
Hari masih gelap tapi suasana rumah sudah begitu ramai.
Ayah dan ibu sudah nampak bersiap siap, beberapa baju dan sepatu telah dipersiapkan untuk dibawa ke hotel.
Rose pun sudah sibuk dengan segala tugas yang dipercayakan padanya.
Kimberley sejak semalam sudah berada di hotel untuk segala urusan make up dan lain lain.
Semua sibuk dengan urusan masing-masing.
Hape Rose berbunyi, dengan sedikit kasar Rose meraih nya tanpa melihat nomer masuk dari siapa.
"Hallo...,"
"Oh haii kak, apa kabar? "
"Hah?? kakak sudah sampai di Indonesia? kok gak beri kabar sebelumnya kalau kakak akan datang?"
"Ohh oke... oke, Rose jemput ya kak." kemudian Rose meraih kunci mobilnya dan meluncur ke bandara.
Aqib datang ke Indonesia special untuk menghadiri pernikahan Kimberley. Sengaja ia tidak memberitahu sebelumnya biar menjadi kejutan buat Kimberley.
...................................................
Aqib sebenarnya galau, disisi lain dirinya sedikit merasa tidak nyaman untuk datang menghadiri pesta pernikahan ini.
Karena setiap melihat kebersamaan Kimberley dengan Jevaro ada perasaan sakit karena tidak dapat memiliki, sekaligus sedih seharusnya yang berdiri disamping Kimberley, menikahinya adalah adiknya Yasir Mir.
Tinnn.....tinnnn
Bunyi klakson mobil.
"Kak Aqib!....Woii!!" panggil Rose.
Aqib yang tersadar dari lamunannya, melihat Rose yang sedang memanggil dirinya.
Tanpa menunggu lama lagi. Aqib langsung menghampiri mobil Rose.
"Hai Rose" sapa Aqib.
"Hai kak ! aku kira kakak belum diijinkan ke sini" Rose melajukan mobilnya ke arah hotel tempat resepsi pernikahan Jevaro dan Kimberley dilaksanakan.
"Haha kan dapat undangan special masa iya gak datang" sahut Aqib.
"Bagaimanapun juga sebagai perwakilan keluarga Yasir aku harus datang, bukannya begitu Rose?" tanya Aqib sambil menoleh ke arah Rose.
"Ya ..sekalian kenalan dengan calon keponakan kamu" balas Rose sambil tersenyum.
"Keponakanku.....hmmm, Yasir" Aqib membayangkan andai Yasir masih ada dan mengetahui dirinya akan menjadi seorang ayah, "Dia pasti sangat bahagia "
Rose yang melihat raut sedih di wajah Aqib.Memutuskan untuk mengalihkan pembicaraan.
"Rencana berapa lama kak disini? apa kakak ada niat kerja di sini lagi?" Rose melambatkan laju mobilnya dan menuju basement tempat parkir mobil.
"Belum terpikir juga Rose ....bingung" kembali Aqib dengan pandangan kosong nya.
Setelah memarkirkan mobilnya,"Yuk kak, kita sudah sampai" ajak Rose untuk turun dari mobil.
..............................................
Jevaro sudah mem-booking semua kamar di hotel ini untuk acara pernikahannya.
Masing-masing tamu undangan sudah diberi kunci kamar yang sesuai dengan mereka.
"Wow ini hotel keren Rose." kagum Aqib pada hotel yang di booking Jevaro.
"Iya ini hotel favorit mereka berdua kak, dengan view menghadap pantai." jelas Rose pada Aqib.
"Kita taruh tas kita dulu yuk kak, ntar kalau kakak ingin ditemani keliling-keliling hotel aku antar, kakak tinggal telepon saja" pesan Rose sambil menguap .
Rose masih merasa mengantuk, dia bangun terlalu pagi. Tapi untuk kembali tidur lagi tidak mungkin juga, karena acara pemberkatan nikah akan dimulai pukul sepuluh pagi.
"Ini kamar kakak, aku tinggal ya, mau lihat-lihat persiapan pemberkatan dulu." ucap Rose.
"Aku ikut Rose, tunggu aku! Aku hanya taruh tas saja di kamar " sahut Aqib.
"Baiklah kak", kemudian merekapun keliling-keliling hotel dan melihat-lihat persiapan pernikahan Aro dan kimmy.
"Wow..... kak lihat!....indahnya" sambil menunjuk tempat yang akan digunakan untuk pemberkatan nikah nanti"
"Pernikahan impian Kimberley akhirnya terwujud." gumam Rose terharu.
"Kimberley pasti sangat bahagia" ucap lirih Aqib.
Rose sangat terharu, dia tahu persis pesta pernikahan seperti apa yang jadi impian Kimberley bila menikah.
Dan saat ini semua sudah terpampang jelas di depan mata.Pemberkatan nikah dan acara resepsi pernikahan yang sakral, sederhana dan serba putih penuh warna.
Beruntung sekali Kimberley mendapatkan seorang Jevaro , lelaki yang tulus mau menerima Kimberley apa adanya. Selain itu ia dengan sigap bisa menuangkan impian Kimberley ke alam nyata.
"Pesta pernikahan sederhana tapi elegan, pasti nya akan menjadi kenangan terindah dalam hidup mereka" ucap Aqib sederhana.
"Iya kak, benar! memori terindah yang akan selalu mereka ingat , sepanjang hidup mereka. Untuk bekal mengarungi roda kehidupan yang selalu berputar dengan perlahan dan pasti.." jelas Kimberley.
Jam sudah menunjukkan pukul delapan pagi, tinggal dua jam lagi status Kimberley dan Jevaro akan berubah menjadi suami dan istri.
Rose tersenyum bahagia memikirkan nya.
"Selamat menempuh hidup baru Kimberley Ryan, engkau adalah sahabat terbaik aku." batin Rose melihat keindahan persiapan untuk acara yang sebentar lagi dimulai.
,........................................
Jangan lupa like komen dan hadiah hadiah lainnya ya
Agar Author kembali bersemangat untuk melanjutkannya lagi ...
We all love you
Jevaro Reynaldi dan Kimberley.