Not A Sugar Baby

Not A Sugar Baby
Kukira Kau Cinta



Haiii, aku ada karya baru nihh 🥰🥰🥰


semoga sukak ya.



Blurb


Berkisah tentang Janela Arsana (Our Love Story) yang harus menikah dengan Keenan Sanjaya (Menikahi Pamanmu) karena berada pada situasi yang tidak sengaja dan disaksikan oleh orangtua masing-masing. Juga nasib Kyra Sanjaya adik dari Keenan Sanjaya, yang melakukan one night stand bersama Jeff karena mabuk.


Janela harus melewati hari-hari pernikahan dengan pria yang lebih dewasa dan tanpa cinta. Sedangkan Kyra harus rela jika Jeff ada hubungannya dengan masa lalu sang Ayah.


“Pak Keenan,  cangkir itu bekas bibir saja. Ini sama saja kita melakukan ciuman tidak langsung,” ujar Janela dengan polosnya membuat Keenan menyemburkan kopi yang sedang dia minum.


***


“Aku harus tanggung jawab?” tanya Jeff lalu terbahak. “Kyra sendiri yang datang padaku dengan keadaan mabuk dan merayu layaknya perempuan jal*ng.  Lalu kalian berharap aku akan bertanggung jawab. Tidak akan pernah.”


Bagaimanakah kisah pernikahan Keenan dan Janela dan sedramatis apa hubungan Jeff juga Kyra?


 


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Penggalan Chapter.


“Ciuman tidak langsung?”


“Iya dong, kemarin juga gitu. Saya diminta minum dari cangkir bekas Bapak, jadi kita dua kali ciuman tidak langsung,” ujar Nana sambil terkekeh.


Keenan menatap aneh pada gadis dihadapannya. “Kamu kalau bicara macam-macam lagi, saya adukan ke Bu Maria.”


“Eh, jangan pak. Nggak asyik banget pake ngancem gitu.”


Keenan berdecak, “Lama-lama kamu ngelunjak ya, aku ini pimpinan kamu.”


“Idih, yang bilang Pak Keenan teman saya, siapa. Ya udah deh saya keluar, Pak Keenan masih ada yang perlu dibantu?”


“Ada, cepat keluar karena saya butuh ketenangan.”


...***...


Nana menubruk tubuh Keenan dan keduanya terjerembab. "Shittt," ujar Keenan mengusap dahinya yang terbentur kepala Nana. 


"Maaf, Pak. Saya bener-bener nggak sengaja." 


"Bangunlah, ini benar-benar tidak nyaman." Nana beranjak bangun tapi salah satu kancing seragamnya tersangkut di ikat pinggang Keenan. 


Keenan berdecak, "Paksa tarik saja, kamu ... arghhhh."  Nana yang bergerak di atas tubuh Keenan membuat belalainya mengeras ingin dibebaskan. 


"Kalau dipaksa nanti kancingnya lepas yang ada dada saya terekspos, Pak. Nanti Pak Keenan terkaget-kaget lihatnya."


"Nggak akan kaget, aku sudah merasakan bentuknya sebesar apa, cepat bangun." 


Nana berusaha melepaskan kancingnya tapi terlihat seperti orang yang sedang asyik memainkan milik Keenan. Sampai ....


Bruk. 


"Keenan!" teriak Kayla.


"Janela!" pekik Nena.


Keenan menengadahkan wajah menatap ke arah pintu dan begitupun dengan Nana, keduanya terkejut karena melihat kedua orangtua mereka berada di sana.


"Mamah." 


"Mommy." 


"Apa yang kalian lakukan?" teriak Elang. 


Keenan pun mendorong tubuh Nana dan kancing itu terlepas jatuh entah kemana. Membuat seragam yang dikenakan Nana menganga lebar dan Nana menutupinya dengan tangan. 


"Pah, Mah, ini nggak seperti yang kalian lihat."


“Astaga Keenan, kamu ngapain?”


Elang bergegas menutup pintu ruangan Keenan agar tidak ada yang menyaksikan apa yang terjadi.


"Janela, kamu kabur dari rumah untuk melakukan hal ini?” tanya Janu.


“Nggak, Daddy datang pada waktu yang tidak tepat. Aku tadi hanya ….”


“Sebaiknya kita duduk,” usul Elang.


Kayla dan Elang duduk duduk berdampingan termasuk juga Janu dan Nena.


Keenan dengan posisi berdiri seperti peserta sidang, Nana pun berdiri di sampingnya. “Kamu berbuat mesum di perusahaan Papah?” 


\=\=\=\=\=\=\=\=


Nah,, itu sedikit penggalan chapter. Jangan lupa mampir yesss, mampir lah masa enggak. 😘😘