
"Sudah sampai ??" sahut Kimberley sambil melihat sekeliling .
Terakhir ke pantai sepertinya sudah lama sekali, sebenarnya Kimberley sangat menyukai pantai, tapi akhir akhir ini kesibukannya membuatnya tidak sempat untuk menyenangkan dan memikirkan diri sendiri.
"Yuk" ajak Jevaro sambil membukakan pintu untuknya.
"Oh iya, maaf " sahut Kimberley sambil berusaha membuka sabuk pengamannya.
Setelah beberapa kali mencoba dan tetap tidak bisa.Wajah Kimberley jadi berubah panik
"Aduh kenapa ini, kok susah ...," batin Kimmy.
"Kenapa Kim" Jevaro melihat Kimmy kesulitan membuka sabuk pengamannya. Spontan Jevaro membantu membuka sabuk pengaman Kimberley yang macet.
klik .., akhirnya terlepas juga.
"Nah..." gumam Jevaro
Tidak sengaja mereka saling pandang.
Hmm mata itu, seakan akan terhipnotis, mereka saling pandang untuk beberapa detik dalam jarak yang sangat dekat sekali.
"Uff .." hampir saja Jevaro mencium bibir Kimberley, tapi tersadar pada saat yang tepat, lalu ia menarik diri.
"Yuk.." ajak Jevaro sambil salah tingkah.
"Gila kenapa sih aku tadi" berdekatan dengan Kimmy sedekat tadi membuat sensasi tersendiri dalam hati Jevaro.
"Entahlah memandang wajahnya , bibirnya wow .. " ada darah yang mendesir dalam tubuh Jevaro
"Tuh Kim pantainya sudah terlihat " Jevaro mencoba untuk menetralisir perasaannya.
"Hmm perasaan apa tadi kenapa pipi aku terasa hangat saat wajah Jevaro sedekat tadi, ah mikir apaan sih kamu, kamu tuh milik Yasir ..." sesaat pikiran Kimmy beradu.
"Yasir ... ?? tapi dia telah meninggalkanku" batin Kimmy
"Hei .. Kim.. ayo.. tunggu apa lagi ," teriak Jevaro sambil melangkah menuju loket masuk.
"Woww .. indahnya ..." seru Kimberley.
"Thank you Aro ... sudah lama banget nih aku ga main ke pantai" begitu bahagianya Kimmy menikmati keindahan pantai yang ada dihadapannya.
"Seperti mimpi rasanya" batin Kimberley
Aro hanya mengangguk sambil tersenyum, entah kenapa ada perasaan bahagia, tiba tiba menyelinap dalam hatinya , melihat Kimberley tersenyum bahagia sambil berlari lari kecil mendekati bibir pantai.
"Aro.... sini ...," seru Kimberley dari kejauhan.
"Yaaa..., aku kesana bentar ya " sahut Jevaro sambil menunjuk ke arah salah satu warung.
Kimmy terus berlari sambil memainkan kakinya di ombak kecil yang menyapu pantai ..
Dari kejauhan Jevaro terus memandangi Kimberley,
"Melihat kamu bahagia seperti ini aku juga bahagia Kim" batin Jevaro.
Rambut Kimberly yang Curly diterpa angin pantai membuat penampilannya semakin mempesona, senyum bahagia terus tergambar di bibirnya.
"Hmm, kamu terlihat cantik hari ini" tanpa disadari senyum tipis terukir dibibir Jevaro.
"Silakan pak...," suara bapak penjual es kelapa muda menyadarkan Jevaro dari lamunannya.
"Oh iya ,pak ..terimakasih," sambil menyodorkan uang .
Sambil berlari kecil memegang dua buah kelapa muda, Jevaro menghampiri Kimberley.
"Hei Kim, sini kita minum dulu yuk " panggil Jevaro pada Kimmy.
"Ok .... ," Kimberley berlari kecil menghampiri Jevaro.
Jevaro menyodorkan Kelapa muda pada Kimberley
"Nih diminum dulu, kamu pasti haus " perintah Jevaro.
