gue, orang gue terus kebayang sama kejadian gue sama Chorong noona nggak sengaja kiss." Balas Seungwoo.


"Apa?! Dasar mesum lo hyung!! Nggak papa yang penting sobat gue bahagia."


Flashback off


"Jadi lo mimpikan gue?!" Kaget Chorong.


"Dan lo keceplosan juga?!" Tambah Chorong.


"Hehe iya noona, gimana? Lo seneng kan gue mimpiin? Pasti dong, orang gue ganteng."


"Ganteng darimana?! Nggak ada hubungannya tau lo ganteng sama lo mimpiin gue!!"


"Udah ah, gue mau cabut!"


"Tunggu bentar noona!" Seungwoo menarik tangan Chorong dan mengurung nya supaya nggak bisa kabur.


"Woo, lo mau apa?" Tanya Chorong gugup yang melihat wajah Seungwoo dekat banget.


"Ini rumah sakit Woo, jangan lakuin yang macam macam!" Ancam Chorong.


Saat Seungwoo mendekat dan lebih dekat lagi Chorong takut dan menutup kedua matanya.


"Gemes banget gue lihat lo noona." Seungwoo mencubit kedua pipi Chorong.


"Lo pasti gugup kan tadi? Tebak Seungwoo.


"Nggak lah, siapa juga yang gugup sama lo!"


"Ngaku aja noona, gue dengar jantung lo berdetak kencang loh tadi." Canda Seungwoo.


"Bodoh! Lebih baik gue pergi deh!"


"Gue ditinggal lagi." Ucap Seungwoo mengejar Chorong.