
“mungkin kau salah perkiraan atau lupa dengan sesuatu!” Ucap Feng Gu. Zhi Shen menggelengkan kepalanya “aku tidak mungkin lupa akan hal itu, kecuali jika buah hukum sedang berevolusi!” Ungkap Zhi Shen. “APAA!! Berarti saat ini buah hukum akan berevolusi, kalau begitu kita harus cepat mendapatkannya sebelum keduluan orang lain!” Ucap Zou Jing.
“Kita harus menemukan sesuatu untuk menghalau petir ini, atau sesuatu yang dapat mengendalikan petir ini sehingga kita bisa melewati sambarannya!” Ucap Feng Gu. Mereka semua berfikir, kecuali Feng May. Gadis itu berniat menggunakan otoritasnya untuk membuka jalan bagi mereka semua dan memanfaatkan petir-petir ini sebagai perisai pelindung untuk melindungi Zou Jing saat tengah menyerap buah hukum. Namun saat ini pergerakan gadis itu dihentikan oleh Zhi Shen. Feng May terus menatap tajam kearah laki-laki itu agar dia membiarkan Feng May meminta Agon membuka jalan.
“jangan sembarangan, bagaimana kalau ada seseorang yang menculik mu dan melakukan sesuatu padamu hanya untuk kepentingan mereka sendiri kalau tahu kau mempunyai otoritas di dunia spirit!” ucap Zhi Shen memperingatkan melalui tatapan mata. Feng May hanya mendengus kesal meskipun dalam hati dia membenarkan ucapan laki-laki itu.
“Sekarang bagaimana? Kalau mau menerobos sana kau menerobos!” ucap Feng May kesal sambil memukul lengan Zhi Shen dengan keras. Yang membuat gadis itu tambah kesal adalah pukulannya sana sekali tidak berpengaruh pada laki-laki itu, dia menghentakkan kakinya ketanah sambil bibirnya mengerucut.
Tak lama kemudian seekor hewan spirit keluar dari pakaian Zou Jing dan menyerap petir tanpa sisa, mereka ber-4 melongo melihat hewan kecil itu memakan semua petir tanpa tersisa bahkan hewan itu bersendawa dan suara sendawanya seperti suara guntur. “ekhm .. sebaiknya kita langsung kesana dan segera mengambil buah hukum untuk Zou Jing!” ucap Zhi Shen menyadarkan keterkejutan 3 orang lainnya.
Mereka pun langsung bergerak mendekati buah hukum dan Zou Jing berniat mengambilnya, namun belum sempat tangan Zou Jing menggapai buah tersebut hewan kecil digendongannya memakan buah itu lebih dulu. “hahahahaha!!” Feng May tertawa lepas saat melihat wajah kesal Zou Jing. Sedangkan Feng Gu dan Zhi Shen bergetar menahan tawa. “diamm kau may’er kalian juga lihat saja kalau sampai tertawa!! Dan kau .. cepat keluarkan buah itu, apa kau tidak tahu aku membutuhkannya hah!!!” ucap Zou Jing sambil menggoyang-goyangkan tubuh hewan kecil itu.
Sonya makin tertawa ngakak sampai guling-guling melihat Zou Jing yang frustasi, begitu juga dengan Feng Gu dan Zhi Shen yang sudah tidak mampu menahan tawa mereka.
Namun beberapa saat kemudian hewan kecil itu memuntahkan sebuah pil bewarna emas dengan 3 garis putih, Zou Jing tertegun melihat pil ditangannya.
“sepertinya dia hanya memakan buahnya namun tidak intisari kekuatan hukum didalam buah itu, dan kemudian dia mengekstraknya menjadi pil tingkat suci!” ucap Zhi Shen. Feng Gu dan Zou Jing menatap kearah Zhi Shen terkejut “apa kau yakin?” ucap mereka hampir bersamaan dan dianggukki oleh Zhi Shen.
“Kalau begitu tunggu apa lagi, kakak cepat serap pil itu! Biar kami berjaga!” ucap Feng May setelah ia puas menertawakan Zou Jing. Zou Jing menganggukkan kepalanya kemudian menyimpan hewan kecil itu kedalam bajunya dan duduk dibawah pohon tersebut, kemudian dia mulai memakan pil tersebut dan mulai menyerapnya. Sedangkan yang lainnya berjaga-jaga disekitar Zou Jing.
