
Hannah jadi salah tingkah karena beberapa kali Mike memperhatikan dirinya.Dia berdiri lalu membawa teh hijau dan biskuit coklatnya menjauh dari meja Mike.Hannah berpindah ke depan meja bartendar agar dia bisa mengobrol dengan Eve dan Kelly.
Mike terlihat begitu asyik mengobrol dengan Jessica.Sesekali mereka tampak tertawa kecil.
Jessica terlihat begitu cantik dan menawan.Kulitnya tampak begitu mulus dan halus bak kulit bayi.
"Apa kau tau Mike....Tony baru saja melamarku...!!" Jessica menunjukkan cincin bertahta berlian yang melingkar di jarinya.Senyumnya terlihat begitu sumringah.Jelas dia sangat bahagia karena Jessica dan Tony sudah berpacaran cukup lama.
Deg.....
"Oya...." Mike terkejut mendengar pernyataan Jessica.
Tak bisa dipungkiri Mike memang menyukai Jessica.Tapi dia cukup sadar diri karena Jessica sudah punya kekasih.Jadi dia berusaha menepis perasaannya dan menganggap Jessica hanya sebatas teman.
Ada perasaan yang aneh di hati Mike ketika mendengar Jessica akan menikah dengan Tony.
"Kenapa ekspresimu seperti itu...? Apa kau tidak senang melihatku bahagia..?" keluh Jessica dengan nada manja.Jessica tidak pernah menyadari kalau Mike sempat menaruh hati padanya.
"Eh...Maksudku bukan begitu...Memangnya kapan kalian akan menikah ?" Mike berusaha ikut bahagia dengan kebahagiaan Jessica.
Jessica berbunga bunga lagi ketika mendengar perkataan Mike.
"Tiga bulan lagi...!" Jawab Jessica dengan penuh antusias.
"Selamat ya Jess....Aku turut bahagia mendengarnya." timpal Mike.
Jessica masih tampak bahagia sambil memperhatikan betapa cantiknya cincin yang melingkar di jarinya itu.
Sementara Mike tetap berusaha menepis perasaannya.
BIP.....BIP.....BIP....!!
Ponsel Jessica bergetar.Ketika melihat ada telpon masuk dari Tony...dia langsung tersenyum sumringah.
Jessica langsung mengangkat telpon itu.
Mike memperhatikan Jessica yang sedang asyik menerima telpon dari Tony.
"Kau pantas untuk bahagia." gumam Mike dalam hati.
"Oke..." Mike tersenyum.
"Kau yang traktir..." Ucap Jessica setengah berbisik sambil melempar senyum manisnya pada Mike.Tangannya menepuk bahu Mike dua kali lalu meninggalkan Mike disana.
Mike masih merasa ada yang aneh dalam hatinya.
Tak lama kemudian Mike beranjak dari duduknya.Dia melangkahkan kakinya menuju ke meja kasir.
Mike mentap Hannah yang duduk di depan meja bar yang kebetulan bersebelahan dengan meja kasir.
Menyadari ada yang mendekat ke tempatnya duduk Hannah spontan menoleh.Tak sengaja Hannah bertatapan dengan Mike.
"Kenapa orang ini melihatku seperti itu." Hannah memalingkan pandangannya dari Mike.
Tapi karena Hannah duduk terlalu dekat dengan meja kasir,Mike yang hendak membayar pesanannya kini berdiri sangat dekat dengan Hannah.
Dan entah mengapa Hannah jadi salah tingkah ketika laki laki yang beberapa kali kepergok memperhatikannya itu saat ini berdiri dengan jarak kurang dari 10 cm darinya.
Bahkan saking dekatnya Hannah bisa mencium aroma parfum yang begitu segar dari laki laki itu.
Aroma parfum Mike begitu segar dan Hannah menyukainya.Hingga tanpa sadar Hannah sedikit memalingkan wajahnya ke tubuh Mike dan menghirup aroma segar yang berasal dari tubuh berotot itu.
Mike sudah selesai membayar dan dia membalikkan badannya.Tanpa sengaja.....Oops....Hidung Hannah menempel di dada Mike.Hannah seakan tak bisa bergerak pada situasi itu.
Mike memperhatikan wajah Hannah yang tampak kaget.
Hannah sontak memalingkan wajahnya membelakangi Mike karena sangat malu.Sampai sampai pipinya memerah.
Mike kemudian meninggalkan meja kasir dengan sedikit senyum tipis yang mengembang dibibirnya.
"Hannah kau bodoh sekali....!" Hannah menepuk keningnya berkali kali karena merasa sangat malu.
Eve dan Kelly hanya bisa tertawa melihat tingkah konyol temannya itu.
"Dia tampan sekali kan...?! "Goda Eve yang melihat pipi Hannah memerah.
"Ahh....Eve....aku tidak sengaja.Aroma parfumnya sangat segar...ya Tuhan...malu sekali aku..." Hannah menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan.