
Yasir melangkah gontai, tidak tahu lagi apa yang harus ia lakukan semuanya hancur, semuanya berantakan, impian-impian yang ia rencanakan bersama Kimberley pun harus sirna, bahkan rencana mengajak Kimberley pulang ke Kashmir untuk mengenalkan Kimberley pada keluarganya dan merayakan ulang tahunnya disana pun berantakan.
Sudah terbayang di depan mata 2 bulan lagi akan mengajak Kimberley pulang ke negaranya ke kampung halamannya. menunjukan pada Kimberley surga dunia yang tersembunyi yaitu Kashmir lembah hijau yang dikelilingi pegunungan salju dan berbagai hal indah di negaranya, Bila memasuki musim dingin pemandangan di Kashmir sangatlah luar biasa tapi sekarang ....., pupus sudah semua impian dan kebahagiaan itu.
Masih ingat sekali senyum bahagia Kimberley saat Yasir memberitahukannya akan mengajaknya ke Kashmir.
Karena bagi Kimberley pergi bersama Yasir berdua ke Kashmir serta bermain salju bersama, adalah impian terbesar Kimberley.
Tiba-tiba telepon Yasir berbunyi, dan ternyata yang menelpon adalah kakaknya Aqib Mir.
Yasir empat bersaudara 3 laki laki dan satu perempuan. Kakak pertama Yasir Adil Mir, kakak kedua Aqib Mir lalu Yasir Mir dan Jasmine Mir. Hubungan mereka sangat dekat terlebih lagi dengan kakaknya Aqib yang berselisih 5 tahun dengannya, kemana mana mereka selalu bersama sejak kecil, bahkan mereka juga pernah bekerja bersama waktu masih di Kashmir, hubungan persaudaraan dalam keluarga di Kashmir sangatlah dekat sehingga masih ada kebudayaan untuk menjodohkan dengan sepupu sendiri, yang bertujuan agar hubungan keluarga mereka tidak terputus.
Kashmir sangatlah indah dengan
penduduk yang rata rata muslim, dikeliling pengunungan salju, lembah hijau ditengahnya dan banyaknya perkebunan di sana , pada umumnya penduduk Kashmir adalah petani dan pedagang, di kampung halamannya, keluarga Yasir mempunyai perkebunan apel, anggur dan perkebunan Saffron, bunga Saffron berwarna ungu dan di tengahnya ada putik yang menyerupai benang berwarna merah, putik inilah yang sangat bermanfaat untuk kecantikan dan rempah-rempah. Saffron banyak dicari orang walaupun Saffron termasuk rempah-rempah termahal di dunia karena proses memanennya yang cukup sulit, tapi manfaat Saffron pun sangatlah banyak
Keluarga Yasir termasuk keluarga terpandang, selain mempunyai berbagai macam perkebunan juga memiliki supermarket di Kashmir.
Telefon Yasir terus berdering membuyarkan semua lamunan Yasir. "Ada telepon tuh, mikirin apaan sih kok gak diterima" protes Kiki. Yasir baru sadar kalau Kiki mengikutinya tapi memang itu tujuan Yasir meninggalkan ruangan Kimberley agar Kiki tidak terus menganggu Kimberley dengan perkataan-perkataan jahatnya, yang akan membuat Kimberley makin terluka.
Yasir mencoba menjauh dari Kiki ketika menerima telepon dari kakaknya, Yasir sengaja masuk ke toilet agar tidak diikuti si kuntilanak kejam.
Setelah selesai berbicara dengan kakaknya Yasir keluar dari toilet, dan benar si Kunti masih setia menunggu di depan toilet cowok.
Tanpa menegurnya Yasir berlalu begitu saja melewati Kiki yang sejak tadi menunggunya , dan ketika Yasir merasa masih terus diikuti, ia berbalik badan " Tolong cukup jangan ikuti saya lagi, saya mau ke bandara menjemput kakak saya" ucap Yasir datar .
" Kakak kamu datang?, serius?? kita akan menikah secepatnya kan? kakakmu datang untuk mengurus pernikahan kita kan? " ujar Kiki bahagia
Yasir hanya berbalik badan dan meninggalkan Kiki yang masih terus mengoceh, "Stop please.. don't follow me kalau kamu terus mengikuti, aku akan suruh kakak ku pulang lagi" ancam Yasir acuh tanpa menoleh lagi dan terus melangkah meninggalkan Kiki.
Kiki gembira sekali mendengar kalau kakak Yasir akan datang, bagi Kiki ini adalah kabar gembira dan kemajuan yang tidak ia kira Sebelumnya.
Bertemu salah satu perwakilan dari keluarga Yasir woww itu luar biasa bagi Kiki.
"Hmm aku benar-benar beruntung akhirnya aku yang akan menikah dengan Yasir, aku harus ke salon dulu nih, biar kalau bertemu dengan kakak Yasir nanti kakaknya akan terpesona dengan kecantikan calon istri adik nya tercinta ini, dan akan berkata kamu hebat adikku bisa mendapatkan calon istri yang sempurna kecantikan nya dan seeexiiiii" halu Kiki yang makin parah disertai tertawa kecil.
Dalam perjalanan menuju ke bandara Yasir berusaha menata kata yang tepat agar kakaknya tidak terkejut nantinya.
Beberapa Minggu yang lalu, Yasir memberitahu kakaknya, bila dirinya sudah mempunyai kekasih hati di Indonesia, dan memberitahukannya juga rencana akan membawa Kimberley ke Kashmir untuk dikenalkan pada kedua orang tua Yasir dan keluarga besar lainnya.
