Find The Perfect Love

Find The Perfect Love
Liburan hari 2



Tidak terasa pagi sudah menyongsong, sinar mentari mulai menampakan cahayanya malu malu.


Kimberley masih tertidur pulas masih merasa mabuk udara akibat penerbangan selama 10 jam.



Alarm telepon seluler nya berbunyi tanda dia harus memulai aktifitas paginya, jadwal hari ini mereka akan mengunjungi tempat wisata yang sangat terkenal di India yaitu Taj Mahal.


Walaupun sebenarnya mata masih lengket badan masih terasa malas tapi Kimberley berusaha menyadarkan diri kalau dirinya sedang berada di hotel di negeri nun jauh dari kampung halaman nya


Dengan masih malas Kimberley mengambil handuk dan memutuskan untuk mandi segar.


"Hayoo Kim bangun jangan sampai keduluan para lelaki di sebelah yang bangun terlebih dahulu." batin Kimberley membangunkan dirinya sendiri .


Guyuran air hangat membasahi tubuhnya membuatnya kembali merasa segar


Setelah kimberley selesai mandi dan berganti baju rapi tidak lupa ia merapikan semua bawaannya untuk kembali melanjutkan perjalanan ke Kashmir setelah dari Taj Mahal.


Tetttt ...... bel kamar Kimmy berbunyi tepat saat Kimberley selesai packing dan merapikan semua batang bawaannya.


Kimberley menengok dari lubang pintu kamar hotelnya siapa yang datang, ternyata kak Aqib dan Yasir.


Begitu Kimberley membuka pintunya," Pagi sayang yuk kita sarapan " Yasir lantas menggandeng tangan Kimberley ke ruang Buffett, dan kak Aqib mengikuti nya dari belakang.





"wow enak juga ya makanan disini, tempatnya pun nyaman" Kimberley semakin penasaran dengan berbagai makanan di hadapannya yang belum pernah ia jumpai selama ini.


Satu per satu Aqib dan Yasir menjelaskan makanan apa saja yang ada di hadapannya lalu menyuruh Kimberley mencicipinya.


Kimberley sangat suka dengan Briyani nasi di India yang penuh rasa rempah rempahnya.


Idli juga makanan yang biasa dimakan di India sejenis serabi arau pancake yang biasa dimakan bersama kari pedas


Kimberley sangat menikmati semua masakan yang ada di hadapannya.


"Bagaimana Kim kamu suka dengan masakan India?" Kak Aqib menyodorkan laddu pada Kimberley


Kimberley menganggukkan kepalanya sambil terus memamah biak.


"Kalau diperhatikan seperti nya kamu cocok dengan makanan disini?" lirik Yasir pada Kimberley sambil tersenyum menggoda.


"Bangettttt, tidak terlalu beda dengan masakan di Indonesia sih cuman jenis baru aja bagiku" Kimberley


"Okay sekarang kita waktunya check out kita lanjutkan perjalanan lagi ke Taj Mahal ready?" ajak kak Aqib


"Yes i am ready kak, yuk sayang ga sabar nih" Kimberley memeluk tangan Yasir dan menyandarkan kepalanya ke bahu Yasir.


Yasir pun mencium kening Kimberley,"Kamu senang sayang?"


Kimberley menganggukkan kepala cepat, sambil tersenyum.


Tiba-tiba ciuman lembut mendarat di bibirnya.


"Ayoo" panggil Aqib dari kejauhan.


Yasir dan Kimberley pun tertawa bersama kemudian menyusul Aqib.


"Sayang..., kakak kamu belum punya pacar? atau sudah ada d Kashmir?atau sudah menikah?"


"Sejak kehilangan kekasihnya dulu saat ia masih di Indonesia kak Aqib tidak pernah lagi berpacaran, padahal sudah banyak yang kami kenalkan padanya, tapi katanya tidak ada yang seperti Reva" Yasir menggandeng tangan Kimberley dan menceritakan tentang kisah sedih percintaan kak Aqib


"Kasihan kak Aqib, ia pasti sangat mencintai Reva" sahut Kimberley.


