Find The Perfect Love

Find The Perfect Love
kabar buruk



Kecelakaan itu terjadi di tempat yang jarang di lalui kendaraan.


Yasir yang mengerang kesakitan suaranya tengelam bersaing dengan derasnya air hujan yang menguyur bumi sejak sore tadi.


Setelah hampir satu jam sejak kecelakaan itu terjadi, Sebuah truk yang kebetulan lewat dan melihat ada kecelakaan memutuskan untuk berhenti dan melihat keadaan korban.


Samar-samar sang sopir truk mendengar erangan lirih sangat lirih.


Sang sopir truk berusaha mencari sumber suara, ia berharap bisa segera menemukannya dan bila memungkinkan segera memberikan pertolongan pada korban kecelakaan tersebut.


"Hallo ..." keadaan hening.


Sang sopir truk dengan gigihnya terus berusaha mencari korban yang mungkin masih bisa diselamatkan melihat betapa parahnya tabrakan itu, ia sedikit pesimis apalagi dia juga tidak mengetahui sudah sejak kapan kecelakaan itu terjadi.


Kembali ia mendengar erangan lirih.


"Hallo bisa kasih tanda kamu dimana? "


"Tolonggg" kembali terdengar suara tertahan meminta tolong.


Dengan bantuan sinar senter hape, sopir truk mencari sumber suara dan akhirnya ia menemukannya korban terjepit dan tergencet bodi mobil.


Akhirnya sang sopir memutuskan untuk menelepon kantor polisi dan Rumah Sakit untuk menolong korban.


"Tunggu sebentar ya maaf saya tidak bisa membantu lebih banyak, sabar ya" ucap sang sopir truk


Terlihat banyak darah disekitar dada dan kepala korban.


Sang sopir truk merasa cemas, Ambulance yang ditunggu terasa begitu lambat datang .


Setelah beberapa menit menunggu akhirnya Polisi dan Ambulance datang dan mengambil alih semuanya para penduduk sekitar pun yang akhirnya mengetahui adanya kecelakaan tersebut mulai berdatangan ke lokasi .


Setelah berjuang beberapa menit akhirnya korban berhasil dikeluarkan dalam keadaan pingsan, dan langsung dibawa Ambulance ke Rumah Sakit terdekat dan korban mobil yang satunya dinyatakan meninggal di tempat.


...............😭😭😭😭..............



Hingga pagi hari evakuasi mobil baru selesai dilakukan.


Polisi mengumpulkan saksi mata dan olah tempat kejadian perkara.


Sementara mereka menyimpulkan kejadian dikarenakan keadaan hujan sehingga gagal pengereman.


...............,🌸🌸🌸🌸................


Saat akan membersihkan taman Petugas kebersihan taman melihat ada sesosok tubuh manusia yang berlumuran darah dan seluruh wajah tampak lebam tergeletak di taman .


Khawatir korban pembunuhan, atau perampokan ia memanggil beberapa temannya untuk ikut memeriksa.


Saat Beberapa orang berusaha mencari tahu apa Korban masih bisa ditolong atau ...,


Tiba-tiba terdengar dering telepon.


Petugas kebersihan dan teman-temannya saling pandang .


"Aaaah" Aqib mengerang.


"Masih hidup!" teriak mereka.


"Mas..bisa duduk mas yuk saya bantu" ucap petugas kebersihan.


Aqib dengan perlahan berusaha duduk ia mencoba meraih hape nya.


"Terima Kasih ..saya tidak apa-apa" sahutnya lirih.


"Kenapa bisa begini? bapak dirampok?" tanya beberapa orang yang mengerumuninya.


"Iya" sahut Aqib singkat


"Saya tidak apa-apa, terima kasih semua, terima kasih" ucap Agib pada orang-orang yang memberinya pertolongan.


Telepon kembali berdering.


Aqib mengambil ponselnya.


"Halloo" sahut Aqib.


"Selamat Pagi dari Kepolisian apakah anda kakak dari saudara Yasir Mir?" tanya suara di seberang.


"Yasir...." memorinya kembali berputar dengan cepat menuntunnya pada kejadian sebelumnya hingga berakhir saat ini.


"Hallo?"


"Iya pak dia adik saya" sahut Aqib gemetar


"Masih pantaskah ia disebut kakak?' batinnya.


"Adik saudara sekarang ada di Rumah Sakit Harapan karena terlibat kecelakaan tadi malam" jelas Polisi .


"Kami menghubungi anda karena setelah kami selidiki dari daftar nomer ponselnya, disini nomer anda tertera sebagai my brother" lanjut Polisi lagi .


Bagaikan disambar petir, seluruh tubuh Aqib terasa dialiri listrik.


Untuk sesaat Aqib terdiam mematung.


"Kehadiran anda sangat dibutuhkan segera di Rumah Sakit untuk persetujuan penanganan pasien lebih lanjut." tambah Polisi mengharapkan kehadiran dari keluarga korban.


Aqib yang tersadar langsung bangkit dan melupakan segala kesakitan yang ia rasakan.


"Baik pak saya akan segera kesana'" sahut Aqib sambil berlari terseok-seok menuju tempat ia memarkirkan mobilnya semalam .


