Find The Perfect Love

Find The Perfect Love
Pesta Kejutan



Tepat jam enam lebih lima belas menit sore hari, Kimberley dan Yasir mendarat di Bandara Juanda Surabaya.


Wajah Kimberley terlihat kuatir dan kebingungan.


Kemudian dia mencari Yasir, tapi yang dicarinya juga tidak ada di sampingnya.


Kimberley hanya bisa menunggu Yasir yang entah kemana dan berusaha terus dengan gigih menghubungi Rose.



Terlihat sekali raut wajah Kimberley tidak tenang dan sedikit panik.


Tiba tiba pundaknya disentuh seseorang, spontan Kimberley menoleh "Rose!" ucap Kimberley.


"Ini aku sayang, maaf aku ke toilet dulu tadi gak sempet pamit, daripada aku pipis di celana" goda Yasir.


"Ih kamu .. bagaimana ini Rose sampai saat ini belum bisa dihubungi, harusnya dia menjemput kita masak iya sih dia lupa jadwal aku pulang?!" gerutu cemas Kimberley.


"Yahh sudahlah, kita pulang naik taxi aja yuk" ajak Yasir


"Kita cari makan dulu saja ya, lapar nih" ajak Kimberley.


"Kita langsung pulang saja dulu, taruh tas di rumah sekalian kita cek ibu dan Rose ada di rumah tidak, biar kamu juga gak kepikiran terus." usul Yasir untuk mengarahkan Kimberley agar langsung pulang ke rumah.


Yasir sudah menghubungi Rose agar bersiap siap karena mereka sebentar lagi dalam perjalanan ke rumah.


"Oke deh kita pulangin dulu tas tas ini sambil mengecek keberadaan ibu dan Rose, nanti kita ajak sekalian ibu dan Rose makan malam di luar." jawab Kimberley.


"Yes! itu maksud aku, yuk kita jalan" ajak Yasir sambil membawa tas-tas bawaan mereka.


Kemudian mereka naik Taxi menuju ke rumah Kimberley, di dalam taxi Kimberley masih termenung memikirkan keberadaan Rose dan ibu.


"Ada apa? kenapa? kemana?" pikiran Kimberley berputar diseputaran pertanyaan tersebut.


Disaat Kimberley sibuk dengan pikirannya sendiri.


Yasir memanfaatkannya dengan mengirimkan pesan singkat kepada Rose lokasi mereka saat ini.


Rose memberi panduan kepada Yasir untuk tetap masuk ke dalam rumah walaupun rumah dalam keadaan gelap seolah-olah rumah kosong, dan menyuruhnya mengarahkan Kimberley ke arah kolam renang.


Yasir pun mengiyakan dengan syarat tidak ada kejutan yang membahayakan Kimberley dan tidak ada lempar telur, kopi atau tepung dan tidak ada acara menceburkan Kimberley ke kolam renang dengan alasan apapun sudah cukup di Kashmir Kimberley merasakan dingin yang menusuk takutnya Kimberley jadi sakit kalau harus basah-basahan di malam hari.


Dengan berat hati akhirnya Rose menyetujui semua syarat yang diajukan Yasir, walaupun rencana awal sebenarnya ia ingin menceburkan Kimberley ke dalam kolam renang sebagai puncak dari pesta kejutan ini.


"Dasar bocah tengil banyak banget sih aturannya sudah seperti manager dan artisnya saja ada persyaratannya segala." gerutu Rose dongkol.


Jevaro yang melihat perubahan wajah Rose kemudian menghampirinya, "Ada apa Rose? Kimberley baik baik kan?" tanya Jevaro kuatir.


Rose memberikan teleponnya dan menunjukan pesan yang dikirim oleh Yasir.


