
"Kenapa mesti menunggunya muncul? Kenapa kita tidak mencarinya saja" ucap Fu Tianyu.
"Sulit untuk mencari tuan putri tanpa petunjuk yang jelas" ucap Zhi Shen. "Bukannya tanda ini (menunjukkan punggung tangannya) diberikan oleh phoenix emas, apa ini tidak bisa digunakan untuk mencari tuan putri yang dimaksud? Tidak mungkin hal ini bisa ditiru oleh orang lain" ucap Fu Tianyu menyadarkan mereka tentang tanda pemberian si gold phoenix.
"Tapi kita tidak tahu apa saat ini gold phoenix telah bangkit di tubuh tuan putri atau belum" ucap Zou Jing.
"Ah iya juga, kita akan kesulitan jika seperti itu" gumam Fu Tianyu.
Keheningan melanda selama beberapa saat, "Aku ingin tahu wajah dari adik perempuan Feng Gu?" gumam Zou Jing. "Jangan sembarangan atau aku akan mematahkan leher mu menjadi beberapa bagian" ucap Feng Gu sadis dengan tatapan sinis nan tajam.
Sedangkan di dataran dewa yang lain ...
Seorang gadis cantik dengan mengenakan topeng dan topi lebar melakukan perjalanan menuju tempat tinggal kakak ke-2 nya. "Berapa lama lagi kita akan sampai? Aku sudah lelah!" ucapnya.
"Kau kan baru berjalan beberapa langkah darimananya yang lelah?" gerutu Black.
"Kan dari tadi aku naik di punggung Blue dan kemudian terbang dalam waktu yang lama bersama Berry wajar jika aku merasa lelah karena aku terbiasa tidak menapak di bumi selama beberapa hari" ucapnya.
"Jangan banyak alasan! Bilang saja kalau kau malas" ucap Ar. "Kita makan saja dulu di restoran itu" ucap Red sambil menunjuk restoran di sebelah mereka berhenti.
Dengan cepat gadis cantik itu, Ar dan Berry berlari memasuki restoran tesebut. Sedangkan yang lainnya hanya mampu menggelengkan kepala melihat kelakuan 3 orang tersebut.
Di akademi Langit ...
"Bagaimana? Apa kau merasakan aura yang sangat kuat?" tanya salah seorang guru akademi.
"Apa kita harus menyambutnya? Kita tidak tahu siapa dan bagaimana wajahnya" ucap si guru.
"Jangan! Aku juga merasakan ada aura jahat yang mengintai dirinya, kemungkinan akan ada bencana besar dan hanya dia yang bisa mengatasinya" ucap si perempuan.
"Kalau begitu bukankah seharusnya kita menunjukkan sikap yang baik terhadapnya?" ucap wakil kepala akademi.
"Dia tidak akan suka, cepat atau lambat dia akan sampai di dataran dewa dan menghancurkan kegelapan. Hanya saja kita tidak bisa gegabah, pertama aku hanya merasakan auranya namun tidak tahu wajah dan gendernya. Kedua bisa saja ada seseorang yang akan memanfaatkan ramalan ini dengan menyamar menjadi keturunan sang ratu dan melakukan kejahatan yang akan merugikan kita dan seluruh kerajaan" jelasnya.
"Apa kita tidak bisa mengetahui hanya dari auranya saja?" tanya guru perempuan.
"Aura berubah-ubah, dia juga bersama beberapa orang yang kekuatannya dapat menghancurkan seluruh dataran dewa. Ditambah lagi aura yang keluar dari dalam dirinya tergantung dari emosinya, jika dia marah maka dia akan menyebarkan aura negatif dan aura membunuh persis seperti sang raja" jelasnya.
"Jika benar seperti itu maka kita akan kesulitan untuk mengetahuinya" ucap pemimpin akademi.
Di tempat Fu Tianyu dkk
"Bagaimana apa kalian berminat untuk melacak keberadaan tuan putri?" tanya Fu Tianyu.
"Tidak usah, aku merasakan akan ada bahaya di dataran dewa. Jadi sebaiknya kita tetap di sini dan mengawasi keadaan takutnya saat kita meninggalkan dataran dewa maka akan terjadi kekacauan dan menghancurkan negara dewa" jelas Zhi Shen.
"Memangnya akan terjadi bencana seperti apa?" tanya Zou Jing penasaran.