Karena panik ia sempat lupa dimana ia memakirkan mobilnya, ia kembali lagi ke tempat semula dan berusaha untuk mengingat lagi.


"Damn! come on ..wait Yasir wait ..." seru Aqib sambil memukul kepalanya agar dapat mengingat kembali.


Akhirnya ia lari ke Cafe yaaa semalam ia memarkirkan mobilnya di Cafe favoritnya yang tidak jauh dari taman itu.


Dengan terseok-seok Aqib berusaha berlari menuju mobilnya, setelah masuk mobil Aqib menelepon Kimberley.


Sambil mengendarai mobilnya Aqib menelepon Kimberley.


Sekali , dua kali no respon.


"Please Kim pick up the phone!" batin Aqib


"Hallo" akhirnya setelah keempat kalinya Aqib mencoba menghubungi, Kimberley meresponnya


"Hai Kim, where are you?'" tanya Aqib.


Kimberley ragu untuk menjawabnya , ia masih ingat apa yang telah dilakukan Aqib padanya kemarin.


"Kim ..Yasir kecelakaan, kamu dimana? aku jemput, kita ke Rumah Sakit sama-sama." jelas Aqib.


Mendengar Yasir kecelakaan tubuh Kimberley membeku, perasaan tidak enak yang ia rasakan semalam apakah itu..


Brakk


Telepon seluler Kimberley terlepas dari genggamannya.


"Kim...ada apa? " tanya Rose.


Tiba-tiba pandangan Kimberley gelap, tubuhnya lemas dan ...


"Kim!" jerit Rose.


"Ibuu" teriak Rose.


"Hallo ..hallo Kim what happened ?! Roseeee .." Aqib ikutan panik mendengar jeritan Rose.


"Halloo" jawab Rose.


"Rose apa yang tejadi?! Kimberly... ada apa dengan Kimberley?" panik Aqib sambil mempercepat laju mobilnya.


"Rose kalian masih di rumah kan?" desak Aqib.


"Iya .. Kimberley pingsan ini ibu sudah datang aku tutup dulu ya telepon nya " pamit Rose dan hubungan telepon pun terputus.


Mendengar Kimberley pingsan Aqib menambah kecepatannya.


Kembali telepon berdering


Aqib meraih telepon genggamnya dengan kasar.


"Ya Hallo" sahutnya.


"Dengan bapak Aqib Mir?" tanya suara di seberang.


"Iya saya sendiri" sahut Aqib.


"Pak bisa minta tolong untuk segera ke Rumah Sakit untuk penanganan pasien atas nama Yasir Mir korban kecelakaan tadi malam" jelas suara di seberang.


Aqib bingung disisi lain ia ingin segera ke rumah sakit ia merasa sangat bersalah pada Yasir, sebagai seorang kakak ia merasa gagal.


Aqib ingat sewaktu akan berangkat ke Indonesia ayah telah berpesan untuk menjaga dan mengingatkan adiknya untuk selalu berjalan di jalan yang benar.


Tapi yang terjadi sekarang Aqib merasa gagal untuk menjaga adiknya.


Sedangkan Kimberley saat ini pingsan ingin sekali ia berlari menemuinya tapi Yasir lebih membutuhkan dirinya, disana ada ibu dan Rose yang pasti bisa merawat Kimberley.


"Baik sus saya perjalanan ke Rumah Sakit" sahut Aqib.


Kemudian Aqib putar balik ke arah Rumah Sakit.


"Yasir bertahan lah aku datang bro" gumam Aqib


Dengan sedikit tertatih Aqib masuk ke dalam Rumah Sakit


Banyak mata yang menatapnya heran, kasihan, bahkan ada yang merasa seram.


Baju Aqib penuh dengan noda darah, pelipis, hidung, mata dan bibir Aqib sudah tidak karuan bentuknya, lebam lebam dimana mana.


Paling parah kondisi mata kanan Aqib bengkak, sehingga saat ini ia hanya menggunakan mata kirinya.


Kondisinya begitu miris, bagaikan curanmor yang tertangkap basah dan digebukin warga setempat.


Aqib tidak memperdulikan keadaannya, yang bagi sebagian orang sedikit menyeramkan


Aqib menanyakan keberadaan adiknya pada bagian customer service-nya, pihak Rumah Sakit terkejut melihat kondisi Aqib.


Mereka menyarankan untuk dirawat juga, tetapi ia menolak, karena ingin segera melihat kondisi adiknya.


Suster menjelaskan Aqib cukup menanda tangani surat ijin mengadakan operasi untuk Yasir .


Karena korban dalam keadaan kritis belum bisa ditemui.


Korban mengalami trauma leher, gegar otak dan beberapa patah tulang kaki , iga dan tangan.


Setelah itu disarankan agar Aqib bersedia untuk dirawat juga .


Aqib akhirnya menyetujuinya nya.


Setelah Aqib selesai menandatangani semua dokumen yang diperlukan, akhirnya Aqib pun bersedia untuk dirawat juga.


............🌜..πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒ›.............


Haii ditunggu ya kelanjutannya.... makin seru nih


Jangan lupa like komen dan jadikan favorit ya agar Yasir mempunyai semangat untuk sembuh .


❀️ Happy Reading ❀️


Sambil menunggu up bisa mampir ke karya teman literasi aku



support selalu