"Dengan senang hati pangeran" canda Kimberley.
"Hemm, segarr terima kasih ya Aro, hari ini aku bahagia banget," sambil terus menyeruput es kelapa muda.
"Sama sama putri cantik."
sambil mengangkat kelapa mudanya untuk tos dengan Kimberley.
"Hahaha" Kimberley tertawa bahagia.
"Kim tahu tidak,..." tanya Jevaro
"Apa...," sahut Kimberley sambil mengernyitkan dahinya.tanda dia tidak tahu apa yang dimaksud Jevaro.
"Kamu terlihat cantik bila tersenyum begini ," jawab Jevaro sambil mengedipkan matanya.
"Aihh mulai gombal deh.." sambil berlari Kimberly memerciki Jevaro dengan air pantai .
"Heii.., awas kamu ya...," Jevaro berusaha menghindari percikan air, dan kemudian membalasnya.
Mereka tertawa bersama ,
sambil berlarian di tepi pantai.
......~~......
Tidak jauh dari situ,
"Cut .... cut .., kamu ini bagaimana sih, bisa acting tidak" seru Sutradara flm pada artisnya.
"Ok istirahat semua dulu," teriak nya.
"Yasir ..., Amanda ingat setelah break giliran kalian, jangan terlambat !"
"Yasir kita makan yuk dekat pantai, daripada stress mikirin kerjaan," ajak Amanda
"Ok ,sayang ..,yuk " sambil memeluk Amanda mereka berjalan menuju warung dekat pantai.
"Es kelapa muda dua sama Soto Ayam ya Bu " pesan Yasir.
"Heii tunggu,..." teriak Kiki dari kejauhan.
"Kalian ini, jahat ah main tinggal gitu aja." sambil merajuk Kiki memeluk Yasir
"Sayang..,kok aku ditinggal sih kamu tuh Manda, kamu kan tahu Yasir milik aku seorang ," caci Kiki pada Amanda.
"Apaan sih, kita kan lapar dan lagi Yasir mau tuh ...," tak kalah ketus Amanda menjawab kecemburuan Kiki.
"Aduh kalian ini, berisik amat sini aku peluk semua, jangan berantem." sahut Yasir
Tak lama Kiki dan Amanda sudah dalam pelukan Yasir. Entah kenapa mereka bisa menyukai pria yang sama.
Dan Yasir enjoy saja menikmati dirinya diperebutkan.
Cup .., cup..., Yasir melandaskan ciuman di pipi Kiki dan Amanda, sambil minum es kelapa muda nya .
"Hmm ombak yang indah, pandangan Yasir tertuju pada ombak yang seakan akan berlarian bekejaran dengan indahnya." batin Yasir.
Tiba tiba ia merasa mengenali sesuatu..., sosok wanita yang sedang terlihat bercanda dengan seorang laki laki tinggi dan sok rapi, kok mirip dengan ..., "Kimberley ??" spontan Yasir bangkit dan melepas pelukannya.
Kimberley ?? setengah berlari Yasir berusaha mendekati.
Hatinya tiba tiba terbakar cemburu melihat wanitanya bersenda gurau dengan lelaki lain, Tertawa bahagia pula.
"Hei... ganteng .. kemana ...," teriak kiki mengejar Yasir.
Semakin dekat Yasir makin yakin kalau wanita yang dilihatnya itu adalah Kimmy.
Hatinya terbakar api cemburu melihat Kimberley tertawa bahagia, bersama laki laki lain sambil bermain main air.
Tanpa disadari kedua tangan Yasir mengepal erat menahan amarah.
Tidak dapat lagi memendam api cemburu, Yasir langsung menarik tangan Kimberley.
Spontan Kimberley terkejut, tiba tiba tangannya ditarik seseorang dengan kasarnya.
"Ouch..., lepaskan! apaan sih !" Kimberley menarik tangannya paksa.
Melihat tiba tiba ada yang menarik tangan Kimmy, Jevaro spontan berteriak " Hei..., lepaskan !" sambil mendorong Tubuh Yasir.
