
"Kenapa Yasir .... kenapa kamu tidak jujur padaku,? " tanya Kimberley sambil menyeka air matanya.
"Tidak jujur bagaimana maksudmu?" Yasir menjawab sambil mengeryitkan dahi.
"Yasir ...," terdengar teriakan Kiki
yang makin mendekat.Spontan mereka menoleh ke arah sumber suara.
Kiki makin mendekat dan langsung memeluk Yasir dari belakang.
"Ini apa..." tegas Kimberley sambil menatap tajam kearah Yasir dan Kiki.
Yasir berusaha melepas pelukan Kiki. "Ahh ..., Yasir jangan tinggalkan aku." pinta Kiki manja.
"Apa apaan ini ... lepas !" perintah Yasir pada Kiki .
"Tidak.... aku ga mau lepas... aku mau kamu " seru Kiki manja.
Melihat pemandangan di hadapannya, mata Kimberley kembali berkaca kaca, hatinya terasa hancur.Tidak sanggup lagi rasanya ia melihat kekasihnya bersama wanita lain.
Kimberley berniat lari menjauh untuk tidak melihat itu semua, Kimberley membuka pintu mobil dan kembali hendak kabur menjauh dari semua yang dilihatnya hari ini.
Yasir spontan mendorong tubuh Kiki , "Ouch ...aduh kaki ku..." jerit kecil Kiki terjatuh karena dorongan Yasir.
"Kim ... tunggu ..!" sambil menarik tangan Kimmy, mencegah Kimberley masuk ke mobil.
Belum sempat Kimmy berkata kata, Yasir langsung memeluk pinggang Kimmy menariknya mendekat dan mencium bibirnya, ....
Melihat adegan itu Jevaro hanya bisa menahan nafas, dan berusaha menerka nerka rasa aneh yang tiba tiba terasa di dadanya.
Jevaro sadar Kimmy bukan siapa siapanya, ia hanyalah teman kerja yang kebetulan ia selalu ada disaat Kimmy membutuhkannya. "Yaahh .. teman ... hanya teman..., " batin Jevaro sedih.
Untuk sesaat Kimmy menikmati ciuman Yasir, yaaa Yasir kekasih hatinya.
Tiba tiba Kimberley mendorong tubuh Yasir dan berusaha melepaskan diri dari pelukan Yasir.
Kimmy berusaha kembali untuk masuk ke mobil, kembali Yasir berusaha mencegah.
"Pergi Yasir, aku tidak mau melihat kamu lagi! " ujar Kimberley lirih.
"Kim kenapa sih .. kamu sudah tidak cinta aku lagi ... kamu lebih memilih dia sekarang !? " sambil menunjuk ke arah Jevaro.
Kimberley langsung menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya, menatap tajam ke arah Yasir seolah-olah tidak percaya dengan yang didengar nya.
"Apa Kamu bilang" tanya Kimberley.
"Bukannya kamu yang sudah bosan dengan ku??" kembali Kimberley bertanya pada Yasir, sambil matanya menatap tajam ke arah Yasir
"Kamu itu bilang apa, kamu sadar dengan yang kamu ucapkan!?" tanya Yasir tidak kalah sengitnya.
"Bagaimana mungkin aku bosan dengan kamu, kamu itu cinta aku, hidup aku Kim !" tegas Yasir
"Apa .... aku cintanya kamu? terus dia?" sambil menunjuk ke arah Kiki seru Kimberley.
"Gila kamu... Dia cuman teman syuting aku, tidak ada apa apa diantara kami " seru Yasir
"Teman... katamu ..., teman tapi peluk - pelukan ?" tak kalah sengit Kimberley menjawab.
"Dan kamu ... bersenda gurau berlari larian di tepi pantai bersama laki laki lain? pergi berduaan dengan laki laki lain?? bersama dia, apa itu dibenarkan? " sambil menujuk Jevaro.
"Ki ...jawab jujur apa pernah aku bilang aku cinta kamu, dan pernahkah aku bilang kita pacaran?" tanya Yasir pada Kiki
Kiki hanya diam membisu, hati nya ingin tetap mempertahankan Yasir, tapi ....,
"Jawab ..Ki " teriak Yasir.
"Tidak .. " jawab Kiki lirih.
"Nah dengar sendiri kan ," seru Yasir sambil menatap tajam Kimberley
"Sekarang siapa yang selingkuh? kamu atau aku." tanya Yasir tajam
Kimberley mengeryitkan dahi tanda tidak percaya Yasir menuduh nya selingkuh.
"Jevaro maksudmu?? aku dan Jevaro cuman teman, diantara kami juga tidak ada apa-apa" jelas Kimberley tidak mau kalah.
