
Feng May menatap kearah Feng Gu dan kemudian mengangkat kedua bahunya keatas. “Aku belum memikirkan apapun mungkin hanya akan berlatih saja!” Ucapnya.
“Membosankan sekali hidup mu!” Ucap Zou Jing mengagetkan Feng bersaudara. Feng Gu memukul kepala Zou Jing “kau ini bisa tidak jangan muncul tiba-tiba seperti setan begitu!” Ucapnya.
“Kau juga apa tidak bisa saat kaget memukul kepala ku begitu!” Gerutu Zou Jing. Feng May hanya menatap kearah keduanya. “Kalau begitu aku kembali dulu ke tempat tinggal ku!” Ucap Feng May dan diangguki oleh ke-2 kakaknya.
Sesampainya dikamar Feng May langsung mengeluarkan senjatanya dan kemudian memanggil semua orang-orang didalam ruang dimensi. “bagaimana apa kakak sudah dapat menggunakan senjata itu?” tanya Jie Yu.
“senjata ini adalah senjata yang dapat berevolusi sesuai dengan kekuatan kakak nantinya, jadi kakak bisa menggunakan dengan baik hanya saja senjata ini adalah senjata yang dapat berbalik menyerang pemiliknya kalau kakak tidak dapat mengendalikannya dengan kekuatan jiwa kakak!” jelas Yu Tu.
“sebaiknya jangan menggunakan senjata ini lebih dulu kalau tidak dalam keadaan mendesak, ku dengar di selatan atau tepatnya didaerah kutub terdapat sebuah kristal bela diri tipe es! Karena kakak tidak berelemen kemungkinan kakak dapat menyerap kristal bela diri ini!” ucap Ucil.
“tapi disana banyak bahaya dan penjaga kristal bela diri tipe es ini adalah beruang putih bertaring, yang termasuk dalam jajaran hewan beast tipe langkah tipe es. Dan kabarnya hewan beast ini adalah hewan level 7!” jelasnya lagi.
“Bukankah berbahaya kalau begitu! Kekuatan kakak saat ini adalah tingkat akhir dan baru masuk ketingkat spiritual awal!” ucap Kui Fey. Feng May hanya diam saja mendengar perdebatan mereka.
“Kekuatan jiwa kakak termasuk dalam jajaran orang-orang bertingkat spirit tahap akhir di level 9. Jadi kakak bisa melawan hewan beast itu, hanya saja yang menginginkan kristal bela diri itu pasti bukan hanya kakak saja!” ucap Ucil.
“apa kau yakin bahwa disana hanya ada beruang putih bertaring level 7?” tanya Feng May. Semua mata pun tertuju padanya, “bagaimana pun juga jika hanya beruang putih bertaring dan dia masih berlevel 7 tidak mungkin masih ada kristal bela diri disana, karena pasti banyak pembela diri yang menginginkan kristal itu dan pastinya pembela djrj tersebut memiliki yang namanya kemampuan diatas spiritual!” jelasnya.
“benar juga yang dibilang kakak, kenapa aku tidak kepikiran ya?” gumam Ucil. “kalau begitu hal yang harus kita lakukan adalah mencari informasi yang paling akurat tentang kristal bela diri tersebut!” ucap Yu Tu.
“Yu Tu carilah informasi lengkap mengenai daerah kutub dan juga hewan beast yang tinggal disana, Jie Yu kau cari tahu apa kelemahan dari hewan buas didaerah tersebut dan yang lainnya fokus saja pada pekerjaan masing-masing. Oh iya Ucil kau cari tahu tentang siapa pemimpin didaerah kutub atau hewan beast yang paling ditakuti disana!” ucap Feng May memberi perintah.
Mereka semua menganggukkan kepala dan mulai melakukan pekerjaan diberikan oleh Feng May. Kui Ling dan Kui Fey masih menatap kearah Feng May “hah? Kenapa?” tanya Feng May. “apa kami sama sekali tidak berguna?” tanya Kui Fey.
