High School Love Story

High School Love Story
Tatapan kagum



Ujian nasional sudah hampir dekat rencana pentas seni untuk mengiringi perpisahan siswa kelas 12 sudah disusun sedemikian rupa banyak partisipasi dari kelas 11 dan 10, tentu saja rencana pertunjukan apa saja yang akan di tampilkan sudah disusun oleh ketua osis dan wakilnya.ada yang membuat rita lebih semangat kali ini bukan karena kesibukan bersama yuda yang menjadikan mereka sering menghabiskan waktu berdua


Tapi kehadiran bebeb gemesnya siapa lagi kalau bukan pak arga yang di tunjuk sebagai penanggung jawab acara oleh kepala sekolah tentu saja dengan beberapa pertimbangan


Tidak ada yang tau status arga sebagai calon pewaris tunggal mhd group kerana permintaan keluarga dengan alasan takut membuat arga risih dengan pandangan orang terhadapnya.


Kurang satu bulan acara pensi akan di gelar semua yang ikut andil mulai menyibukkan dirinya dengan latihan rapat osis sering diadakan agar tidak terjadi selisih faham, selaku penanggung jawab arga mulai ambil bagian dalam setiap ide yang di tuangkan


Seperti biasanya rita yang paling aktif memberi pendapat diantara yang lainnya sikap seriusnya muncul lagi saat memang dibutuhkan dia berdiri didepan kursinya sambil menyampaikan opini yang mungkin bisa di terima


Yuda selalu saja menatap dengan tatapan kagum


"andai lo peka Rit, gua gemeteran deket lu tapi gua terlalu pengecut buat bilang semuanya" batin yuda dengan tatapan kagum pada sosok anggun di depannya


Disisi lain mata arga juga seolah tak mau berpaling ada kekaguman tersendiri


"nih anak kalo di liat liat manis juga ya kalo lagi serius beda banget sama sikap manja dan genitnya"


"nahhh,, jadi itu pendapat gua gimana kalian setuju nggak?" ucap rita memecah konsentrasi kedua pria yang menatapnya serius


"ehhh emm iya menurut gua bagus ide lu Bisa dicatet dulu, nanti kita sesuaikan dengan tema pensi kita" jawab gugup yuda yang sadar ditata balik rita mencoba untuk tetap berwibawa


" bagaiman menurut bapak? Lontaran pernyataan rita yang seolah menuntut jawaban dari guru idolanya itu


" saya setuju, idenya juga masuk akal" jawab singkat arga mempertahankan sikap dinginnya


Flash back


Arga memang terkenal dingin bagai Es ini karena masa lalu nya dia pernah menjadi orang yang ramah dan ceria hidupnya dipenuhi warna kebahagiaan setiap kisah indah diukur bersama kekasihnya, bahkan arga sudah berencana melamar kekasihnya itu, tapi malah kenyataan pahit yang harus diterimanya dia memergoki kekasihnya berdua dengan sahabat dekatnya menunjukan pada dunia seolah dua sejoli ini sedang dilanda kasmaran, bak di tikam arga hanya bisa tersenyum sinis menerima kenyataan.


"ehh arga kamu bisa ada disini, ini gak kayak yang kamu bayangin aku bisa jelasin semuanya" intan kelabakan melepaskan tangan beno dipinggangnya.


"hari ini renacana aku mau nglamar kamu aku udah siapin semuanya tapi ternyata, hadiah kamu lebih mengejutkan" intan hanya menundukkan kepala bersalah tidak berani melihat arga


"aku senang akhirnya dipisahkan dengan perempuan busuk seperti kamu, yang tidak pernah hanya puas dengan satu pria, kamu hanya memanfaatkan harta dan status sosialku untuk mendongkrak popularitasmu mulai hari ini aku tidak ingin melihat wajah memuakkan mu itu"arga menekan setiap ucapan dengan menahan hati yang mulai sesak


"dan yaa untuk kamu ben, kamu sahabat baiikku aku akan memberi apapun untukmu termasuk sampah ini, ambilah dia untukmu" ucap beno sembari melangkah pergi dan tidak memperdulikan isakan tangis intan yang mencoba menjelaskan semuanya


Sejak saat itu arga mau kuliah diluar negeri untuk melupakan kenangan bersama intan sikap dingin dan kaku selalu tergambar jelas di wajahnya.


Flashback off


Rapat osis dibubarkan semua kembali ke kelas masing masing kecuali rita yang masih betah menatap arga yang duduk sambil memainkan benda persegi di tangannya


Arga yang risih ditatap seperti itu mulai angkat bicara


"ga usah natap saya gitu, emang ada yang aneh"


"ada aneh banget malah" mana ada malaikat turun ke bumi siang bolong begini jawab centil khas rita


" jadi bebeb emess aku lagi"


Arga hanya menggelengkan kepala dan berlalu tanpa sepatah katapun


"baru juga dipuji tegas sekarang gitu lagi" gumam arga dalam hari


Hayy viewers jangan lupa like dan komen ya karena like kalian berarti buat aku makasih😘