"Heiii guys ayoo" teriak kak Aqib.


setelah berhasil check out dan menyerahkan kunci hotel pada resepsionis hotel.


"Okay" sahut Yasir.


"Yuk Kim tour leader kita sudah tidak sabaran tuh" kelakar Yasir kemudian tertawa kecil yang disambut senyuman lebar dan anggukan kepala Kimberley.


Kemudian mereka bertiga naik taxi lagi untuk menuju Taj Mahal.


.............~~~.....................


Akhirnya sampai juga mereka di Taj Mahal.


Ternyata disana sudah cukup ramai yang berkunjung baik wisatawan asing dan lokal


"Wowww Yasirrr ini sungguh indah" seru Kimberley


Dan mereka pun berfoto-foto untuk mengabadikan momen indah ini.









Kimberley sangat terpukau dengan keindahan Taj Mahal, relief yang ada disana pun sangatlah indah.


"Bagaimana Kim, indah bukan?"Kak Aqib bertanya sambil memfoto beberapa bagian dalam Taj Mahal yang sangatlah indah.


"Indah bukan sayang?" tanya Yasir pada Kimberley.


Yasir mengajak Kimberley berkeliling dan menunjukan setiap bagian yang begitu indah.


"Wow ini keren sayang ..." Kimberley membuat video pendek tentang sedikit perjalanan liburan mereka selama di India.


Pemandangan bangunan Taj Mahal yang tampak indah terkena sorot sinar matahari menambah semakin indah nya video yang dibuat oleh Kimberley


Kimberley berjanji pada Rose akan membuat dokumentasi perjalanan liburannya kali ini.


"Rose pasti menyukai oleh-oleh liburanku kali ini" gumam Kimberley dalam hati sambil terus membuat video.


"Okay Kamu sudah puas? kalau sudah kita makan dulu kemudian kita langsung lanjut ke Kashmir bagaimana?" tanya Aqib


"'Kalian sudah pernah kesini sebelumnya?'' tanya Kimberley sambil terus membuat dokumentasi.


"Sudah waktu jaman sekolah dulu kalau kak Aqib terakhir kesini bersama kak Reva" jelas Yasir melirik reaksi kakaknya.


Kimberley pun melirik ke arah Aqib tapi sayangnya yang jadi bahan obrolan mereka hanya cuek, diam dan terus membuat dokumentasi.


Kimberley dan Yasir pun saling pandang sejenak dan kembali mengamati Aqib yang cool dan tidak ada reaksi sedikitpun.


"Okay guys dah makin sore nih yuk keburu malam ntar di stasiun." ajak Aqib sambil terus berjalan di depan mereka.


" Hmm.., begitulah kakakku pandai menyembunyikan perasaannya sejak peristiwa itu" Yasir sangatlah prihatin dengan keadaan kakaknya.


"Sepertinya kak Aqib sangatlah terpukul dengan peristiwa itu" Kimberley mencoba memahami apa yang dirasakan Kak Aqib.


"Pastinya lah mereka kan masih baru-barunya berbahagia menikmati masa-masa indah bersama mendadak semua harus berakhir, maut memisahkan kak Aqib dan kak Reva." ujar Yasir.


"Bahkan kakak sudah berencana untuk melamar kak Reva tapi ternyata takdir berkata lain, kak Aqib sudah mempersiapkan semuanya keluarga juga sudah diberitahu tapi yah...." lanjut Yasir sedih mengingat apa yang menimpa kakaknya.


"Oh yaa Kak Aqib sudah berencana melamar kak Reva? wow pasti perasaan kak Aqib sangatlah dalam padanya" Kimberley memandang kak Aqib


prihatin.


"Laki laki sebaik kak Aqib, sudah ganteng baik kalem tegas dan mempunyai jiwa pemimpin serta mempunyai senyum yang sangatlah menawan.


Sudah sangatlah dipastikan setiap wanita yang mengenalnya akan terpesona.


Tapi sayangnya untuk menaklukan hati seorang Aqib sangatlah sulit karena sudah terdapat pagar kuat di sekeliling hati kak Aqib yang bernama Reva." batin Kimberley.