“tentu saja berguna! Hanya saja saat ini kalian sangat lemah, karena harus meningkatkan kekuatan agar dapat mengalahkan hewan beast yang memiliki tipe yang sama dengan kalian kemudian kalian bisa menyerap kristal magi milik hewan itu dan memperkuat kemampuan fisik dan kekuatan kalian!” jelas Feng May.
“apa kami sama sekali tidak ada perintah selain disuruh untuk berlatih?” tanya Kui Ling. Feng May menatap mereka bergantian *kalau begitu kalian bersihkan saja kamarku, aku akan istirahat!” ucap Feng May.
“kami kembali dulu!” ucap Kui Ling sambil menggandeng tangan adiknya dan kemudian kembali kedalam ruang dimensi. “tadi bertanya kalian ada kegiatan apa selain berlatih saat diberi kegiatan malah pergi!” gumam Feng May.
3 minggu kemudian ...
Akademi Langit kembali membuka pendaftaran untuk calon peserta didik baru, dan kali ini Zhi Shen masuk kedalam akademi Langit dan memilih perguruan puncak rintik. Dia juga memilih tinggal disamping tempat tinggal Feng May.
“tuan yang mulia bukankah begini akan mencolok karena niat anda mendekat calon nyonya sangat kentara! Lihatlah tuan muda Feng Gu dan tuan muda Zou Jing keduanya menatap tajam kearah anda!” ucap pengawalnya.
“kau diamlah! Mereka tidak akan berani bertindak macam-macam padaku, toh mereka sangat lemah bahkan pengawal dikediaman ku saja lebih kuat dibandingkan kaisar dinegara ini!” ucap Zhi Shen.
“yah yang mulia anda yang terhebat!” ucap pengawalnya tidak lagi dapat berbicara.
Tak lama kemudian Feng May keluar dari tempat tinggalnya dan menatap kearah orang-orang yang sedang berkerumun ditempat sebelahnya. “oh apa aku punya tetangga baru?” gumam Feng May
Kemudian Zhi Shen menatap kearah Feng May dan mata kedua orang itu pun bertemu. Naga hitam dan naga emas langsung bereaksi keduanya memberi perlindungan kepada tuannya. “kenapa 2 cacing itu melindungi gadis itu, memangnya aku berbahaya apa?” gerutu Zhi Shen sambil menatap tidak senang pada 2 naga tersebut.
“anda memang mengerikan yang mulia!” ucap pengawalnya dalam hati.
“Tuan orang itu sangat berbahaya sebaiknya anda jangan ada hubungan dengan orang itu!” ucap naga hitam. Sama sekali tidak ada yang tahu akan 2 naga tersebut selain Feng May dan Zhi Shen.
“Benar kak orang itu sangat berbahaya, aku merasakan energi kematian yang pekat padanya! Ornag itu pasti sudah sangat banyak membunuh orang!” ucap Jie Yu.
“Bukankah calon istri ku sangat hebat! Dia punya darah keturunan kaisar negara FengHua, lalu menjalin kontrak dengan 2 cacing itu dan juga kucing itu bukankah dia keturunan sang legenda harimau putih bercorak api!” ucap Zhi Shen.
“yah anda benar yang mulia! Hanya saja karena hamba terlalu lemah jadi hamba sama sekali tidak tahu menahu tentang hal itu!” ucap pengawalnya. “kau kan memang sangat lemah! Dan seperti orang-orang disamping calon istriku ini tidak ada yang menyukai ku!” ucap Zhi Shen.
“memangnya siapa yang akan menyukai seorang tyran!” gumamnya dalam hati. “kau mengumpat ku ya!” ucap Zhi Shen pada pengawalnya. "Saya mana berani mengumpat yang mulia yang agung!” ucapnya membantah tuduhan Zhi Shen.
“Beri tahu aku bagaimana cara dekat dengan calon istriku?” ucap Zhi Shen. “semua orang fokus belajar saat masuk akademi tuan ku fokus mengejar cinta calon nyonya diakademi!” gumam nya dalam hati.
“seperti yang saya katakan sebelumnya tuan!” ucapnya.