MY DESTINY

MY DESTINY
episode 63



Nayna berjalan dengan langkah cepat dan raut wajah yang kesal dengan sikap Daniel yang menyebalkan. Sampai tidak menyadari Kendrick telah berada didepannya. "Nayna! Kenapa dengan keningmu?" tanya Kendrick khawatir.


"Aku baik-baik saja Ken! Ini hanya luka kecil." jawabnya.


"Ayo masuklah kemobil, biar aku obati lukamu." ucap Kendrick segera menarik pelan tangan Nayna untuk masuk kedalam mobil.


Nayna tidak menolak, dan langsung masuk saat Kendrick membukakan pintu untuknya.


Cekrek


Cekrek


Suara lensa kamera memfoto Nayna yang memasuki mobil Kendrick. Dan dibalik itu ada seseorang yang telah dibayar oleh Celine dengan tugas khusus mengikuti Nayna. Celine tersenyum licik saat menerima foto itu. Dia akan memanfaatkan kejadian itu, untuk meracuni pikiran Daniel. Bagaimana pun juga dia sangat ahli dalam meracuni pikiran Daniel. Apalagi disaat dia sedang kacau saat ini, itu pastinya akan lebih mempermudahnya.


Celine menyimpan gambar itu untuk dikirim pada Daniel. Dan tidak sabar untuk melihat bagaimana reaksinya.


"Bagaimana ini bisa terjadi Nayna?" tanya Kendrick sembari mengobati luka Nayna, dan Sesekali meniupnya lembut. Nayna hanya menatap Kendrick dari jarak yang cukup dekat sampai bisa merasakan hembusan nafasnya. Nayna sempat berfikir perbedaan sikap Daniel dan Kendrick sangatlah bertentangan. Daniel yang selalu melakukan sesuatu sesukanya dan bertindak gegabah. Sedangkan Kendrick selalu bersikap tenang. Nayna menggeleng cepat. ("Tidak, aku tidak boleh membanding-bandingkan Daniel dengan Kendrick. Bagaimanapun juga kami saling mencintai. Dan dalam cinta tidak ada yang namanya perbandingan.) batin Nayna. Kendrick mengerutkan keningnya memperhatikan sikap Nayna.


Saat Nayna mulai menyadari tidak ada lagi sentuhan Kendrick di area lukanya. Saat itu Nayna menatap Kendrick, mata mereka seketika terpaut. Dalam sekejap bibir Nayna telah menempel pada bibirnya.


Ciuman yang hanya dilakukan dengan mulut yang tertutup dan berlangsung selama lebih dari 20 detik. Mereka bahkan tidak melibatkan Lidah dalam ciuman ini. Seolah ciuman yang mereka lakukan ini adalah sebagai indikasi cinta yang mendalam.


Nayna membuka mata yang sebelumnya ia pejamkan. Seakan mulai tersadar dari apa yang telah mereka lakukan. Lalu segera beranjak pergi dari sana.


"Nayna!" panggil Kendrick mencoba menghentikan langkah kaki Nayna. Tapi Nayna sendiri tidak menggubris nya. Dia terus berjalan dengan langkah lebar. Namun Kendrick berhasil mengejarnya, Kendrick menarik tangan Nayna sampai membuat Nayna berbalik menghadapnya.


"Nayna, kita harus bicara. Ada sesuatu diantara kita."


Nayna menggeleng cepat. "Tidak Ken, semua ini tidak seperti yang kau pikirkan. Aku harus pergi sekarang." jawabnya sembari melepaskan tangannya dari Kendrick.


"Nayna ..."


teriak Kendrick lagi. Namun Nayna tidak memperdulikannya, sampai punggung Nayna menghilang dibalik pintu. Tidak terlihat oleh Kendrick lagi.


Kendrick menarik kasar rambutnya dan mengembuskan nafas keras-keras. Wajahnya sendiri nampak gusar.


***


Daniel memegang gelas wine dengan begitu erat sampai gelas itu pecah ditangannya. Melihat gambar Nayna yang sedang bersama Kendrick. perasaan negatif seperti takut ditinggalkan, sedih, cemas, dan marah ketika melihat seseorang yang di sayangi dekat dengan orang lain. Selalu muncul begitu saja dibenaknya.


"Sudahlah Daniel. Untuk apa kau memikirkan Nayna, yang mungkin saat ini sedang bersenang-senang dengan pria itu. Mari bersulang untuk melupakan sejenak masalahmu." ucap Celine tersenyum licik. Tentu dia memanfaatkan keadaan yang begitu menguntungkan baginya.


