Feng May Series: Fu TianYu Story

Feng May Series: Fu TianYu Story
Pembangkitan Garis Darah 2



Nona Mu yang melihat mata Feng May menjadi ketakutan, seluruh tubuhnya gemetar bahkan ia mengompol dibaju. Feng May melihat hal itu dan kemudian ia tersenyum sinis dan berdiri dari duduknya.


"Menjijikkan," ucap Feng May kemudian ia melangkah menjauh dari tempat nona Mu saat ini.


Nona Mu terpaku ditempatnya duduk, bulunya merinding kala melihat tatapan Feng May yang seolah-olah menghujam jantungnya. Semua orang terkejut dengan hal itu.


"Hah lihatlah nona Mu yang sombong dan serakah itu sekarang diam tak berkutik berhadapan dengan seseorang yang dipanggil sampah,"


"Benar dia jadi sangat menyedihkan begitu yah,"


"Adik apa kau baik-baik saja? Siapa yang berani membuat adikku seperti ini hah?!" teriak nona tertua Mu.


"I..itu nona pertama Mu nona ke-3 Feng yang melakukannya," jawab salah seorang pengawal yang bersama dengan nona muda Mu.


"Ho sekarang nona ke-3 Feng sudah bisa berdiri dengan mengangkat kepala ya," ucap nona pertama Mu.


Feng May hanya diam tidak menanggapi apapun, yang mana malah membuat nona pertama Mu geram. Saat ia akan melayangkan tangannya, Zou Jing berdiri tepat dihadapan nona Mu untuk menerima tamparan tersebut.


Tangan nona Mu tersebut berhenti diudara kala melihat Zou Jing berdiri dihadapannya dengan tatapan tajam.


"Apa yang ingin kau lakukan nona Mu?" tanya Zou Jing.


"A.. aku tidak melakukan apapun tuan muda," ucap nona pertama Mu.


"Sebaiknya kau urus adikmu itu! jangan sampai ia membuat kekacauan dan didepak keluar dari ujian!" ucap Zou Jing kemudian berbalik dan menghadap Feng May.


"May'er apa kau baik-baik saja?" tanya Zou Jing dengan nada yang lembut.


Feng May menoleh dan tersenyum kearah kakaknya itu.


"Aku baik-baik saja! Kakak Jing tidak usah mengkhawatirkan aku," jawab Feng May sambil melihat ekspresi nona pertama Mu yang menghitam dengan tatapan membunuh kearahnya.


"Kakak bagaimana jika seseorang menggunakan aura membunuh atau aura apapun dalam dirinya saat pembangkitan terjadi?" tanya Feng May.


"Itu tidak akan mempengaruhi apapun tapi biasanya akan membuat kita membangkitkan elemen hitam atau merah dan biasanya yang muncul adalah hewan buas," jawab Zou Jing.


"Lalu apakah ada yang pernah menggunakan aura membunuh saat pembangkitan?" tanya Feng May.


"Ada! dia adalah jenderal besar pasukan kerajaan Barat bahkan setahuku seluruh keturunan juga membangkitkan kekuatan darah membunuh yang hebat," ucap Zou Jing.


"Jadi apa seluruh keturunannya menjadi anggota pasukan?" tanya Feng May.


"Iya seluruhnya menjadi anggota pasukan khusus kerajaan atau mungkin menjadi pengembara dan yang terkuat akan menjadi kepala keluarga," jawab Zou Jing.


Feng May hanya mengangguk kecil menanggapi perkataan dari Zou Jing. Saat Zou Jing ingin bertanya sesuatu kepada Feng May tiba-tiba...


"Kepada seluruh peserta yang akan mengikuti ujian pembangkitan garis darah untuk maju ke depan dan mengambil nomor peserta," ucap pembawa acara.


"Majulah May'er!" ucap Zou Jing yang diangguki oleh Feng May.


Feng May maju ke depan dan mengambil nomor tanpa melihatnya lebih dulu. Setelah sampai dibarisan peserta Feng May baru melihat nomor urutnya.


"Nomor 35," gumam Feng May.


Setelah beberapa saat tiba-tiba ada yang menepuk pundak Feng May, hingga Feng May pun menoleh...


