
Hai, mampir ya di karya baru author.
...CINTA DIBAYAR TUNAI...
Blurb
Mihika Yodha yang menyamar sebagai karyawan baru pada salah satu perusahaan milik Ayahnya. Berada pada situasi dimana Mihika harus menikah dengan Arka, direktur perusahaan Ayahnya. Berusaha mengungkap segala permasalahan perusahaan juga sebagai asisten dan istri dari Direktur perusahaan milik ayahnya tidak membuat Mihika putus asa.
“Jangan harap aku akan berlaku seperti seorang suami pada umumnya, karena kamu bukan wanita idamanku,” ujar Arka setelah melangsungkan akad nikah dengan Mihika. Arka tidak mengetahui identitas asli Mihika termasuk wajah asli istrinya.
Arka benar-benar serius dengan ucapannya. Tidak menghargai Mihika sebagai istrinya, bahkan tetap berhubungan dengan wanita lain. Mihika mengira jika Arka adalah dalang dibalik masalah perusahaan. “Arka, kamu akan menyesal telah berbuat jahat termasuk menghina hubungan ini. Saat kamu menyesal semua sudah terlambat,” ucap Mihika lirih.
Lalu bagaimana kisah Mihika dengan Arka setelah terungkapnya pelaku kejahatan di perusahaan? Apakah Arka akan jatuh cinta pada Mihika sesuai dengan janji saat mengucapkan ikrar akad nikah? Karma atau cinta dibayar tunai.
...Penggalan Bab...
“Tolong Ayah, selamatkan perusahaan, bukan untuk kita tapi untuk para pekerja. Ribuan karyawan menggantungkan nasibnya pada perusahaan,” pinta Aditya dengan suara lirih dan pelan.
Dengan segala rasa yang mengarah pada berat hati untuk melaksanakannya, Mihika akhirnya menyanggupi permintaan Aditya, “Baiklah, tapi dengan satu syarat,” ucap Mihika.
“Apa?” tanya Johan.
“Biarkan aku bergabung dan menjalankan misi bukan sebagai Mihika Yodha, tapi berikan aku identitas lain tanpa seorangpun tau.”
...****...
Bugh.
"What!! Dia yang nabrak aku kenapa dia yang marah," lirih Hika. ‘Siapa sih itu perempuan, gaya bener,’ batin Mihika.
"Namanya Lela," ucap seseorang yang berdiri disamping Hika.
"Maksudnya?"
"Perempuan tadi, yang nabrak kamu tapi malah dia yang marah namanya Lela, Lela Gunawan. Kalau bisa jangan ada urusan sama dia, ribet urusannya," ucapnya lagi. "Karyawan baru?"
Hika mengangguk.
...***...
... ...
"Ini list job desk sebagai aspri silahkan pelajari, kalau ada yang mau ditanyakan silahkan langsung ke Pak Arka," ujar sekretaris Arka.
"Pak Arka?" tanya Hika sambil menerima lembaran berisi apa yang harus ia kerjakan.
"Iya direktur kita, Pak Arka Rocio. Kamu boleh panggil aku May.” Hika membaca papan nama pada meja May “Maemunah,” ucap Hika.
“Pokoknya panggil aku May,” ucapnya, “Eh itu Pak Arka sudah datang."
Hika menoleh ke arah yang Arka yang berjalan ke arahnya, lebih tepat menuju ruang kerjanya. Hika pikir direktur perusahaan Ayahnya adalah pria seumuran dengan Ayahnya, nyatanya masih lumayan muda.
Pria dengan postur tinggi menjulang, sudah pasti tidak kurang dari 180 cm. Tubuh tegapnya terlihat saat dia berjalan dan wajah yang rupawan membuat Hika berlama memandangnya. Suit yang dipakai tidak dapat menyembunyikan otot tubuhnya yang kekar, yang pastinya membuat para wanita ingin sekali meraba dan menyentuhnya.
\=\=\=\=\= Penasaran kan, penasaranlah, masa enggak. Yuk mampir, klik favorute, like, koment, rate and vote. Jngn lupa hadiahnya, maaf author jadi maruk 😁