
Tapi di lain sisi ada Brianna yang tidak senang dengan rencana Gavin,karena ia menyukai Gavin.
Sekarang Dea sedang berada di aula,dia sedang mempersiapkan suaranya karena setengah jam lagi giliran Dea tampil.
Di aula banyak yang berbisik soal pemegam saham terbesar kampus itu yang katanya baru kembali dari luar negeri.Banyak juga yang mengagumi ketampanannya,sifatnya yang ramah di sukai banyak orang siapa lagi kalau bukan Alden Gavin Raymond.
Tetapi tidak dengan Dea yang sama sekali tidak tertarik dengan hal-hal seperti itu,dia hanya fokus dengan latihannya.
Sampai saatnya sekarang giliran Dea tampil,Dea naik ke atas panggung dengan sangat anggunnya sambil membawa gitar,ya memang Dea pintar bermain gitar dan piano.
Banyak yang tidak menyangka ice girl kampus akan bernyanyi di depan semua orang,terutama seseorang Gavin yang duduk di barisan paling depan dengan menggunakan masker dan kacamata supaya tidak di kenali Dea.
Sementara Brianna sangat tidak suka dengan cara pandang Gavin memandang Dea.Setelah itu Dea mulai memainkan gitarnya dengan sangat indah membuat semua orang kagum dengan Dea, orang cuek dan dingin seperti Dea punya bakat yang sangat bagus.
Dea membawakan lagu 'Hampa_Ari Lasso'
Kupejamkan mata ini
Mencoba tuk melupakan
Segala kenangan indah tentang dirimu
Tentang mimpiku
Semakin aku mencoba
Bayangmu semakin nyata
Merasuk hingga ke jiwa
Tuhan tolonglah diriku
Entah dimana dirimu berada
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Seperti diriku yang selalu merindukanmu
Selalu merindukanmu
Tak bisa aku ingkari
Engkaulah satu satunya
Yang bisa membuat jiwaku
Yang pernah mati menjadi berarti
Namun kini kau menghilang
Bagaikan ditelan bumi
Tak pernah kah kau sadari
Arti cintamu untukku
Entah dimana dirimu berada
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Seperti diriku yang selalu merindukanmu
Selalu merindukanmu
Entah dimana dirimu berada
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Seperti diriku yang selalu merindukanmu
Selalu merindukanmu
Entah dimana dirimu berada
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Seperti diriku yang selalu merindukanmu
Selalu merindukanmu
Dea membawakan lagu itu dengan penuh perasaan,Dea juga terbayang tentang dirinya saat bersama Gavin,lagu ini memang ditujukan khusus buat Gavin.
Sementara Gavin,merasa tersentuh hatinya saat Dea menyanyikan bait tiap bait lagu itu.Penjiwaan Dea yang membuat semua orang juga merasakan seperti apa yang Dea rasakan.
Prok....
Prok...
Semua bersorak setelah Dea menyanyikan lagu itu.Mc naik ke atas panggung untuk berbincang dengan Dea.
"Woww sangat bagus.Perkenalkan siapa namamu cantik." Ucap Mc.
"Adelia Safarana." Jawab Dea dengan sedikit tersenyum berusaha menghargai mc tersebut.
"Dari fakultas apa."
"Ekonomi."
"Hebatt ya,kalau boleh tau lagu ini untuk siapa."
"Untuk seseorang yang udah 4tahun gw tunggu tanpa gw tau dia akan kembali atau tidak." Ucap Dea dengan penuh keyakinan.Setelah itu Dea mengucapkan terimakasih dan langsung turun dari panggung membuat mc itu menggeleng kepala.
Sementara itu banyak kakak senior Dea yang awalnya tidak mengenal Dea sekarang malah jadi penasaran dengan sosok Dea.
Dea pergi ke ruang aula untuk mengambil barang-barangnya dan dia akan langsung pulang karena tidak ada hal yang penting lagi.
Tiba-tiba Brianna datang menemui Dea seuai permintaan Gavin,sebenarnya Brianna tidak mau karena dia tidak suka dengan Dea,tapi mau tidak mau Brianna harus mengikuti perintah Gavin.
"Kenalin gw Brianna asisten pribadi pemegam saham terbesar disini,lo bisa panggil gw Anna,gw tadi liat lo nyanyi bagus banget.Gimana kalo sekarang kita lihat sambutan dari pemegang saham terbesar di kampus ini pasti lo belum tau kan?." Ucap Brianna.
"Adelia.Maaf tapi itu ga penting buat gw dan gw mau pulang. Permisi." Ucap Dea sopan sambil membalas uluran tangan Brianna.
Tanpa Dea ketahui ternyata Brianna memakai earphone yang tersambung dengan Gavin,membuat Gavin merasa sedikit kecewa dengan penolakan Dea,tapi mau gimana lagi Gavin tidak bisa gegabah nanti dia akan menghancurkan rencana yang sudah 4tahun ini dia susun.
Terpaksa Gavin tetap memberikan sambutan di atas panggung karena Gavin tidak mau mengecewakan pihak kampus.
Sementara Dea pulang ke rumahnya dengan perasaan yang campur aduk,antara sedih dan kecewa,karena dia menunggu Gavin selama empat tahun tanpa kepastian.
Berapa lama lagi lo akan hukum gw Al.
.
.
.
Gasabar kan nunggu Dea ketemu sama Gavin:))) .Ikutin terus yaa jangan lupa vote dan comennya:) .Terimakasih.