MY DESTINY

MY DESTINY
episode 56 (WARNING 18+)



"Apa yang kau lakukan pada ayahku sampai dia ingin aku menemanimu disini?" tanya Saina dengan nada sinis dan tatapan tidak suka pada Frans.


"Tidak ada !! Hanya sedikit ancaman kecil untuk membuat usahamu hancur. Tepat seperti dugaanku ayahmu sangat menyayangimu sampai tidak ingin melihat kehancuran usahamu." jawabnya enteng sembari mengangkat bahu.


Saina menghela nafas gusar dan menggeleng lemah. "Kau memang pria terlicik yang pernah aku kenal." ucap Saina memandang benci kepada Frans.


"Jangan bicara seperti itu Saina, kau bahkan belum mengerti tentang aku yang sebenarnya." ujarnya dingin.


"Cih, memangnya apa dirimu?" sautnya ketus.


Frans menatap tajam Saina dan mendekatinya secara perlahan. "Kau akan tahu sendiri nantinya." ucapnya memegang lembut pipi Saina, membuat Saina langsung membuang wajahnya. "Ayo, klien ku sudah menunggu. Kau harus bersiap-siap. Dan ganti pakaianmu ini dengan gaun yang telah kupilihkan."


Saina masih diam di tempatnya, tidak berminat mengikuti perintah Frans sama sekali. Dan hal itu membuat Frans menaikan sudut bibirnya. "Jadi kau mau aku yang menggantikan bajumu ! Begitu !" ucapnya dengan nada sensual. Saina langsung mengambil gaun yang telah disediakan Frans untuk memakainya sambil berdecak sebal.


Frans hanya terkekeh geli melihatnya.


Tidak butuh waktu lama bagi Saina untuk mengganti pakaiannya. Saina bukanlah tipe wanita yang suka menghabiskan waktu berjam- jam hanya untuk berdandan. Dengan gaun merah panjang dengan punggung terbuka serta belahan dipinggir pahanya ditambah riasan wajah yang tipis membuatnya begitu mempesona. Bahkan Frans sendiri sampai tidak berkedip melihatnya. Rambutnya yang tidak terlalu panjang dan sedikit bergelombang dibiarkan nya terurai.


Frans terkesima melihatnya. Selama ini Saina selalu memakai pakaian sederhana bahkan tidak pernah memperlihatkan lekuk tubuhnya sekalipun. Tapi kali ini sangat berbeda, seperti bukan Saina yang Frans kenal. Penampilan Saina bukan hanya memukau tapi juga cukup menggoda.


"Tutup mulutmu !! Air liurmu nanti berjatuhan." ucap Saina menyunggingkan senyuman sinisnya. Dan berjalan mendahului Frans yang menyipitkan matanya menatap Saina dengan caranya yang sedikit berubah.


Saina tersenyum senang dengan apa yang dia lakukan barusan. Rupanya dia sengaja membuat Frans terpesona padanya. Dan sedikit memberi pelajaran pada pria seperti Frans yang selalu melakukan sesuatu sesuka hatinya.


("Sial ! Aku menyesal memilih gaun itu untuknya.") umpat Frans kesal.


Mereka memasuki gedung pertemuan mereka dengan para klien Frans. Saina berjalan bak model yang sengaja melenggak lenggokan tubuhnya agar menjadi pusat perhatian, tentu hal itu tidak luput dari perhatian Frans yang mulai kesal dengan orang-orang yang menatap Saina di sepanjang jalan.


"Selamat datang Frans Almero." ucap salah satu kliennya yang berwajah tampan dan menawan itu. Frans tersenyum dan menyambut uluran tangannya.


"Bagaimana kabarmu Grissham?" tanya Frans sedikit basa basi.


"Seperti yang kau lihat ! Aku sangat baik dan semakin tampan pastinya." jawabnya dengan percaya diri. Sifat Grissham yang hangat dan ramah ditambah aura ketampanan nya tersendiri membuatnya digilai para gadis. Frans hanya terkekeh mendengar gurauannya.


"Sebenarnya aku lebih tertarik untuk menyapa gadis cantik yang datang bersamamu ini Frans," ucap Grissham melirik Saina dengan senyuman manisnya, "Halo nona manis siapa namamu?" tanyanya dengan mengulurkan tangan. Saina menyambut uluran itu dengan anggun.


"Saina." ucapnya tersenyum menggoda, Saina bisa melihat dari ujung matanya raut tidak suka dari Frans.


"Nama yang indah, seindah orangnya. Perkenalkan namaku Grissham." ucapnya memperkenalkan diri, namun tidak melepaskan tangan Saina dari genggamannya.


"Senang berkenalan dengan anda tuan Grissham." ucap Saina dengan nada lemah lembut. Tidak memperdulikan Frans yang sudah seperti cacing kepanasan melihatnya.


"Grissham. Lebih baik kita langsung saja ke inti pertemuan kita hari ini." ucap Frans yang mulai kesal karena diabaikan.


"Oh, kau benar. Maafkan aku ! Hanya saja aku terlalu terpesona dengan gadis ini sampai lupa dengan tujuanku disini." ucapnya dengan mengedip kan sebelah matanya pada Saina. Saina hanya menarik sedikit sudut bibirnya. Sedangkan Frans rasanya ingin dia pecahkan kepala si Grissham ini sampai hancur.


