
Akhirnya sampai juga rombongan Kimberley di Baramulla.
Setelah turun dari bis Agib menelpon ayahnya untuk memberitahu kalau mereka sudah sampai.
Tidak lama ayah Aqib dan Yasir datang menjemput mereka.
Kimberley sangatlah senang ternyata ayah Yasir tidak seseram yang ia bayangkan, justru sangatlah ramah dan cenderung wajahnya mirip dengan Yasir.
Melihat Kimberley senyum senyum sendiri membayangkan mungkin kelak kalau Yasir seusia ayahnya ya seperti itulah perwujudannya.
Yasir yang dari tadi melirik dan memperhatikan Kimberley yang duduk di sampingnya berbisik" Kamu sedang mikir apa?"
Kimberley menoleh ke arah Yasir dan kembali tersenyum penuh makna.
"Heii apa yang lucu?" bisik Yasir penasaran.
Kimberley hanya kembali tersenyum dan kembali memandang jalanan.
Bagusnya di Baramulla belum turun salju jadi masih bisa melihat pemandangan indah di sepanjang jalan menuju kediaman keluarga Yasir, hanya tetap saja memasuki musim dingin sehingga dinginnya tetap terasa menusuk tulang.
"Ini benar-benar hebat " Kimberley tak henti hentinya mengagumi hamparan hijau di depan matanya
"Kami punya beberapa perkebunan di rumah, kamu bisa melihatnya langsung nanti bersama Yasir, saya kira kamu pasti menyukainya" kata Ayah Yasir.
"Nanti aku antar kamu dan Yasir ke Srinagar dan Gulmarg kamu pasti akan menyukainya" lanjut Aqib sambil menyetir mobil.
"Hmm Gulmarg? tempat terbaik untuk bermain salju di Kashmir kalau tidak salah?" Kimberley menoleh ke arah Yasir mencari jawaban.
"Yes seperti yang aku bilang kemarin kita bisa bermain jet ski. meluncur, naik kereta salju, kereta gantung sambil menikmati hamparan salju di Gulmarg yeaaah aku kira kamu pasti suka" jelas Yasir sambil memeluk Kimberley.
"Mungkin sebentar lagi turun salju, ini dinginnya sudah semakin menusuk" sambung Aqib sambil melihat ke arah langit dan sekitar disela sela ia menyetir mobilnya.
"Okay jadi sebelum hujan salju datang aku akan bawa kamu keliling perkebunan kami, kemudian nanti sore kita berangkat bersama-sama kak Aqib ke Srinagar kita ke Danau Dal kita menginap di sana kamu akan suka karena di Danau Dal ada hotel apung dan transportasi khas penduduk sekitar Danau Dal " jelas Yasir
Kimberley semakin bahagia tidak disangkanya liburan kali ini benar-benar luar biasa baginya.
"Yuk kita turun kita sudah sampai nih" Yasir berputar untuk membukakan pintu untuk Kimberley.
Sesampainya mereka di rumah. mereka disambut oleh ibu dan adik Yasir serta keponakannya .
Keluarga di sana sangatlah hangat apalagi setelah beristirahat sebentar Kimberley di suguhi pink tea.
Meminum pink tea hangat atau teh merah muda di udara dingin adalah pilihan terbaik.
Setelah mereka bercengkerama sebentar akhirnya Yasir mengajaknya berkeliling perkebunannya, ada kebun apel, Saffron, dan anggur.
Ya Kashmir wilayah yang sangat jauh dari laut jadi rata rata warga Kashmir adalah petani dan pedagang apalagi ditunjang tanah di Kashmir sangatlah subur cocok untuk berkebun.
Diantara semua perkebunan keluarga Yasir, Kimberley paling tertarik dengan kebun Saffron bunga ungu yang hanya berputik tiga helai dalam satu bunga dan berwarna merah yang manfaatnya sangat banyak sekali untuk pengobatan, kecantikan, maupun makanan dan yang pasti sangatlah mahal, Saffron dari Kashmir saat ini masih yang terbaik di dunia.
"Heyy kalian, yuk kita berangkat keburu malam" teriak Aqib
" Wow tour guide kita hari ini sangatlah antusias. Yuk Kim sebelum kak Aqib berubah moodnya" ajak Yasir disambut anggukan kepala oleh Kimberley
Walau seharian mereka keliling perkebunan tapi anehnya tidak merasa lelah sedikitpun mungkin juga karena udara disana dingin jadi tidak membuat tubuh terasa cepat lelah.