Yasir menoleh ke arah Kimmy ,
"Pulang !" perintah Yasir .
"Yasir ...,?? " Kimmy terkejut ternyata laki laki yang menarik paksa tangannya itu Yasir.
Melihat Kimmy mengenali laki laki itu , Jevaro bertanya dengan heran. "Siapa dia, Kim?" sambil menunjuk Yasir.
"Siapa aku? kamu mau tahu siapa aku?" balas Yasir sengit sambil tersenyum sinis.
"Katakan Kim, siapa aku ini !" perintah Yasir,sambil menatap tajam ke arah Kimberley.
Jevaro akhirnya menatap Kimberley untuk mencari jawabnya.Kimmy hanya diam mengunci mulutnya rapat rapat. Kimberley masih bingung apa sebenarnya yang terjadi .
"Ganteng..,kok pergi sih jangan tinggalkan aku..." pinta Kiki yang langsung bergelayutan di tangan Yasir.
Kimberley tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, Ada seorang gadis yang tak dikenalnya dihadapannya bergelayutan di tangan kekasihnya.
"Ayo Aro kita pergi!...," ajak Kimberley dengan mata berkaca kaca, lalu lari meninggalkan mereka.
Yasir spontan menepis tangan Kiki, dan langsung menarik tangan Kimberley.Tetapi Kimberley langsung menarik kembali tangannya, dan terus berlari disusul Jevaro.
Mereka langsung masuk ke dalam mobil.
"Kim...dengarkan dulu ..., Kim ... please listen to me" sambil mengetuk ngetuk kaca mobil dan berusaha untuk menghentikan mobil.
"Jalan Aro please," Kimmy tidak kuasa lagi membendung air matanya.
"Oh jadi ini alasan Yasir menghindar dari ku ,menghilang dan tak pernah lagi memberi kabar, bahkan semua akses dia putus, terjawab sudah misteri keanehan Yasir," pikir Kimberly.
"Kenapa ...kenapa kamu tidak ngomong langsung, kalo memang kamu tidak menginginkan ku lagi? , jangan buat aku terus berharap padamu," jerit hati Kimberley
Sambil menyetir, Jevaro melirik Kimberley yang kembali menangis, dalam hatinya ia menyesali dengan keputusannya mengajak Kimberley ke pantai .
Niat murni dia hanya ingin kimberley melupakan kesedihannya dan tersenyum kembali. Awal yang manis, seperti niat awal, kimberley memang berhasil tertawa bahagia dan melupakan kesedihannya, Jevaro sangat ingat sekali senyuman lebar, dan manis, selalu ia pancarkan selama di pantai , sampai akhirnya semua berubah.
cittt...., mobil berhenti mendadak bagaimana tidak,
tiba tiba..Yasir menghadangnya. Dia berdiri tepat di depan mobil.
"Gila....! " umpat Jevaro,
mobil berhenti tepat di depan tubuh Yasir dengan jarak hanya satu cm.
Setelah mobil berhenti ,Yasir langsung menghampiri pintu mobil Kimberley, dan kembali mengetuknya agar Kimberley keluar. "Kim....Kim keluar lah "
Akhirnya Kimmy berniat untuk keluar , "Kim,..., jangan, untuk apa ?" pinta Jevaro.
"Aku harus menemuinya, aku ingin semua selesai dan jelas, aku cape Aro" sahut Kimberley.
"Dia itu siapa? kekasihmu?" tanya Jevaro sambil menatap Kimberley tajam berharap dia salah menebak.
Kimmy mengangguk pelan
"Iya dia kekasihku" jawab Kimberley sambil menghapus air mata nya.
Seperti dihantam batu yg besar Jevaro harus menerima kenyataan bahwa benar laki laki itu kekasih Kimberley.
"Aro, aku keluar dulu ya" pamit Kimberley.Kemudian Kimberley membuka pintu mobil dan keluar menemui Yasir.
Jevaro hanya diam membisu dan membiarkan Kimberley menemui Kekasihnya. Ada rasa sakit yang samar tiba tiba menyelinap di dada Jevaro.
.............~~~~~...........