Find The Perfect Love

Find The Perfect Love
Menjelang Hari Bahagia.



"Benarkah nak? serius? terus kapan rencananya orang tua Jevaro berkenalan dengan ayah dan ibu?" ibu sangat antusias sekali mendengar kabar bahagia anaknya.


"Aro saat ini masih berunding dengan kedua orang tuanya.Rencananya nanti malam kita mengadakan makan malam dirumah saja, bersama orang tua Aro. Biar lebih akrab, santai dan lama ngobrolnya." jelas Kimberley sambil memeluk ibunya dari belakang.


Ibu memutar badannya menghadap Kimberley, kemudian tersenyum bahagia.


Sambil mengusap dan menyentuh wajah Kimberley, ibu menangis bahagia.


"Selamat ya nak, akhirnya kamu menemukan cinta sejati kamu. ibu yakin Jevaro calon suami sekaligus papa yang sangat bisa diandalkan dalam suka dan duka. Terlebih lagi Jevaro sangat mencintai kamu dan calon anak kamu. Ibu doakan kalian bahagia sampai kakek nenek " senyum bahagia sang ibu.


"Amin, terima kasih ya bu buat doa restunya" Kimberley meraih tangan ibunya lalu mencium tangannya .


"Okay tugas pertama, ibu akan cari bahan bahan untuk dimasak sore ini ." ucap ibu dengan semangatnya


"Tolong Kim kamu tulis masakan favorit keluarga Jevaro itu apa saja. Biar ibu menyusun menu dan mencari bahannya untuk dimasak sore ini" pinta ibu.


"Baik bu ntar Kimmy buatkan daftar masakan yang disukai keluarga Aro." jawab Kimberley antusias.


"Oya Kim bagaimana kalau kita rahasiakan dulu berita bahagia ini dari ayahmu dan Rose .Kita beri kejutan untuk mereka "


"Siap Bu! ide yang cemerlang, kita pura pura saja tidak ada sesuatu yang penting yang terjadi hari ini. Dan kita beritahu mereka di detik detik terakhir saja untuk kejutan " sahut Kimberley antusias.


Kemudian Kimberley mencium ibunya dengan manja dan bahagia.


"Kim..,ibu ingin bertanya?, apa yang akhirnya membuatmu menerima Jevaro?" desak ibu sambil tetap membelai lembut rambut dan kepala Kimberley yang bersandar di bahunya.


Kimberley terdiam untuk beberapa saat.


Memori nya terbang pada saat ia pertama kalinya bertemu dengan Jevaro, berserta pertemuan demi pertemuan berikutnya. Dan Jevaro selalu ada disisinya disaat ia membutuhkan sandaran serta bahu untuk menangis, Jevarolah yang selalu menghibur dan memberinya penguatan.Dan disaat terburuk dalam hidupnya pun Jevaro selalu ada untuk dirinya.


Bahkan sekalipun ia tahu dirinya mengandung anak Yasir pun ia bukannya meninggalkannya justru ia bersikap sangat perhatian dan peduli dengan keadaan dirinya dan bayi yang dikandungnya.


Jevaro Reynaldi pribadi hangat menyenangkan, lembut, baik hati dan penyayang.


Benar kata Rose dan ibu, lelaki mana yang kebaikan dan kesabarannya seperti Jevaro, yang memiliki cinta luar biasa untuk dirinya. Yang begitu sabar bahkan rela menutupi dan menyimpan rapat perasaannya sendiri


"Aro, terima kasih buat support, kesabaran, perhatianmu dan semua kebaikan yang kau berikan padaku dan bayi dalam kandungan ku selama ini, aku janji tidak akan mengecewakan mu dan akan berusaha untuk selalu membahagiakanmu selamanya." janji dan doa Kimberley untuk hubungannya dengan Jevaro.


"Kim... Kimberley?? kamu dengar ibu kan sayang?" tanya ibu khawatir sambil menggoyang goyangkan bahu Kimberley.