"Hay!" panggil seorang gadis dengan 4 orang temannya sedang tersenyum kearah Feng May.


Feng May hanya menganggukkan kepalanya.


"Lalu aku adalah Cha Fu Er aku adalah kakaknya," ucap Anita disebelahnya.


"Aku adalah Xiao Li," kata seorang pemuda disebelahnya.


"Dan aku adalah Chang Li," ucapnya.


"Yah namaku adalah Feng May," jawab Feng May.


"Ha bukankah nona Feng May adalah nona ke-3 Feng yang katanya adalah seorang gadis buruk rupa yang lemah itu," ucap Chu Ning Er.


"Ning Er apa yang kau lakukan?" ucap kakaknya.


"Nona Feng maafkan kata-kata adikku ini," ucap Chu Fu Er.


"Hmm aku sama sekali tidak peduli," ucap Feng May.


"Nona apa kau tidak memiliki ekspresi sama sekali? Aku memperhatikan mu dari tadi kau sama sekali tidak menunjukkan ekspresi," ucap Xiao Li.


"Bukan urusanmu!" jawab Feng May.


Ke-4 orang itu pun langsung diam dan tidak lagi menanggapi ucapan Feng May. Feng May pun hanya diam dan memandang kearah depan.


"Selanjutnya adalah nomor urut 31-40 silahkan maju ke depan," ucap pembawa acara.


Feng May berdiri dengan Chang Li yang bernomor urut 31.


Didepan altar...


Feng May maju ke depan dan mengikuti instruksi dari pembawa acara. Saat Feng May meletakkan telapak tangannya didepan pilar, ia merasakan aura yang kuat dan aura tersebut datang dari tubuh Chang Li.


"Ah jika aku tidak mengeluarkan aura maka aku sama sekali tidak akan bisa membangkitkan garis darahku," batin Feng May.


Feng May diam-diam mengeluarkan aura membunuh yang kental, namun sama sekali tidak ada yang menyadarinya. Chang Li terkejut karena auranya seperti tertekan dengan aura yang sangat kuat.


Chang Li berusaha fokus sampai akhirnya ia membangkitkan garis darah elang magma dengan elemen api dan tanah. Chang Li membuka matanya dan menoleh kearah Feng May, ia terkejut dengan aura membunuh yang kental yang sangat kuat sampai tidak orang-orang yang menyadari hal tersebut.


"Jika saja aku tidak cukup kuat maka bisa dipastikan aku akan langsung tertekan dan auraku akan tertelan aura milik nona Feng ini," batin Chang Li yang kemudian langsung bergegas kembali ketempat duduknya.


Beberapa saat kemudian Feng May telah membuka matanya dan ia kembali ketempat duduknya. Semua orang bingung dengan hal itu.


"Hey lihatlah ia pasti gagal lagi membangkitkan garis darahnya,"


"Benar benar pada akhirnya ia masih akan menjadi orang yang selalu ditindas,"


Zou Jing dan Feng Gu yang melihat hal itu juga terkejut. Pasalnya mereka dapat merasakan dan melihat aura membunuh yang kental dari tubuh Feng May dan mereka juga merasakan akan sesuatu yang sangat mengerikan hingga buku kuduk mereka berdiri.


Seluruh perwakilan dari beberapa akademi juga merasakan hal sama dengan yang dirasakan oleh Feng Gu dan Zou Jing, para kaisar pun juga merasakan hal yang serupa.


Dan hal tersebut membuat mereka bertanya-tanya dan penasaran tentang siapa sebenarnya Feng May itu. Terutama kaisar Langit, ia yang mendapatkan laporan dari putranya bahwasanya kekuatan mereka meningkat adalah karena tumbuhan yang diberikan oleh Feng May.


"Ada yang aneh dengan nona ke-3 Feng itu," gumam kaisar Langit.


Kaisar kerajaan Sia juga mendapat laporan bahwa putranya diselamatkan oleh nona ke-3 Feng saat pangeran Sia melihat wajah Feng May.


"Tunggu! nona ke-3 Feng!" panggil kaisar kerajaan Sia.