Find The Perfect Love

Find The Perfect Love
Persiapan pesta



Hari yang ditunggu akhirnya tiba, kesibukan semakin nampak di rumah Kimberley.


Tim dekorasi tinggal meneliti detail hasil pekerjaan mereka, Tim konsumsi bersama ibu sibuk mempersiapkan berbagai makanan favorit Kimberley dan Yasir.


Beberapa orang sibuk membersihkan dan menata segala sesuatu pernak pernik pesta.


Ada yang sedang memasang lampu warna warni ada juga yang membersihkan kolam ikan dan masih banyak lagi tim yang lain yang terlihat mondar mandir di rumah Kimberley.


Sementara itu Rose mengecek ulang dan mengawasi segala sesuatunya agar sesuai dengan yang telah direncanakan.


.............~~~~..................


Di Apartemen Singapura, terlihat Jevaro sedang bersiap siap berangkat ke Bandara.


Jevaro sengaja mengambil penerbangan yang paling awal agar ia bisa beristirahat terlebih dahulu sebelum datang ke pesta penyambutan Kimberley.


"Rose..Rose, ada-ada saja kamu pakai pesta kejutan segala, kasihan Kimberley kebingungan tidak bisa menghubungi kamu dan ibu" pikir Jevaro sambil memasukan tasnya ke dalam mobil.


Tak lama kemudian sampailah Jevaro di Bandara.


Hampir setengah jam Jevaro menunggu hingga akhirnya ada pemberitahuan pemberangkatan


Akhirnya pulanglah Jevaro ke negara tercinta Indonesia.


Perjalanan Singapura ke Surabaya membutuhkan waktu kurang lebih dua jam setengah.


"Kim, aku datang... maafkan aku tidak bisa menjaga hatiku untuk tidak mencintaimu." gumam Jevaro sambil menatap kosong ke arah jendela pesawat dan akhirnya tertidur.



...........~~~~~..................


Rose semakin terlihat sibuk.


Ibu memberi perintah para pelayan untuk menyiapkan dan menata masakan ke tempat yang sudah dipersiapkan sejak kemarin.


Dekorasi ruangan juga sudah tertata indah.


Rose mondar mandir memantau semuanya dan berpikir keras apa kah ada yang harus dilakukannya lagi untuk kelancaran pesta ini.


"Kimberley datang jam 6 sore dan harus dipastikan Kimberley langsung menuju ke rumah jangan sampai ia mampir makan atau ke tempat lainnya lagi." pikir Rose


"Berarti kuncinya ada di Yasir, aku harus minta bantuan bocah tengil itu untuk langsung membawa pulang Kimberley ke rumah dan sekalian memberitahukannya bila Jevaro pun hadir di pesta ini karena aku yang mengundangnya, daripada nanti dia bikin onar di pesta karena cemburu buta." Rose mencoba mencari solusi untuk menggiring Kimberley langsung pulang ke rumah setelah turun dari Bandara.


Rose mencari-cari nomer telepon Yasir dan kemudian Rose mengirimkan pesan singkat ke Yasir karena mereka pasti masih berada di pesawat.


Rose awalnya meminta maaf pada Yasir bila sebelumnya tidak membalas dan merespon telpon darinya karena itu bagian dari rencana pesta kejutan darinya untuk Kimberley.


Rose menjelaskan tentang idenya memberi pesta kejutan pada Kimberley, termasuk kedatangan Jevaro yang sengaja ia undang.


Dan agar pesta kejutan ini berjalan lancar Rose mohon bantuan Yasir untuk mengajak Kimberley langsung pulang ke rumah karena semua telah menunggu kedatangan mereka di rumah.


Rose berharap Yasir memahaminya dan tidak menambah masalah di pesta kejutan kali ini.


..........~~~........


Di dalam pesawat penerbangan dari New Delhi ke Surabaya.



Nampak Kimberley sudah tak sabar ingin segera sampai Surabaya.


Sejak kemarin dia belum berhasil menghubungi Rose, dan Jevaro pun sampai saat ini belum memberinya informasi apapun tentang Rose.


"Hmm, ada yang aneh nih." pikir Kimberley.


Walaupun Yasir terus meyakinkan dirinya bahwa semuanya pasti baik baik saja, tapi Kimberley belum tenang hatinya sebelum berbicara langsung dengan Rose atau ibu.


"Sayang menurut kamu Rose dan ibu kemana sih kok tidak bisa dihubungi sejak kemarin" tanya Kimberley pada Yasir dengan wajah Kuatir.