Daniel meneguk semua wine nya sampai tandas. Dan hal itu semakin membuat Celine menyunggingkan senyuman kemenangan. Daniel telah terkapar tak berdaya. Karena Celine sudah mencampurkan obat tidur dengan dosis tinggi. Dengan itu dia akan lebih mudah menjalankan rencana selanjutnya.


Celine menyuruh seseorang untuk membawa Daniel sampai kekamar khusus yang telah ia siapkan sebelumnya. Dia juga tidak lupa mematikan semua cctv agar tidak meninggalkan jejak apapun.


"Ck, Nayna yang malang .." gumamnya menatap Daniel, dengan tertawa kecil yang diiringi seringai jahat.


****


"Apa yang membuat anda datang kemari?" tanya Alex sedikit bingung dengan kehadiran Frans kekantornya.


"Aku ingin menikahi putrimu !" ucapnya datar. Seakan tidak membutuhkan jawaban, hanya sekedar ingin memberitahu. Alex terkejut mendengarnya. Sejak kapan pria ini Berhubungan dengan putrinya? Apa sejak jalinan kerjasama yang mereka buat? Pikirnya. Namun belum sempat dia menanggapi Frans seolah mengerti dengan apa yang ada dipikirannya.


"Aku mencintai Saina. Dan aku yakin Saina juga mencintaiku. Kami ingin mengadakan pernikahan secepatnya. Aku harap anda tidak keberatan dengan keputusan yang kami buat." ucapnya lagi.


"Tapi Saina tidak pernah menceritakan apapun tentangmu!" ucap Alex menyipitkan matanya curiga, lalu kecurigaan itu segera hilang saat mendengar penjelasan Frans.


"Itu karena anda tidak punya waktu untuk bersamanya walau hanya untuk bicara sebentar. Aku bahkan harus mengancam asistenmu jika sampai tidak mengizinkanku bertemu denganmu." jawabnya jujur, namun menusuk. ucapan itu seolah menamparnya. Apa yang dikatakan Frans memang benar, dia terlalu disibukan dengan pekerjaannya sampai tidak pernah ada waktu untuk berbagi cerita dengan anaknya. Alex begitu menyesali hal itu.


Tapi sekarang tidak lagi. Dia akan mendukung setiap keinginan Saina, selagi itu tidak membahayakan nya. Alex akan berusaha menjadi ayah yang baik untuk menebus segala dosa-dosanya. Bagaimanapun juga dia hanya ingin putrinya bahagaia meski dulu dia melakukan dengan cara yang salah.


"Bagiku tidak masalah jika Saina menyetujuinya. Aku tidak akan melarangnya. Sudah cukup bagiku untuk terlalu menekannya. Dia juga butuh kebebasan, apalagi dalam hal memilih pasangan. Jadi aku tidak keberatan." ucap Alex santai.


Frans tersenyum kecil mendengar nya. Ternyata tidak sesuai dengan dugaannya. Dia pikir Alex akan meledak marah saat mendengar kabar pernikahan yang akan mereka laksanakan dengan mendadak. Apalagi yang menikah dengan putrinya adalah Frans. Semua orang tahu bahwa reputasinya buruk dalam hal percintaan, karena terlalu sering gonta-ganti pasangan.


Tapi ternyata tidak.


Alex menerima keputusan itu dengan bijak. Bahkan tidak mempersulit mereka barang sedikitpun.


"Kalau begitu saya permisi dulu. Terimakasih, karena telah bersedia menerimaku sebagai bagian dari keluarga kalian. Calon Ayah mertua." ucap Frans dengan lancang. Bahkan dia tidak ragu sedikitpun mengucapkannya. Hanya saja Alex sedikit merasa aneh karena panggilan yang begitu asing baginya.


Frans segera melangkah pergi setelah mendapatkan anggukan kecil dari Alex. Perasaan Frans begitu senang dan berbunga-bunga. Seakan tidak sabar membagi kabar gembira ini pada Saina.


Saina pasti akan sangan senang mendengarnya.


***BERSAMBUNG .....


TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI ALUR CERITA INI DENGAN BAIK.


***


HAY GUYS KALAU KALIAN SUKA


JANGAN LUPA KASIH


LIKE 👍


KOMENTAR 😀


BINTANG 5


FAVORITE


KOIN


DAN VOTE SEBANYAK BANYAK NYA YA , DAN JANGAN LUPA KRITIK DAN SARAN NYA JUGA YANG MEMBANGUN


JANGAN ADA PLAGIAT DI ANTARA KITA YA " TERIMAKASIH*** "