Find The Perfect Love

Find The Perfect Love
kejutan utama



Tiba tiba lampu dimatikan hening, kemudian terdengar suara seseorang bernyanyi ....


Kamu begitu berarti..


dan istimewa di hati..


selamanya rasa ini, sahabat tak kan terganti....


Kimberley berusaha mengingat dan mengenali suara siapa yang bernyanyi tersebut.


"Hmm ini seperti suara...., tapi tidak mungkin..." tebak Kimberley dalam hati.


Perlahan keluar lah sosok yang tadi bernyanyi di balik pohon.


Samar Kimberley memperhatikan sosok yang keluar dari balik pohon.


Kimberley merasa tidak percaya dengan pengelihatannya "Bukannya itu...??"


Lelaki yang bernyanyi tadi perlahan menghampirinya semakin dekat dan dekat.


Akhirnya lampu dinyalakan


Jevaro Reynaldi saat ini berada di depannya sambil membawa bunga untuknya.



Setengah percaya dan tidak percaya Kimberley melihat Jevaro ada dihadapannya.


"Aro...ini benar kamu?" tanya Kimberley masih merasa mimpi.


"Kimberley Ryan yaah ini aku Jevaro Reynaldi" mata Jevaro  berembun akhirnya setelah sekian lama seseorang yang ia rindukan ada tepat dihadapan nya.


Ingin sekali ia memeluk dan mencium Kimberley tapi otak warasnya masih berusaha menyadarkan dirinya akan keberadaan Yasir disitu.


Bagaimana pun juga Yasir adalah kekasih Kimberley dan ia harus menghormatinya.


Jevaro memberikan satu rangkaian bunga kepada Kimberley.


"Special untuk sahabat baikku selamat datang kembali"


Kimberley menerima bunga dari Jevaro dan memberikan senyuman manisnya kepada Jevaro


Antara bahagia dan sedih yang dirasakan, sedang bergejolak di hati Jevaro.


Semua yang hadir bertepuk tangan.


"Selamat malam semua, saya rasa semua yang hadir disini telah  mengenal saya," Jevaro tersenyum kepada semua yang hadir dan cukup membuat kaum hawa membeku sesaat, melihat senyum manis seorang Jevaro Reynaldi.


"Saya Jevaro Reynaldi patner, klien sekaligus sahabat baik Kimberley Ryan mengucapkan selamat datang semoga untuk kedepannya kita akan selalu menjadi patner bisnis dan sahabat sejati, hidup PT Sejahtera... hidup PT Sukses Cemerlang selamanya kita adalah patner." ucap Jevaro dan disambut tepuk tangan meriah dari semua undangan yang hadir.


Jevaro memberanikan diri merentangkan tangannya ingin memeluk.


Kimberley sesaat ragu tapi Kimberley ingin menghargai niat baik Jevaro, bukannya mereka bersahabat.


Kemudian Kimberley berjalan mendekati Jevaro dan memeluknya.


Semakin riuh yang bertepuk tangan, membuat pesta kejutan yang diimpikan Rose berjalan dengan sukses.


"Okay teman-teman terimakasih atas kehadiran kalian semua dan kerjasamanya hingga terselenggaranya pesta ini, sekarang silakan menikmati hidangan yang sudah disediakan selamat makan" seru Rose memberi komando acara makan malam sudah bisa dimulai.


Kimberley masih nampak berbincang dengan Jevaro.


Rose mencari keberadaan Yasir "Tumben bocah tengil itu tadi tidak bikin onar saat Kimberley memeluk Jevaro?? padahal aku sudah was was" batin Rose sambil mencari Yasir.


Akhirnya Rose mendapati Yasir sedang ngobrol seru dengan ibu.


"Aro terima kasih ya kamu datang, Rose ini bisa bisanya mengundang kamu padahal kamu di Singapura" ucap Kimberley.


"Santai Kim Singapura Indonesia tidak jauh" Jevaro tersenyum manis hingga memperlihatkan lesung pipitnya.


"Kapan kamu balik ke Singapura?" tanya  Kimberley.


"Hmm kapan ya" goda Jevaro


"Aroo serius  dong'" tanya Kimberley


"Ntar aku ke Singapuranya bareng kamu sama Rose aja kalau Yasir mau ikut juga boleh" sahut Jevaro.


Kedua alis Kimberley bertemu


"Iya katanya kalian mau shopping ke Singapura," lanjut Jevaro


Kimberley menatap tajam Jevaro.


"Aku ga balik lagi " kembali Jevaro tersenyum


Kimberley bengong sesaat.


"Iya rencana sebulan lagi balik Indonesia tapi ternyata semua urusan disana sudah beres, sistem sudah bisa dijalankan dengan lancar, dan kebetulan Rose mengundangku ke sini jadi yaaa sekalian deh pulang, gak balik lagi" jelas Jevaro.


"Oh begitu"


"Oke Aro aku tinggal sebentar ya, silakan menikmati hidangannya aku mau----" belum selesai Kimberley menyelesaikan kalimatnya


"Menemui kekasihmu" senyum getir Jevaro.


Kimberley tersenyum canggung.


"Iya silakan, ehmm Kim aku senang bisa bertemu kamu lagi" sahut Jevaro.


"Iya Aro sama aku juga " jawab Kimberley sambil tersenyum


Kemudian Kimberley mencari  kekasihnya diantara banyaknya orang yang hadir di rumahnya.


