
"Apa kalian berdua sama sekali tidak memiliki pengalaman apapun tentang hewan bernama crosche itu?" tanya Feng May kepada naga emas dan naga hitam.
"Kami tidak pernah bertemu dengannya! Hewan itu sama sekali tidak pernah menampakkan wujud dirinya. Sehingga tidak ada gambar yang menunjukkan tentang rupa crosche," ucap naga hitam.
"Lalu siapa yang ciri-ciri crosche kalau dia tidak pernah melihat wujud hewan itu?" tanya Feng May lagi.
Semua orang menatapnya dengan tatapan frustasi, mereka sama sekali tidak memiliki jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh Feng May.
"Sudahlah lanjutkan saja perjalanan kita satu hari lagi kita akan sampai digunung Art!" ucap naga emas.
Mereka melanjutkan perjalanan mereka ke gunung Art.
Satu hari kemudian mereka telah sampai digunung Art. Feng May memandang sekitar.
"Aku merasakan aura spirit!" ungkap Feng May.
"Aku juga merasakannya!" ucap Yu Tu.
"Kami juga merasakannya! Sepertinya ada kekuatan spiritual yang kuat dan kemungkinan ada harta Karun disekitar sini!" ucap naga emas.
"Mungkin disekitar sini ada sebuah tempat untuk pertumbuhan tanaman spiritual atau hewan spirit," ucap Yu Tu.
"Jika memang ada hewan spirit bukankah itu bagus untuk meningkatkan atribut kakak Feng May," ucap Jie Yu.
"Tapi kita tidak bisa gegabah! karena hewan spirit tersebut tidak diketahui tingkatkan kekuatannya," ucap naga hitam.
"Karena hal itulah kita harus melihat dulu ditempat yang lebih dekat! Kita harus memastikan dulu itu hewan spirit atau tanaman spirit!" ucap Yu Tu.
Feng May hanya mengamati sekitarnya tanpa menanggapi perkataan mereka.
"Aku merasakan aura yang tidak asing! tapi apa?" gumam Feng May dalam hati.
Ia masih mengurai tentang aura yang berada disekitarnya untuk mengenali aura tersebut. Ia berjalan menyusuri hutan tanpa mempedulikan Yu Tu dan yang lainnya tengah berdiskusi untuk mengetahui aura spirit disekitar gunung Art tersebut.
***
Feng Gu dan Zou Jing sudah sampai dipenjara bawah tanah akademi Langit. Feng Gu menghubungi gurunya, dan mengatakan bahwa ia serta Zou Jing sudah menyelesaikan misi yang diberikan oleh gurunya.
"Guru aku dan Zou Jing sudah menyelesaikan tugas yang diberikan oleh mu! Dan sekarang aku serta Zou Jing ada dipenjara bawah tanah!" ucap Feng Gu.
"Kalau begitu aku akan langsung kesana bersama dengan ketua perguruan gunung barat," ucap ketua akademi.
Feng Gu hanya diam saja, ia dan Zou Jing kembali berfokus dengan perampok didepan mereka.
"Sebenarnya siapa yang memerintah mereka untuk menargetkan May'er?" tanya Feng Gu.
"Mungkin murid guru Lu yang arogan itu. Atau mungkin beberapa gadis yang iri dengan kecantikan adik perempuan ku itu!" ucap Zou Jing.
"Bukankah ini terlalu berlebihan?" ucap Feng Gu.
"Heh! berarti mereka menganggap tinggi May'er! Kau tahu kan bahwa kepala perampok ini sudah mencapai tingkat QI level 7 sedangkan May'er hanya tingkat QI level 3!" ucap Zou Jing.
"Ada ini? Dan siapa sekumpulan orang-orang ini?" tanya ketua perguruan gunung barat sambil menunjuk sekumpulan perampok tersebut.
"Mereka perampok yang menghadang kami! Lalu mereka diperintahkan seseorang untuk menangkap kami dan juga adik perempuan kami," jawab Feng Gu.
"Kami sudah berusaha untuk menggali informasi dari mereka, namun mereka menutup rapat mulut mereka!" ucap Zou Jing.
"Kami ingin memberi mereka pelajaran dengan alat-alat yang ada didalam penjara bawah tanah," ucap Feng Gu.