Merekapun memulai pertemuan mereka sesuai tujuannya. Namun Frans tidak begitu fokus pada tujuannya, malah memperhatikan interaksi antara Saina dan Grissham yang membuatnya mengetatkan rahang dan memegang gelas minumannya dengan erat sampai pecah. Namun hal itu tidak ada yang menyadarinya karena tangan Frans berada di bawah meja saat memegang gelas itu. Bahkan luka akibat serpihan gelas itu tidak berarti apapun baginya. Dibanding melihat Saina yang begitu dekat dengan Grissham.


"Aku rasa sudah cukup dengan pertemuan ini. Ayo kita pulang." ucapnya dingin dan segera menarik tangan Saina untuk meninggalkan tempat itu, tanpa menunggu tanggapan dari klien nya terutama Grissham.


Frans menarik kasar tangan Saina dan menggenggam nya erat seolah takut Saina akan lari jika sebentar saja dia lepaskan, dan hal itu membuat Saina kesulitan mengimbangi langkah kaki Frans yang berjalan dengan cepat.


"Frans berhenti ! Kau menyakitiku." teriak Saina mencoba meronta dari pengangan tangan Frans yang begitu kuat. Namun diluar dugaannya Frans justru menggendongnya membuat Saina malu karena diperhatikan banyak orang disana. Saina tidak bisa berbuat apapun meski dia meronta-ronta, Frans tidak Akan mendengarkannya. Saina terpaksa mengalungkan tangannya di leher Frans dan menenggelamkan wajahnya disana.


"Kita mau kemana lagi. Ini bukan arah menuju rumahku." seru Saina, terdengar nada protes dalam ucapanya.


"Kita akan ke Apartemenku." saut Frans seadanya.


Saina membulatkan matanya mendengar penuturan Frans yang seenaknya itu.


"Apa katamu? Kau pikir aku tidak punya rumah !! Kenapa harus ke Apartemenmu?" protes Saina kesal.


"Memangnya kenapa? Bukankah kau ini gadis liar yang suka keluyuran kemana-mana. Kau pikir aku tidak tahu dengan kebiasaanmu yang suka pergi ke club malam. Aku rasa hal ini pasti sudah biasa kau lakukan bukan !!" ujar Frans dengan tatapan fokus pada kemudinya. Perasaannya begitu panas sampai mengeluarkan kata kasar yang begitu menyinggung perasaan Saina. Namun Saina tidak melakukan pembelaan dirinya.


"Kau benar !! Aku memang wanita malam yang sering keluyuran. Aku hanya tidak suka jika kemanapun tanpa persetujuan ku." sautnya lembut, namun terdengar kesal. Lalu Saina membuang wajahnya, dia lebih tertarik melihat keluar jendela dari pada beradu mulut dengan Frans. Apalagi tentang tuduhan Frans yang tidak benar tentang dirinya.


Sesampainya di Apartemen. Frans melempar tubuh Saina keatas ranjang king size miliknya. Dan langsung menindih tubuhnya yang membuat Saina tidak bisa berkutik dibawah kekuasaannya.


"Kenapa raut wajahmu Terlihat kaget Saina ! Bukankah kau sudah biasa melakukan hal ini." ucap Frans dingin. Berharap Saina akan memohon pengampunannya. Tapi Saina tetaplah Saina, yang menjunjung tinggi egonya. Saina merasa tidak ingin ditindas justru semakin menantang Frans.


"Ya. Aku sudah biasa melakukannya ! Dengan banyak pria, tapi aku tidak yakin dengan kemampuanmu. Apa sehebat pria yang pernah tidur denganku, atau justru sebaliknya." ucap Saina seolah menantang Frans untuk bertindak lebih jauh.


Frans menyunggingkan senyuman sinisnya, "Mari kita lihat." ujarnya menerima tantangan Saina.


Saina terhenyak saat melihat Frans yang mulai membuka pakaiannya. Jika saja wanita lain yang melihat pemandangan Tubuh Frans yang kotak-kotak dan kekar itu, sudah pasti mereka akan tergoda. Tapi tidak dengan Saina yang begitu gugup namun tidak mengalihkan pandangannya agar Frans tidak curiga padanya. Saina bahkan kesulitan menelan salivanya.


("Matilah aku. Apa keperawananku akan berakhir pada lelaki b*e**s*k ini?") batinnya seolah menjerit dan melambaikan tangan jika ada kamera. Dia sangat ingin mengakhiri sandiwaranya. Namun terlambat sudah. Frans telah kembali menindih tubuhnya.


HAY GUYS KALAU KALIAN SUKA


JANGAN LUPA KASIH


LIKE 👍


KOMENTAR 😀


BINTANG 5


FAVORITE


KOIN


DAN VOTE SEBANYAK BANYAK NYA YA , DAN JANGAN LUPA KRITIK DAN SARAN NYA JUGA YANG MEMBANGUN


JANGAN ADA PLAGIAT DI ANTARA KITA YA " TERIMAKASIH "