Itu jugalah yang membuat kakak Yasir terbang ke Indonesia ingin berkenalan langsung terlebih dahulu dengan calon adik iparnya. Aqib penasaran dengan cerita Yasir yang terus memuji dan membanggakan kekasihnya tersebut.
Sebelumnya kakaknya juga mempunyai kekasih di Indonesia, tapi sayangnya pacarnya tersebut mengalami kecelakaan dan meninggal dunia beberapa waktu yang lalu. Jadi bagi Aqib Mir kedatangannya ke Indonesia selain ingin menjenguk adiknya dan berkenalan dengan kekasih adiknya tersebut sekaligus sebagai pelepas kangen akan Indonesia dan mengunjungi makam pacarnya
Kepala Yasir terasa ingin pecah, Yasir bingung harus memulai darimana untuk menceritakan apa yang terjadi saat ini pada Kakaknya .
"Bisa dicabik-cabik nih sama kak Aqib kalau aku cerita aku terjebak untuk menikahi seseorang yang tidak kucintai karena kebodohanku sendiri. Andai malam itu aku tetap bersikeras untuk pamit pulang dan tidak mengikuti pesta kecil itu bersama kru film lainnya mungkin petaka ini tidak akan pernah terjadi, dan semua impian dan rencana indahku bersama Kimberley pun bisa terwujud." sesal Yasir.
Tidak terasa Akhirnya sampai juga Yasir di bandara, Yasir menghubungi kakaknya kalau ia sudah datang dan menunggunya di mobil.
Aqib yang melihat adiknya dari kejauhan, melambaikan tangannya dan menghampiri Yasir "Hai brother how are you" sapa Aqib saat melihat adiknya tersayang sudah menunggunya.
"Fine.. " sahut Yasir dan mereka berpelukan melepas kangen.
"Wait... ada apa dengan lengan kamu?" tanya Aqib saat melihat lengan kiri Yasir digips.
"It's ok namanya juga laki-laki" sahut Yasir sekenanya kemudian mereka tertawa bersama .
"Yuk, mau makan dulu atau langsung pulang ke rumah nih?" tanya Yasir pada kakaknya.
Aqib masih mencari cari sesuatu
"Hello ... cari apaan, emang banyak yang berubah kah dengan saat kakak dulu tinggal di sini ?" tanya Yasir pada kakaknya, ketika melihat kakaknya menoleh ke kanan ke kiri dan ke sekeliling.
"Hmm , tidak banyak berubah." sahut Aqib singkat.
"Mana?" tanya Aqib lagi sambil mengeryitkan dahinya.
"Mana apa nya?" tanya Yasir balik tak mengerti maksud kakaknya.
"Kimberley...! kakak ke Indonesia kan pengen kenal langsung nih dengan calon adik ipar kakak..hmm mana? kamu umpetin dimana hahaha" goda Aqib sambil merangkul adiknya.
Wajah Yasir langsung berubah sedih, tak tahu ia harus menjawab apa? untuk mulai bercerita saja Yasir tidak tahu harus memulai darimana.
"Bagaimana nih beberapa waktu lalu aku masih membanggakan Kimberley dan berjanji akan mengenalkannya pada Aqib bila datang ke Indonesia, dan sekarang setelah kakaknya datang ke Indonesia, trus aku bilang minta tolong padanya untuk membicarakan pernikahan dengan orang tua gadis yang berbeda karena dituduh telah menodainya, argghh" pusing kepala Yasir memikirkannya.
"Hei ada apa? dimana Kimberley mu?" tanya Aqib pada adiknya
"Ada .." sahut Yasir sedih.
"Where...?" tanya Aqib sekali lagi.
Yasir semakin lesu dan bingung untuk menjawabnya.
"Tidak apa-apa ..kalau kamu belum siap mengenalkannya sekarang " Aqib memeluk adik nya dan tiba tiba ada sesuatu yang basah dan hangat di pundaknya.
Untuk sesaat Aqib terdiam dan membiarkan adiknya itu menangis di pelukannya.
Aqib semakin mempererat pelukannya untuk menguatkan adiknya tersebut, "Its ok you cry, ... menangislah bila kamu ingin menangis, menangis bukanlah tanda kita lemah tetapi dengan menangis kita mengeluarkan semua emosi negatif dalam diri kita kesakitan, kekecewaan, kepedihan dan semua hal negatip yang ada di dalam diri kita. setelah kita menangis biasanya kita akan merasa lega karena energi negatip kita sudah terbuang bersama air mata kita." ujar Aqib Mir.
Setelah agak berapa lama dan Yasir sudah bisa menguasai diri.
Aqib kembali bertanya pada Yasir, apakah tangisan Yasir tadi ada hubungannya dengan kisah cinta yang dijalaninya sekarang, sehingga Yasir tadi menangis di pelukannya.
Yasir pun mengangguk pelan.
"Okay dimana sekarang Kimberley?" tanya Aqib untuk kesekian kalinya .
"Kimberley ada di Rumah Sakit" sahut Yasir singkat.
"OMG ... kenapa baru bilang sekarang, ada di rumah sakit mana? mana kunci mobilmu? berikan padaku, cepat masuk mobil! " pinta Aqib.
Yasir memberikan kunci mobilnya pada Aqib, dan kemudian Aqib mengendarainya menuju ke Rumah Sakit.
.......... ~~.......
Terima kasih masih selalu setia membaca Find the Perfect Love ikuti terus kelanjutannya ya ....
Jangan lupa jadikan Favorit biar tidak ketinggalan.
like, koment sangat berarti buat kelanjutan Find the Perfect Love
ditunggu....
Salam sehat selalu...
❤️ eveliniq ❤️