"Iya! kami ingin mereka yang memberitahu kami tentang perintah dan imbalan yang mereka dapatkan dari pelaku utama penghadangan terhadap kami tadi!" ucap Zou Jing.
"Lalu dimana Jia Kun?" tanya ketua perguruan gunung barat.
"Ada! disana," jawab Zou Jing sambil menunjuk seorang pria yang terikat disudut penjara.
Mereka menatap kearah Jia Kun.
"Apa yang kalian lakukan padanya?" tanya ketua akademi.
"Tidak ada!" jawab Feng Gu dan Zou Jing serempak.
Ketua akademi dan ketua perguruan gunung barat menghembuskan nafas panjang.
"Jika dia yang sampai seperti ini kalian tidak lakukan apapun! Lalu bagaimana jika kalian melakukan sesuatu padanya?" ucap ketua perguruan gunung barat.
Feng Gu dan Zou Jing hanya mengalihkan pandangan mereka kearah lain dengan sikap acuh. Kembali ketua akademi dan ketua perguruan gunung barat menghela nafas panjang dan menggelengkan kepala mereka pelan, melihat sikap yang ditunjukkan oleh murid mereka.
"Sebenarnya bagaimana orang tua mereka mendidik mereka tanpa kedua anak ini membantah yang dikatakan oleh kedua orang tua mereka?" ucap ketua akademi.
"Aku tidak bisa membayangkannya!" ucap ketua perguruan gunung barat.
"Kalau begitu kita cari tahu saja sikap adik perempuan mereka! Aku yakin sikap adik perempuan mereka tidak jauh dari dua orang kakaknya yang sulit diberitahu ini!" ucap ketua perguruan gunung barat.
"Aku setuju! mungkin saja adik perempuan mereka jauh lebih sulit dihadapi dibandingkan kedua kakak laki-lakinya ini!" ucap ketua akademi.
Ketua perguruan gunung barat hanya menganggukkan kepalanya menyetujui ucapan ketua akademi.
"Kalau begitu kalian bisa langsung mengintrogasi sekumpulan perampok itu! Jika dia masih menutup mulutnya rapat-rapat kau bisa melakukan apapun yang kau mau agar ia membuka mulutnya," ucap ketua akademi.
Zou Jing dan Feng Gu menganggukkan kepalanya.
"Oh iya ketua akademi apa kau dan guru tahu adik perempuan kami? Dan apa kalian tahu dimana dia sekarang?" tanya Zou Jing.
"Adik perempuan kalian adalah murid baru yang masuk ke perguruan puncak rintik kan! Lalu sekarang adik kalian sedang menjalankan misi sesuai permintaannya!" ucap ketua akademi.
"Hah! dimana dia sekarang? misi apa yang dia ambil?" tanya Feng Gu dan Zou Jing bersamaan.
"Ia memilih sendiri misi yang diambilnya! Kalau tidak salah dia memilih mengambil daun kabut didataran petir hitam dan juga mana core serigala hitam!" jawab ketua akademi.
"Apa! bukankah kedua tempat itu berbahaya! Bagaimana bisa anda membiarkan adik kamu kesana?!" ucap Feng Gu.
"Dia sendiri yang menginginkannya! dan juga ketua perguruan puncak rintik sudah melakukan tes untuk mengujinya dan dia berhasil melewati tes tersebut! Jadi tidak ada alasan untuk membuat adik perempuan kalian memilih misi yang lain!" ucap ketua akademi.
"Kami akan menyusul adik kami!" ucap Zou Jing dan diangguki oleh Feng Gu.
"Jika kalian menyusul adik perempuan kalian kapan dia akan berkembang menjadi tangguh! Jika dia dalam bahaya dia bisa menghidupkan sinyal yang sudah diberikan oleh ketua perguruan puncak rintik padanya!" ucap ketua akademi.
"Tapi kami sama sekali tidak mendapatkan kabar darinya! Bagaimana memegang tanggung jawab untuk melindunginya!" jawab Feng Gu.
"Sekalipun begitu kalian juga tidak bisa sembarangan mengantar jemput adik kalian! Tanyakan padanya bagaimana pendapatnya tentang kalian yang ingin melindunginya!" ucap ketua akademi.