"Mungkinkah Rose mengajak ibu ke kampung halamannya?" tanya Yasir membuka segala kemungkinan.


"Mungkin..., tapi kok ga bilang ke aku ya?" Pikir Kimberley


"Terakhir Rose telepon, dia tanya aku jadi pulang kapan, harusnya dia tahu hari ini aku pulang kok ini justru menghilang ditelan bumi" gerutu Kimberley.


"Sabar, sebentar lagi kita juga sudah sampai Surabaya dan kita akan segera mengetahui kenapa Rose dan Ibu tidak bisa dihubungi" hibur Yasir.


"Hmm, sebenarnya Rose kemana ya?" tanya Yasir dalam hati.


.................~~..............


Penerbangan dari Singapura sudah berhasil landing di Bandara Juanda.


"Yes,! akhirnya...selamat datang Surabaya" seru Jevaro.


Setengah berlari Jevaro melangkah keluar dari Bandara.


"Aku benar-benar merindukan kota ini! " seru hati Jevaro.




"Haii Pak Jevaro" panggil Rose.


Jevaro mendengar namanya disebut, menoleh ke kanan dan ke kiri mencari asal suara.


"Pak Jevaroo" teriak Rose memanggil lagi.


"Haii Rose" Jevaro melambaikan tangannya lalu menghampiri Rose.


"Kok kamu ada disini?" tanya Jevaro kemudian melihat ke sekeliling.


"Kamu mau jemput Kimberley?dia sudah datang?'' tanya Jevaro antusias dan sekali lagi melihat sekeliling mencari keberadaan Kimberley.


"Mana?" tanya Jevaro sambil menaikkan kedua alis matanya.


Ternyata Jevaro belum bisa mengontrol perasaannya.


Jelas sekali terlihat kalau Jevaro merindukan Kimberley.


Rasa rindu setelah lama berpisah dengan Kimberley nampak jelas di wajahnya, hingga Jevaro lupa bersama siapa Kimberley pulang ke Surabaya.


Rose tersenyum penuh arti melihat tingkah Jevaro.


"Heii Rose kok senyum senyum sih, mana Kimberley?" tanya Jevaro sekali lagi.


"Kangen banget ya pak, dengan Kimberley?" sambil tersenyum Rose menggoda


"Ehmm apa? kangen? siapa? ohh tidak ehh maksud aku, siapa kangen siapa?" jawab gugup Jevaro.


Rose tertawa cekikikan melihat Jevaro salah tingkah


"Yuk pak saya sengaja jemput bapak, langsung ke rumah Kimberley saja dan mandi di sana, daripada bapak pulang rumah terus berangkat lagi ke rumah Kimberley cape di jalan pak" ajak Rose


"Sekalian bantu saya mengawasi persiapan pesta ntar malam" rayu Rose.


"Kimberley?" tanya Jevaro lagi


"Ya belum datang pak, jam 6 sore nanti baru datang." jelas Rose sambil mengambil tas Jevaro dan membawanya.


"Heii Rose jangan!. biar saya bawa sendiri" Jevaro mengambil kembali tasnya dari tangan Rose.


"Tidak apa-apa pak'" sahut Rose.


"Tidak Rose kamu wanita, saya laki-laki biar saya bawa sendiri." jelas Jevaro.


"Tapi saya pegawai pak sedangkan---" belum sempat Rose meneruskan kalimatnya.


"Rose! kita ini sama kita bersahabat, seperti halnya kamu dan Kimberley, di kantor Kimberley pimpinan tapi di luar kantor kalian bersahabat kan? makan bersama, tidur bersama, suka dan duka kalian lalui bersama kan? begitu juga kamu dan aku, di luar kantor kamu dan Kimberley adalah sahabat aku, paham Rose!?" sergah Jevaro.


"Iya pak, maaf... tapi tetap saja posisi saya dengan Kimberley bagi bapak jelas berbeda" sahut Rose sambil melirik Jevaro kemudian memakai kacamata hitamnya.


"Sebentar Rose..maksudmu?" Jevaro menahan lengan Rose penasaran.


"Ah bapak pura-pura gak ngerti" sahut Rose tersenyum menggoda.


"Serius Rose saya tidak mengerti' jawab Jevaro serius sambil memandang Rose.


"Hmm beri tau gak ya?" goda Rose.