"Yaaa sudahlah, kita tunggu saja, berita baiknya Yasir sangat menyayangi Kimberley, kamu harus bersyukur, sahabat kamu mempunyai kekasih yang hebat yang selalu siap melindungi dan menjaga Kimberley dalam keadaan apapun" jelas Jevaro


Entah kenapa ada rasa sakit yang samar terasa di dada Jevaro dan ia berusaha untuk mengabaikan perasaan itu.


"Heiii ayoo kita sembunyi mereka sudah di depan gerbang perumahan." seru salah satu pegawai Kimberley.


Semua ambil posisi seperti latihan sebelumnya dan lampu rumah dimatikan.


Sunyi, hening, dan gelap.


"Tuh kan mereka tidak ada di rumah" sahut Kimberley semakin cemas.


Kemudian mereka turun dari taxi


"Kemana sih mereka," kuatir dan cemas Kimberley rasakan.


"Kita masuk dulu yuk" ajak Yasir berusaha bersikap tenang.


"Atau jangan-jangan mereka tinggal di apartemen Rose" tebak Kimberley.


"Yuk Kita ke----" Kimberley belum sempat meneruskan kalimatnya.


"Eits, masuk dulu sayang kita taruh tas tas kita dulu kita lihat keadaan di dalam dulu siapa tahu Rose atau ibu meninggalkan pesan buat kita di dalam" Yasir mencoba merayu agar Kimberley mau masuk ke dalam.


"Hmm iya ya mungkin, yuk kita cek" Kimberley melangkah cepat masuk ke rumah, disusul Yasir dibelakangnya.


Kimberley menyalakan lampu ruang tengah dan....


"Wow apa ini?" Kimberley melanjutkan langkahnya semakin ke dalam lagi



"Yasir....kamu lihat? ada apa ini?" Kimberley terlihat kebingungan melihat ruang tengahnya ada hiasan gapura pintu dari rangkaian balon.


Yasir berusaha terlihat terkejut dan mengarahkan Kimberley untuk masuk lebih dalam lagi



"Heii Kim lihat sini" ajak Yasir ke kebun belakang.


Kimberley pun mengikuti arahan Yasir menuju ke kebun dan ke kolam renang.


Kimberley hanya terbengong melihat hiasan hiasan mewah di kebun dan di sekitar kolam renang.


Serta berbagai makanan yang terlihat lezat tersaji di meja makan




Belum sempat Kimberley bersuara tiba tiba....,


"Kejutan!!!! Selamat datang ibu Kimberley Ryan" seru semua hadirin yang tiba-tiba muncul dari berbagai arah.


Musik yang diputar menambah kemeriahan suasana saat ini


Kimberley hanya melongo, benar benar tidak menyangka akan mendapat kejutan seperti ini.


Satu per satu karyawannya menyalaminya.


Kimberley menutup mulutnya dengan tangan satu masih merasa tidak percaya dengan yang ia lihat saat ini dan yang satunya lagi menyalami satu per satu yang menghampirinya.


Tak terasa air mata Kimberley menetes bahagia.


Akhirnya muncullah ibu dan Rose berjalan menghampiri Kimberley.


Kimberley semakin tak tahan lagi melihat sahabatnya dan ibunya menghampiri dirinya, air matanya meluncur dengan derasnya.


Ibu langsung memeluk anaknya"Selamat datang ya sayang kami merindukanmu"


"Iya Kimmy juga kangen ibu. kuatir banget sama ibu sejak kemarin ibu tidak bisa dihubungi ibu baik-baik saja kan?" tanya Kimberley disela-sela tangisnya.


Ibu mengangguk dan mencium kening dan kedua pipi Kimberley.


Setelah itu Rose juga menghampiri Kimberley.


Kimberley menangis bahagia melihat Rose dan langsung memeluknya.


"Thank you sis aku tahu ini semua pasti ide kamu" ucap Kimberley bahagia


"Kami semua merindukan kamu Kim, gak ada kamu disini ternyata gak asyik sepi" lalu sekali lagi Rose dan Kimberley berpelukan.