Perjalanan dari Baramulla ke Srinagar membutuhkan waktu kurang lebih satu setengah jam.
Tetapi karena ini pengalaman baru bagi Kimberley melihat langsung budaya dan baju khas Kashmir, serta pemandangan yang indah selama perjalanan membuat segala lelah yang dirasa terbayar lunas.
"Kim kamu bawa baju hangat kan?" tanya Aqib
" Iya kak kenapa?"
"Menurut berita nanti malam sepertinya akan turun salju kuatir baju hangat kamu tertinggal di rumah" Aqib berusaha mengingatkan Kimberley.
"Jangan kuatir kak kan ada aku, sini sayang akan aku berikan kehangatan padamu" Yasir menggoda Kimberly sambil merentangkan tangan seolah olah akan memeluk
Sontak Kimberley melempar mantel hangatnya ke arah Yasir.
"Apaan sih norak tahu" seru Kimberley pura pura marah.
"Come to papa babe you will warm in my arm" goda Yasir lagi
"Nooooo..... kak Aqib tolong" Kimberley berusaha mengelak dari pelukan Yasir.
Aqib yang melihat kelakuan adiknya hanya tertawa terbahak bahak.
Tidak lama kemudian mereka sudah mendekati Danau Dal
"Sayang ada perahu juga ya di sini, lucu bentuknya kita nanti naik yuk" sambil menunjuk ke arah danau.
"Itu namanya Shikara memang biasa digunakan untuk berkeliling di Danau Dal, tuh liat banyak kan?" jelas Yasir.
"Nah Kim tuh hotel apung, nanti kita bermalam di sana besok lanjut ke Gulmarg" tunjuk Aqib ke arah beberapa hotel apung yang berjejer.
"Wow banyak juga ya kak'"
"Iya tinggal kita menyesuaikan saja dengan keuangan kita hotel mana yang kita mau" sahut Aqib.
"Kim lihat tuh ada pasar sayur apung juga, di Indonesia ada kan biasa di Kalimantan kalau tidak salah" tunjuk Yasir ke arah pasar apung.
" Wow iya sama nih berasa di Indonesia" Kimberley tersenyum bangga.
*Danau Dal ini memang cukup terkenal dan ramai karena di sinilah pusat perikanan, perairan, rekreasi dan pariwisata" jelas Aqib .
"Kak Aqib aku tunggu di dekat danau ya'" Yasir minta persetujuan Kakaknya
"Ok aku cari hotel dulu buat kita beristirahat, kasihan tuh kekasihmu pasti sudah lelah" kak Aqib menunjuk ke arah Kimberley yang sudah berada di tepi danau
"Ok " Yasir kemudian menyusul Kimberley.
"Sayanggg sini keren bangettttt" teriak Kimberley memanggil Yasir.
Sambil berlari kecil Yasir menghampiri Kimberley
"Kim, kamu mau naik Shikara? yuk"
"Boleh?? " tanya Kimberley ragu.
"Boleh dong siapa yang ngelarang, Shikara untuk umum dan memang digunakan untuk menunjang pariwisata, yuk" ajak Yasir
Kemudian mereka ke tempat persewaan Shikara.
Akhirnya Kimberley dan Yasir pun naik Shikara dan ini adalah pengalaman pertama Kimberley naik Shikara.
"Woww indahnya" Kimberley duduk di buritan sambil menikmati indahnya Danau Dal
Hari sudah semakin sore sudah waktunya mereka untuk beristirahat.
"Guys ayoo kita istirahat di hotel! sudah semakin dingin di luar, Yasir bawa Kekasihmu ke tempat yang hangat! hati hati nanti bisa membeku, aku tidak tanggung jawab lho" kelakar Aqib dari kejauhan .
Yasir dan Kimberley saling memberi kode oke dengan tangan kepada Aqib dan kemudian tersenyum saling pandang.
"Yuk ahh cape nih pengen rebahan" Kimberley menarik tangan Yasir menyusul Aqib yang sudah berjalan terlebih dahulu.