Kimberley hanya bisa terdiam, kenapa jadi aku yang dihakimi , Jevaro hanya mencoba menghiburku karena aku sedih dan menangis tidak lebih. Dan semua itu karena Yasir pergi tanpa pamit tadi pagi .
"Ikut aku .. kita pulang " ajak Yasir
"Tapi .. aku bawa mobil" jelas kimberley
"Dia kan yang bawa mobilmu itu ke sini? biar dia yang bawa balik ke kantor, kamu ikut aku! " perintah Yasir sambil menunjuk Jevaro.
"Hmm bagaimana ini apa yang harus aku katakan ke Jevaro , Jevaro terlalu baik padaku," batin Kimberley.
Melihat Kimberley ragu... Yasir langsung mengetuk kaca mobil.
Melihat Yasir mengetuk Kaca mobil, Jevaro langsung membuka kaca mobilnya.
"Perkenalkan, saya Yasir kekasih Kimberley. Tolong .. bawa mobil Kimberley kembali ke kantor, Kimberley ikut saya, terima kasih" jelas Yasir.
"Oh ya, satu lagi tolong jangan jadi pengganggu diantara kami, ingat itu, Kimberley kekasih saya, dan kami saling cinta ." tegas Yasir
"Yuk Kim..., " sambil menarik tangan Kimberley. Kimberley hanya bisa pasrah dan menoleh ke arah Jevaro sambil bergumam lirih "maaf" hanya itu yang bisa ia katakan pada Jevaro .
Melihat Kimberley dipaksa ikut dengan Yasir, membuat perasaan nya semakin kacau, disisi lain ingin sekali ia menghalangi nya, disisi lain ia sadar, bahwa ia tidak punya hak atas diri Kimberley, ia bukan siapa-siapa dan memang Yasirlah yang berhak .
Jevaro akhirnya memutar mobil Kimberley untuk dia kembalikan ke kantor PT Sukses Cemerlang.
Jevaro berpikir Kimberley pasti aman karena bersama kekasih nya jadi tidak ada yang perlu dia kuatirkan. Walau entah kenapa ada perasaan sakit samar yang ia rasakan di dada .
......~~~......
"Sebentar, tunggu sini , aku ijin sutradara aku dulu " perintah Yasir pada Kimmy.
"Siapa itu ..??" bisik bisik yang didengar Kimberley saat ia diajak Yasir ke lokasi Syuting.
"Entahlah , mungkin pacar baru Yasir." sahut yang lain.
Kimberley hanya diam membisu, sadar saat ini ia jadi pembicaraan di antara teman teman artis Yasir.
Tidak lama Yasir muncul.
"Yuk Kim , " Yasir memeluk erat pinggang Kimberley dan berlalu dari lokasi syuting.
Setelah Yasir pergi bersama Kimberley. Di lokasi syuting semua orang membicarakan Yasir. "Itu tadi pacar Yasir, trus Kiki bagaimana? aku kira mereka pacaran, ternyata bukan!" kata Liana
"Iya nih, trus Kiki kemana ya? tahu tidak ya Kiki, kalau Yasir membawa pacarnya kesini." lanjut Johan penasaran
Tak lama kemudian terlihat Kiki berjalan tertatih tatih menuju lokasi syuting.
"Hei itu kan Kiki ," seru Desi
Semua pada menoleh ke arah Kiki.
"Kenapa Ki, kaki mu?" tanya Amanda.
Kiki berlalu begitu saja tanpa menjawab sepatah kata pun.
Bisik-bisik ramai kembali terdengar, "Pasti ada hubungannya dengan Yasir" batin Amanda.
.......,~~......
Di kantor PT Sukses Cemerlang , Rose bersiap siap untuk pulang ke rumah . Semua tugas sudah diselesaikan nya termasuk mengatur ulang jadwal pertemuan dengan para Sponsor.
Semua sudah beres, sekarang waktunya aku pulang, batin Rose. "Hmm bagaimana ya Kimberley sekarang, dimana dia?" pikirnya.
"Selamat sore Bu Rose, titip kunci mobil Bu Kimberley ya." tiba tiba Jevaro sudah berdiri di hadapan Rose.
"Kunci ibu Kimberley?, ibu dimana pak? oh ya, ini kunci mobil Bapak." Rose menyerahkan kunci mobil Jevaro.
"Terima kasih," jawab Jevaro singkat.Kemudian meninggal kan Rose dengan berbagai pertanyaan di benaknya.
"Ada apa ini,? kemana Kimberley?" batin,Rose.
............~~~~~............