“hewa kecil itu? Kakak temukan dimana?” tanya Feng May kepada Feng Gu.
FLASHBACK ...
Feng Gu dan Zou Jing sampai bersamaan dan ditempat yang sama. “Gu kau disini? Ku pikir kita akan terpisah seperti yang lainnya!” ucap Zou Jing yang terlihat senang melihat Feng Gu. “kau benar, aku juga sempat berfikir bahwa kita tidak mungkin bersama sebelum melacak keberadaan masing-masing!” ucap Feng Gu. “kalau begitu ayo, kita kesana! Tadi aku mendengar bahwa didalam sana ada telur hewan spirit!” ucap Zou Jing dan dianggukki oleh Feng Gu.
Mereka berdua masuk kedalam sebuah tempat yang tidak terlalu besar. Didalam sana sudah terdapat banyak pendekar yang tengah menyerang si induk. “bukannya kita tidak boleh membunuh hewan spirit ya!” ucap Feng Gu. “mungkin memanfaatkan kesempatan saat hewan itu kemah dan sama sekali tidak dapat memberitahu pemimpin dunia spirit!” ucap Zou Jing.
Feng Gu menatap kearah Zou Jing “dari mana kau tahu?” tanyanya. “tadi aku mendengar pembicaraan tetua sebelum masuk kedalam dunia spirit, mereka bilang kalau saat hewan spirit dalam keadaan yang lemah dia akan mendapatkan penjagaan dari hewan spirit yang lain karena mereka tidak bisa meminta bantuan kepada pemimpin dunia spirit!” jawabnya.
Feng Gu mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti, “sekarang bagaimana! Apa kita diam saja atau membantu hewan spirit itu?” tanyanya. “kita diam saja, kalau semisal diperlukan kita bantu hewan spirit itu, apa kau tidak lihat dia melindungi anaknya sampai seperti itu! Dia pasti melindunginya dari mereka! Kita juga tidak tahu niatan mereka apa, bisa saja mereka berniat menghancurkan telur itu!” ucap Zou Jing.
Mereka pun mencari tempat yang pas untuk melindungi telur tersebut ditempat yang paling dekat dan tidak terlihat oleh yang lainnya. Beberapa jam kemudian mereka memutuskan untuk mendorong semua pendekar itu keluar dan mengunci tempat tersebut sekalian mencari jalan keluar.
“tidak akan ada habisnya kalau terus seperti ini! Kita buat mereka pergi dulu kemudian membawa ibu dan anak ini pergi ketempat yang aman!” ucap Feng Gu dan dianggukki oleh Zou Jing. Dan Zou Jing pergi keluar dan kemudian dia membuang ratusan kristal magis tingkat rendah, Feng Gu menggeleng-gelengkan kepalanya “sultan mah bebas! Yang lainnya mencari kristal magis susah payah dia malah membuangnya dengan sangat gampang!” gumamnya.
Zou Jing kembali kehadapan Feng Gu sambil tersenyum b”sudah bereskan, aku juga sudah menutup pintu masuknya!” ucapnya. Setelah itu mereka mendekati hewan spirit itu, Zou Jing menyentuh telur hewan tersebut dan telur itu bereaksi dan hal itu mengejutkan Zou Jing. “kalian kan yang sudah membantu ku melindungi anak ku, terima kasih! Bisakah aku meminta tolong?” ucapnya dengan lemah.
“tentu, anda bisa katakan apa yang anda ingin kami lakukan?” ucap Feng Gu. “tolong jaga anakku, sepertinya dia punya ikatan dengan teman mu! Aku sudah tidak bisa bertahan dan saat aku mati tubuhku akan menjadi nutrisi untuk dunia spirit dan setengahnya untuk anakku!” ucapnya lemah. “anda jangan berputus asa bagaimana kalau kita mencari obat yang dapat membantu anda menyembuhkan luka dalam?” ucap Feng Gu namun hewan spirit itu menggelengkan kepalanya.