"Please Rose"


"Yahhh beda lah pak, bagi bapak saya mungkin cuma sahabat kalau Kimberley---"


"Kimberley sahabat juga, kita bertiga kan memang bersahabat" jawab lugas Jevaro.


"Iya deh ... Kimberley memang sahabat juga bagi bapak, hanya saja.... sahabat yang pake HATI" bisik Rose lalu berlalu pergi meninggalkan Jevaro .


Jevaro tertegun sesaat .


"Rosee apa maksudmu? asal ya kamu" sahut Jevaro menyusul Rose ke tempat parkir


"Bapak Nathanael Jevaro Reynaldi silakan masuk" goda Rose sambil membuka pintu mobilnya.


"Sini kuncinya biar aku yang bawa pamali bagiku disupiri cewek" sahut Jevaro sambil mengambil kunci mobil dari tangan Rose.


............~~~~~............



"Wow keren Rose, aku yakin pesta kejutanmu ini pasti berhasil" seru Jevaro melihat sebagian dekorasi yang sudah terpasang.



"Hmm kamu memang sekertaris handal Rose, kira-kira kamu mau salary berapa nih kalau aku merekrutmu jadi sekertaris aku?" goda Jevaro.


"Hadapi Kimberley dulu" sahut Rose sambil berlalu meninggalkan Jevaro.


Jevaro terbahak bahak


"Okay akan aku lobby Kimberley kalau dia setuju kamu ikut aku bagaimana?" goda Jevaro


"Dan Yasir akan jadi sekertaris Kimberley, kemanapun Kimberley pergi mereka akan selalu bersama, bagaimana anda setuju pak Jevaro?" goda Rose.


"Oh no.! okay deh kamu terus saja jadi sekertaris Kimberley ya, jangan lupa sebisa mungkin atur jadwal meeting PT Sejahterah dan PT Sukses Cemerlang sesering mungkin, okay?!" Seru Jevaro sambil tertawa.


"Dasar!. aku laporin Yasir tau rasa, bisa-bisa bapak ditonjok atau dijagain terus selama rapat agar bapak tidak dekat-dekat dengan Kimberley" sahut Rose kemudian tertawa membayangkan Yasir jadi bodyguard Kimberley yang selalu ikut kemanapun Kimberley melangkah agar Jevaro tidak bisa mendekati Kimberley.


Jevaro melempar bantal sofa ke arah Rose.


"Stop! aku tahu apa yang kamu bayangkan" sahut Jevaro kemudian pergi meninggalkan Rose.


"Aku mandi dulu ya" pamit Jevaro.


"Okay cepat mandi dan siap-siap menyambut sang putri, tapi kalau mau istirahat dulu juga gak pa pa pak, nanti kalau Kimberley sudah dekat saya akan beritahu." ucap Rose.


"Hmm tapi datangnya bersama bodyguard" sahut Jevaro manyun .


"Ha ha ha ha" Rose tertawa senang bisa menggoda Jevaro.


"Jadi benar kan Pak kalau bapak ada hati dengan Kimberley" seru Rose.


Sekali lagi bantal sofa melayang ke arah Rose dan berhasil di tangkapnya.


"Pikir aja sesukamu" ujar Jevaro masuk ke kamar tamu.


Rose merasa hebat bisa menggoda Jevaro tetang perasaannya pada sahabatnya.


Dua jam telah berlalu


Tiba-tiba terdengar suara pemberitahuan dari telepon genggam Rose .


Ternyata dari Yasir dan membalas oke sekaligus Yasir memastikan apakah semua dalam keadaan baik-baik.


Lalu Rose menjawab bahwa semua dalam keadaan baik.


"Tolong arahkan Kimberley langsung pulang ke rumah ya kabari bila sudah dekat!" pesan Rose.


"Ok" jawab Yasir


"Ibu....Pak Jevaro ... ayo siap semua ya! mungkin satu jam lagi mereka sudah sampai." seru Rose memberitahu semua yang telah hadir disana.


Semua ketua tim mengecek hasil kerja yang jadi tanggung jawab mereka masing-masing.


Sekarang semua undangan yang hadir dan Tim penyambutan tinggal menunggu kedatangan Kimberley.


..............~~~...................


Tunggu kelanjutannya ya...


Kimberley dan Yasir masih dalam perjalanan pulang nih


Jangan lupa like komen dan jadikan favorit ya 🙏🙏


Kirim kirim hadiah, vote juga boleh banget 😀😘


Terima kasih sudah mampir


Salam hangat


❤️ eveliniq ❤️