Feng May Series: Fu TianYu Story

Feng May Series: Fu TianYu Story
Pelelangan 4



"Tipe atribut mu adalah angin untuk apa kau menginginkan hewan beast tipe api," ucap pangeran ke-7.


"Aku kan ingin memelihara nya memangnya salah?," ucap putri ke-13.


"Tipe atribut mu tidak cocok dengan hewan itu beri kesempatan pada yang lainnya yang memiliki atribut yang cocok setidaknya itu akan bermanfaat dibandingkan kau yang mendapatkannya," ucap putra mahkota berusaha memberi pengertian.


"Ish kakak tapi aku ingin itu," ucap putri ke-13 yang kekeh dengan keinginannya.


"Coba saja kau tawar setelah itu jangan harap kau akan keluar dari kamar mu selangkah saja dan aku pastikan bahwa ibunda ratu tidak akan pernah memberi mu izin untuk keluar dari istana bahkan jika dengan para kakak-kakak mu," ancam pangeran ke-3.


"Kakak kau ini ahli sekali dalam mengancam," ucap putri ke-13 yang kemudian diam dan tidak berani menawar hewan beast itu.


Diruang VIP 6...


"Yu Tu kau menginginkan hewan magis itu kulihat kau memiliki kekuatan tipe api," ucap Feng Gu dan dijawab gelengan oleh bocah itu.


"Kakak kau tidak ingin memiliki hewan beast itu?," tanya Yu Tu kepada Feng May karena ia pernah melihat bahwa Feng May memiliki atribut tipe api dalam dirinya sekalipun masih tipis.


"Aku tidak membutuhkannya," ucap Feng May singkat.


"Tidak ada yang berniat menawariku?," tanya Zou Jing.


"Tidak!," jawab Feng May, Feng Gu, dan Yu Tu bersamaan secara serempak bahkan dengan ekspresi yang sama-sama datar.


"Kalian ini benar-benar cocok menjadi saudara ya. Sama-sama tidak punya hati," ucap Zou Jing mencebik kesal.


"Terima kasih atas pujian mu kakak," ucap Feng May.


"Heh! aku ini tidak sedang memuji kalian tahu," ucap Zou Jing.


"Kami tidak peduli," ucap Feng Gu dan Feng May bersamaan.


Pelelangan dilanjutkan dengan terus meningkatnya harga dari hewan beast tersebut. Sampai akhirnya hewan beast tersebut didapatkan oleh bangsawan Yan dengan harga 234.000 tael emas.


Dengan hal itu pun pelelangan telah berakhir dan semua orang kembali kekediaman masing-masing.


Diperjalanan kembali...


"May'er sekarang ceritakan dari mana kau mendapatkan barang-barang langka tersebut," ucap Zou Jing.


"Ternyata kakak ku ini masih ingat kata-kata ku tadi ya," gumam Feng May pelan namun masih terdengar ditelinga Feng Gu dan Zou Jing.


"Hey! kau jangan berfikir untuk mengingkari janji mu tadi," ucap Zou Jing sedangkan Feng Gu hanya diam menyaksikan interaksi ke-2 orang itu.


Karena Feng May sudah tidak bisa mengelak, ia pun menceritakan tentang barang-barang langka yang ia dapatkan didalam ruang dimensi kepada kakak-kakaknya.


"Apa kau bisa berlatih May'er?" tanya Feng Gu.


Feng May menatap kearah kakaknya tersebut kemudian ia menggelengkan kepalanya. Kemudian Feng Gu hanya menghela nafas.


"Tidak masalah May'er kakak akan mengajari mu latihan spiritual dan fisik," ucap Zou Jing dan diangguki oleh Feng May.


Dikediaman Feng...


Setelah sampai dikediaman keluarga Feng, dengan segera Feng May kembali ke kediamannya.


"Kakak kenapa kakak menyembunyikan kenyataan bahwa kakak dapat menyerap kekuatan inti langit dan bumi bahkan sekarang kakak sudah ada ditingkat energi internal level ekstrem dan sebentar lagi akan memasuki level misterius?," tanya Yu Tu heran.


