Feng May Series: Fu TianYu Story

Feng May Series: Fu TianYu Story
Menginap



Feng Gu menarik Feng May agar berdiri dibelakangnya, sedangkan Mu Sia terlihat menghela nafas panjang dan kemudian kearah 3 orang laki-laki secara bergantian. “Apa kalian tahu apa yang dipikirkan oleh anak kecil itu saat melihat kalian berdua duduk berdampingan seperti sepasang kekasih itu?!” Ucapnya.


Feng Gu dan Zou Jing menatap kearah Feng May dan kembali menatap kearah Mu Sia “memangnya apa yang dia pikirkan?” Tanya Feng Gu. Mu Sia pun mengisyaratkan dengan tangan seperti yang diberitahukan kepada Feng May tadi padanya. Beberapa saat kemudian ke-3 laki-laki itu mengerti maksud dari tanda yang diberikan oleh Mu Sia, mereka pun menatap kearah Feng May yang hanya menunjukkan cengirannya kearah mereka semua.


Zou Jing langsung menyentil jidat adiknya tersebut sampai Feng May mundur kebelakang “kau ini benar-benar ya! Pantas saja sama sekali tidak terdengar suara mu dan tidak terlihat batang hidung mu sama sekali, jadi dari tadi kau mengintip dan berfikiran kotor tanpa melihat lebih jelas lagi kebenarannya!” omel Feng Gu.


Feng May menundukkan kepalanya sambil menggembungkan pipinya kemudian menggerakkan kakinya sambil bergumam “aku kan tidak ingin mengganggu kakak! Bagaimana kalau kakak sedang membicarakan hal yang serius,” ucapnya dengan lirih.


“apa yang kau pikirkan kami membicarakan hal yang serius hah?!! Coba saja kalau kau berteriak memanggil kakak mu ini, kami kan bisa langsung merespon dan akan memberitahu mu jika kami menang membicarakan hal yang serius!” ucap Zou Jing.


“berdiri yang benar. Tegapkan badan mu dan tegakkan kepalamu!” perintah Feng Gu, dan dengan cepat Feng May melaksanakannya. “padahal kami menunggu mu disini dan kemudian kami akan mengajari teknik menyerang dan juga beberapa senjata untuk mu!” ucap Feng Gu sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


“pikiran kotor mu ini harus dibersihkan sampai bersih dan tidak ada lagi hal-hal yang tidak pantas didalam sini!” ucap Zou Jing sambil menunjuk dahi Feng May. “sekarang angkat satu kaki ku dan silangkan kedua tangan mu dan pegang telinga mu!” perintah Feng Gu, Feng May hanya mengikuti saja.


“Nah kau berdiri disini sampai kami bilang selesai, ini adalah hukuman mu! Ingat sebelum kami bilang selesai kau dilarang menurunkan kakimu!” lanjut Feng Gu. Feng May menganggukkan kepalanya pasrah dengan hukuman kakaknya “baik kak,” ucapnya.


Kemudian ke-3 laki-laki itu melanjutkan obrolan mereka ditambah dengan Mu Sia yang ingin melaporkan kabar dari kepala akademi. Feng May hanya diam saja sambil memperhatikan mereka semua. “apa yang kau bawa?” tanya Feng Gu. Mu Sia duduk dihadapan Tian Xuan.


“Begini kepala akademi memberi ku perintah agar kita pergi menuju kehutan spirit!” ucap Mu Sia yang membuat ke-3 laki-laki itu menoleh kearahnya dan Feng May membulatkan matanya. “memangnya kenapa harus kesana?” tanya Feng May spontan. “diam kau masih menjalani hukuman!” ucap Zou Jing dan Feng May menjulurkan lidahnya mengejek Zou Jing.


Zou Jing langsung menyentil dahi Feng May sampai kepala Feng May terantuk kebelakang “ish apa sih!” gumam Feng May tanpa suara sambil memajukan bibirnya. “sudahlah kalian diamlah! Oh iya May’er apa kau tahu letak hutan spirit sampai kau mengatakan kesana?” tanya Feng Gu dengan tatapan menyelidik.