Ibu dan Yasir pun bahagia melihat persahabatan mereka berdua.


"Terima kasih nak Yasir sudah menjaga anak ibu" bisik ibu sambil memeluk Yasir.


"Sama-sama Bu saya akan selalu menjaga Kimberley, saya sangat mencintainya, saya tidak mau kehilangan dia" jawab Yasir.


"Terima kasih nak ibu percaya sama kamu" Ibu dan Yasir pun berpelukan bahagia.


"Andai ayah disini, ayah juga akan berterima kasih padamu sudah menjaga putri kesayangannya" timpal ibu


Yasir tersenyum "Sudah jadi tanggung jawab saya Bu untuk selalu menjaga Kimberley"


"Hei Kim kamu tidak ingin mengucapkan terima kasih pada semua yang hadir disini semua telah ikut berpartisipasi dalam kesuksesan pesta ini lho" saran Rose sambil mempersilakan Kimberley untuk mengucapkan sepatah dua kata di hadapan semua yang hadir.


"Oke Rose terima kasih ya diingatkan sangking bahagianya nih aku, ga nyangka akan dapat pesta kejutan seperti ini." ucap Kimberley lirih


Kemudian musik mulai mengalun pelan.


"Selamat malam semuanya jujur saja, saya tidak menyangka kepulangan saya dari berlibur akan mendapat kejutan seperti ini, saya sungguh bahagia dan terharu saya sungguh menghargai kerja keras kalian semua dalam membuat pesta ini dan berjalan sukses, sukses juga membuat saya terkejut dan terharu, saya tidak tahu harus bicara apa lagi saya masih tidak menyangka tapi ..., yang pasti dari lubuk hati saya yang terdalam saya Kimberley Ryan mengucapkan banyak banyak terima kasih buat kerja sama kalian semua dalam mewujudkan pesta kejutan yang indah ini buat saya, Terima kasih ..terima kasih" Kimberley kembali meneteskan airnata bahagia.


Semua yang hadir bertepuk tangan riuh mendengar ucapan terima kasih dari Kimberley dan tidak sedikit yang juga meneteskan airnata


Semua sangat menyayangi dan mencintai Kimberley karena sebagai pimpinan sahabat teman saudara Kimberley adalah sosok yang sangat menyenangkan selalu menghargai, menghormati siapa saja tidak terkecuali karyawannya jadi jangan pernah heran semua karyawan sangat menghormati dan menyayangi Kimberley.


Kimberley menghampiri Yasir dan memeluknya, kemudian Yasir mencium kening Kimberley, suasana semakin rame dengan suara tepuk tangan yang semakin riuh.


Yasir sangat bangga pada kekasihnya itu.


"Kim ada satu kejutan lagi untukmu" ucap Rose.


"Hahh kejutan lagi??" tanya Kimberley bingung.


"Sini, pinjam Kimberley Sebentar ya " bisik Rose pada Yasir.


Tangan Kimberley digandeng Rose dan di tarik ke tengah taman.


Kimberley melihat ke arah Yasir sebentar dan tampak ada sorot mata sedih dan...,


"Kim kamu mau tahu kejutan specialnya?" tanya Rose.


"Hmm" Kimberley melihat Yasir menjauh dan menghampiri ibu.


"Kim..kamu mau tahu kejutannya?" tanya Rose kembali.


"Iya apa?" tanya Kimberley


"Okee inilah kejutan utama dari kami semua untuk pimpinan saudara, anak, teman, sahabat dan kekasih kami tercinta Kimberley Ryan, seseorang yang sangat penting dalam kehidupan Kimberley baik dalam urusan pekerjaan dan persahabatan. Kim.....are you ready...." seru Rose


Kimberley menggenggam kedua tangannya erat sambil melihat sekeliling waspada, kira-kira kejutan apa yang akan diberikan Rose padanya yang di klaim sebagai puncak kejutan untuknya.


...................❤️❤️❤️❤️................