"Kak Aqib tunggu!" teriak Kimberley memanggil Aqib
Aqib pun menoleh dan menunggu mereka, untuk berjalan bersama menuju hotel apung.
Untungnya hotel apung yang dipesan kak Aqib tidak terlalu jauh dari tempat mereka tadi.
"Wah asyik nih pengalaman pertama buat aku menginap di hotel apung" ujar Kimberley.
Aqib memesan dua kamar satu untuk Kimberley dan satu lagi untuk dirinya dan Yasir.
Walau hanya hotel apung tapi fasilitas yang ada tidak kalah dengan hotel pada umumnya.
Di hotel apung juga tersedia tungku penghangat ruangan jadi janganlah kuatir akan dinginnya udara di malam hari.
Akhirnya mereka bertiga pun beristirahat.
Seharian ini mereka sudah cukup lelah menyusuri Danau Dal melihat pasar apung, hotel apung yang berjejer dan tidak lupa menyusuri danau dengan menggunakan Shikara.
"Hmm pengalaman yang sungguh luar biasa bagiku, yah benar Kashmir memang indah" gumam Kimberley.
.........~~~...........
"Kim bangun sudah jam enam sore nih siap siap makan malam" Yasir berusaha membangunkan Kimberley.
Kimberley menggosok gosok matanya dan meregangkan tubuhnya terlebih dahulu.
"Iya tunggu ya, aku mandi dulu" sahut Kimberley dari dalam kamar.
Untungnya di hotel apung tersedia air hangat juga sehingga badannya terasa segar kembali seusai mandi dengan air hangat.
Setelah berpakaian rapi dan tidak lupa memakai mantel, Kimberley akhirnya keluar kamar.
Yasir yang melihat Kimberley keluar dari kamarnya memanggilnya agar ikut bergabung makan malam bersamanya.
Berbagai jenis makanan tersedia di meja makan hanya saja tidak sebanyak waktu mereka di hotel New Delhi.
Setelah selesai makan malam, mereka menikmati kembali keindahan Danau lake di malam hari, sebelum kembali melanjutkan istirahat kembali.
Pemandangan di Danau Dal saat malam hari semakin menawan air danau yang tertimpa sinar bulan ditambah lampu-lampu yang terlihat di sekeliling Hotel apung dan Shikara membuat semakin indah nya pemandangan Danau Dal disaat malam hari.
"Tidurlah Kim besok kita akan melanjutkan perjalanan ke Gulmarg nanti malam diprediksi akan turun salju jadi jangan lupa pakai baju yang tebal" pesan Aqib.
"Kamu dobel dobel juga tidak apa apa sayang, pokoknya yang bikin kamu hangat, kalau masih kurang hangat boleh aku temani tidur dijamin pasti hangat" kelakar Yasir.
"Aduhhhh kakakkk iyaa ampunn cuma bercanda";Yasir manyun sambil mengusap usap telinganya yang dijewer Aqib.
"Ayo sana kamu masuk kamar" perintah Aqib pada adiknya.
"Oh ya kalau tengah malam ada yang ketuk ketuk pintu kamar, jangan dibuka ya atau kamu telepon kami dulu biar kami yang lihat siapa yang mengetuk kamarmu takutnya orang jahat yang lagi mencari mangsa turis asing okay!" pesan Aqib
Kimberley manggut manggut tanda mengerti.
"Untuk itulah kak, biarkan aku tidur di kamar Kimberley ya untuk menjaganya please please" rayu Yasir sekali lagi dengan gigihnya sambil tangan Yasir tertangkup di depan dada memohon.
"Ouch iya iya kak bercanda, selamat malam sayang love you" seru Yasir yang telinganya ditarik kakaknya untuk masuk ke kamar.
"Selamat malam Kim, langsung masuk kamar, kunci kamar!" perintah Aqib pada Kimberley
"Baik kak selamat malam" akhirnya beristirahatlah mereka melewati satu malam lagi.
..........~~.............
Maaf agak terlambat Up
ada kesibukan di dunia nyata
jadi liburan Kimberley agak tertunda .
Hari ini kisah Kimberley berlibur di Danau Dal Srinagar Kashmir,
Besok ditunggu ya keseruan liburan Kimberley berikutnya bersama kekasih tercinta.
Jangan lupa like komen kritik dan saran
Salam hangat
❤️ eveliniq ❤️