"Hmm kira-kira siapa ya yang kelak berhasil merobohkan pagar di sekeliling hati kak Aqib, sungguh hebat wanita itu" lamun Kimberley.


"Hey bisa ga sih kalian berjalan agak cepat sedikit, ntar terlambat dengan jadwal kereta kita" Aqib menghampiri taxi kemudian menoleh ke arah Kimberley dan Yasir yang masih tertinggal di belakang


"Yuk Kim dah ditungguin tuh, ntar marah tour guide kita" gurau Yasir sambil menarik tangan Kimberley kemudian berlari kecil.


Akhirnya mereka meninggalkan Taj Mahal bangunan indah bukti cinta seorang raja pada Istrinya sungguh menakjubkan.


Kimberley masih tidak rela meninggalkan bangunan indah tersebut, ia masih menoleh memandangi Taj Mahal hingga bangunan tersebut tak terlihat lagi dari pandangannya.


"Kamu sepertinya sangat mengaguminya Kim?" Aqib menoleh ke arah Kimberley


"Iya kak indah banget dan juga kisah dari bangunan itu dibuat sangat lah indah..., begitu besar rasa cinta Shah Jahan pada istrinya Muntaz Mahal sehingga di bangunlah makam indah untuk menghormati kesetiaan istrinya selama masa hidupnya." ucap kagum Kimberley


"Sangatlah besar cinta nya bangunan itu dibangun di tanah seluas 42 hektar dengan tinggi bangunan 73 meter dan kamu lihat sendiri memiliki 4 kubah kecil yang mengelilinginya, butuh waktu 22 tahun untuk membangun Taj Mahal " jelas Aqib.


"Iya simbol cinta yang sangat indah" gumam Kimberley.


"Kamu tadi juga melihat kan Kim makam Muntaz Mahal?" lanjut Yasir


"Iya ..sangat indah juga" Kimberley melihat hasil rekaman videonya tadi.


"Bahkan makamnya pun dilapisi mamer putih, kaligrafi Arab juga 28 jenis batu semi mulia seperti lapisan batu lazuli, marmer putih giok dan kristal yang disatukan menjadi design bunga yang indah" jelas Yasir.


Kimberley hanya manggut manggut mengagumi keindahan Taj Mahal dengan melihat hasil rekaman videonya sendiri.


"Hmm Rose pasti sangat menyukai oleh- oleh dariku ini dia pasti mupeng deh" pikir Kimberley tersenyum puas.


" Okay kita sudah sampai di stasiun nih yuk" Aqib membayar taxi dan kemudian turun dari taxi.


Setelah semua turun dari taxi kini mereka hendak naik kereta api menuju Kashmir.


"Kim kamu siap ... bertemu keluarga kami?" goda Aqib menyenggol bahu Kimberley.


"Kenapa harus takut selama ada Yasir disisiku" jawab cuek Kimberley.


"Yes thats my girls" sambil mengacak acar rambut Kimberley Yasir mencium kening Kimberley dan memberikan lengannya pada Kimberley untuk dipeluknya kemudian Kimberley dan Yasir pun berjalan bergandengan meninggalkan Aqib sendiri .


Baru beberapa langkah, Yasir menoleh ke arah kakaknya sambil mencibir mengolok kakaknya dan melanjutkan berjalan kembali memasuki stasiun.


"Dasar" Aqib tersenyum dan menggeleng gelengkan kepalanya melihat tingkah pola pasangan Kimberley dan Yasir.


...............❤️❤️❤️❤️................


Nah setelah lelah mengunjungi Taj Mahal Author istirahat dulu ya ijin membereskan kerjaan di dunia nyata dulu.


Nantikan perjalanan liburan Kimberley di bab selanjutnya


Jangan lupa bagi vote like komen dan hadiah lainnya boleh deh dikirim ditunggu ya..


Jadikan Favorit juga agar tidak tertinggal up.


Sementara sambil menunggu up kalian bisa mengunjungi karya teman literasi aku Berbagi Cinta Suamiku Menikah Tanpa Ijin ku