"Oh iya Bu Kenapa ya,?" jawab Kimberley setelah tersadar.


"Hmm. ibu tanya kenapa pada akhirnya kamu menerima Jevaro ?' desak ibu ingin tahu .


Kimberley mengambil nafas dan menghembuskan nya kembali.


"Karena Kesabaran. keuletan dan kasih sayang Aro, benar benar membuatku kagum Bu, dan sepertinya untuk saat ini sudah sangat langka." bisik Kimberley sambil tersenyum.


"Berbahagialah nak ibu yakin Jevaro mampu untuk selalu membuatmu berbahagia".


Kimberley pun mengangguk sambil tersenyum bahagia.


............................................


Di kediaman Jevaro, tampak sekali kehebohan di dapur.


Ibu Jevaro sudah menginstruksikan asisten rumah tangganya untuk membantunya membuat berbagai jenis kue dan cookies.


Ibu Jevaro sampai berteriak histeris saat diberitahu anaknya bahwa akhirnya Kimberley menerima lamarannya dan bersedia menjadi pendamping hidup anak tunggalnya yang tersayang.


Sejak ibu dan ayah Jevaro bertemu Kimberley di Rumah Sakit, mereka sudah sangat cocok dan yakin Kimberley lah calon satu satunya yang pantas untuk mendampingi anak tunggal mereka.


Apalagi ketika Jevaro masih dalam keadaan tidak sadar, akibat kecelakaan mobil yang dialami nya.Hanya dengan kedatangan Kimberley saja Jevaro langsung tersadar dari keadaan komanya.


Sejak saat itu ibu Jevaro sudah memprediksi bahwa Kimberley lah jodoh anaknya. Karena ikatan batin diantara mereka berdua sudah sangat terlihat.


Walau ternyata cerita anaknya tentang Kimberley adalah kekasihnya, ternyata hanya cerita halu yang dibuat Jevaro untuk menyenangkan hati orang tuanya saja, dan menghindari perjodohan dari orangtuanya.


Padahal sesungguhnya Jevaro belum mempunyai kekasih di dunia nyata saat itu. Dan Kimberley pun masih berstatus milik Yasir.


Tetapi bagaimanapun juga, ibu dan ayah sudah terlanjur cocok dan merestui jika Jevaro bersanding dengan Kimberley. Mereka selalu berdoa meminta yang terbaik untuk anak mereka.


Ketika Jevaro dengan wajah gembira mengabarkan bahwa Kimberley menerima lamarannya, bukan hanya Jevaro saja yang berteriak bahagia tetapi seluruh anggota keluarga.


Terlebih lagi ibunya yang sudah lama mendambakan menimang cucu.


Ayah pun tidak ketinggalan bersorak gembira akhirnya kaul nya terjadi, ayah pernah bernazar bila anak tunggalnya menikah ia akan mewariskan semua harta dan perusahaan nya pada anaknya. Ia akan pensiun dan hanya berwenang sebagai penasehat perusahaan saja.


"Bi...jangan lupa kuenya kalau sudah matang diangkat ya" pesan ibu Jevaro pada bibi.


Rencana hari ini mereka akan melamar resmi Kimberley pada kedua orang tuanya dan membicarakan kesepakatan akan hari pernikahan .


Tidak ingin datang hanya dengan tangan hampa, ibu Jevaro pun membuat kue dan membeli beberapa macam seserahan untuk melamar Kimberley.


Ayah juga tak mau ketinggalan, bersama Jevaro mereka pergi ke barbershop untuk merapikan penampilan mereka berdua. Terlebih lagi Jevaro, paling cerewet dalam menata rambutnya . Mungkin diantara semua anggota keluarga, Jevaro lah yang paling merasa gugup, dan ingin tampil sempurna dihadapan kekasihnya, sekaligus calon istrinya.


.................................................


Tunggu kelanjutannya ya .....


❤️Happy Reading ❤️