“aku hanya pernah dengar saja! Dan juga yang kudengar disana banyak bahaya, aku takut kakak kenapa-kenapa jadi aku bertanya untuk apa kesana!” Ucap Feng May berbohong. Otak Feng May langsung bekerja cepat setelah mendapat pertanyaan dari Feng Gu.


Mereka hanya menganggukkan kepala mendengar alasan Feng May. “disana memang banyak bahaya, namun juga banyak keuntungan yang dapat diperoleh! Kekuatan langit dan bumi disana sangat kental ditambah lagi dengan adanya nadi spirit yang membuat tempat itu menjadi tempat yang cocok untuk berkultivasi! Lalu juga ada banyak hewan spirit dan juga tanaman spirit yang dapat dijadikan pil obat tingkat 7 keatas kalau berhasil!” ucap Mu Sia.


“Benarkah tapi pertumbuhan ku lambat waktu aku ada didunia spirit?” ucap Feng May dalam hati. “itu karena anda hanya rebahan saja. Anda tahu 20 jam waktu anda hanya anda gunakan untuk rebahan dan sisanya anda bermain-main disana! Mana sempat anda berkembang!” ucap Ucil.


“yang benar saja! Waktu mu terbuang sia-sia selama tinggal didunia spirit!” ucap Kui Ling. “bukan terbuang sia-sia. Aku kan memanfaatkan waktu dengan baik untuk mengenali seluk beluk tempat itu dan juga menikmati pemandangan disana. Dari mananya yang waktu ku terbuang sia-sia!” ucap Feng May membela diri.


“alasan!” ucap semua yang tinggal di dalam ruang dimensi. Feng May hanya mencebikkan bibirnya mendapatkan ucapan dari mereka semua. Tak lama kemudian Jie Yu mendekat kearah Feng May masih dengan wujud kucing kecil.


“meong... ,” ucap Jie Yu. Feng May yang melihat langsung menyambar tubuhnya dengan satu kakinya dengan cara melompat dan kemudian menendang tubuh Jie Yu. Mu Sia dengan cepat menangkap tubuh kucing itu “kakak kau kejam sekali dengan hewan kecil dan lemah seperti ku!” ucapnya dengan tatapan sedih.


Feng May memalingkan wajahnya sambil berpura-pura muntah melihat ekspresi wajah Jie Yu. “tidak usah pura-pura lemah. Lihat saja nanti aku akan menghukum mu!” ucap Feng May lewat tatapan matanya.


“may’er kau ini kejam sekali dengan kucing kecil ini!” ucap Ku Sia. “Bodoh kali kau percaya dengan kucing berbulu ular eh ular tidak punya bulu deh!” gumam Feng May dalam hati. Terlihat jelas senyum mengejek yang dilayangkan oleh Jie Yu kepada Feng May.


“hmm lihat saja kau. Aku akan cari lagi hewan peliharaan yang baik dan yidak munafik seperti mu, dasar mahkluk hidup!” ucap Feng May dalam hati sambil menatap kesal kearah Jie Yu.


Sore harinya ...


“sudah hukuman mu sudah selesai kau bisa istirahat sekarang! Tinggallah ditempat Zou Jing dan besok kau harus berlatih dengan giat. Aku akan menyiapkan tempatnya untukmu!” ucap Feng Gu dan diangguki oleh Feng May. “iya kak!” ucapnya.


Setelah itu Feng May pergi ketempat yang sudah ditunjuk oleh Zou Jing saat masuk kedalam rumah.


Malam harinya ...


Selesai berkultivasi Feng May langsung melesat keluar dari kediaman Zou Jing dan meninggalkan Jie Yu didalam kamar sendirian. Dia langsung keluar akademi begitu dapat lolos dari penjagaan murid yang sedang berjaga. Feng May bergerak menuju kearah hutan spirit.