Feng May Series: Fu TianYu Story

Feng May Series: Fu TianYu Story
Dataran petir hitam 3



"Jika nanti kita sudah kembali kedunia spirit! Kita minta kak May'er untuk membuat pecahan jiwa yang lebih sabar dan murah senyum tidak sepertinya!" ucap Jie Yu.


Yang lainnya hanya menganggukkan kepalanya mendengar usulan dari Jie Yu.


"Ada apa?" tanya Feng May yang sudah berdiri didepan mereka.


"Wahhhh....!!" teriak mereka secara bersamaan.


"Apa yang kalian teriakan? Lihat banyak burung yang terbang bahkan mungkin hewan disekitar sini sudah lari menjauh mendengar suara kalian yang merusak alam itu!" omel Feng May.


"Kakak jahat sekali berucap seperti itu!" ucap Jie Yu.


"Apa yang kalian lakukan disini? kita harus bergerak sekarang agar malamnya kita sampai digunung sebelah sana!" ucap Feng May sambil menunjuk kearah sebelah barat.


"Iya kak! kita sudah selesai bersiap-siap!" jawab Yu Tu.


"Kalau begitu ayo bangun dan jalan untuk apa kalian masih duduk disitu hah?!" teriak Feng May.


Mereka langsung berdiri dan mengikuti langkah Feng May.


"Huhuhu kakak May'er sekarang menjadi jahat!" batin mereka semua.


Mereka masih berjalan tanpa berhenti dan hanya akan berhenti saat akan makan saja.


***


Malam harinya Feng May dan teman-temannya melihat kearah gunung yang ada dihadapan mereka.


"Kita berhenti disini!" ucap Feng May.


Saat Jie Yu dan Kui Fey berniat mengeluarkan peralatan tenda Feng May menghentikan kegiatan mereka.


"Apa yang ingin kalian lakukan?" tanya Feng May.


Mereka menatap kearah Feng May.


"Tentu saja mendirikan tenda!" jawab Jie Yu.


"Apa aku ada bilang kalau kita akan menginap dan mendirikan tenda?" ucap Feng May.


Jie Yu menggelengkan kepalanya.


"Kalau begitu untuk apa kalian mengeluarkan peralatan kalian?" tanya Feng May.


Jie Yu dan Kui dengan cepat memasukkan kembali peralatan mereka kembali keruang dimensi.


"Apa kita akan langsung menuju kearah yang terdapat kabut tebal itu?" tanya Yu Tu.


Feng May tidak menjawab namun ia melangkah dengan cepat kearah sana, yang lainnya mengikuti langkah Feng May. Sesampainya dikabut yang semakin tebal Feng May menghentikannya langkahnya, otomatis orang-orang dibelakangnya langsung menabrak punggung orang yang berhenti didepannya.


"Ada apa?" tanya naga emas.


"Kalian berhenti disini saja!" ucap Feng May.


Belum juga naga emas dan Yu Tu berucap Feng May sudah melesat meninggalkan mereka masuk kedalam kabut tebal didepan mereka.


"Sekalipun dia kuat bukan berarti dia bisa sembarangan kan!" ucap naga emas kesal.


"Dia pasti memiliki rencana sebelum menyuruh kita untuk berhenti disini!" ucap naga hitam menenangkan naga emas.


"Apa kita akan mendirikan tenda disini?" tanya Kui Fey.


"Kita tinggal saja diatas dahan-dahan pohon!" ucap Yu Tu.


Yang lainnya menganggukkan kepala menyetujui usul Yu Tu.


Mereka dengan cepat berada diatas pohon. Naga emas dan naga hitam melilitkan tubuhnya didahan pohon yang kokoh. Kui Ling dan Kui Fey menjadi kucing dan duduk tenang didahan pohon yang ada disebelah Yu Tu, sedangkan posisi Yu Tu bersandar tenang didahan pohon. Jie Yu menjadi harimau putih kecil dan duduk dipangkuan Yu Tu.


Mereka mengawasi Feng May yang tengah memasuki kabut tebal untuk mencari bambu kabut.


"Sangat sulit untuk menemukan kakak jika kabutnya semakin tebal! Karena semakin dekat dengan bambu kabut maka akan semakin tebal kabutnya!" ucap Jie Yu.