Feng May tersenyum tipis melihat wajah heran adiknya tersebut.


"Yu Tu terkadang kita harus menyembunyikan kekuatan yang kita miliki bahkan dengan orang yang kita percayai sekalipun, karena kita tidak tahu berapa banyak orang yang mencari tahu tentang ku dan mungkin akan memanfaatkan kepercayaan dari orang-orang tersayang kita," jelas Feng May.


Yu Tu menganggukkan kepalanya mengerti akan penjelasan dari kakaknya.


"Nah sekarang kembalilah kedalam ruang dimensi kakak akan berlatih disini," ucap Feng May.


Setelah itu Yu Tu kembali kedalam ruang dimensi dan mulai berlatih dengan menggunakan permata kuncup bintang.


Sedangkan didalam kamarnya Feng May hanya diam merenung.


"Dalam 1 bulan kedepan akan di adakan ujian kekuatan jiwa dan fisik dan dalam waktu 1 bulan ini aku harus segera menjalin kontrak dengan hewan beast," gumam Feng May.


"Sebaiknya aku pergi kehutan Yeonjie untuk mencari hewan beast sebagai partner," gumam Feng May lagi.


Setelahnya Feng May menatap kearah pintu yang dibaliknya ada salah seorang pelayan yang tengah menguping tentang rencana apa yang akan Feng May lakukan selanjutnya.


"Hoh sepertinya ada penguntit didalam kediaman ku ini," gumam Feng May dalam hati.


Feng May yang memang dari awal dikenal bengis dikehidupan sebelumnya menjadi semakin sadis kala ia mengetahui tentang beberapa kehidupannya.


"Aku bukanlah orang yang pendendam tapi aku tidak suka jika seseorang yang sudah berani mengusik kehidupan ku menampakkan batang hidungnya," gumam Feng May dalam hati.


Feng May bergerak perlahan kearah meja yang terdapat sebuah pisau, Ia mengambil pisau itu dan dengan kecepatan yang luar biasa ditambah dengan dorongan kekuatan spiritual dan juga penglihatan yang tajam membuat pisau yang dilemparkan oleh Feng May tepat mengenai bagian dada pelayan tersebut.


Pelayan itu masih memiliki kesadaran, ia melihat Feng May yang terlihat begitu menyeramkan dengan aura membunuh yang menguar keluar dari dirinya ditambah wajahnya yang terlihat tenang namun dengan sorot mata membunuh.


"Kau benar-benar memiliki keberanian yang luar biasa ya!," ucap Feng May dengan dingin.


"Bagaimana kalau kau melaporkan hal ini kepada nyonya selir Hui hmm!," ucap Feng May dengan nada yang dingin dan sorot mata tajam.


Feng May mencengkeram dagu pelayan itu dan kemudian menghempaskannya dengan kasar.


"Aku akan mengirim mu kembali kepada tuan mu," ucap Feng May kemudian ia menendang tubuh itu dengan kekuatan spiritual yang membuat tubuh pelayan tersebut terpental jauh dan kembali kekediaman selir Hui.


"Kita lihat bagaimana kau akan menangani ini selir Hui," gumam Feng May dengan nada dingin sambil berbalik masuk dan menutup pintu kamarnya


"Hoho tidak disangka aku tidak sengaja lewat kemari dan mendapatkan tontonan yang luar biasa! Gadis itu! benarkah bahwa ia adalah aib dari keluarga Feng. Bagaimana bisa seorang gadis membunuh seorang pelayan tanpa berkedip seperti ia telah terbiasa dengan darah yang tercecer dan bahkan ia memiliki aura membunuh yang luar biasa kuat! Aku bahkan sampai bergidik melihat aura membunuh yang menguar dari tubuh gadis kecil itu," gumam seseorang dari atas pohon.


Kemudian orang itu berlalu meninggalkan tempatnya melihat kejadian yang luar biasa menurutnya. Ia bergerak cepat dan melewati kediaman milik Feng May