"Nah itu dia" Kimberley melihat Yasir bersama ibunya


"Hai ibu" sapa Kimberley sambil memeluk ibunya dari belakang.


"Haii Kim sudah makan sayang?" tanya ibu pada Kimberley.


"Lho kok belum, ayo makan ini ibu khusus masak menu favorit kalian semua lho" jelas ibu.


"Iya Kim, masakan ibu enak semua, aku saja sudah nambah nambah" Yasir dan ibu pun tertawa


"Yee itu mah kamu nya aja doyan makan" Kimberley menjulurkan lidahnya


"Sudah Kim jangan godain Yasir terus, Oke ya ibu tinggal dulu mau ketemu yang lainnya" pamit ibu sambil tersenyum bahagia.


"Oke Bu" sahut Yasir dan Kimberley kompak.


"Nih cobain deh enak kan?"  Yasir minta pendapat Kimberley sambil menyuapinya.


"Iya enak" kemudian Kimberley mengambil piring dan mulai mengambil menu favoritnya.


Kimberley dan Yasir pun terlihat saling menyuapi dan tertawa bahagia saat mencoba menu yang tersedia di meja.


Jevaro yang melihatnya dari kejauhan merasa hatinya tercabik cabik.


Ingin rasanya Jevaro mengatakan yang sejujurnya perasaannya pada Kimberley tetapi Jevaro takut akan membuat Kimberley menjauh darinya.


"Biarlah perasaan ini kusimpan rapat asal aku masih bisa dekat dengannya sebagai sahabat dekatnya" jerit hati Jevaro.


Akhirnya Jevaro diam diam hendak meninggalkan pesta tanpa pamit.


Rose yang melihat Jevaro menjauh dari tempat pesta lantas menghampiri Jevaro


"Hei Pak Jevaro mau kemana? bapak sudah makan?" tanya Rose.


"Hai Rose ehmm aku pamit pulang ya" pamit Jevaro


"Heii yang benar saja kamu undangan spesial aku, dan sekarang kamu mau pulang begitu saja tanpa mencicipi hidangan yang sudah dengan susah payah ibu masak buat kita semua" jelas Rose .


"Bukan begitu Rose bukan aku tidak menghargai tapi---" Jevaro tidak jadi meneruskan kalimatnya.


"Karena Kimberley dan Yasir kan?" tanya Rose


"Oh bukan... bukan,! kamu jangan punya pemikiran seperti itu" sahut Jevaro.


'Ayolah Aro hargai kerja sama dan hasil kerja keras tim konsumsi" sahut Rose mencoba merayu Jevaro untuk tetap tinggal.


"Oke baiklah" jawab Jevaro.


Akhirnya Jevaro mengikuti Rose untuk mencicipi hidangan yang sudah disajikan.


"Ternyata kamu benar Rose masakan ibu lezat, hampir semua masakan aku suka" ucap Jevaro sambil terus memamah biak


"Tuh kan benar apa kataku" sahut Rose


"Rugi deh kalau kamu tidak mencoba masakan ibu" ujar Rose.


"Hei itu Kimberley dan Yasir, kita samperin mereka yuk " ajak Rose sambil menarik tangan Jevaro


"Rose aku gak ikut ya , aku masih mau makan nih" tolak Jevaro


Tapi Rose tidak membiarkan Jevaro sendiri


Rose tahu Jevaro sedang bersedih, karena Kimberley selalu nampak bahagia bersama dengan Yasir kekasihnya.


"Heii Kim!" panggil Rose


"Hei Rose "


"Kalian sedang apa? kami boleh gabung kan?"


"Boleh donk" sahut Yasir.


"Terima kasih ya"


Kemudian mereka berempat saling bercerita dan mengomentari pesta kejutan yang dibuat oleh Rose yang spesial teruntuk sahabatnya Kimberley.


Mereka saling bertukar ide dan pemikiran baru bila kelak akan mengadakan pesta lagi


Disela-sela curhatan dan tukar pendapat serta ide, Jevaro diam diam selalu mencuri pandang ke arah Kimberley.


Dan setiap melihat Yasir bersikap mesra dan dengan entengnya memeluk dan mencium Kimberley dihadapan mereka ada rasa sakit yang sungguh menusuk hatinya


Membuat Jevaro ingin lari sejauh-jauhnya dan hilang lenyap dari hadapan mereka


"Yuk Kim, Yasir dan pak Jevaro! kita foto- foto dulu ya"


'Aku foto ya kalian" ujar Rose


"Yes ini untuk kenang- kenangan kalian suatu saat nanti" jelas Rose tersenyum puas.



Malam itu semua berakhir dengan bahagia, semua acara berjalan dengan lancar tanpa ada masalah yang berarti


Kecuali Jevaro, semakin ia dekat dengan Kimberley semakin sakit yang ia rasakan, karena semakin kuat dan dalam rasa sayangnya pada Kimberley, semakin hancur perasaannya saat dihajar oleh kenyataan bahwa Kimberley adalah milik Yasir Mir.


................💔💔💔.............


Yuk semua yang sudah mengikuti kisah Kimberley mencari cinta sempurnanya


Jangan lupa like komen dan tekan tombol favorit untuk pemberitahuan update terbaru ya ...


Oh iya sambil nunggu lanjutan kisah Kimberley berikutnya


kalian bisa baca karya teman aku yang tak kalah serunya lho


Berbagi Cinta Dipaksa Menikahi


karya Santi Suki


❤️Happy Reading❤️