"Kau salah! Justru semakin dekat dengan bambu kabut maka kabutnya akan menipis dan hilang!" jawab naga hitam.


"Bagaimana bisa?" tanya Kui Fey.


"Apa kak May'er akan baik-baik saja?" tanya Jie Yu.


"Dia akan baik-baik saja!" ucap Yu Tu dengan yakin.


Mereka menatap Yu Tu dengan pandangan bertanya-tanya, pasalnya semua orang yang masuk kedalam ilusi bambu kabut akan sangat sulit untuk melepaskan diri.


"Dari mana kau tahu?" tanya Kui Ling.


Yang lainnya menatap Yu Tu dengan pandangan ingin tahu. Yu Tu menghela nafas.


"Kalian perhatikan sendiri! Amati baik-baik bagaimana caranya!" ucap Yu Tu.


"Dan aku yakin kalau tuan dan nyonya naga mengetahui alasan kenapa kak May'er bisa melewati Medan ilusi yang diciptakan oleh bambu kabut!" imbuhnya.


Pandangan Jie Yu, dan Kui bersaudara beralih menatap sepasang naga tersebut. Kedua naga tersebut memalingkan wajahnya kearah lain.


"Kalian perhatikan saja sendiri! Dan belajarlah mengamankan segala hal dari segala sudut pandang jangan hanya dari satu sisi!" ucap Yu Tu.


Jie Yu dan Kui bersaudara langsung menatap kearah bambu tebal tersebut.


"Dari mana kami bisa melihat kak May'er?" tanya Jie Yu dengan pandangan datar kepada Yu Tu.


"Apa kalian tidak punya kemampuan khusus untuk melihat dibalik ketebalan kabut ini hah?" tanya Yu Tu.


Mereka langsung mempertajam indra penglihatan mereka dan melihat dibalik ketebalan kabut tersebut.


Setelah beberapa saat Jie Yu dan Kui bersaudara menatap kearah Yu Tu kembali.


"Ada apa?" tanya Yu Tu.


***


Didunia spirit Feng May tengah bersantai ria ditaman sambil memakan makanan yang disediakan untuknya. Ucil menghampiri Feng May yang tengah bersantai.


"Nona!" panggil Ucil.


Feng May melihat kearah Ucil.


"Hah? ada apa?" tanyanya.


"Pihak kekaisaran langit akan mengadakan perjamuan besar hari kelahiran kekaisaran setelah sebelumnya terkena kendala!" jawab Ucil.


"Dan anda mendapatkan undangan untuk datang keistana Langit bersama dengan 2 kakak laki-laki anda!" imbuhnya.


"Benarkah?" ucap Feng May memastikan.


Ucil menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


"Baiklah kau temani aku!" ucap Feng May.


"Nona masih ada tahap terakhir sebelum penentuan garis darah!" ucap Ucil mengingatkan Feng May.


Setelah kepergian Yu Tu dan yang lainnya Feng May mulai melakukan ujicoba akan kecocokan garis darahnya dengan orang yang disebutkan dalam ramalan.


Feng May menghela nafas panjang, awalnya ia pikir hanya akan ada satu kali ujicoba kecocokan saja. Namun ternyata ada beberapa tahap untuk ujicoba tersebut.


"Baiklah kapan uji cobanya dilakukan? Dan tanggal berapa perjamuan besar kekaisaran langit dilaksanakan?" tanya Feng May.


"Besok akan dilakukan uji coba dan seminggu lagi perjamuan kekaisaran langit dilaksanakan!" jawab Ucil.


"Jika sampai di kekaisaran maka diperlukan waktu selama 4 hari tanpa istirahat untuk sampai dikekaisaran langit!" pikir Feng May.


"Baiklah besok kau jempu aku! Dan setelah hasilnya keluar kita akan langsung pergi kekaisaran langit!" ucap Feng May.


Ucil menganggukkan kepalanya kemudian ia berpamitan kepada Feng May akan segera menyiapkan tempat dan alat-alat yang digunakan untuk tes darah besok.


***


"Bagaimana? Apa kau sudah menemukan keberadaan May'er?" tanya Zou Jing kepada Feng Gu.


Feng Gu menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.