Candamu Canduku

Candamu Canduku
Bab 62. Taman Kota



Sesuai dengan janji Zian yang pernah di katakan Anja sebelumnya, di sini lah Nara dan Anja berada sore ini. Di sebuah taman kota, tepatnya mereka sedang duduk di sebuah bangku panjang yang ada di taman sambil memperhatikan banyaknya anak-anak yang sedang bermain di sana.


Anja nampak terlihat bahagia dengan senyum yang tak pernah pudar sejak pertama kali menginjakkan kakinya di taman. Sesekali ia mengelus perutnya kemudian tersenyum lagi, seolah-olah ia sedang membayangkan saat anaknya sudah lahir dan bisa di ajak bermain.


"Mau makan ice cream?" Tanya Nara lembut yang mendapat anggukan dari Anja.


"Sebentar, tunggu disini. Jangan kemana-mana. Aku akan segera kembali." Ucap Nara kemudian segera pergi.


Dug!


Nampak bola menggelinding ke arah Anja dan mengenai kakinya. Di susul dengan suara anak laki-laki kecil sekitar umur empat tahunan.


"Maaf onty, Afa tidak sengaja." Ucap anak laki-laki kecil yang bernama Rafa itu dengan suara cadelnya, yang membuat Anja tersenyum kemudian mengambil bola yang ada di bawah kakinya tersebut lalu memberikannya kepada Rafa.


"Telimakasih!" Ucap Rafa saat menerima bola tersebut kemudian berlari menjauh.


"Hey, kenapa?" Tanya Nara saat tiba dengan membawa dua cup ice cream rasa vanilla kesukaan Anja. Jangan tanya dari mana dia tahu Anja suka ice cream rasa vanilla? Siapa lagi kalau bukan Riani. Nara sudah mengorek semua informasi tentang Anja dari Riani.


"Setelah ini mau kemana lagi?" Tanya Nara, namun Anja hanya menggeleng sambil menyuapi ice cream ke dalam mulutnya.


"Mas Nara kenapa baik sama Anja?"


Deg!


Pertanyaan Anja membuat Nara bungkam. Ia tidak tau harus menjawab apa.


"Anja takut nanti mas Zian salah paham."


Deg!


Lagi-lagi jantung Nara seperti di remas. Entah dengan cara apa ia bisa mengembalikan kesadaran Anja. Di usapnya wajahnya pelan kemudian menatap Anja lekat.


"Tidak akan ada yang salah paham. Aku sudah menganggap mu seperti adik ku sendiri. Jadi jangan pernah sungkan meminta apapun kepada ku."


"Benarkah?" Ucap Anja berbinar.


"Apa Anja boleh minta sesuatu?" Tanya Anja hati-hati.


"Apapun itu!" Jawab Nara meyakinkan.


"Tolong telponin mas Zian kapan dia pulang."


Deg!


Lagi dan lagi Anja membuat jantungnya serasa ingin meledak.


"Ma-maaf, tapi HP ku mati batrenya habis." Nara mencari alasan yang menurutnya tepat.


"Hey, kenapa nangis?" Nara mengusap lembut air mata Anja dengan tangannya. Ia merasakan desiran aneh yang merambati hatinya saat tangannya bersentuhan dengan pipi mulus Anja yang nampak memerah itu.


"Sudah ya." Nara meraup Anja ke dalam pelukannya.


"Kita pulang ya." Lanjut Nara yang mendapat anggukan dari Anja. Nara kemudian menggandeng erat tangan Anja lalu mereka melangkah beriringan.


*****


Pukul delapan malam Nara dan Anja tiba di rumah Bu Mayang, karena tadi mereka mampir makan malam terlebih dahulu. Anja nampak terlelap di jok samping kemudi. Nara yang tak tega untuk membangunkannya, akhirnya ia pun mengangkat tubuh Anja pelan-pelan agar tak membangunkan Anja. Kemudian membawanya masuk kedalam rumah Bu Mayang.


Nara merebahkan tubuh Anja pelan-pelan di atas ranjang yang ada di kamar Laras atas permintaan Laras kemudian menyelimutinya. Lalu ia pamit undur diri.


*****


Anja nampak gelisah dalam tidurnya, terlihat dari titik-titik keringat yang membasahi keningnya. Sedangkan Laras nampak tertidur lelap di sampingnya.


"Mas Zian." Gumam Anja pelan dengan mata yang masih terpejam.


"Mas!" Gumam Anja sekali lagi.


"ZiaaaaaaaaaaaaaaaN!" Teriak Anja keras hingga membangunkan seluruh penghuni yang ada di rumah dan yang ada di warung Bu Mayang.


*****


*****


...**********TAMAT***********...


*****


*****


*****


Hay Hay gaess, akhirnya Novel pertama emak tamat ya 🀭


Emak akhiri sampai di sini cerita Anja dan Zian. Karena dari awal memang cerita ini emak bikin Sad Ending 😒😒


Jangan di Unfavorit dulu ya, karna nanti bakal ada season ke-2nya 🀭


Nanti bakalan emak infoin disini, Season ke-2nya emak lanjut di sini apa buka kamar baru 🀭


Terimakasih gaess πŸ™ Lope-lope sekebun pare 😘😘


Jangan lupa Like Komen dan Votenya, kopi juga boleh β˜•β˜•πŸ˜‚πŸ˜‚